Dr. Azahari & Friends
November 12th, 2005 | Islam
Tewasnya Dr. Azahari dan rekannya, lengkap beserta kronologis kejadiannya, mungkin sudah sangat banyak diulas di berbagai media. Tentu saja ini berita baik bagi kita semua. Sedikit demi sedikit terorisme memang harus dimusnahkan dari muka bumi ini. Pihak kepolisian pun nampaknya juga tidak hanya puas berhenti sampai di sini, melainkan masih terus dilanjutkan dengan memburu komplotan lain yang terkait dengan Dr. Azahari.
Harus diakui bahwa aksi-aksi terorisme yang marak belakangan ini membawa nama agama tertentu (baca: Islam). Memang sebuah kenyataan pahit, karena tindakan yang sungguh tidak terpuji tersebut dilakukan oleh saudara-saudara kita seiman yang (mungkin) belum memahami agama secara holistik dan main tubruk secara radikal. Dan sayangnya kita suka merasa puas berhenti di sana. Sederhana, singkat, dan harmonis. Dan salah.
Bom yang diledakkan di berbagai tempat seperti kantor kedutaan asing, Kuta Bali, Hotel JW Marriott, dan sebagainya, nampaknya memang sengaja ditujukan pada mereka-mereka yang belum seiman (baca: non muslim) sebagai sasaran ledak. Tentu saja hal yang demikian ini sangat tidak masuk akal. Di QS Al An’am 108, Allah berfirman, ”Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan.”
Sudah jelas bahwa kita sebagai orang-orang yang membawa nama Islam, hendaknya membiasakan diri untuk selalu berakhlak yang mulia, membawa kebaikan dan kedamaian, serta berjalan di muka bumi dengan penuh rendah hati. Bagaimana pun juga kita harus menghargai mereka-mereka yang belum seiman dengan kita. Perbedaan agama tidak bisa dijadikan pembenaran agar kita bisa melakukan pengeboman dan menyebar teror dimana-mana. Barangkali Dr. Azahari dan teman-temannya belum pernah membaca ayat itu ya? ;)
Jadi, walau agak terlambat, seandainya saya bisa menghimbau, sebaiknya sudah hentikan saja segala bentuk perusakan di muka bumi ini. Islam bukan hanya rahmat milik umat Islam semata, melainkan juga bagi seisi alam semesta. Kalau memang ingin mengangkat Islam di seluruh penjuru dunia, lakukan dengan menunjukkan kemuliaan akhlak, kualitas pribadi yang benar-benar unggul, tanpa pernah mengintimidasi rekan-rekan yang belum seiman. Toh, pada akhirnya, orang-orang akan menilai secara fair dengan sendirinya.
Dalam sebuah khutbah Jum’at yang saya dengar, konon nabi pernah bersabda bahwa Islam akan tertutup oleh umat itu sendiri. Maksudnya, keutamaan dan kebaikan dalam Islam akan tertutupi oleh ”oknum-oknum” yang membawa nama Islam tetapi justru membuat kerusakan di muka bumi ini. Namun perlahan tapi pasti, akan ada umat (dan segolongan umat) yang beragama secara cerdas, menyikapi hidup secara arif dan bijak, memegang teguh Qur’an dan sunnah nabi, yang akan membawa Islam bangkit dari keterpurukan.
Kita tunggu saja.



Comments
November 12th, 2005 at 1:28 pm
setuju Bung….
selama ini memang ada salah kaprah. Seolah-olah dunia diciptakan buat umat muslim saja. Padahal, kalo Allah menginginkan, bukankah Dia bisa saja mengubah semua manusia jadi muslim?
Perbedaan, adalah kenyataan…
November 17th, 2005 at 3:01 pm
Terimakasih atas kolom yang nalarnya baik dan sejuk. At the end agama adalah hal yang sangat pribadi, yang seharusnya disimpan dilapis terdalam dalam hati kita. Di lapis terluar adalah hubungan antar sesama - hablu min-anas, yang selayaknya diatur oleh negara. Nah di lapis paling luar ini seharusnya hukum negara dan hukum sosial yang dijadikan tolok ukur.
Penggambaran seolah-olah negara-2 Arab rukun-rukun juga harus diluruskan. Saudi Arabia sekarang ini memang mengaku sebagai penjaga al-Haramain, padahal aslinya keluarga Hashemitlah (kerajaan Jordania) yang punya hak. Waktu al-Saud menang perang tahun 1927-an maka dia usir keluarga Hashemit kedaerah kering dan miskin yang sekarang namanya jadi Jordania, lantas semenanjung Arabia disebut sebagai negara Saudi Arabia. Irak jarang rukun dengan Iran (yang adalah bukan Arab tapi Farsi). Mesir jarang akur dengan Saudi maupun Suriah. Koncinya: dunia Arab juga bukanlah dunia yang rukun dan damai.
Kembali ke agama, perzinahan antara agama dan politik dalam sejarah tidak pernah membuat kemaslahatan ummat. Eropa telah meninggalkannya sejak abad 17, itulah awal sekularisasi; dan seharusnya kita semua memahaminya. Allah memberi kita nurani dan pilihan. Biarkan orang memeluk agama yang dianutnya dan biarlah mereka nanti diadili diakherat menurut tindakan dan agamanya masing-masing.
Tapi kalau didunia ini saya mencuri, merampok, atau menipu; nah disini kontrak sosial yang bernama negara harus turun tangan. Polisi harus menangkap saya dan harus menjebloskan saya dalam penjara terkutuk biar saya teruklah! Kalau penjahat dan koruptor dibiarkan terus, ya lama-lama orang nggak lagi mau lagi jadi WNI, dan Indonesia akan bubar. Asli!
Tabik & salam,
Sigit
December 7th, 2005 at 9:20 am
akhirnya saya menemukan penjelasan yang sangat bagus dan bijaksana ^_^
March 31st, 2006 at 11:18 am
:evil: uhhhhhh gimana ini Nabi Muhammad a.s dibuat karikatur……..:evil:
aduhhh orang jaman skrng mang anehhh
sampai2 Nabi di gambar
untung aja Negara kita kehilangan 1 Penderitaan
yaitu Dr Azahari & friends nyaaaaa
:grin:ayooo….
kita berhentikan pembuatan Karikatur Nabi dan pembom man dmn2
:eek:ok……..:razz:
January 30th, 2007 at 11:13 am
Aliran Islam ekstrem / fundamentalis adalah bentukan negara-negara barat dan orientalis barat (Snouck Hurgronje, etc). Tujuannya adalah supaya orang Islam MENJADI BODOH. Kenapa? Karena negara-negara yang masyarakat nya mayoritas Islam adalah negara yang kaya minyak, sedangkan negara-negara barat ingin menguasai minyak bumi tersebut.
Orang-orang Islam yang menganut aliran estrem fundamentalis mungkin tidak akan percaya dengan paragraf di atas. Mereka mungkin tidak menyangka bahwa cara beragama mereka yang fanatik berlebihan itu sebetulnya diam-diam adalah bentukan negara-negara barat. Mereka mungkin malah membantah, “ah, kami kan memusuhi Amerika! Kami kan bertujuan menegakkan hukum Syariah! Kok bisa dibilang bahwa kami adalah bentukan barat?”
Tapi tahukah mereka bahwa aliran Islam ekstrem fundamentalis itu berakar dari aliran Sunni Wahabbi yang berpusat negara yang menjadi sahabat Amerika, yaitu Saudi Arabia? Dan tahukah mereka bahwa Taliban disponsori oleh pemerintah Amerika (melalui USAid) dan perusahaan minyak Unocal?
Sejarah telah membuktikan, bahwa setiap agama yang menganut aliran ekstrem dan fundamentalis, setiap agama yang ingin memaksakan hukum-hukumnya menjadi hukum negara, maka masyarakatnya akan mengalami kemunduran dan keruntuhan. Kenapa? Karena kalau agama itu sudah mulai dipaksakan, maka setiap nilai-nilai dan pemikiran yang (dianggap) bertentangan dengan agama akan ditolak dan disensor. Dengan demikian, umat pemeluk agama itu akan menjadi bodoh.
Orang-orang Kristen Eropa sudah mengalaminya pada abad pertengahan, dimana orang-orang bule itu adalah masyarakat yang kolot, bodoh, dan percaya tahyul. Agama merupakan sarana pembodohan masyarakat supaya mereka tidak berontak terhadap kaum bangsawan.
Ironisnya, ketika itu orang-orang Islam malah berpikiran maju dan liberal. Pengetahuan berkembang pesat, dan setiap orang memiliki pemikiran yang bebas. Tidak ada pemaksaan nilai-nilai agama kepada orang lain. Bagaimanapun juga di Islam disebutkan “tidak ada paksaan dalam agama”, bukan begitu?
Ketika negara-negara barat mulai menjajah negara-negara timur, maka mulailah orang timur sengaja dibuat bodoh, supaya gampang dijajah. Dari negara-negara tersebut, yang paling menguntungkan adalah negara-negara yang penduduknya mayoritas Islam. Kenapa? Karena kebetulan negara-negara yang penduduknya mayoritas Islam tersebut adalah negara-negara yang kaya minyak.
Oleh karena itu, maka mulailah orientalis-orientalis dari barat (Lawrence of Arabia, Snouck Hurgronje) mulai mengembangkan dan mendukung aliran-aliran Islam yang bersifat ekstrem dan fundamentalis. Tujuannya supaya orang Islam menjadi BODOH.
Sampai sekarang pun, negara-negara barat paling tidak suka melihat pemimpin Islam yang SEKULER dan berpikiran maju –negara-negara barat lebih suka mendukung pemimpin Islam yang ekstrem dan fundamentalis, walaupun secara diam-diam.
Buktinya, pada tahun 1970-an dulu, Perdana Menteri Iran Mohammed Mossadegh yang terkenal sekuler dan berpikiran maju, DIGULINGKAN oleh Inggris dan Amerika. Kenapa? Karena orang seperti Mossadegh lebih tertarik untuk membangun negaranya sehingga bebas dari penjajahan ekonomi barat, daripada memaksakan nilai-nilai agama yang ekstrem.
Demikian juga, rezim Zia Ul-Haq yang fundamentalis, adalah hasil dukungan oleh Amerika Serikat. Rezim Zia Ul-Haq lebih tertarik untuk menghukum wanita yang tidak memakai jilbab daripada membangun negaranya supaya maju. Oleh karena itulah Amerika sangat mendukung rezim Zia Ul-Haq, dan sebagai akibatnya, orang muslim Pakistan sekarang menjadi bodoh. Pernah ada kasus pemerkosaan di Pakistan, tapi pemerkosanya malah dibebaskan dan korbannya masuk penjara, dengan dasar “hukum Islam”, katanya (karena korban pemerkosaan itu tidak memakai jilbab). Nah, masyarakat muslim yang bodoh itu adalah hasil bentukan Amerika melalui rezim Zia Ul-Haq.
Pemimpin Libya Muammar Khaddafi saja sudah pernah mengingatkan dalam pidatonya, bahwa Islam fundamentalis itu sebetulnya merugikan orang-orang Islam. Yang untuk malah negara-negara barat.
Jadi buat anda yang pendukung negara syariah dan sebagainya, sebetulnya anda itu secara tidak langsung adalah korban penipuan kaum orientalis barat!
January 30th, 2007 at 12:10 pm
Aliran Islam ekstrem / fundamentalis adalah bentukan negara-negara barat dan orientalis barat (Snouck Hurgronje, etc). Tujuannya adalah supaya orang Islam MENJADI BODOH. Kenapa? Karena negara-negara yang masyarakat nya mayoritas Islam adalah negara yang kaya minyak, sedangkan negara-negara barat ingin menguasai minyak bumi tersebut.
Orang-orang Islam yang menganut aliran estrem fundamentalis mungkin tidak akan percaya dengan paragraf di atas. Mereka mungkin tidak menyangka bahwa cara beragama mereka yang fanatik berlebihan itu sebetulnya diam-diam adalah bentukan negara-negara barat. Mereka mungkin malah membantah, “ah, kami kan memusuhi Amerika! Kami kan bertujuan menegakkan hukum Syariah! Kok bisa dibilang bahwa kami adalah bentukan barat?”
Tapi tahukah mereka bahwa aliran Islam ekstrem fundamentalis itu berakar dari aliran Sunni Wahabbi yang berpusat negara yang menjadi sahabat Amerika, yaitu Saudi Arabia? Dan tahukah mereka bahwa Taliban disponsori oleh pemerintah Amerika (melalui USAid) dan perusahaan minyak Unocal?
Sejarah telah membuktikan, bahwa setiap agama yang menganut aliran ekstrem dan fundamentalis, setiap agama yang ingin memaksakan hukum-hukumnya menjadi hukum negara, maka masyarakatnya akan mengalami kemunduran dan keruntuhan. Kenapa? Karena kalau agama itu sudah mulai dipaksakan, maka setiap nilai-nilai dan pemikiran yang (dianggap) bertentangan dengan agama akan ditolak dan disensor. Dengan demikian, umat pemeluk agama itu akan menjadi bodoh.
Orang-orang Kristen Eropa sudah mengalaminya pada abad pertengahan, dimana orang-orang bule itu adalah masyarakat yang kolot, bodoh, dan percaya tahyul. Agama merupakan sarana pembodohan masyarakat supaya mereka tidak berontak terhadap kaum bangsawan.
Ironisnya, ketika itu orang-orang Islam malah berpikiran maju dan liberal. Pengetahuan berkembang pesat, dan setiap orang memiliki pemikiran yang bebas. Tidak ada pemaksaan nilai-nilai agama kepada orang lain. Bagaimanapun juga di Islam disebutkan “tidak ada paksaan dalam agama”, bukan begitu?
Ketika negara-negara barat mulai menjajah negara-negara timur, maka mulailah orang timur sengaja dibuat bodoh, supaya gampang dijajah. Dari negara-negara tersebut, yang paling menguntungkan adalah negara-negara yang penduduknya mayoritas Islam. Kenapa? Karena kebetulan negara-negara yang penduduknya mayoritas Islam tersebut adalah negara-negara yang kaya minyak.
Oleh karena itu, maka mulailah orientalis-orientalis dari barat (Lawrence of Arabia, Snouck Hurgronje) mulai mengembangkan dan mendukung aliran-aliran Islam yang bersifat ekstrem dan fundamentalis. Tujuannya supaya orang Islam menjadi BODOH.
Sampai sekarang pun, negara-negara barat paling tidak suka melihat pemimpin Islam yang SEKULER dan berpikiran maju. Negara-negara barat lebih suka mendukung pemimpin Islam yang ekstrem dan fundamentalis, walaupun secara diam-diam.
Buktinya, pada tahun 1970-an dulu, Perdana Menteri Iran Mohammed Mossadegh yang terkenal sekuler dan berpikiran maju, DIGULINGKAN oleh Inggris dan Amerika. Kenapa? Karena orang seperti Mossadegh lebih tertarik untuk membangun negaranya sehingga bebas dari penjajahan ekonomi barat, daripada memaksakan nilai-nilai agama yang ekstrem.
Demikian juga, rezim Zia Ul-Haq yang fundamentalis, adalah hasil dukungan oleh Amerika Serikat. Rezim Zia Ul-Haq lebih tertarik untuk menghukum wanita yang tidak memakai jilbab daripada membangun negaranya supaya maju. Oleh karena itulah Amerika sangat mendukung rezim Zia Ul-Haq, dan sebagai akibatnya, orang muslim Pakistan sekarang menjadi bodoh. Pernah ada kasus pemerkosaan di Pakistan, tapi pemerkosanya malah dibebaskan dan korbannya masuk penjara, dengan dasar “hukum Islam”, katanya (karena korban pemerkosaan itu tidak memakai jilbab). Nah, masyarakat muslim yang bodoh itu adalah hasil bentukan Amerika melalui rezim Zia Ul-Haq.
Pemimpin Libya Muammar Khaddafi saja sudah pernah mengingatkan dalam pidatonya, bahwa Islam fundamentalis itu sebetulnya merugikan orang-orang Islam. Yang untung malah negara-negara barat.
Jadi buat anda yang pendukung negara syariah dan sebagainya, sebetulnya anda itu secara tidak langsung adalah korban penipuan kaum orientalis barat!
March 31st, 2007 at 10:35 pm
hehee lucu.. orang yg berpikiran maju, DIBODOHI oleh orang yg ‘katanya’ berpikiran bodoh, kolot dan percaya takhyul?
Apakah itu masuk akal?!?
Kenapa orang selalu mencari kambing hitam atas kesalahan dan kebodohan mereka sendiri.. aneh..
April 15th, 2007 at 11:22 am
Yang membuat saya heran, Azahari dkk. selalu digambarkan cerdik dan cerdas, mampu merakit bom, merencanakan peledakan dsb. Tapi kenapa dengan kecerdasannya mereka tidak bisa melakukan: Cost to Benefit Ratio, yang maksudnya: kalau saya meledakan bom, yang mana yang paling menguntungkan: di Jakarta atau Irak/Palestina? Dengan kecerdasan seperti yang digambarkan media, tentu mereka akan memilih yang terakhir. Alasan logisnya: di Irak bom yang diledakan langsung terhadap tentara amerika atau israel. Dan mereka mungkin dianggap sebagai pahlawan yang melawan penjajahan AS/israel. Kalau di Indonesia, pasti hanya membuat umat muslim yang lain menderita yang menjadi korban langsung atau tidak langsung.
Mengenai beberapa kasus pemboman, terutama bom bali pertama ada beberapa hal yang dipertanyakan: dari mana lubang diameter 7m dan dalam 2m? Setahu saya bom atom di hiroshima dan nagasaki (sebagai pembanding) tidak membuat “kawah” di bumi. Dan setahu saya lubang ledakan disebabkan oleh sesuatu yang menembus bumi dan meledak didalamnya. Dan yang lebih lucunya pasca bom bali I, TNI-AD mengundang wartawan melihat demo peledakan: see with explosives above the ground there have been no crater.
May 14th, 2007 at 4:27 pm
wes ta lah kalo mereka memang berani coba perang sama amerika jangan hanya berani sama orang indonesia datang langsung ke amerika gitu lho banci teroris indonesia
August 15th, 2007 at 12:48 am
TERKUTUKLAH KAUM TERORIS !!!
AZAHARI cs ??
JELAS!! mereka “ORANG ORANG MALAYSIA TERKUTUK” yg berpredikat “TERORIS” dan “MENGACAU PEREKONOMIAN NEGARA lalu “BERDALIH AGAMA ” MEMBUNUHI orang yang “TIDAK BERDOSA “.??
TERKUTUKLAH MEREKA DI NERAKA JAHANAM!!!
Mereka sekelompok “SYETAN BERKEDOK MANUSIA “dengan DALIL DALIL “AGAMA” dan MERASA MEMPUNYAI HAK untuk MERAMPAS NYAWA MANUSIA dengan ” ALASAN KLISE ” “MEMERANGI KAUM KAFIR”. ( versi mereka ).!!!
Mereka “KAUM TERORIS” yg “MEMBUNUHI orang yang “TIDAK BERDOSA” dan “SEKELOMPOK PEMIMPI ” yang bermimpi , seolah “MENDAPAT WAHYU / PETUNJUK ” dari ALLAH untuk MEMBANTAI bangsa manusia yang juga CIPTAAN ALLAH!!!.
TERKUTUKLAH MEREKA !!!
“APAPUN ” MISI dan SASARAN mereka , nya yang jelas “BANGSA ini” yg paling DI”RUGIKAN” dan “BERKORBAN NYAWA SIA SIA ” !!
Bukankah - DOA BISMILLAH ( “DENGAN NAMA ALLAH YANG MAHA PENGASIH LAGI MAHA PENYANYANG “) selalu Kita ( KAUM ISLAM )ucapkan sebagai pembuka Doa . ???
ISLAM BUKAN AGAMA KEJAM DAN MEREKA JELAS MENODAI NILAI AJARAN ISLAM yg LUHUR dan SUCI!!!
Apakah sesungguhnya “KAUM ” inikah , yg dikatakan dalam “AL’QURAN ” sebagai “KAUM yang MENDUSTAKAN AGAMA ” ???
SALAM
November 15th, 2007 at 3:08 pm
islam adalah cinta damai. islam gak mengajarkan tentang kkerasan. islam selalu membawa keyentraman pada semua ummat. maka terkutuklah para terroris yang mengatasnamakan islam. ALLAHUAKBAR
December 4th, 2007 at 4:06 pm
thats why bung, PERBEDAAN.
Kalo dibawa ke ranah ide dasarnya, setiap orang dituntut menghargai PERBEDAAN. Jadi bagaimana bila para orang yang disebut TERORIS meminta dipahami bahwa mereka berbeda? Apalagi dengan dalih BERBEDA adalah sebuah kewajaran kan dan RAHMAT? Lalu kalau mereka juga dituntut untuk dipahami bagaimana. Kaifa hadza?
Sekedar sebuah masukan saja.
April 2nd, 2008 at 7:35 am
Saya setuju komentar penulis. Kalau Anda ingin dihargai keyakinan Anda maka tunjukkanlah secara ramah kepada semua orang. Dengan begitu Orang akan tertarik dan mungkin ingin mengikuti keyakinan yang Anda yakini tapi pertamanya tentu yakinkanlah orangnya dan tunjukkan kelebihan yang ada pada keyakinan yang Anda anut spy mereka tertarik.
Bukankah Tuhan mengajarkan untuk membantu sesama daripada memerangi sesama. Apalagi dengan jalan mem-Bom yang berbeda keyakinan.!!! jelas merupakan salah kaprah krn Tuhan tdk membolehkan pembunuhan kpd setiap makhluk CIPTAANNYA
April 2nd, 2008 at 7:47 am
Untuk komentar TazLucu
Wah rasanya Anda tdk tahu sama sekali mengenai BOM dan kekuatannya!
Anda hrs tahu BOM apalagi yang jenis TNT itu mempunyai DAYA LEDAK yang tinggi!
Anda mengerti kan kalau DAYA LEDAK itu mempunyai energi yang sangat besar!
Energi yang keluar itu jelas akan mengali lubang! dan besarnya tentu tergantung daya ledak BOM.
Ibaratnya Anda bisa membuat lubang di tanah tapi tentu perlu energi! energi itu yah tenaga anda! energi itu byk bentuknya. Mobil yang sedang meluncur juga mempunyai energi walau mesin di matikan dan akan membuat bonyok mobil yang di tabraknya.
April 26th, 2008 at 10:19 pm
Rupanya penulis sendiri terjebak sama permainan intelijen..maff lho bung nofieiman…hehehe
menurutku Terorisme di Indonesia adalah permainan intelijen (CIA)
inilah beberapa alasan yg patut di renungkan:
1.Terorisme di indonesia sepertinya mengikuti trend..ingat maraknya terorisme di Indonesia itu terjadi setelah terjadi peristiwa 911 di USA. Logikanya, kalo terorisme itu bersumber dari kesalahan pemahaman agama,harusnya terorisme itu terjadi sejak dulu(jaman orba), tapi kenapa waktu jamannya Soeharto malah gak ada terorisme?apakah teroris takut sama soeharto?wonk mati aja mereka gak takut kok,masa sama soeharto takut..justru dijaman reformasi yang orang bebas bikin partai Islam( asas Islam)..kenapa mereka tidak mendirikan partai saja?sebab salah satu tujuan mereka membuat negara Islam..
2.Dalam pemberitaan di media, kematian Azahari di batu,Malang itu, Teroris sangat benci sama amerika,Inggris, ama Australia..tapi lucunya..hahaha…salah satu dokumen Azahari itu ada agenda mau mengebom bendungan(DAM) di daerah Tulungagung, jawa Timur..coba direnungkan.apa hubunganya Dam itu ama amerika?apakah punya Amerika?saya kira kok Tidak ya..nah khan…jadi mereka itu terkesan membuat keonaran daripada memerangi orang kafir(versi mereka).
3.Organisasi mereka itu (jamaah Islamiyah) sangat misterius..lha wonk bikin organisasi kok disembunyikan,gimana dapat anggota..kalo alasanya takut di tangkap aparat, kenapa tidak diubah saja nama organisasinya, kan yang penting ideologi yg dianut.membuat negara Islam kok dengan beberapa gelintir orang?apa tumon?
4.Sebenarnya yang dibunuh oleh teroris itu orang kafir (non muslim) atau orang bule atau orang USA, Australia,Inggris?pertama, kalo yang jadi sasaran itu adalah org kafir, betapa bodohnya Amrozy dkk..di lamongan, surabaya itu juga banyak org non muslim, kenapa harus sampe Bali?kedua, kalo yg di perangi itu org USA, Aus, Inggris..kan gak semua warga negara dari negara itu kafir semua?di inggris, amerika, ama Australi juga banyak org muslim,.ketiga,kalo yg dibunuh itu org bule dengan alasan mereka kafir..wah gak bisa dibayangkan deh betapa bodohnya teroris-teroris Indonesia..orang Bosnia itu juga bule kan?tp mereka mayoritas muslim…
5. Diantara pelaku-pelaku teroris itu banyak yg tidak saling kenal, tp anehnya pemboman di Indonesia oleh teroris itu seperti memiliki Pola. dilakukan pada periode tertentu,sehingga saya sendiri kadang bisa nebak,contohnya kejadian bom tahun 2005 itu..saya waktu itu sdh yakin kalo tahun 2005 akan ada bom..trus masalah tempat.kenapa pemboman terjadi hanya di kota Jakarta sama Bali?kalo sasaranya org Bule, di Jogja juga lumayan banyak, tp kenapa tdk pernah terjadi disana?setelah saya analisis, ternyata dua tempat itu emg yang paling startegis, jakarta sebagai Ibukota dan Bali?sapa yg tidak kenal?jadi efek “ledakan beritanya”lebih besar dari ledakan bomnya sendiri..
6.Banyak hal-hal aneh bin ajaib dan ganjil tentang terorisme di Indonesia ini.contoh tentang penangkapan Sikas di Sukoharjo..mnrt yg saya baca di media,Sikas itu hanyalah wonk ndeso,jarang banget pergi-pergi,kerjaan sehari-harinya hanyalah kesawah…dan kesaksian mengenai hal ini di benarkan oleh tetanga-tetangganya..tp aneh bin ajaib..dirumahnya di temukan berbagai macam bahan peledak..menurut beberapa tetangganya, rumah Sikas sering didatangi org yg pake helm teropong,trus bawa ransel besar..itu dilakukan di malam hari..sebagai org awam..mungkin Sikas dengan lugunya mau aja di titipi barang..coba tebak siapa mereka?lebih aneh lagi, kenapa tersangka teroris itu waktu di tangkap polisi, tdk boleh di temui oleh keluarganya?sedangkan tersangka selain terroris di bolehkan?
6.mengenai bom,bom bali termasuk bom yg dahsyat,sejenis mikronuklir(menurut pengamat intelijen soeripto)apakah bom itu bisa di rakit oleh Amrozy?seandainya itu memang benar,betapa bodohnya TNI kita..daripada dihukum mati, suruh aja amrozy bikin bom sedahsyat itu..jadi gak perlu lagi impor senjata, PT. Pindad pun kalah sama Amrozy..sebab dia tinggal bilang: bim salabim jadi!! maka jadilah bom yang dahsyat!
yang lucu juga, Amrozy, termasuk juga Azahari katanya blajar bikin bom di Aghanistan.katanya sih berguru sama Osama Bin laden..coba di teliti kembali:
waktu Afganistan perang melawan soviet (1979),mereka di bantu persenjatannya oleh Amerika, jadi bukan bim salabim jadi..atau rakitan tangan.
7.waktu persidangan kasus Abu bakar baasyir..kesaksian dari umar Al Faruk begitu di percayai sama hakim..padahal dia tidak mau hadir dalam persidangan.waktu di tantang ketemu sama Abu bakar juga tidak mau.atas dasar apa sang hakim kok begitu percaya sama Al faruk?apakah dia manusia yang tidak bisa berbohong?seandainya saya memberikan kesaksian tanpa hadir di persidangan untuk membantah keterangan Al Faruk apakah juga di percaya sama Hakim?hmm..pasti tidak.
8.menurut keterangan dari frederick bruks yang dia adalah mantan penerjemah Bush. terorisme di Indonesia memang bisa jadi ulah intelijen amerika CIA dan juga Mossad Israel..
9.kita tau Amerika adalah negara adi daya.kepintaran, kekayaan,militer, dan kecanggihan teknolginya sungguh hebat..dengan semuanya itu..mereka bisa merekayasa apa saja.hitam jadi putih..putih jadi hitam..termasuk merekayasa FAKTA..!!!