Rasulullah Miskin?
May 2nd, 2005 | IslamInilah kelemahan umat Islam yang lebih memahami keberadaan Muhammad SAW secara parsial. Sejarah membuktikan bahwa sesungguhnya Rasulullah adalah seorang pebisnis ulung.
Ayahnya wafat saat dalam kandungan dan ibunya juga wafat saat usianya masih balita. Di usia 7 tahun beliau memulai berbisnis dengan usaha manajemen (menggembalakan) kambing milik para investor (kabilah). Lima tahun kemudian beliau memulai perjalanan bisnisnya ke Negeri Syam yang berjarak lebih dari 1.000 km dari tempat tinggal beliau. Dari pengalaman menjual barang-barang dagangan para khalifah tersebut, beliau boleh dibilang sukses. Etos kerja yang kian tinggi serta kredibilitas (Al-Amin) beliau menjadikannya pebisnis yang (hampir) selalu beruntung. Hal itu menyebabkan banyak investor (pemimpin kabilah) yang kemudian menitipkan uangnya kepada Rasulullah.
Pada usia 20an, beliau menikah dengan sesama pebisnis, Siti Khadijah, yang juga dikenal cukup sukses. Mahar kawin yang beliau serahkan adalah 20 ekor unta (saya agak lupa, mungkin sekitar 20-25). Kalau dimisalkan 1 ekor unta senilai Rp 10 juta, maka mahar beliau saat itu sekitar Rp 200 juta. Jaman sekarang pun amat sangat jarang ditemukan pemuda yang menikah dengan mahar sebesar Rp 200 juta. Apalagi, kalau diumpamakan bahwa unta saat itu senilai dengan sebuah mobil, maka mahar yang beliau berikan setara dengan 20 mobil. Sungguh hebat.
Hanya saja, kemudian Rasulullah memang memberikan hartanya untuk kepentingan umat. Konon, setiap tahunnya beliau malah menyumbangkan tak kurang dari 600 ekor unta. Rasulullah adalah seorang yang kaya raya. Hanya saja, kekayaan yang diraihnya betul-betul melalui jalan yang halal dan ridho. Beliau juga senantiasa menjaga kredibilitas dan menyalurkan kembali kekayaan beliau sebagai jalan penolong bagi orang-orang yang lemah di sekitarnya.
Jadi, siapa bilang miskin dan melarat itu mencontoh Rasulullah?
Share on Facebook
Comments
May 4th, 2005 at 7:27 am
hmm, kalo jaman dulu yg ada unta. Kalo sekarang orang SaudiArabia kebanyakan melihara private jet yah? .
May 4th, 2005 at 8:44 pm
Hehehe.. Iya kali. Kalo jaman sekarang mungkin jadi pesawat jet pribadi, atau ferrari, atau yacht mewah :D
July 6th, 2006 at 9:24 pm
nabi muhammad adalah seseorang yg sukses dalal urusan duniawi dan akhirat ya!!!!!!
hebat euy!!!!!! subhanallah
January 18th, 2008 at 9:51 am
aiueo
August 16th, 2008 at 10:35 am
semoga umat islam indonesia dapat mencontoh nabi teladan dalam memandang dan menggunakan harta keduniawian
February 14th, 2009 at 7:10 pm
gak ada tuh di siroh nabawiyah…bahkan sebelum wafat rosul berkata pada fatimah ada sebidang tanah “utang” mahar beliau….
jangan dipolitisi untuk bisnis ya sejarah rosul
August 21st, 2009 at 4:49 pm
SLAAAAAAAAHHHHHHH besar.
NAbi MUHAMMAD MEMANG TIDAK miskin, TAPI juga Tidak GILA HARTA..
KARENA RAsulullah SAW adaah RAsul YAng SAngat menyukai KESEDERHANAAN
September 1st, 2009 at 10:38 am
Rasullulah tidak miskin tapi kaya dan tidak gila harta, tapi gila kawin. Selalu yg dipikirnya arus bawah yg gatel itu. Ha…ha….ha….. Siapa hendak turut ke Bandung, Surabaya……………… dst
October 23rd, 2009 at 10:14 am
Rasullullah itu kepala negara . jelas sudah pasti kaya dan cerdas segala bidang termasuk berbisnis. beliau selalu memberikan uswah.
October 31st, 2009 at 8:24 am
hmm.. at somepoint rasulullah memang kaya raya.
at some point, hartanya memang habis. saat meninggal rasulullah tidak meninggalkan banyak harta seperti unta 600 biji.
setelah sibuk berdakwah, tidak pernah diceritakan dari mana rasulullah mendapatkan uang