Menjadi Penulis

February 1st, 2005 | Personal

Di Indonesia, profesi-profesi sebagai penulis agaknya sedang booming. Saya pernah coba mengestimasikan seorang sarjana baru lulus, biasanya memperoleh penghasilan antara Rp 750.000 sampai satu juta per bulan. Penulis biasanya akan memperoleh sekitar Rp 80.000 hingga Rp 250.000 per artikel yang diselesaikan dalam waktu hanya dua jam. Untuk sebuah buku, bisa memperoleh antara 2 sampai 4 juta per 10.000 eksemplar. Biasanya dibutuhkan waktu satu bulan untuk menyelesaikan sebuah buku. Terus terang, penghasilan Rp 3-4 juta per bulan adalah minimal untuk seorang penulis yang serius. Apalagi, konon Moamar Emka lewat Jakarta Undercover telah menghabiskan royalti tak kurang dari Rp 600 juta.

Penghasilan itu sendiri diperoleh dari royalti. Penerbit seperti Mizan menawarkan antara 8%-12%, Pustaka Pelajar 7.5%-10% atau bayar flat. KPG menawarkan 10% untuk cetakan pertama, 12,5% untuk kedua, dan seterusnya. Gramedia Pustaka Utama rata-rata 10%, dengan 25% sebagai uang muka untuk cetakan pertama. Kalau buku tersebut masuk kategori best seller bisa ditambahkan acara launching, talkshow, publikasi di media massa atau di situs web mereka. Taruhlah buku Anda dijual seharga Rp 25.000 per buku, penghasilannya bisa berkisar antara 1,875 juta hingga 7,5 juta. Kalau menulis artikel, biasanya dibayar 300 ribu sampai 1 juta per tulisan.

Kalau Anda punya kenalan orang dalam, tentunya Anda bisa tanya langsung, buku apa yang sedang publisher cari. Tapi kalau tidak ada koneksi, Anda bisa kirimkan proposal naskah Anda.

Proposal naskah ini berisi abstrak/sinopsis, yaitu penjelasan atau gambaran mengenai isi naskah. Kemudian ada outline naskah, semacam daftar isi lengkap tentang materi apa saja yang akan diuraikan dalam setiap bab, sub bab, atau akan diberikan contoh-contoh atau listing apa saja, dan sebagainya. Sertakan juga contoh output print salah satu bab lengkap bila naskah belum ditulis. Bila naskah sudah ditulis lengkap, kirimkan saja seluruhnya untuk memudahkan mereka melakukan penilaian.

Naskah bisa ditulis dengan Microsoft Word dan sertakan soft copy dalam bentuk disket atau CD. Kemudian berikan juga penjelasan global buku mengenai sasaran pembaca yang ingin dicapai, prospek pasar, apa yang diperoleh pembaca setelah membaca buku ini. Last, tambahkan profil penulis yang memuat keterangan singkat tentang diri Anda.

Setelah proposal naskah diterima redaksi, selanjutnya dilakukan penilaian naskah, apakah naskah diterima atau ditolak. Hasil penilaian naskah akan diberitahukan kira-kira 2 minggu setelah naskah diterima redaksi. Apabila naskah ditolak, seluruh proposal dan print-outnya biasanya akan dikembalikan seluruhnya. Tapi kalau naskah diterima, mereka bakal memberitahukan proses selanjutnya. Penulis dan redaksi akan berhubungan langsung melalui surat, telepon ataupun melalui e-mail.

Possibly Related:

Trackbacks/Pings

    Comments

  1. Indra

    bang nofie, boleh tahu gak bagaimana untuk nulis proposal naskah kita dengan baik.

  2. Nofie Iman

    Maaf baru balas.

    Sejauh yang saya tahu, tiap penerbit punya prosedur masing-masing. Ada yang mengharuskan naskah 100% jadi (final), ada yang cukup memberikan paparan dan gambaran umum saja. Sebaiknya Anda cek situs penerbit masing-masing dan hubungi langsung editor/redakturnya. Kebanyakan dari mereka sangat approachable dan helpful–walaupun dengan penulis pemula/belum berpengalaman.

Looking forward to hear your thoughts.