Kuliah di Amerika

April 20th, 2005 | News

Sounds great, right? Tapi, mengapa Amerika? Opini pribadi saya, universitas terbaik ada di Amerika, tetapi universitas terjelek juga ada di Amerika. Oke, kalau memang Anda diterima di Harvard, Yale, Stanford, The Ivy League, it’s just fine. Tapi kalau pun tidak, Amerika mungkin bukan jalan terbaik.

Eropa, atau Skandinavia, mungkin bisa menjadi alternatif yang baik. Inggris boleh juga, tapi biasanya terbentur pada masalah biaya. Tapi satu yang pasti, di Eropa, universitas-universitas di sana secara rata-rata bagus dan mempunyai standar yang lebih merata daripada Amerika. Sebut saja Erasmus, Leiden (Belanda), atau juga Jerman yang cukup murah (sekitar ¢500 untuk German language dan ¢1000-1500 untuk yang English language). Pokoknya, jangan kuatir bakal dapet universitas sampah di Eropa. Kalo mau alternatif yang agak murahan secara umum, Australia juga lumayan; Melbourne University, Australian National University, Murdoch, Bond University, dan seterusnya.

Kembali ke Amerika, mungkin tetap banyak yang ngotot untuk bisa kuliah di sana. American dreams? Mungkin. Yang jelas, business school sangat mengutamakan GMAT terutama untuk college urutan atas, walaupun GMAT bukan satu-satunya unsur penilaian. Setahu saya, average requirement GMAT untuk universitas di Amerika adalah 630-720 (upper), 570-630 (middle), dan 500-570 (lower). Just remember, GMAT is not the only factor for you to get into the MBA program .

Sekolah-sekolah di Amerika, dibagi menjadi berberapa tier; tier pertama itu adalah sekolah-sekolah paling top di bidang tersebut. Untuk sekolah business misalnya Harvard Business School, Stanford Business, Stern NYU, Yale Business School, Kellog NWU, Wharton School of Finance, dan masih banyak lagi.

Sementara second tier adalah sekolah yang kualitasnya dibawah sekolah first tier. Biasanya, perbedaan antara 1st dan 2nd cukup banyak. Jebolan first tier biasanya selepas lulus langsung direkrut, nilai student surveynya tinggi, kualitas pengajarnya professional, administrasi sekolah tinggi, research project yang luas, dan sebagainya. Contoh dari second tier Thunderbird GSIM, Wharrington, Boston College, Notre Dame, Baruch, dan sebagainya.

Lalu, gimana dengan biayanya? Untuk kampus yang masuk ranking 50 besar biayanya sekitar $7.000-$10.000/thn. Di program S1 Stanford University, tuition fee satu quarter $9.000 (ada tiga quarter dalam satu tahun). Total untuk satu tahun sekitar $44.000, termasuk dorm, makan, dan segala macamnya. Cukup worth it sih untuk universitas seperti ini.

Dan berdasar data tahun 2004 dari US News, kira-kira, inilah list lengkapnya:

  1. Harvard University (MA)
  2. Stanford University (CA)
  3. University of Pennsylvania (Wharton)
  4. Massachusetts Institute of Technology (Sloan)
  5. Northwestern University (Kellogg) (IL)
  6. Columbia University (NY)
  7. University of Chicago
  8. University of California–Berkeley (Haas)
  9. Dartmouth College (Tuck) (NH)
  10. University of Michigan–Ann Arbor
  11. Duke University (Fuqua) (NC)
  12. University of California–Los Angeles (Anderson)
  13. University of Virginia (Darden)
  14. Cornell University (Johnson) (NY)
  15. New York University (Stern)
  16. Yale University (CT)
  17. Carnegie Mellon University (PA)
  18. University of Southern California (Marshall)
  19. Emory University (Goizueta) (GA)
  20. Ohio State University (Fisher)
  21. University of Minnesota–Twin Cities (Carlson)
  22. University of North Carolina–Chapel Hill (Kenan-Flagler)
  23. Indiana University–Bloomington (Kelley)
  24. Texas A&M University–College Station (Mays)
  25. University of Illinois–Urbana-Champaign
  26. University of Texas–Austin (McCombs)
  27. Purdue University–West Lafayette (Krannert) (IN)
  28. University of Washington
  29. Arizona State University–Main Campus (W. P. Carey)
  30. Michigan State University (Broad)
  31. University of California–Davis
  32. University of Notre Dame (Mendoza) (IN)
  33. Georgetown University (McDonough) (DC)
  34. University of Maryland–College Park (Smith)
  35. University of Arizona (Eller)
  36. University of Rochester (Simon) (NY)
  37. University of Wisconsin–Madison
  38. Wake Forest University (Babcock) (NC)
  39. Brigham Young University (Marriott) (UT)
  40. Vanderbilt University (Owen) (TN)
  41. Washington University in St. Louis (Olin)
  42. Boston College (Carroll)
  43. Georgia Institute of Technology (DuPree)
  44. University of Georgia (Terry)
  45. Penn State University–University Park (Smeal)
  46. Rice University (Jones) (TX)
  47. Boston University
  48. Tulane University (Freeman) (LA)
  49. University of California–Irvine
  50. University of Iowa (Tippie)

Business Specialties: Accounting

  1. University of Pennsylvania (Wharton)
  2. University of Texas–Austin (McCombs)
  3. University of Chicago

Business Specialties: Entrepreneurship

  1. Babson College (Olin) (MA)
  2. Stanford University (CA)
  3. University of Pennsylvania (Wharton)

Business Specialties: Executive M.B.A.

  1. Northwestern University (Kellogg) (IL)
  2. University of Pennsylvania (Wharton)
  3. University of Chicago

Business Specialties: Finance

  1. University of Pennsylvania (Wharton)
  2. University of Chicago
  3. New York University (Stern)

Business Specialties: Information Systems

  1. Massachusetts Institute of Technology (Sloan)
  2. Carnegie Mellon University (PA)
  3. University of Texas–Austin (McCombs)

Business Specialties: International

  1. Thunderbird Graduate School (AZ)
  2. University of South Carolina (Moore)
  3. University of Pennsylvania (Wharton)

Business Specialties: Management

  1. Harvard University (MA)
  2. Stanford University (CA)
  3. Northwestern University (Kellogg) (IL)

Business Specialties: Marketing

  1. Northwestern University (Kellogg) (IL)
  2. University of Pennsylvania (Wharton)
  3. Harvard University (MA)

Business Specialties: Nonprofit

  1. Yale University (CT)
  2. Harvard University (MA)
  3. Stanford University (CA)

Business Specialties: Part-Time M.B.A.

  1. New York University (Stern)
  2. University of Chicago
  3. Northwestern University (Kellogg) (IL)

Business Specialties: Production/Operations

  1. Massachusetts Institute of Technology (Sloan)
  2. Carnegie Mellon University (PA)
  3. Purdue University–West Lafayette (Krannert) (IN)

Business Specialties: Supply Chain/Logistics

  1. Massachusetts Institute of Technology (Sloan)
  2. Michigan State University (Broad)
  3. Carnegie Mellon University (PA)
    Stanford University (CA)

Possibly Related:

Trackbacks/Pings

  1. Bagaimana Mendapatkan Beasiswa ke Luar Negeri » Nofie Iman
  2. Pendidikan Indonesia Terbaik di Dunia? » Nofie Iman
  3. Pendidikan Indonesia terbaik!!!!!!!!! « Gojekkere’s Weblog
  4. Pendidikan Indonesia Terbaik Di Dunia ? « Blognya Irvan
  5. PENDIDIKAN di INDONESIA????????????? « Remoet’s Weblog
  6. Comments

  7. P&D

    Kalau secara umum, dari segi mutu, dimana sih yang lebih baik? Australia atau Amerika? Soalnya rekan-rekan disini kalau studi keluar negeri rata-rata ke Australia.

    Bagaimana dengan India? beberapa waktu lalu sebuah artikel di Kompas menceritakan tentang suasana kuliah dan pengajaran di beberapa universitas di India yang (katanya) tidak kalah dengan di Australia atau Amerika.

    Correct me if I’m wrong.

  8. Nofie

    Aussie tetap merupakan pilihan yang menarik. Sepanjang yang saya tahu, anggota negara persemakmuran, dalam urusan pendidikan punya standar mutu yang bagus.

    Bagaimana dengan India? Wah, maaf. Saya nggak punya referensi tentang ini. :)

  9. P&D

    India masuk persemakmuran nggak yah? Dulunya khan kalo dijajah Inggris kalo nggak salah.

  10. randi

    Carnegie Melon Univ , menarik banget. **menghayal kuliah s2 disana** .

  11. Abra

    Ini berdasarkan pengalaman waktu aku masih kelas 3 smp sih, Brisbane tuh rasis. Sejak itu males banget deh disana. Enggak tau juga sih sekarang, kayanya masih rasis hehehe.

    Eropa itu lebih berbudaya kali ya? Kalau aku liat, most Americans, kalo ditanya bisa ini enggak, meski bisa dikit, ngomongnya besar. Kalo europeans, kalo emang enggak bisa, ya bilang enggak bisa.
    Lagipula di Europe kamu bisa dapet easy access ke banyak negara2 tetangga. Isn’t it more fun?
    India kayanya mulai bagus untuk kuliah jurusan IT

  12. ripai

    wah gue agak nyesel juga tuh masuk politeknik,
    dulu gak krepikiran pengen ngembangin diri ke luar negeri
    dimana-manaa beasiswa ke LN kok kebanyakan S2, yang S1 aja jarang bgt
    apa lagi yang politeknik :(
    kira2 masih punya kesempatan beasiswa ke lN gak ya orang2 yang tersesat di politeknik :p ?

  13. kuswana

    Kebetulan saya kerja dengan banyak teman dari india. sedikit gambaran tentang universitas di india saya dapatkan. selain itu juga saya sering buka website universitas di india. keunggulan sumberdaya manusia di univ. india jauh lebih baik dari univ. indonesia, termasuk ui, itb,dll. rata2 dosennya s3. selain itu, biayanya sangat murah. tapi jangan harap fasilitas fisiknya mentereng. saya kira univ. di india dapat menjadi referensi bagi yang ingin kuliah di ln.

  14. Ozzie

    Gw kalo disuruh milih, mendingan kuliah di Eropa. Kulturnya lebih diverse dengan bermacam - macam orang yang tentu aja bagus banget untuk pengembangan inter-personal skill (which I think is the most important soft skills in business)

  15. yasser rahman

    yasser rahman
    ocean engineering ITB

    pada mulanya sy berpikiran ngambil S1 bidang bisnis ,tp berhubung ortu maksa itb,,yah masuklah sy,,tp slama kuliah di teknik,,sy g terlalu semangat dbandingin bicarain binis..toefl dah 560,,dan bhs jepang sy cukup bagus..GMAT skarang lg blajar..trus trang sy dah dari dulu pengen kul d USA,,ngambil MBA d harvard,MIT atau columbia…wow,,too dreaming i gUEss,,but i’ll try,,give some info about situation that i have 2 face as astudent..IS THERE SOMEBODY,,I CAN TALK TO??
    REPLY IN EMAIL OK..THX:neutral:

  16. memed

    Hai, saya pingin kul S-2 ke luarnegeri bidang electronics or IT soalnya saya dari TE, asal dapat beasiswa negara mana aja boleh,give me some information,please

  17. dinar

    emm, mu minta info, sekarang saya sedang menyelesaikan S-1, berencana untuk langsung melanjutkan S-2 ke Belanda, saya sudah mengincar Erasmus Universiteit…tolong bagi yang sudah / tau tentang hal tersebut infonya..? thanks

  18. fahmy

    klo kata gw semua tempat kuliah sama aja mau di indonesia atau di luar??yg ngebedain kan cuma fasilitasnya?tapi klo gw di suruh milih buat kuliah di luar kayaknya gw lebih milih amrik or eropa??kata abang gw sih di sana lebih bagus di banding negara lain tapi awas malaysia and singapore juga bagus loh???:smile:

  19. mey

    hi…,gue pengen banget lanjutin kuliah ke LN,ambil S2, tapi gue lulus S1 nya tuh lama buanget taon 1998, apa bisa y, terus g pengen yg univ nya lumayanan aja,jadi cost’nya gak mahal, lagian bahasa inggris gue….., ya gitu deh….
    tolong donk…, what should i do….????
    thx

  20. torik

    Saya maunya kulia di amerika untuk S2 tapi sambil kerja soalnya tau sendiri S2 kan ngak ada yg murah ? apa bisa ? gimana caranya ?

  21. torik

    Saya ingin ambil S2 di Amerika tapi saya sambil kerja tau sendiri biaya kulia S2 kan ngak murah ? ya sukur2 dpt biasiswa, apa bisa ? gimana caranya bisa kulia disana ? terima kasih

  22. Thaya

    Well, Kuliah di Luar Negeri emang mimpi banyak orang, ya ga??? Amrik emang banyak peminatnya. Biar biaya tinggi, tapi kalo kita bisa siasati dengan kerja part time (kalo ga dapat beasiswa) lumayan tuh, dengan syarat, ortu tetep mampu dalam ekonomi.:wink:

  23. Mario Simanjuntak

    Saya tamatan D3. Sekarang saya lagi magang di Jepang selama 3 tahun dan 1 tahun lagi saya selesaikan kontrak.Saya bermaksud untuk melanjutkan perkuliahan saya di Australia dengan menggunakan fasilitas scholarship.Tapi saya belum tau caranya.Gimana cara mendapatkan dana beasiswa tersebut?dan dimana mendaftarkan diri untuk itu?Mohon dibalas surat saya ini.Terima Kasih.

  24. addie

    seperti kebanyakan orang, saya hanya mau tanya gimana sih cari beasiswa terutama ke HARVARD karena aku pingin banget ke sana…,,meski dah cari di banyak situs, kok aku rada bingung…enaknya ngunjungi situs apa?

  25. alvin

    langsung aja ke website nya harvard mas addie… karena saya juga maunya kesana. dan masalah requirementnya jelas kok

  26. Gerald Efamuttam

    INDIA.?
    gue lagi ngambil Diploma IT Internasional ( NIIT ) di ITS,trus katanya sih NIIT - INDIA itu punya universitas alians dgn beberapa univ& Institute di aussie,US,canada,Inggris,new zealand dan irlandia,katanya sih setelah lulus diploma IT nanti siswa NIIT dapat lanjut ke univ2 aliansnya di negera2 tersebut tanpa test masuk,trus gimana menurut kalian bagus gak univ2 & institute yg gue sebut di bawah ini yg adalah alians dari NIIT - INDIA,dan katanya NIIT adalah lembaga pendidikan diploma IT No 1. di ASIA.

    ini lah univ & Institutet aliansi dari NIIT:
    * Auckland Institute of Stadies, St Helens, New Zealand
    * Bolton University, Bolton, UK
    * Deakin International, Melbourne, Australia
    * Dundalk Institute of Technology, Ireland
    * RMIT University, Melbourne, Australia
    * Southern New Hampshire University, Southern New Hampshire, USA
    * University of Canberra, Canberra, Australia
    * University of Northumbria, Newcastle, UK
    * University of South Australia, Australia
    * University of Sunderland, Sunderland, UK
    * University of Winnipeg, Winnipeg, Canada

    gue mohon comentnya ya supaya menjadi refrensi bagi gue

    trima kasih banyak

    Gerald

  27. Ipunk

    Kuliah di Amrik susahnya minta ampun. Gwe bingung, apa mungkin gw sendiri yg bodoh ya? Gw udah lebih setahun kuliah diamrik semester 4. So far, I am a Dean’s List student dgn gpa 3.67. Tapi masih mengalami banyak kendala terutama bhs. Bagi temen2s yang mau ngelanjutin study disini, mending improve bhs inggrisnya dulu. baik oral ato written. meskipun loe passing TOEFL, nggak njamin nanti bisa sukses di kelas. Seberapa bisanya loe ngomong inggris, pasti dibawah american students. Misalkan, di math class, banyak sekali terminology ato kata2 baru, yang dulu ga pernah gw denger di Indo. alhasil, American students lebih menojol ketimbang student dari negara lain. ditambah, in class participation is very important.

    :D

  28. Sarwo Edi Wibowo

    somebody help me…
    aku mahasiswa diploma 4 semester 5 di EEPIS-ITS,pengen banget bisa nglajutin kuliah S2 di LN. Tapi kendala dana membuat aku kemungkinan nyelesaiin d4 aja belum karuan bisa. saya ingin menyelesaikan kuliah. tolong kasi tahu beasiswa yang bisa nyelamatin masa depan saya.
    saya berharap banget.terima kash

  29. Rian

    To:Ipung

    You said that your GPA is 3.67, can you tell me the standard point of GPA? And what is GPA after all?

    Thank’s

  30. Christine

    allow guys….
    pengen mimpi juga nih kuliah di LN. tapi sekarang baru nyelesaiin kul g sekaligus kerja. itung2 buat biaya S2 nanti. pengennya si ke Eropa. tapi g pernah kena kasus ditolak waktu mau ke Belanda dulu 3th lalu i guess… :p. kira2 masih ada harapan gak ya?? soalnya g jadi trauma tuh.. :)
    trus ada info buat sekolah bussiness yang bagus gak sekitar jerman. tapi bahasa yg gue kuasain cuma inggris. apa g kudu kursus bahasa jerman dulu baru bisa? ada gak sih kul di jerman tp pake English hihihi (aneh yak?) thank’s banget deh… buat bantuannya.

  31. susanto

    saya ini siswa sma yang amaat sangat pengen kuliah di luar negeri tapi????????ya itu deh biayanya gimana????trus jalur masuknya gimana????wah saya gak paham bener2, gimana cara masuk dan prosedurnya??tolong.mohon dengan sangat berbagilah informasi dengan saya about it.Tolooooong banget ya!!!!!

  32. leanna

    mohon bantuan informasi dari yang berpengalaman :)
    saya baru aja selesai kuliah S1 di bali, tapi sekarang saya pengen ambil kuliah communication S1 di community college amerika. klo untuk dana saya pribadi sih kayanya ga nutup, tapi saya punya temen warga negara USA yang mau menjadi sponsor untuk membiayai kuliah saya. kira” untuk proses visanya sendiri ribet ga sih atau cara kaya ini memang dibolehin ama US embassy. dan persyaratan untuk yg jadi sponsor saya itu apa aja seh?

    thanks banget buat yang mau bantuin yaa…

  33. barinda

    allow saya barinda.saya kuliah di universitas dian nuswantoro semarang..saya pingin banget melanjutkan kuliah di USA tapi saya terbentur dengan masalah dana karena saya lahir dari keluarga yang sederhana..tapi saya punya obsesi untuk kuliah di sana karena saya ingin menggapai cita-cita saya..tolong jelasin gimana solusinya?gimana prosedurnya?gimana juga jalan masuknya?

    toolong banget..
    this is to better future….

  34. lissa

    aq msh kul di s1 keperawatan , rencananya sih pengen lanjutin s2 keperawatan di luar, aq sih pengennya di eropa atau di jepang. tolong donk kasih aq informasi aq tentang gmn caranya dapat beasiswa s2 gratis

  35. ramadhan

    wahhh,,,saya juga pengen tuh kuliah diLN…dimana aja dech..yang penting di eropa……ga usah jauh2…kita bisa saling bantu kan????????????????????//thanks….

  36. aku pribadi

    ga usah jauh2, di s’pore and malay juga udah bagus2, scara biaya murah, mereka nyediain beasiswa… NUS, NTU (singapore), UTM, UKM, MU (malaysia)

  37. aku pribadi

    gue sih prefer ITB di indo ketimbang di US tapi univ. murahan, lu cuma belajar bahasa n budaya ancur amrik.

  38. Arie

    wah semuanya pada bingung ya? Aq juga lagi nyari-nyari nih S2. Buat tmen 2 yg bingung soal dana, yg mau ke jerman hub DAAD, trus ke Belanda Stuned, yah pokonya asal qta udah di terima univ disana, katanya sih pasti dapet beasiswa. tapi sori ya klo kurang jelas…

  39. Raja Oloan

    saya ingin kuliah di amerika ambil design transportasi, tapi adakah program
    student loan utk orang asing disana. karena masalah dana,ingin kuliah sambil kerja di Amerika……..

  40. Tio Pramayudi

    Saya ingin kul di Ntu prog beasiswa !!
    Tolong beri informasi ttg beasiswa di NTU

  41. davy

    hi gw pengen lanjut kul s2 k aussie..tp jgn yg tlalu mahal..lagipula bhs inggris gw masih jelek..tp gw uda lulus 2tahun yang lalu..what should i do??

  42. davy

    o iya tolong ksh informasi gmn caranya yach..gw maonya kul sambil kerja biar ga tlalu berat biayanya..

  43. Azwardi

    Saya :
    Nama : Azwardi
    TTL : Bangko, Jambi, 02 April 1984
    TT : Jl. Kramat Sentiong V - Jakarta Pusat 10450
    alhamdulillah, telah menyelesaikan S1 dalam konsentrasi Perbandingan Hukum di Fakultas Syari’ah & Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, alhamdulillah lulus dengan predikat coumlaude. Sekarang saya sangat berminat untuk melanjutkan kejenjang S2 hukum di Amerika/Jerman. Tetapi saya mengelami kendala dalam masalah biaya. untuk itu, saya sangat mengaharapkan bantuan dari teman-teman yang memiliki informasi beasiswa/teman-teman penyelenggara beasiswa.
    NB : S2 Perbandingan Hukum ada tidak ya di Amerika/Jerman.
    Tolong Hubungi saya di 081384306660/021-99823273. Saya ucapkan terimaksih sebelumnya.

  44. REZKY

    saya mahasiswa smester 5, setelah saya lilus dari S1 saya berencana ingin melanjutkan S2 di amrik , untuk dapeti beasiswa disana syarat apa aja yang harus dipenuhi…
    Thanks.

  45. ashari

    saya mo nanya apakah ada program s2 yang kuliah regulernya diindoneisa kemudian semester akhirnya di luar negeri (amerika) kalo ada apa nama programnya dan di universitas mana yang di dalam negeri dan diluar negeri? apakah ada untuk bidang hukum, thanks

  46. adit

    Hai2 gue skrg mhs s1 smstr 5 jur IT.. Gue rencana kelar s1 lngsung pengen lanjutin s2 bidang finance.. Yg bagus untuk finance di Amrik, Eropa or Aussie yh ?

  47. adira

    saya pengen kul S2 d Jepang
    tolong beri informasi tentang beasiswa agar bisa kul S2 di univ terbaik d Jepang

  48. Ivy

    To Rian: GPA = Grade Point Average.
    Kalo di Indo IPK istilahnya. By the way, kuliah di amrik dan eropa sama2 bagus, tapi kalo australia kurang deh. Kalo gw tetep lebih milih amrik. Coba liat 100 best universities di dunia amrik paling mendominasi. Plus, peluang kerja di amrik lebih bagus, terutama untuk teknik (engineering) karena gimanapun juga amrik adalah negara termaju dalam teknologi. Jerman juga bagus tekniknya tapi kalo Belanda, Perancis kayaknya kurang, mendingan Jepang. Kalo bisnis Inggris juga OK. Selektif aja tergantung jurusan yang diambil. Misalkan teknik, ITB juga ga kalah sama uni2 di australia, kecuali pilihnya ANU, Melb U, RMIT, UNSW yang lumayan

  49. Dino

    Wah saya melihat MBA di Amerika seperti ini mas Nofie:
    Tier 1: 660-720
    Tier 2: 600-660
    Tier 3: 500-600 level saya ini, *udah bodoh, bangga lagi :)

    Karena kalo saya liat, sekolah Tier 1 itu sekolah super top. Sementara kalo Tier 2 itu bagus tapi masih terjangkau. Kalo Tier 3, sapa aja bisa lah..

    Menurutku pendidikan itu tidak hanya di kelas, tapi juga di lingkungan. Aku sangat sarankan orang Indonesia tuk mencoba kuliah di luar negeri karena banyak hal yang kita bisa pelajari, walaupun sekolahnya bukan di Tier 1. Kita bisa mempelajari bagaimana budaya mereka kok bisa bikin mereka maju. Bagaimana mereka berinteraksi, dan lain sebagainya. Itu menurutku suatu pendidikan tersendiri. Ketika kita balik ke Indonesia, harapannya kita bisa menularkan budaya yang baik-baik.

    Saya sudah berkunjung ke 17 negara (kebanyakan negara maju) dan mengikuti kelas di Amerika, Inggris dan Jerman. Tapi budaya yang paling saya kagumi adalah Amerika. Saya kagumi karena negaranya sangat terbuka dengan pendatang, sangat inovatif dan kreatif, dan sangat menghargai kerja keras. Selain itu Amerika adalah sebarat-baratnya negara barat. Karena aku adalah orang timur, maka aku ingin tau bagaimana orang barat bisa maju. Itulah yang membuatku sangat tertarik untuk sekolah di Amrik walaupun bukan di Tier terbaik.

    Kalo aku bilang, jangan terlalu tergiur dengan hanya ranking. Ranking itu penting, tapi bukan satu-satunya yang penting. Carilah sekolah yang kamu rasa terbaik buat dirimu dan impianmu. Kalo ingin belajar membatik, jangan ke Aussie, pergilah ke Jogja Solo atau Pekalongan. Belajarlah dari para pembatik-pembatik tersebut secara langsung.

Looking forward to hear your thoughts.