Membeli Amerika
April 21st, 2005 | InvestmentKali ini bicara tentang Amerika -yang disebut sebagai “investor” obligasi pemerintah- termasuk juga diantaranya bank sentral negara-negara lain. Bank sentral ini berpikir dan bertindak jauh berbeda dari investor biasa karena agenda mereka juga berbeda.
Dua bank sentral yang sangat rakus membeli bond pemerintah Amerika adalah bank sentral Jepang dan bank sentral Cina (selain juga bank sentral Taiwan). Alasan mereka membeli US Bond adalah agar nilai tukar mata uang masing-masing (Yen dan Yuan) tidak bergerak menguat terhadap US Dollar, terlebih lagi Yuan yang nilainya dipegging terhadap US Dollar. Maka, intervensi bank sentral Cina menjadi wajib untuk mempertahankan Yuan dari penguatan yang berlebihan.
Tujuan langkah ini adalah untuk melindungi nilai ekspor masing-masing negara. Bagi kedua negara, ekspor perlu dilindungi karena merupakan motor penggerak ekonomi, dibanding konsumsi maupun investasi (ingat komponen Y = C+I+G+X). Dan karena trading partner terbesar dari kedua negara adalah Amerika, maka tidak heran bila bank sentral Jepang dan Cina cenderung memborong US Bond. Selama bank sentral Jepang dan Cina masih memborong US Bond, maka selama itu juga nilai tukar US Dollar masih menguat secara artifisial. Inilah yang terjadi pada 3 kuartal 2004 (sampai sekarang).
Investor lain yang juga aktif di pasar bond Amerika tentu saja investor lokal Amerika, dimana melemah atau menguatnya US Dollar menjadi tidak relevan bagi mereka. Investor Amerika memang cenderung lebih suka invest di dalam negerinya sendiri. Memang, there’s no place like home. :)



Comments
April 21st, 2005 at 7:54 pm
Invest di dalam negeri.. waw, andai saja Indonesia bisa seperti itu.
April 22nd, 2005 at 7:36 pm
Lho, kan ada SUN (surat utang negara), mas? Bunga kompetitif, resiko rendah, dengan termin sekitar 1 tahun. :D
March 26th, 2008 at 3:44 pm
hallo,seperti anda lihat nama saya diatas,saya inginsekali sekolah di america bagaimana carnya agar saya bisa sekolah disana bekerja di sana