Mindset of the Rich
May 26th, 2005 | InvestmentYak, kalimat di atas menjadi populer sekali sejak Robert Kiyosaki menulis Rich Dad, Poor Dad: What the Rich Teach Their Kids About Money–That the Poor and Middle Class Do Not! yang menjadi best seller dan sangat-sangat terkenal. Kalau disingkat saja, kira-kira Kiyosaki berpesan agar kita merubah mindset kita seperti halnya orang kaya supaya kita juga bisa menjadi kaya seperti halnya mereka.
Buku-buku Kiyosaki sendiri sudah belasan jumlahnya, walaupun hanya tak lebih dari 10 judul yang dirilis di Indonesia. Dan sesungguhnya, Kiyosaki pun mencapai kebebasan finansialnya bukan melalui bisnis dan investasi seperti yang ia ajarkan, tetapi justru lebih banyak datang dari penjualan buku-bukunya.
Tentu saja Anda tidak perlu membuang duit untuk memborong semua buku-buku Kiyosaki. Saya justru merekomendasikan buku The Millionaire Next Door karya Thomas Stanley dan William Danko. Mereka mengulas banyak fakta tentang kebiasaan dan gaya hidup para jutawan. Beda dengan karya-karya Kiyosaki yang lebih banyak bercerita dan penuh dengan ilustrasi.
Salah satu contohnya adalah bahwa seorang milyuner tipikal membeli mobil seharga $24.800 saja. Jumlah itu cukup untuk membeli sedan jepang atau Amerika kelas menengah, tapi tidak akan bisa untuk membeli BMW atau Jaguar kelas atas. Jam tangan mereka juga tidak lebih mahal dari $235. Hanya seperempatnya saja yang menghabiskan lebih dari $1.125 untuk sebuah jam. Walaupun begitu, jumlah inipun tetap belum mampu untuk mendapatkan Rolex, yang sering digambarkan sebagai simbol kesuksesan.
Pendek kata, mereka menjalankan pola hidup hemat. Kuno dan klise memang. Tetapi sungguh ampuh dan terbukti khasiatnya.
January 29th, 2009 at 4:18 am
Comments
May 31st, 2005 at 11:12 pm
Hari gini percaya ama Kiyosaki… :(
If you learn a real business or attend a good business school, what he did write is only up to 2 points out of 10. Mending baca ttg Welch atau Buffet.
June 1st, 2005 at 7:08 am
Saya juga meragukan kredibilitas Kiyosaki. Diatas kan saya justru merekomendasikan Thomas Stanley dan William Danko. Yang tak kalah menarik juga adalah buku Martin Fridson tentang How to Be a Billionaire.
Iya, Buffett adalah salah satu “hero” saya. Tapi tidak untuk Jack Welch. :)
June 2nd, 2005 at 2:22 pm
Maksudnya Milyuner Tipikial apa mas Nofie?
* mode kuper ON
June 2nd, 2005 at 6:37 pm
Hihihi, .. aku paling gk kukuh ma yg namaya How To Be <insert_your_favorite_money_establishment_state_here>
Instead, saya lebih ke How To Be a Kewl Coder Who Can Enjoy His Code and Life :D .. Beda boleh kan?
OOT, makasih udah berkunjung ke ‘kontrakan’ saya ..
April 19th, 2008 at 5:01 pm
Nurut g kiyosaki adalah guru hebat.beliau bebas secara financial bukan Dari mengajar tp dari bisnisnya dan investasinya spt donald trump.membeli aset utk di jadikan aset,bukan membeli byk liabilities.jd baca bukunya Bagi yg belum baca.jd tau sebenarny apakah rumah adalah aset atau liabilities.
May 12th, 2008 at 9:51 pm
Ok guys, nimbrung nich. Klo blh tau dimana bisa beli bukunya Thomas Stanley(The Millionaire Next Door) apa di Gramedia jg ada?
Thank’s
May 31st, 2008 at 10:35 am
buku kiyosaki sudah dikenalkan pada aku sekitar 4 tahun lalu.
memang itu mengubah hidup saya selamanya
saya banyak kehilangan,dan banyak menemukan,tapi sampai sekarang masih saja di jalur rat race…kapan saya ke fast track yah???
hiks…hiks…
August 26th, 2008 at 1:24 am
Mas nofie, coba mas analisa seberapa besar pengaruh antara ,euro, champion,worldcup dengan harga dan gaji pemain pada musim transfer, diantar 3 tsb mana yg paling berpengaruh terhadap pricing pemain.
January 27th, 2009 at 5:12 pm
Opini gua ttg Kiyosaki, bukunya setidaknya memberi pengertian yang bagus ttg apa itu asset. Bekerja membangun kolom asset dan mengalokasikan budget. Apalagi di skolah kita sangat jarang diajarkan Financial IQ. Saya belajar banyak dari bukunya.
October 8th, 2009 at 8:53 am
Kiyosaki membuka cara saya berpikir tentang rumah sebagai aset. Soros membuka cara saya berpikir valas sebagai investasi dan spekulasi. Buffet membuka cara saya berpikir membeli bisnis bagus pada harga terendah. Saya dikelilingi orang hebat dalam investasi yang membuat saya bijak berinvestasi. But best of all still Buffet.
December 20th, 2009 at 11:13 am
Kiyosaki bukunya bagus,butuh waktu untuk bertahun2 u/ ngerti. tp yg lain juga bagus tergantung keilmuan yg dikandungnya. walau ada misalnya buku yg pandangan yg berbeda bahkan yg berlawanan, tp itu memperluas khasanah cakrawala pandangan seseorang,yg lebi penting kita ngerti kreativitas kecerdasannya meningkatkan diri kita.. yg lebi seru lg jika orang2 cerdas diseluruh dunia dikumpulkan dlm satu forum saaling sharing ilmu dan pengalaman mereka :)
:thumb up” for blog @nofie