How to Boost Your Business

Mari Kita Membeli Ijazah

September 3rd, 2005 | Politics

Mungkin terdengar agak basi, tapi saya baru tahu bahwa beberapa waktu lalu pemerintah akhirnya menutup dan mencabut ijin beberapa perguruan tinggi yang terbukti melakukan tindak jual-beli gelar. Apalagi, “komoditas” yang diperjualbelikan umumnya gelar-gelar populer seperti MBA atau PhD.

Well, sebenarnya, pendidikan di Indonesia (khususnya untuk S3) bisa ditempuh melalui dua jalur, yaitu by course (kuliah) dan by research (penelitian). Istilah ini sebenarnya kurang tepat, sehingga menimbulkan kerancuan seolah-olah pendidikan melalui metode by course seolah tidak perlu melakukan research. Begitu pula sebaliknya.

Menurut prosedur yang berlaku, mereka yang dapat diterima mengikuti pendidikan S3 adalah lulusan S2. Di beberapa universitas ternama di Indonesia, mahasiswa yang diterima hanya sekitar 20%-30% saja dari sejumlah lulusan S2 yang mendaftar. Memang, dalam kasus tertentu, lulusan S1 dengan keistimewaan khusus dapat diterima, tentu saja degan kewajiban yang lebih berat daripada lulusan S2.

Pada akhir masa pendidikan, seluruh mahasiswa S3 harus membuat disertasi. Secara umum disertasi serupa dengan skripsi (S1) dan thesis (S2), yaitu semacam laporan penelitian akademis, tetapi secara teknis terdapat perbedaan yang cukup mendasar di antara ketiganya. Dalam disertasi, sasaran penelitian adalah untuk menciptakan teori baru atau mambantah/mendukung suatu teori atau hasil penelitian orang lain tentang suatu bidang ilmu tertentu. Objek yang diteliti haruslah bersifat makro, dimana secara statistik sampel yang dipilih dapat dianggap mewakili populasi yang akan dikaji.

Sebelum menyusun disertasi, seorang mahasiswa S3 harus melalui berbagai tahapan sebagai berikut:

  1. Pendalaman ilmu yang akan mendukung disertasi yang akan dibuat. Hal ini dapat ditempuh by course atau by research. Proses by course mirip seperti kuliah mahasiswa S1 pada umumnya, dengan penekanan pada diskusi dan presentasi suatu kajian tertentu. Pada akhir kuliah juga dilakukan ujian semester dengan nilai minimal B (nilai C dianggap tdk lulus). Jumlah SKS yang harus diselesaikan berkisar antara 24 sampai 60 SKS (8 s/d 20 mata kuliah), tergantung latar belakang dan jurusan S1/S2 masing-masing.
  2. Sedangkan untuk proses by research, mahasiswa tidak perlu kuliah, tetapi belajar sendiri dengan membaca text book di bawah pengawasan dosen pembimbing yang ditunjuk. Dalam batas waktu tertentu, mahasiswa yang bersangkutan akan diuji penguasaan materinya oleh dosen pembimbing masing-masing. Adapun jumlah SKS yang harus ditempuh hampir sama dengan metode by course, namun umumnya universitas yang menyelenggarakan by research hanya menerima mahasiswa yang berasal dari S1/S2 dengan jurusan yang sama.
  3. Ujian komprehensif yang meliputi aplikasi teoretis bidang ilmu pendukung disertasi, aplikasi teori dalam rancangan disertasi, serta metodologi penelitian (metode penelitian, filsafat ilmu, dan statistik). Mahasiswa yang telah berhasil lulus ujian komprehensif disebut candidate doctor dan baru berhak menyususn proposal disertasi di bawah bimbingan promotor.
  4. Ujian proporsal disertasi. Proporsal disertasi adalah 3 (tiga) bab pertama dari disertasi yang akan dibuat (pendahuluan, kajian teori, dan metodologi penelitian), serta penelitian awal untuk membuktikan bahwa metodologi yang disajikan benar-benar dapat dipergunakan. Ujian tersebut dilakukan di hadapan tiga orang promotor dan 3-5 orang penguji yang kesemuanya bergelar doctor dan 2-3 orang di antaranya harus bergelar guru besar atau professor.

Setelah lulus ujian proporsal disertasi, mahasiswa yang bersangkutan kemudian berhak menyusun disertasi yang dimulai dengan:

  • pengumpulan dan pengolahan data
  • pengujian data dengan alat uji yang sesuai
  • pengujian model-model yang dipakai
  • pengujian hipotesis penelitian
  • penyusunan hasil penelitian dan kesimpulan

Akan tetapi, dalam prakteknya tidak jarang hasil pengujian data dan model-model yang dipakai tidak lagi sesuai dengan proposal sehingga pendahuluan, kajian teori, dan metodologi penelitian harus diubah, dilengkapi, atau ditambah agar tetap sesuai dengan penelitian tersebut. Agar penelitian nantinya tetap berbobot, mahasiswa harus membaca puluhan textbook, jurnal ilmiah, dan working paper yang relevan. Tentu saja sebagian besar hanya tersedia dalam bahasa Inggris saja.

Ujian disertasi sendiri, nantinya akan dilakukan dalam 2 tahap, yaitu:

  1. Ujian naskah disertasi. Umumnya dilakukan secara tertutup di hadapan sekitar 8-12 orang penguji, penelaah, dan promotor, dengan 5 orang di antaranya bergelar guru besar. Di sini promovendus (mahasiswa yang diuji) tidak bisa menjawab pertanyaan secara sembarangan. Semua jawaban harus ada landasan teorinya, atau bisa dibuktikan secara empiris dari hasil penelitian yang telah dilakukan. Biasanya ujian naskah disertasi lantas diakhiri dengan sejumlah koreksi.
  2. Ujian disertasi. Ujian ini dilakukan terbuka di hadapan 8-12 orang penguji, penelaah, dan promotor seperti di atas, plus disaksikan oleh sejumlah mahasiswa S3. Penilaian dibagi dalam 4 kategori, yaitu:
    • summa cum laude, jika penelitian ini menghasilkan teori baru
    • cum laude, jika mengoreksi teori atau pendapat orang lain
    • sangat memuaskan, apabila melengkapi teori atau pendapat orang lain
    • memuaskan, jika hanya membenarkan teori/pendapat orang lain

Nah, dengan proses yang sedemikian rumit, ditambah hambatan waktu dari dosen dan promotor yang harus menangani sejumlah mahasiswa secara sekaligus (akibat rendahnya rasio guru besar terhadap mahasiswa S3), maka sangat jarang pendidikan doktor di Indonesia dapat diselesaikan dalam waktu hanya 2-3 tahun. Umumnya mahasiswa S3 di Indonesia mencapai gelar doktor dalam waktu 5 sampai 7 tahun.

Maka, kalau ada mahasiswa yang mampu menyelesaikan S3 di Indonesia dalam waktu 3 tahun, kemungkinan mahasiswa tersebut memang cerdas, rajin, dan punya cukup waktu dan uang sehingga tidak mengganggu proses belajar meski tidak sedang bekerja (mencari nafkah).

Jadi, agak mustahil jika ada mahasiswa S3 yang mampu menyelesaikan studinya hanya dalam waktu 2-3 tahun jika tidak punya cukup waktu untuk belajar atau melakukan penelitian, betapapun cerdasnya mahasiswa yang bersangkutan. Dan sudah selayaknya jika pemerintah mengambil tindakan tegas bagi universitas-universitas ”gadungan” yang menjualbelikan gelar-gelar semacam itu dengan proses ”studi” hanya dalam tempo 2-3 tahun saja.

Possibly Related:

Trackbacks/Pings

  1. Bagaimana Mendapatkan Beasiswa ke Luar Negeri » Nofie Iman
  2. Kontroversi PP No. 37 Tahun 2006 » Nofie Iman
  3. Presiden Harus S1/Sarjana? » Nofie Iman
  4. Kiat Cepat Menyusun Skripsi « Bahan Kuliah/ Lecture/ Reader
  5. draw poker on line
  6. Comments

  7. snydez

    weh ternyata itu toh tingkatan kelulusan..
    *baru tawu

  8. Artikel Populer

    Jual beli ijasah? Memalukan!

  9. Dadan

    sungguh sangat memalukan pendidikan yang seharusnya menjadi proses untuk pencerdasan manusia, ternyata hanya dijadikan sebagai ajang bisnis dan demi kepentingan tertentu :)

  10. dONNY

    BAGAI MANA INDONASIA MAJU JIKA IJAZAH SAJA BISA DIPERJUAL BELIKAN.

  11. chicko

    gak perlu malu… saya saja kalo bisa pengen jual ijazah saya. demi biaya pengobatan anak. cause no company accept my accountability by certificate. siapa yg mau kontak di 08567651358. harga dibuka 700jt. siapa cepat dia dapat.. sarjana ptn, jurusan keren, pasti laku deh..

  12. arief

    kalo aja aku tau ada orang yang bisa bikin ijazah smu……………………….pengen rasanya punya ijazah smu.
    bagi yang tau kirim email ke aku ya…………………..(08563177449)/arief

  13. arief

    cari ijazah palu khusunya wilayah jatim atau surabaya.
    aku cari ijazah smu,mohon bantuan anda sekalian yang mengetahui(08563177449/arief)
    terimakasih

  14. I am

    Butuh ijazah sma aspal (asli tapi palsu) secepatnya.
    081574698971.
    ASAP.

  15. Didi

    Aku butuh ijasah S1 Jurusan Geodesi / Teknik Sipil
    Secepatnya. kalo ada hub aku di mailku.

  16. Mr. Bully

    Cari Ijazah S1 ASPAL. Perguruan Tinggi Mana Aje…. ( Bully = 081382234984 )

  17. Mr. Bully

    Cari Ijazah S1 ASPAL. Unifersitas Islam Indonesia..…. Jurusan Hukum…..!!!!!! ( Bully = 081382234984 )

  18. as

    minta contoh ijazah unipersitas IST AKPRIND yogyakarta FAK. Teknik Informatika , cepat

  19. as

    minta contoh ijazah unipersitas IST AKPRIND yogyakarta FAK. Teknik Informatika beserta nilai IPK, cepat

    (as 085292990669)

  20. balasbudi

    wah kacau beli ijazah ga malu

  21. SOEWADJIE

    Butuh ijasah untuk cari kerja?!SMU/SMK:300.000 D3:600.000 S1:1.500.000.juga melayani pembuatan SIM,STNK,KTP,PASPOR,dll.hub:03547117102

  22. SOEWADJIE

    Butuh ijasah untuk cari kerja?!SMU/SMK:300.000 D3:600.000 S1:1.500.000.UNAIR,UNTAG,STAIN,UGM,ITS,ITATS,STIKOM,PETRA,UNMU,UNIBRAW,STAN,UI,UNMUL,DLL.Juga melayani pembuatan SIM,STNK,KTP,PASPOR,dll.hub:03547117102

  23. arief

    Terimakasih atas informasi dan ijazah yang anda buatkan untuk saya.Karena anda sekarang saya sudah bekerja dan tidak lagi ada julukan pengangguran pemalas lagi untuk saya.emang bagus blog ini…………………………………….bermanfaat buat orang yang seperti saya ini. ^_^

  24. raditya dika angkasa

    BUTUH IJAZAH UNTUK MENCARI KERJA?!?!
    SMU/SMK:400.000
    D3:800.000
    S1:2.000.000

    JUGA MELAYANI PEMBUATAN SIM/STNK/KTP/AKTE KELAHIRAHAN/SURAT NIKAH/BPKB,dll.

    hub:081334440069

  25. Hencet

    Buat Mas raditya dika angkasa

    Minta emailnya dong???

Looking forward to hear your thoughts.


If you like my writing and don't have a business you're totally satisfied with, check out my full course on how to boost your business here.