Prediksi Terburuk Sepanjang Sejarah Manusia

September 12th, 2005 | Personal

Sudah sewajarnya manusia mempunyai ego, sifat merasa lebih, dan kesombongan yang luar biasa. Itu memang manusiawi. Akuilah bahwa kita memang sering bersikap dan berperilaku yang semata-mata hanya memperturutkan ego dan nafsu kita.

Tak hanya orang “biasa-biasa” seperti kita saja, orang-orang “besar” pun bahkan sering melakukan kesalahan yang bisa dibilang cukup fatal. Perkataan yang mereka lontarkan, pemikiran yang mereka cetuskan, dan prediksi yang mereka fatwakan tak jarang melenceng jauh dari kenyataan.

Pada tahun 1981 misalnya, Bill Gates pernah berujar, “640K ought to be enough for anybody.” Kenyataannya kita tentu tahu bahwa prosessor (atau memory) 1 giga saja terkadang sering tidak cukup untuk melakukan task-task tertentu. Sebelumnya, di tahun 1977 Ken Olson, pendiri dan chairman Digital Equipment Corp., malah berkata, “there is no reason why anyone would want to have a computer in their home.” Lucu memang.

Sejarah juga pernah mencatat, sebelum Apple established seperti sekarang, Steve Jobs dan Steve Wozniak datang ke Atari untuk menunjukkan hasil temuan mereka. “We’ve got this amazing thing, even built with some of your parts and what do you think about funding us? Or we’ll give it to you. We just want to do it. Pay our salary. We’ll come work for you.” Atari langsung berkata tidak. Jobs dan Wozniak kemudian datang ke Hewlett-Packard. Lebih parah lagi, mereka menanggapinya dengan berkata, “we don’t need you, you haven’t got through college yet.

Serupa dengan Jobs dan Wozniak, Rudyard Kipling juga pernah mendapatkan penolakan dari editor The San Francisco Examiner. “I’m sorry Mr Kipling, but you don’t know how to use the English language.” Saat sekarang, kita semua tentu tahu bukan karya dan nama besar Kipling?

Teori Louis Pasteur tentang kuman/bakteri bahkan malah pernah ditertawakan oleh Pierre Pachet, seorang profesor psikologi dari Toulouse. Di tahun 1872, Pachet menyebut teori Pasteur tersebut sebagai “ridiculous fiction”.

Dari dunia ekonomi misalnya, juga tidak ketinggalan. Pada tahun 1929, seorang profesor di Yale University pernah melakukan kesalahan dengan menyebutkan bahwa, “stocks have reached what looks like a permanently high plateau.” Dan tahukah Anda bahwa sang profesor itu bernama Irving Fisher?

Drill for oil? You mean drill into the ground to try and find oil? You’re crazy,” adalah perkataan terkenal yang pernah dilontarkan seorang pengebor kepada Edwin L Drake untuk mendapatkan proyek pengeboran minyak di tahun 1859. Melihat realita saat ini, bolehlah kita tertawa mendengar statement itu.

Dan sebetulnya masih cukup banyak prediksi-prediksi fatal yang sempat tercatat dalam sejarah. Berikut adalah beberapa di antaranya:

  • “Computers in the future will weigh no more than 1.5 tons.” (artikel dalam majalah Popular Mechanics di tahun 1949.)
  • I think there’s a world market for maybe five computers.” (diucapkan oleh Thomas Watson, chairman IBM pada tahun 1943)
  • I have travelled the length and breadth of this country and talked with the best people, and I can assure you that data processing is a fad that won’t last out the year.” (Editor in charge Prentice Hall untuk buku-buku bisnis, 1957)
  • But what is it good for?” (komentar seorang engineer IBM divisi Advanced Computing Systems terhadap micro chip di tahun 1968)
  • Who the hell wants to hear actors talk?” (HM Warner, Warner Bros, tahun 1927)
  • Airplanes are interesting toys but of no military value“. (Marechal Ferdinand Foch, pakar strategi, Ecole Superieure de Guerre)
  • If I had thought about it, I wouldn’t have done the experiment. The literature was full of examples that said you can’t do this.” (pernyataan Spencer Silver terhadap eksperimen yang kemudian melahirkan bahan perekat untuk 3M PostIt Notepads)
  • This ‘telephone’ has too many shortcomings to be seriously considered as a means of communication. The device is inherently of no value tous.” (Memo Western Union di tahun 1876)
  • The wireless music box has no imaginable commercial value. Who would pay for a message sent to nobody in particular?” (komentar dari teman David Sarnoff ketika ia menawarkan investasi untuk pembuatan radio di tahun 1920)
  • A cookie store is a bad idea. Besides, the market research reports say that America likes crispy cookies, not soft and chewy cookies like you make.” (komentar terhadap ide Debbi Fields ketika memulai bisnis Mrs Fields Cookies)
  • The abdomen, the chest, and the brain will forever be shut from the intrusion of the wise and humane surgeon.” (komentar Sir John Eric Ericksen, ahli bedah Inggris, terhadap pembedahan luar biasa Ratu Victoria di tahun 1873)
  • Fred Astaire can’t act, can’t sing, balding… Can dance a little.” (pencari bakat MGM, 1928)
  • What can you do with a guy with ears like that?” (penolakan Jack Warner terhadap Clark Gable di tahun 1930)
  • You ain’t goin’ nowhere son. You ought to go back to drivin’ a truck.” (ucapan Jim Denny, pengelola, Nashville, yang memecat Elvis Presley setelah penampilan perdananya)
  • Everything that can be invented has been invented.” (komentar Charles H Duell, komisaris di kantor paten Amerika, 1899)
  • We don’t like their sound, and guitar music is on the way out.” (penolakan Decca Recording Company terhadap The Beatles di tahun 1962)
  • Heavier than air flying machines are impossible.” (Lord Kelvin, presiden Royal Society, 1895)

Cerita di atas barangkali cukup memberi gambaran bagi kita supaya setidaknya mulai detik ini kita mencoba untuk bersikap lebih arif dan bijak dalam menyikapi segala sesuatu. Percayalah, banyak hal yang kita tidak tahu, banyak hal yang berada di luar konteks kemampuan dan jangkauan kita. Dan tidak ada alasan bagi kita untuk melakukan hal-hal yang hanya memperturutkan ego dan nafsu kita.

Ich weiß aber sie wissen auch.

Possibly Related:

Trackbacks/Pings

    Comments

  1. snydez

    tapi yang nyebelin, udah ‘ketahuan’ ..udah nyata hasil dan guna produknya
    tapi tetep aja di sangkal

  2. -tika-

    heii..
    udah rahasia umum kalo orang yang open minded itu presentasinya lebih dikit daripada yang picik.yang mikirnya umum bakalan memandang sebelah mata ama orang yang mikir dengan “jalur” yang beda.
    fuck with the normative people..

  3. Ozzie

    Dan jangan lupa juga itung orang - orang yang “yes man”. Sebentar bilang gini, sebentar bilang gitu. Sebentar bilang “Blog hanyalah trend sesaat”, dan jangan kaget kalo ga lama lagi dia bakalan bilang “Blog is here to stay”.

    Bah… jijik gw sama orang - orang kayak gini… Omong doank tanpa mikir dulu.

  4. dian

    He..he…he…

    Kalem saja….Terkadang statement yang kontraversial khan bagus juga buat marketing atau expose purpose…:-)

  5. dave

    dalam hadist nabi, ada bahasan bahwa manusia adalah tempatnya salah dan dosa

  6. dave

    manusia adalah tempat salah dan dosa !
    Pertanyaan saya kepada para pembaca semua, dimanakah letak nya itu ?

Looking forward to hear your thoughts.