Tolak Kedatangan Bush di Indonesia!

November 9th, 2006 | News

Tolak Kedatangan Bush di Indonesia

Sedianya, pada tanggal 20 November nanti, Presiden Bush akan mengunjungi Indonesia. Presiden Bush dijadwalkan akan bertemu dengan Presiden Yudhoyono dan beberapa tokoh lainnya di Istana Bogor. Presiden Bush rencananya hanya akan berada di Indonesia selama lebih kurang 10 jam. Walau demikian, persiapan yang dilakukan nampaknya cukup serius. Selain itu, demonstrasi penolakan kunjungan presiden dari Partai Republik tersebut juga cukup marak, termasuk dari DPR.

Malam tadi, saya sempat menyimak sebuah berita di stasiun televisi nasional tentang aksi-aksi yang menolak kedatangan Presiden Bush di Indonesia. Beberapa di antaranya menamakan diri mereka sebagai Forum Umat Islam dan Koalisi Ganyang Bush. Dua orang wakil ketua DPR (tidak perlu saya sebutkan namanya) juga terlibat dalam aksi tersebut. Tak kurang MUI juga menyatakan penolakannya dengan tegas. Untungnya, duta besar Amerika untuk Indonesia, Lynn B. Pascoe menilai bahwa aksi-aksi tersebut masih dalam batas wajar.

Haruskah kita menolak kedatangan Presiden Bush di Indonesia?

Etika Bertamu Internasional

Beberapa waktu lalu, Presiden Yudhoyono mengunjungi Amerika, tepatnya pada bulan Mei dan September tahun 2005. Pada kunjungan pertama, Presiden Yudhoyono bertemu dengan Presiden Bush. Sementara pada kunjungan kedua, Presiden Yudhoyono “hanya” ditemui oleh Condoleezza Rice. Walau demikian, dalam setiap lawatannya, Presiden Yudhoyono bersama staf kenegaraan disambut dengan sangat baik.

Sebagai bangsa yang berbudaya dan berbudi pekerti luhur, sudah selayaknya kita sebagai tuan rumah menjamu tamunya dengan baik. Walaupun perjamuan tersebut mungkin berbiaya tinggi dan memerlukan pengorbanan yang tak sedikit. Apalagi, George W. Bush datang atas undangan Presiden Yudhoyono. Jadi sebenarnya, mereka yang berdemo menentang kedatangan Presiden Bush ke Indonesia memang salah alamat.

Bahwa kemudian anggaran itu terkesan boros dan tak berguna, saya percaya bahwa semua sudah ada dalam hitung-hitungan panitia penyambutan. Pada akhirnya, semuanya juga akan bisa bermanfaat bagi kita. Misalnya helipad yang dibangun bisa digunakan untuk keperluan presiden atau menyambut tamu negara lainnya. Juga soal kesiapan intelijen, aparat keamanan, dukungan teknis dan sebagainya.

Kerjasama Politik Indonesia-Amerika

Walaupun kunjungan Presiden Bush dinilai tidak terlalu menguntungkan Indonesia, Amerika sebenarnya memandang Indonesia sebagai negara yang sangat strategis. Seperti tertuang pada laporan United States Security Strategy for the East Asia-Pacific Region 1998 dari Departemen Pertahanan, Amerika menyadari betul bahwa dukungan bagi pertumbuhan kelembagaan yang demokratis dan situasi yang sedang terjadi di Asia akan masih menjadi kepentingan utama bagi Amerika Serikat.

Selain itu, USAID juga memberikan sejumlah asistensi dalam memfasilitasi proses demokratisasi di Indonesia dalam melaksanakan perubahan tata ekonomi juga mendukung bagi proses demokratisasi dan pengembangan masyarakat madani (civil society) melalui lembaga-lembaga non pemerintah. Pun, strategi global Amerika juga tetap tidak akan berjalan tanpa ada kerjasama dari Indonesia.

Coba bayangkan potensi kerugian yang kita dapatkan seandainya kerjasama politik ini terganggu. Siapa yang akan “mengganti” bantuan utang, disaster recovery, bantuan kemanusiaan, alih teknologi maupun ilmu pengetahuan dari Amerika?

Perdagangan Indonesia-Amerika

Amerika adalah salah satu mitra dagang utama bagi Indonesia. Data Departemen Perdagangan AS menyebutkan nilai total perdagangan Indonesia-Amerika pada tahun 2005 mencapai US$ 15,06 miliar. Atau naik dari tahun 2004 yang mencapai US$ 12,48 miliar dan tahun 2003 sebesar US$ 12,04 miliar.

Nilai ekspor Indonesia ke Amerika 2005 mencapai US$ 12,02 miliar, naik US$ 11,15 miliar dari tahun 2004. Sebaliknya, nilai impor Indonesia dari Amerika pada 2005 tercatat “hanya” US$ 3,04 miliar. Atau naik 14,1% dibanding tahun sebelumnya.

Kalau Anda sempat main ke pusat-pusat perbelanjaan di Washington, Virginia, atau Maryland, Anda akan dengan mudah menemukan produk-produk Indonesia di sana, walaupun mulai tersalip oleh produk China, Bangladesh, atau Sri Lanka.

Andaikata Amerika benar-benar sebal dengan rakyat Indonesia, mereka dengan mudah bisa menutup aliran perdagangan dengan Indonesia dan mengalihkannya ke negara-negara lain yang lebih “bersahabat”. Amerika mungkin tidak terlalu terganggu, tapi bagi kita: pukulan telak.

Investasi Amerika di Indonesia

Sebagai salah satu negara yang memiliki kemampuan mitra kerja perdagangan yang kuat di Asia Tenggara dengan kondisi ekonomi yang dinamis, Amerika cukup banyak berinvestasi di Indonesia. Investasi Amerika di Indonesia adalah investasi terbesar keempat di Asia, selain investasi Amerika di Jepang, Singapura, dan Hong Kong. Menurut data Departemen Perdagangan Amerika Serikat, Indonesia merupakan satu negara dari 10 negara dengan pertumbuhan pangsa pasar terbesar. Sebagai perbandingan, silakan simak grafik berikut yang dikutip dari Bureau of Economic Analysis, Survey of Current Business bulan September 2001.

Investasi Amerika di Indonesia

Suka atau tidak suka, senang atau tidak senang, mau atau tidak mau, faktanya, kita masih tetap membutuhkan Amerika.

Pelajar Indonesia di Amerika

Di Chicago, Illinois, setidaknya ada sekitar 90 orang pelajar Indonesia. Separuh lebih mengambil studi program undergraduate, sementara sisanya mengambil program master dan PhD. Sebagian besar dari mereka dibiayai dari beasiswa.

Asumsikan setiap negara bagian memiliki 90 pelajar, maka setidaknya ada 4500 pelajar di seantero Amerika. Sebagian besar dari mereka tentu akan kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan studinya. Sebagian dari mereka akan menjadi dosen, peneliti, pebisnis, staf ahli, atau pejabat yang nantinya akan berperan besar dalam membawa perubahan positif di negeri ini.

Boleh saja kita menolak kedatangan Presiden Bush di Indonesia. Akan tetapi, kalau beliau ganti “membalas” dengan menolak kedatangan pelajar-pelajar Indonesia di Amerika, apa yang akan kita lakukan?

Umat Islam Kok Picik Amat?

Jujur saja, saya tidak bermaksud membela Amerika atau menyudutkan sebagian kelompok Islam fundamentalis. Saya juga seorang muslim. Saya, dalam beberapa hal, juga tidak setuju dengan kebijakan intern maupun kebijakan luar negeri Amerika.

Sudah saatnya kita tidak memosisikan Amerika sebagai musuh Islam. Pihak-pihak yang berseberangan dengan kita tidak selalu sama artinya dengan musuh yang harus diperangi. Umat Islam juga selalu diajarkan untuk tidak berpikiran picik dan suudzon.

Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan.
~QS. Al Furqaan 63

Menurut ayat tersebut, kita diperintahkan untuk bersikap rendah hati. Berdemo dengan mengagungkan sikap-sikap yang kasar dan tinggi hati jelas sudah menyalahi firman tersebut. Apalagi, ada sebagian yang meneriakkan kalimat Allahu akbar sepanjang aksinya. Sesungguhnya, kalimat takbir terlalu suci untuk dipergunakan dalam tindakan semacam itu.

Masih menurut ayat tersebut, andaikata Bush tidak menyukai Islam atau menghujat orang-orang Islam sekalipun, kita diperintahkan untuk mengucapkan kata-kata yang baik dan penuh keselamatan. Jadi, memprotes dan menjelek-jelekkan Presiden Bush sebenarnya sudah menyalahi firman.

Berkaca dari sejarah, Rasulullah sendiri selama hidupnya sangat dibantu oleh paman beliau, Abu Thalib, yang notabene bukan seorang muslim. Walau demikian, Rasulullah menerima bantuannya dengan tangan terbuka dan bersikap sangat santun terhadap beliau. Berkaca dari kisah tersebut, seharusnya kita juga bisa bersikap baik kepada siapapun, kendati berseberangan dengan kita.

Di lain pihak, umat Islam seharusnya bisa berfikir bahwa apa yang dilakukan Presiden Yudhoyono dilakukan untuk membantu memecahkan masalah yang dihadapi bangsa ini. Bagaimana pun juga, Amerika sudah banyak membantu pembangunan di Indonesia, termasuk bantuan kemanusiaan penanganan bencana alam (Aceh/Nias dan Yogyakarta). Tindakan Presiden SBY sudah jelas bisa dipertanggung jawabkan karena beliau adalah presiden yang harus bertanggung jawab kepada wakil-wakil rakyat dalam memajukan bangsa ini.

Last but Not Least

Walau saya sudah menulis panjang lebar begini, semua tetap kembali kepada pendapat masing-masing individu. Ada sebagian yang menolak dengan keras kunjungan Presiden Bush ke Indonesia. Ada pula yang pro, atau bahkan apatis terhadap kunjungan tersebut.

Saya bisa memaklumi bahwa isu-isu yang diangkat justru isu-isu lain yang tidak pokok dan disambut dengan genderang perang oleh sebagian pihak. Namun yang pasti, apapun yang Anda pilih, persatuan dan perdamaian Indonesia adalah prioritas. Dan sebagai individu yang beriman, marilah kita bersikap santun, arif, dan bijaksana dalam menyikapi apa-apa yang terjadi di sekeliling kita.

Possibly Related:

Trackbacks/Pings

  1. JAUHARI 2.0 - Everything Is POSSIBLE
  2. gimme some truth :: :: November :: 2006
  3. Comments

  4. ekowanz

    yah..gitulah kebanyakan orang kita mas :D (bukan njelek2in loh) piss…

  5. didats

    Hehehe… bener mas.
    Mau tidak mau, suka tidak suka kita memang butuh mereka.

    Masyarakat kita, entah mungkin karena apa, jadi terlihat berlebihan. Tapi pemerintah juga terlihat berlebihan…

  6. Andrianto

    saya kira memang seharusnya kita melihat melalui konteks yang benar, bahwa kebijakan bush yang terlalu agresif memang menimbulkan ketidaksukaan, tapi memprotes kunjungan bush karena merusak rumput dan taman di sekitar instana bogor juga memperlihatkan bahwa kita tidak dewasa menyikapinya.

    pada akhirnya cara pandang kita yang mungkin harus diubah :)

  7. cahyo

    tak kiran dari judulnya, mas nofie tidak setuju kedatangan bush… hehehehe..ternayta :razz:

  8. Fernando

    you got it dude.
    saya suka cuplikan ayat-nya. :wink:

  9. Hedi

    Saya jadi ingat temen saya yang marah² karena ada temennya mengutuk AS. Kata temen saya (yang tidak bermaksud membela AS), justru pemerintah dan masyarakat luas AS menyumbang bantuan paling besar bagi bencana tsunami di Aceh.

    Si pemilik Playboy itu saja konon menyumbang sekitar 150 juta dollar, sementara negara-negara kaya minyak (kawasan Arab) dengan pendapatan per hari 30 juta dollar hanya menyumbang maksimal 10 juta dollar.

    Ah…kita memang harus dewasa menyikapi urusan yang berkaitan dengan AS ini.

  10. A. Dharmawan

    Memang…Kerap saya merasa kita tidak “Dewasa” dalam bergaul, apalagi bergaul secara International. Tidakan “reakif” dan setiment lebih menonjol ketimbang melihat Rasionalitas dan logica di balik suatu event.

    mudah-mudahan…kita cepet gede”…

  11. anima

    bener kata bang didats, pemerintah juga terlihat berlebihan.. saya suka bagian “Umat Islam Kok Picik Amat?”

    nice post

  12. jack59

    wahh.. gila, top banget.
    gak rugi banget ngebaca tulisan segitu banyak.
    thx berat.

    **sampe-sampe aku langsung bookmark di firefox-ku loh :)

  13. Ananta

    coba kita bandingkan dengan kedatangan presiden china dan india ke indonesia dalam rangka konferensi gerakan non-blok, yang walaupun merepotkan, tapi disambut baik. kenapa? karena mereka berbeda dengan presiden amerika yang sudah banyak melakukan kejahatan perang dan dianggap memojokkan umat tertentu di dunia ini.

    perbedaan pendapat itu bagus. tapi penyalurannya juga sebaiknya tepat. demonstrasi itu biasa. tapi kalau sudah sweeping, pembakaran, anarkisme, itu sudah melanggar hukum namanya.

    dan yang namanya pembongkaran areal konservasi alam milik pemerintah hanya untuk menjamu tamu negara asing yang hanya berkunjung selama 10 jam tampaknya sudah terlalu berlebihan.

  14. Ika

    Tul banget…
    kita sebagai bangsa Indonesia yang mayoritas islam
    musti nyebarin aura positif!!!
    Jangan hanya kebawa emosi n bFikir pendek,,,
    klo kita menolak n asal demo,,
    bisa-bisa bush semakin yakin klo umat islam to teroris
    n ga cinta damai…:lol:

  15. wina

    excellent writing, very good elaboration, convincing data… top lah pokoknya… it’s good to knw that someone is finally using sense in looking at this issue and trying to put things back to perspective. but, can i say then, that all these rejections are merely baseless ?

  16. Jauhari

    Negeri Trend Sesaat :D

  17. nisa

    lucu bgt klo liat indonesia skrg..:lol:

  18. GOUT

    “Amerika adalah salah satu mitra dagang utama bagi Indonesia.”

    ITU BETUL, TETAPI…INDONESIA BUKAN MITRA UTAMA BUAT.
    INI JUGA FAKTA YANG HARUS DIKETAHUI SUPAYA BALANCE

    10 Negara mitra dagang utama AS (US$ miliar)

    Negara Ekspor* Impor* Total perdagangan % thp prd
    1 Kanada 172,8 229,4 402,1 18,7%
    2 Meksiko 99,9 148,4 248,3 11,6%
    3 China 40,2 206,5 246,7 11,5%
    4 Jepang 44,2 109,0 153,2 7,1%
    5 Jerman 30,1 66,1 96,2 4,5%
    6 Inggris 34,2 39,8 74,0 3,4%
    7 Korsel 24,2 34,3 58,6 2,7%
    8 Prancis 18,2 27,5 45,7 2,1%
    9 Taiwan 16,8 28,5 45,2 2,1%
    10 Malaysia 9,6 27,1 36,8 1,7%

    Keterangan:
    *) year-to-date (dari awal tahun hingga tanggal penghitungan)

    Sumber: US Census Bureau, September 2006

  19. YUDHA-em fe ub

    jika kita heboh menolak Bush, itu bukan tanpa maksud.kita menolaknya karena kita melihat siapa bush dan orang2 di bekangnya. akan sangat panjang jika dijabarkan disini. tapi yang jelas, kita menolak bukan karena kedatangannya yang merusak taman atau apa, tapi lebih pada segala hal yang terjadi sebelum ini melalui tangan bush dan konco-konconya.sebagai umat Islam, saya merasa penolakan saya dan yang lainnya thp kedatangan bush bukanlah hal yang picik. kami tahu sesuatu karena itu kami menolak. silakan baca buku John Perkins:confession of economic hit man. di sana dijabarkan skenario kebobrokan ekonomi dunia. dan orang2 seperti bush juga memiliki andil di dalamnya. jadi, masihkah kita menyambut baik “maling” di rumah kita?dan masihkah kita menganggap bhw utang adl malaikat penolong bangsa ini? itu KELIRU!!! justru dengan utanglah orang2 imperialisme dan kapitalisme menyetir kebijakan pemerintah yang menyengsarakan rakyat. So????

  20. ucha

    indonesia… indonesia… sebenernya gw ga suka ama kedatangan bush ke indonesia….:mad: tapi….. kalo emang udah ngga bisa ditolak, ya mau gimana lagi:roll::roll:
    tapi jangan mau diinjak-injak mereka, tunjukkan harga diri kita sebagai bangsa yang besar:twisted::twisted:
    betewe, gw ngefans ama nicky hayden lho, dy juga dari amrik:razz::razz:
    so?:???::???:

  21. YUDHA-em fe ub

    nb:
    ralat tulisan : bukan “dibekangnya” tapi “dibelakangnya”
    nambah comment:
    jangan tertipu dengan segala bantuan besar yang disumbang oleh orang2 macam bush atau pengusaha mjlh playboy atau semacamnya. coz apa yang mereka berikan pada kita tak seberapa bagi mereka jika dibandingkan dengan apa yang akan mereka ambil dari kita. masih ingat waktu kecil? kita dibujuk dengan permen agar mau dibawa ke dokter atau akan ditinggal pergi? cara itu jugalah yang dipakai mereka untuk membujuk kita agar “jatuh cinta” pd mereka. bbm naik, pendidikan mahal, dan seabrek kesengsarana rakyat : salah siapa semua itu? jika utang kita banyak, kenapa masalah tiada akhir? utang macam apa yang justru menyengsarakan rakyat dan bukannya menolong? jika kita “mengutuk” AS, bkn berarti kita mengutuk AS keseluruhan (AS msh memiliki beberapa hal yg positif jg kok), tapi “mengutuk” kebijakan2 brutalnya pada kemanusiaan……..duhai orang2 kaya, jangan merasa kaya sebelum hati kaya dengan kepekaan sosial..let’s be the real richy…..

  22. YUDHA-em fe ub

    setidaknya upaya kita untuk aksi di jalan atau menulis seperti ini dan minimal mewacanakan ke teman adalah sebuah kontribusi yang menunjukkan pada dunia bahwa indonesia memiliki generasi muda yang masih merdeka. pun itu tak mampu menghalangi kedatangan bush. jg merasa merdeka jika kita msh tunduk pd setiran bangsa lain apalagi yg merugikan masyarakat kita. sekali lagi, kita tidak mengutuk AS secara buta, tapi mengutuk kebijakan2 dan oknum2 nya yang merugikan kemanusiaan. perang dan krisis ekonomi adalah bagian skenario orang2 seperti bush dan kawan2nya…

  23. husein

    Wah Saya sebagai bangsa Indonesia era masa kini, bangga lho melihat banyak rekan rekan yang sekarang sudah bertambah jauh lebih positif dalam menanggapi isu isu yg seringkali konon dipakai untuk memecah belah bangsa kita sendiri.

    Sudah saatnya kita menjalin kerjasama yang baik dengan bangsa bangsa lainnya, dan memulihkan citra baik bangsa kita supaya makin banyak bisnis bisnis baru yang masuk di negara kita, dimana otomatis akan menguatkan mata uang rupiah kita juga memberikan lebih banyak lagi lapangan pekerjaan untuk masyarakat kita.

    Sebagai contoh negara Singapore, dimana negara ini samasekali miskin akan kekayaan alam dan jauh miskin sekali dibanding Indonesia yang sangat kaya dengan hasil bumi: tembaga, emas, minyak, batubara, dan masih banyak lainnya. Tetapi yah ternyata negara Singapore yg miskin akan sumber alam ini ternyata kaya dan menjadi panutan di seantero negara di dunia. Setelah saya pelajari dan coba untuk tinggal beberapa tahun di Singapore ternyata attitude / cara berpikir dari orang orang yang tinggal di Singapore yang membuat negara ini Sukses dan Makmur.

    Pelajaran yang saya pelajari setelah mengemban pengalaman di Singapore:
    -Selalu berpikir positif dan mencari solusi & bukannya masalah walaupun keadaannya sesulit apapun
    -Mau bekerja sama dan bahu membahu terutama di dalam negara sendiri agar menciptakan negara yg aman, tentram, damai, dan jujur
    -Tidak pernah berhenti belajar walaupun ilmu sudah setinggi apapun (keep improve)
    -Menjaga citra baik negara dengan memperlakukan tamu dari luar negeri sebaik mungkin sehingga meninggalkan kesan yg baik dan tamu dari luar ingin kembali ke negara ini
    -Menjalin kerjasama yg baik dengan negara negara yang sukses tanpa membedakan ras, agama, warna kulit seperti kerjasama dengan Amerika, Jepang, Arab Saudi, Inggris, Australia, maupun juga kerjasama dengan negara negara yg sedang dlm pembangunan seperti Malaysia, Indonesia, Thailand
    -Tidak hanya meminta, tapi mau membantu negara negara lain yg sedang kesusahan, contoh Tsunami di Indonesia, Thailand, taufan di Amerika, dan negara lainnya
    -Mau bekerja keras untuk menikmati di kemudian hari
    -Benar benar mengerjakan apa yang sudah dikatakan, dan bukan cuma sekedar omongan belaka
    -Semua warganya berusaha memasarkan negara Singapore ke negara negara lainnya dengan menceritakan hal hal yang baik (makanannya, object wisatanya, shoppingnya, keamanannya, dll) tentang Singapore sehingga teman teman dari negara lain mempunyai pandangan yang baik terhadap Singapore . Padahal terusterang setelah tinggal beberapa saat di Singapore negara ini tidak seheboh promosinya kok, makanya ini giliran kita untuk mempromosikan sebagus mungkin tentang negara kita :)

    Belakangan ini saya sendiri selalu mencoba menceritakan hal hal yang baik tentang Indonesia terhadap teman teman di Singapore seperti President kita yg pandai , berprestasi dan serius untuk memajukan bangsa Indonesia, makanan Indonesia yg enak enak, object wisata Indonesia yg sangat kaya (Medan - Danau Toba, Menado - Diving Bunaken, Yogyakarta - Candi Borobudur, Bali - Pantai Kuta, Jakarta - Dunia Fantasi, Bandung - Ciater - Tangkuban Perahu, Kalimantan - kaya akan sumber minyak, dan masih banyak lagi yang lain, yang alhasil merubah cara pandang terhadap negara Indonesia, dan akhirnya mereka malah datang ke Indonesia dan enjoy berada di negara kita .. :)

    Yah kira kira sih segitu aja dulu masukan dari saya. Yang pasti saya sangat yakin bahwa bangsa kita punya harapan yg positip untuk bisa sukses.
    Paling tidak kalau semua orang Indonesia punya harapan yang positip terhadap bangsa kita, otomatis harapan ini akan menumbuhkan kepercayaan akan adanya kemungkinan, kepercayaan dan kemungkinan ini akan menimbulkan tindakan, dan tindakan yg positif inilah yang saya yakin akan membawa negara kita jauh lebih sukses ke depannya.

    Terima kasih untuk kesempatannya menuangkan secercah harapan bagi bangsa kita.

    Mari bersama kita memajukan bangsa ini…

    PS: Mas Nofie.. bravo untuk forum websitenya, saya cukup enjoy dan senang melihat informasi informasi yg mas Nofie sdh kontribusikan di website ini. All the best for you..

    Wasalam,
    Husein….

  24. MT

    sangat mencerahkan!! aku cuplik ya!

  25. ferdhie

    gimana ya, seandainya bush dateng ke iran / korut?

  26. Diana

    Aslamlekum

    Kalo Boleh MemBeri pendapaT. SebenaRnya PermasalaHan Pokok menurut SaYa adalah Bagaimana Seorang Presiden Kita Bisa menGkomunikasikan Dengan baik kepada Rakyat perihal Kedatangan BUSh. HAruSnya Presiden BErkata Di depan Publik Bahwasanya Dia TetaP Berpihak Pada PerjuaNgan Rakyat Palestine, Masih seBagai Negara dgn Jumlah muslim terbesar Di Dunia yg menjunjung tinggi perdamaian. dengan kedatangan Bush harusnya Presiden berbicara kepada rakyat secara gamblang maksud dan Tujuan kerja sama dengan AS dalam hal seperti apa. sehingga tidak menimbulkan isu-isu/ opini publik yg makin berkembang.
    saya rasa demo pun tidak akan berhasil meruntuhkan keinginan besar pemerintah utk tetap menerima kehadiran BUsh, karena Dalam POlitk faktor Who siapa aktor yg berpengaruh? seperti yg kitra lihat yg berdemo kebanyakan dari kalangan muslim semata dan dianggap pemerintah tdk terlellu berpengaruh sehingga dianggap angin lalu demo2 dr para mahasiswa dan ormas2.
    Harusnya kedatangan bush dijadikan ajang bagi Presiden menunjukkan identitas juga harga diri bangsa bukan dengan justru menjadi “rendah diri”. ini terlihat dari persiapan yg begitu menghabiskan biaya besar hanya untuk penaymbutan bush yg bertandang krg lebih 10 jam. sangat disayangkan.
    memang sulit melepaskan diri dari As. semua kembali pada pribadi masing2. penjajahan mereka melalui Food, fun, fashion sdh tertanam kuat. tapi bukan berarti Hopeless, karena terbukti pakistan juga jepang mampu melepaskan diri dari jeratan As.
    saya setuju dengan pendapat sebelumnya mengenai kita jgn terlena dgn bantuan juga hutang2 yg diberikan. karena terbukti hutang2 yg diberikan justru makin memberatkan kita. Net Fisher’s Paradox yaitu membayar bunga yg nilainya jauh lebih besar dr hutang pokonya. makanya APBN kita slalu defisit. blom lagi slah satu persayaratan IMF itu melalui privatisasi aset-aset negara. apa tidak seram? aset negara dijual smua.
    saya terus terang setuju dgn pendapat bahwa kejahatan idealnya dibalas dgn kebaikan. tapi kita hrs liat juga bersikap waspada. jgn polos begitu saja menerima bantuan As begitu saja. pasti ada hal lain yg diinginkan As.
    Sebagai generasi penerus bangsa saya merasa merinding. contoh kecil sja, melalui tontoan remaja yg sdh tdk ada nilai-nilai yg baik ditanamkan disana. pergaulan bebas, konsumtif, glamour, tdk ada lagi sosok Ara juga abah dlam keluarga cemara yg berjuang hidup hanya untuk sekolah? betul kan?
    moral generasi penerus bangsa yg bobrok. untuk bisa lepas dari As kita harus berani sengsara. memakai produk kita sendiri. apakah para elite menengah kita mampu? yg terbiasa makan di A&W, nonton film2 Tom Cruise dll. jadi semua berpulang pada kita. Semoga Allah mendengar jeritan hati rakyat yg slama ini terdzalimi. terlebih melihat pengusiran para pedagang kaki lima di sekitar istana bogor membuat sya merinding, begitu tdk punya hati nuraninya pejabat pemerintahan kita hanya demi kedatangan bush. terlalu berlebihan! Allah Maha Mengetahui atas segala Sesuatu! semoga Allah memeberikan yg terbaik untuk bangsa ini. amin

    Diana-UI

  27. sabar adinugroho aritonang

    :eek:Hei lo smua yang melihat dan membaca ini `~bukankah kalian bangga apabila seseorang datang ke tempat mu.apakah hidup ini hanya untuk masalah .dan aksi2 demo.apakah suatu agama mengajarkan hal2 seperti itu.bukankah kita seorang mausia yang beriman.kalo gitu `aku mau bilang kepada semua yang ada di indonesia ,sambutlah 5tamu kita yaitu PRESIDEN BUSH sebagai tamu negara ,jangan anggap dia sebagai msuh ngara .aku ingin bilang sekali lago janganah lakukan suatu hal yang tidak ada gunanya seperti demonstrasi.pikirlah dengan baik2 apakah demonstrasi seperti itu baik.dari aku; adi:roll::wink::eek::smile::mad:

  28. geblek

    lier ah, mau bilang tolak juga gak ngaroh ma gw, mau bilang gak, apa pedulinya bush sama gw :D

  29. iman brotoseno

    Sebenarnya tidak ada yang salah dengan kedatangan Bush, itu khan hanya bagian dari proses hubungan bertetangga, hanya saja semestinya bangsa kita tidak terlalu ‘ mengada ngada ‘ dalam memberi pelayanan penyambutan , dengan alasan strategi keamanan.
    Setidaknya kasus Bush menunjukan bagaimana karakter bangsa ini,. sungguh merindukan masa masa di mana Indonesia dianggap sebagai bangsa besar, simbol dari representasi The New Emerging Forces…( jaman Bung Karno dulu lho )

  30. Esha

    Sebenarnya kalau soal kunjungan presiden Bush,menurut saya pribadi seh nggak apa apa ya…..namanya juga menjaga hubungan dengan negara lain….masalahnya penyambutannya itu lho yang terkesan heboh…….
    memang aksi sweeping terasa berlebihan…..penyegelan usaha yang berbau AS juga berlebihan….tapi kalau demo sebagai perwujudan anti bush saya kira kok nggak berlebihan……..jangankan dinegara kita…di negaranya sendiri bush mulai tidak disukai….Dan yang namanya demo anti seseorang bukan hanya milik kita saja…demo itu kan sebuah pernyataan sikap…..masalhnya di negara kita demo terbiasa dipolitisir…..ada demo anti sesuatu..diciptakan demo yang pro sesuatu itu…..Presiden Iran datang ke AS juga didemo warga Yahudi…..
    Trus apakah kita memang banyak mendapatkan keuntungan dari AS?Sebenarnya soal untung atau tidak mungkin porsinya sama ya…..saya pake mungkin soalnya saya nggak pake data……AS juga banyak mendapatkan keuntungan dari Indonesia…..kalau bukan dalam rangka mencari keuntungan untuk AS buat apa Bush mampir ke Indonesia.Toh bush bukan orang yang suka berderma.Kalau pun Bush berderma maka Bush akan mendermakan bom seperti di Irak atau Adghanistan.

  31. Chayink

    Kedatangan bush memang sudah bikin susah and pusing semua orang. termasuk aku!!:lol::mrgreen:
    Tapi kita harus tetap berpikir + atas kedatangannya ke Indonesia. Sebenarnya saya juga agak tidak setuju dengan penyambutannya yang berlebihan,tapi kita juga harus pake strategi singapore donk! Menyambut tamu negara dengan sebaik mungkin agar dia terkesan dan ingin kembali kesini.kayak yang dipaparkan di atas sama mas husein.siapa tau dengan sering ke Indonesia Bush bisa menemukan hidayah:smile::lol::wink:
    Pokoknya pusing amat dech! Mau datang kek! mau tidak kek! Toh Bush gak peduli sama saya.:lol::mrgreen::smile::grin::roll:

  32. taya

    besok dah hadir di Indonesia Mas ‘Bush’-etttttttttttt:mad::mad::mad:

    Mau gimana lage:question::question::question:

    Tinggal liat aja gimana Kita (Indonesia) kedepannya:roll::roll::roll::roll:

  33. Bernard

    Bush… bush… kasian amat ya… mao dateng aja dikomenin ribuan orang… laen kali kalo terima undangan dari negara laen pikir2 dulu deh…

    Gw Bernard, siswa indo yang sekarang lagi kuliah di singapore… gw netral, gak dukung mana2… gw sangat cinta ama bangsa gw indonesia, dan gw yakin semua juga gitu… but… kalo emang kita sayang ama indo, harusnya sedih ngeliat orang2nya kayak gini… childish banget…

    kalo marah ama aksi “sweeping”, ya marahnya ama pemerintah indo dong… kenapa jadi bushnya yang diomongin???

  34. Anang

    this is such nice article…

  35. Hutrema

    Sebenarnya kita harus berterima kasih pada pendemo, karena mereka bagian orang-orang yang berjuang melalui mulut mereka, yang mana perjuangan melalui kekuasaan mereka tidak miliki. Sedangkan kita hanya duduk saja, yang mana adalah selemah-lemah iman yang hanya berjuang dengan hati yang menolak.

  36. vita nova

    duk…duk…duk kedatangan orang besar dari negara paling kuat di dunia…hanya tinggal beberapa jam lagi…..Usaha untuk mencegah kedatangannya dari berbagai kalanganpun sia-sia sudah. Dana yang milyaran rupiah itupun akan lenyap hanya dalam sepuluh jam. Namun apakah yang akan terjadi tepat pukul 4 nanti……….??? I dont know……Semua kita serahkan pada yang Maha Kuasa, semoga negeri kita ini tetap dalam Lindungan-NYA. AMIIN

  37. lukman al hakim

    “Berkaca dari sejarah, Rasulullah sendiri selama hidupnya sangat dibantu oleh paman beliau, Abu Thalib, yang notabene bukan seorang muslim. Walau demikian, Rasulullah menerima bantuannya dengan tangan terbuka dan bersikap sangat santun terhadap beliau. Berkaca dari kisah tersebut, seharusnya kita juga bisa bersikap baik kepada siapapun, kendati berseberangan dengan kita”.

    Abu thalib tidak pernah menyakiti dan membunuh kaum muslimin.

    sedangkan BuSh adalah Pembantai ratusan ribu saudara kami kaum muslimin tercinta di afghan, irak, dsb dan juga pendukung utama israel yg terus membantai saudara kami di palestina!!!!!
    abu thalib dan bush TIDAK BISA DISAMAKAN!!!!!!!

  38. Husein

    Hai teman teman,

    wah saya ikutan lagi nih soalnya seru juga liat komentar teman teman, yg rata rata intinya sih memang sangat baik yaitu untuk melindungi bangsa kita Indonesia dan juga untuk benar benar melihat hasil yg lebih baik untuk bangsa ini dan bukannya lebih terpuruk.

    Saya sangat tertarik dengan info yang di berikan Diana-UI, dan saya mendukung untuk masukannya agar bangsa Indonesia tidak boleh terlihat rendah diri (kalau rendah hati sih oke kok karena rendah hati itu kan sebenarnya kita hebat tapi kita tidak sok pamer hehe).
    Diana juga memaparkan bahwa sudah saatnya kita lebih banyak memakai produk bangsa Indonesia dan jangan hanya memakai produk luar negeri yg cenderung lebih mahal walaupun sih umumnya kualitas luar negeri lebih baik , tapi kalau kita bisa meningkatkan kualitas barang2 produk bangsa Indoneia dan me-masarkan produk produk kita ke luar negeri lebih banyak lagi , wah alhasil negara kita akan kaya kembali karena berhasil menarik pemasukan / uang dari bangsa lain (tentunya dengan cara yg halal lho) krn kan kita memasarkan produk yg bagus di luar negeri. Nah tapi untuk bisa berhasil memasarkan produk kita ke luar negeri tentu kita sendiri harus confidence dan mau bekerja keras untuk menghasilkan produk yg superior ini dimana nantinya ada cap “Made in Indonesia” yang digandrungi oleh negara lain, sehingga bangsa kita pun bangga memakai produk dalam negeri ini sebelum produk ini dipasarkan ke luar negeri. Soal kalau di dalam negeri aja tdk puas waduh bagaimana mau dipasarkan ke luar negeri yg cenderung sangat peka terhadap kualiatas suatu barang :)

    Mengenai Soal hutang kepada negara lain dan IMF ini juga betul sekali, bahwa hutang yg berlebihan tanpa adanya suatu bisnis/aktifitas yg sukses di Indonesia bisa membuat Indonesia makin terpuruk. Oleh karena itu kita sebagai bangsa Indonesia harus mampu menggunakan hutang yg ada dg sebaik baiknya sehingga semakin banyak bisnis yg sukses yg bisa menghasilkan keuntungan yg besar guna membayar hutang yg sudah digunakan oleh bangsa ini. Yah sebagai contoh yg gampang, seperti yg saya paparkan tadi tentang perbaikan kualitas barang2 di Indonesia dan lbh banyak bangsa kita memakai produk dalam negeri dan makin banyak pula orang dari luar negeri yg memakai produk Indonesia. Pada saat kualitas barang Indonesia yg superior yg mampu menembus pangsa pasar luar negeri bahkan seluruh dunia, wah alhasil negara kita akan kebanjiran uang masuk dari negara negara lain dimana tentunya mata uang mereka yg kuat bisa mengangkat mata uang kita yang lemah dengan banyaknya uang yg positif di negara kita.

    Uang negatif ini biasanya terjadi karena kita terlalu banyak membeli barang dari negara lain, sedangkan kita tidak mampu menjual banyak dari barang / produk kita ke luar negeri. Istilah umumnya “Lebih besar pasak daripada tiang”.

    Nah untuk bisa mempunyai uang yg positif, “tiang harus lebih besar dari pasak”, jadi kita harus mampu menjual lebih banyak ke luar negeri daripada membeli dari luar negeri.

    Kenapa tidak menjual dalam negeri? krn mata uang kita tdk begitu kuat sehingga jika yg beli bangsa sendiri uang masuknya dari bangsa sendiri dimana tidak terlalu significant dibanding dengan uang masuk dari negara lain yg mata uangnya cenderung kuat.
    Terus bagimana bisa menjual lebih banyak ke luar negeri sehingga banyak orang luar negeri membelanjakan uang mereka untuk produk Indonesia?

    Banyak sekali:
    -Membuat produk yang superior / kualitas tinggi yg mampu menyaingi produk luar negeri tetapi unique yg orang luar negeri tidak banyak yg punya. Contoh Batik, Kopi, Teh, Minyak ,Emas, Tembaga, dllnya
    -Memasarkan produk produk ini ke luar negeri agar lebih banyak orang luar negeri aware/mengerti akan produk produk ini
    -Memasarkan object2 pariwisata kita lebih banyak lagi spt, Sumatra (Dana Toba), Sulawesi (Bunaken), Lombok (Pantai), Bali (Kuta, dllnya), Jakarta (Dufan, TMII), Bandung (Tangkuban Peranhu), Jogya (Candi Borobudur), dan masih banyak lagi sebanyak banyaknya sehingga banayak orang luar negeri mengunjungi Indonesia sebagai tourist dan memakai uang mereka di Indonesia yg akibatnya memberikan uang positif bagi bangsa ini dan tentunya membuat lapangan pekerjaan yg jauh lebih banyak lagi buat seluruh pelosok Indonesia bagi pariwisatanya, rakyat daerahnya, hotel hotelnya, restaurant2nya, warnet2nya, dll
    -Membuat lebih banyak lagi daerah industri , seperti Batam, Kalimantan dllnya sehingga lebih banyak perusahaan asing menginvestasikan uangnya ke Indonesia
    -Membangun sekolah berkualitas Internasional, sehingga banyak yg mengirimkan students yg menggunakan uangnya untuk bersekolah di Indonesia
    -Meningkatkan edukasi bhs Inggris di seluruh Indonesia, sehingga hampir semua rakyat bisa berbahasa Inggris. Bahasa sangat penting karena banyak perusahaan berani membangun usahanya di negara yg banyak bisa barbahasa Inggris tapi tenaga kerja yg masih terjangkau (contoh India, negara ini sekrang maju pesat)
    -Men-training bangsa Indonesia dengan edukasi kelas Internasional sehingga tenaga expat yg cenderung mahal bisa dikurangi dan digantikan tenaga lokal Indonesia dengan kualitas yg setara dg orang orang luar negeri tapi dg biaya yg tdk semahal expat luar negeri
    -Meningkatkan keamanan di negara Indonesia (contoh di airport, mall, per-bisnisan, pariwisata) sehingga citra kemanan di Indonesia bisa terbentuk kembali.)

    Oh sbagai masukan mengenai uang negatif atau positif, singkatnya kalau uang negatif negara banyak utang tapi kalau positif negara banyak surplus (dana yg ready). Biasanya negara yg maju (contoh Jepang / Singapore) mempunyai uang positif (makanya sering kita lihat negara negara yg maju ini mampu membantu negara negara yang susah sewaktu kesusahan terjadi di negara yg susah)

    satu hal lagi yg saya rasa sangat bisa menguntungkan bangsa Indonesia, sewaktu saya mempelajari kota Singapore ini, saya melihat rakyatnya cenderung HEMAT bo’, jadi mereka hanya membeli seperlunya saja dan tidak consumtive sehingga rata rata rakyatnya mampu mempunyai uang positif, dimana kemudian rakyat Singapore ini rata rate mengerti akan pengetahuan investasi sehingga dana positif yang mereka punya ini mereka investasikan untuk menghasilkan dana positif yang lebih banyak lagi, inilah hal yg membuat negara ini maju.
    ok mungkin saya beri contoh singkat, misal kita punya uang 100 juta daripada kita belikan mobil yang bagus yg harganya cenderung turun, kita pakai 100 juta ini untuk beli rumah, kemudian rumah ini kita sewakan ke orang lain sehingga kita mendapatkan uang positif setiap bulannya, pada saat sudah 5-10 tahun harga rumah kita naik menjadi 2 atau 3 kali lipat pada saat kita jual sehingga kita mempunyai dana yg positif bukannya dana negatif.

    Oh yah soal Bush, kalau dipikir2 hanya satu masalah kecil dari bangsa Indonesia. Masih banyak sekali masalah masalah yg lain yg bangsa ini harus hadapi, oleh karena itu mari kita bahu membahu menggunakan tenaga kita untuk hal yg memajukan bangsa kita ini.

    Mengenai demo yah tidak ada salahnya, tapi kita juga musti memakai energi kita se-efisien mungkin, sehingga usaha yg kita lakukan benar benar menghasilkan hasil yg jauh lebih baik.
    Sebagai contoh mengefisiensikan energi / tenaga, misal kita kerja di jakarta kantor jarak tempuh 2 jam kalau berangkat pukul 8 sehingga sampai jam 10. Jika kita berangkat jam 7 karena tdk terlalu macet maka jarak tempuh 1 jam kita bisa sampai jam 8, sehingga banyak waktu tidak terbuang.

    Contoh lain 500 orang mengadakan demonstrasi selama 8 jam, sementara 500 orang lainnya memakai waktu 4 jam mereka memberikan ide ide yg bagus untuk perbaikan bangsa Indonesia, dan 4 jam lagi untuk melaksanakan ide ide bagus yg baru dituangkan ini. Energi yang terpakai sama (500 orang selama 8 jam), tetapi hasilnya akan jauh berbeda karena 500 orang yg menuangkan ide baik dan melaksanakannya akan menghasilkan hal jauh lebih baik bagi bangsa ini :)

    Satu hal yang masih terngiang di dalam pikiran dan hati saya sewaktu teman saya mengingatkan saya, “Husein.., kalau alasan kamu bahwa kamu tidak mempunyai waktu yg cukup banyak maka itu hanya alasan belaka, karena semua orang di seluruh dunia ini bahkan yg tersukses sekalipun seperti Bill Gates memiliki waktu yang sama dengan kamu ….. semua orang Tuhan beri waktu 24 jam sehari, tidak lebih & tidk kurang”, tapi pertanyaannya apakah kamu menggunakan waktumu lebih efektif dari Bill Gates? ….” hmm jawab saya “Saya rasa tidak” .. mungkin pengalaman saya ini mudah2an bisa menjadi masukan untuk teman teman. Untuk memajukan bangsa ini kita dapat mulai dari diri kita sendiri, terlepas dari Pemerintah yg masih tidak baik, Bangsa kita yg masih banyak hutang, Bush yg datang ke Indonesia, uang yg belum kita punya, pendidikan yg kurang dan masih banyak alasan lainnya.
    Prinsip saya selagi ada kemauan, mau sesulit apa situasinya .. asal kita mau disiplin, bekerja keras, jujur, dan percaya bahwa pada saatnya Tuhan YME akan membukakan jalan bagi umatnya yg benar benar jujur dan bertakwa.

    Hmm mungkin bbrp temen ada yg berpikir si Husein buang2 waktu aja sharing begini di Internet, tapi jujur bagi saya samasekali tidak. Karena paling tidak saya mampu meluangkan waktu saya yg berharga untuk maksud yang baik bagi bangsa kita, dan saya tetap percaya bahwa bangsa Indonesia akan mampu menjadi bangsa yg Sukses dan jadi panutan bagi seluruh bangsa di dunia dengan lebih banyak orang yg disiplin, jujur, mau bekerja keras, mau bekerjasama dan menghormati orang lain untuk terbentuknya Indonesia yg baru, yg bersih dan bersahaja.

    Terimakasih atas kesempatannya untuk bertukar pikiran sejenak dengan teman teman di sini. Merdeka.

    Wasalam,
    Husein

  39. Fernando

    wah seru-seru banget komentarnya. :mrgreen:
    santai aja kaleeeee… :lol:

  40. Nodame

    Lebih bagus lagi kalo Bush ngga usah di demo, dicuekin aja…
    Siape si lo? :razz:

  41. Chirow

    :cool: saya suka artikelnya. Terima kasih atas kritikan yang anda sampaikan bagi kami-saya termasuk orang yang anti Bush- namun apa yang kami sampaikan merupakan sikap kami sebagai UMAT ISLAM SEBENAR-BENARNYA. APA YANG TELAH DILAKUKAN BUSH SUDAH DILUAR BATAS KEMANUSIAAN. Apakah anda lupa dengan tindakan bush yang memborbardir Irak, Afghanistan. SIApa pun anda, saya sebagai umat Islam, umat dari Muhammad Rasullullah dan hamba dari Allah SWT sangat tidak tega melihat apa yang telah dilakukan bush terhadap SAUDARA-SAUDARA KAMI. Hati saya sudah terlalu sakit melihat SAUDARA-SAUDARA SEPERJUANGAN saya di hancurkan, melihat PALESTINA dihancurkan, melihat kegarangan BUSH yang menurut keponakan saya -yang masih duduk di bangku SD KELAS 1-lebih kejam dari BUTO IJO. BUSH ADALAH MUSUH KAMI, MUSUH ISLAM! BUSH ADALAH TANGAN KANAN DARI YAHUDI. TIDAKAH ANDA PERNAH MEMBACA FIRMAN ALLAH YANG MENGATAKAN BAHWA YAHUDI TIDAK AKAN PERNAH PUAS HINGGA KITA HANCUR? SESUNGGUHNYA MEREKA ADALAH MUSUH KITA YANG NYATA. Yang kami lakukan selain merupakan sikap kami sebagai SEORANG MUSLIM, kami juga mengharapkan semoga dengan mendengar kata-kata kami, melihat sikap kami yang anda sebut picik, presiden SBY dapat memaknai semuanya, presiden SBY dapat lebih berhati-hati dan kuat pada prinsipnya. Presiden SBY tidak akan termakan bujuk rayuan bush yang mungkin datang. Tidak bermaksud untuk su’udzon, tetapi KAMI hanya waspada terhadap keadaan yang mungkin terjadi. KAMI sudah ditakdirkan untuk bermusuhan dengan MEREKA. DAN HINGGA SANGKAKALA DITIUPKAN KAMI TETAP MENJADI MUSUH MEREKA! DEMI ALLAH PENGUASA LANGIT DAN BUMI, MEREKA ADALAH MUSUH KITA YANG NYATA!

  42. mas john

    Semua pihak bukan tanpa pamrih dalam hal ini.

    Bush ingin mendapat keuntungan politik-ekonomi dari kunjungan ke Indonesia melalui agendanya.

    SBY ingin meningkatkan hubungan diplomatik INA-USA yang ujungnya berdampak pada kesejahteraan rakyat (semoga).

    Demonstran pun diantaranya bukan tanpa pamrih. Paling tidak eksistensi. Jarang saya melihat demonstran yang benar-benar memperjuangkan rakyat. Seringkali
    ada kepentingan dibalik demonstrasi yang mereka lakukan.

    Di tengah bangsa yang sedang sensitif saat ini (karena penderitaan), marilah kita berpikir jernih. Memandang suatu hal secara dewasa dan bijaksana. Karena kalau bukan kita, siapa lagi?

  43. bee

    Ah… mau yg pro, mau yg kontra, rasanya semua sama2 benar dgn alasan masing2, yg jika dilihat dari sudut pandang yg digunakan oleh masing2 akan terasa “benar” juga. Tapi, saya masih cenderung pada sisi yg kontra. Seperti kata orang bijak, mencegah kemungkaran (nahi munkar) jauh lebih berat daripada menganjurkan kebenaran (amar makruf). Lagian, org seringkali tidak merasa dibenci, tidak merasa salah, tidak merasa dimusuhi, jika tidak jelas2 kepadanya ditunjukkan bahwa dia dibenci, dia salah, dia dimusuhi. Dgn aksi2 penolakan seperti itu, diharapkan Bush khususnya, dan dunia umumnya, bisa terbuka matanya bahwa tindakan/kebijakan yg diambil/dilaksanakan Bush selama ini adalah tidak benar dan menimbulkan kebencian/permusuhan. Kalo umat Muslim menerima atau cuek saja thd kunjungan ini, maka Bush bisa saja merasa apa yg telah dia lakukan dianggap benar. Para pelaku aksi2 penolakan juga sebenarnya tau dan sadar bahwa suara mereka tidak akan didengar pemerintah atau Bush, dan mereka tetap saja melakukan aksi2 tsb, krn inti aksi itu bukan pada masalah didengar atau tidak, tapi lebih sebagai pernyataan sikap.

    So, marilah masing2 pihak saling menghormati. Biarkan pemerintah SBY menerima Bush krn dia sedang ber-amar makruf, menjalankan apa yg difirmankan Tuhan, yaitu menerima dan menghormati tamu. Dan biarkan pula aksi2 penolakan yg sedang ber-nahi munkar, menumpahkan kebencian pada musuh Tuhan yg telah membantai sekian banyaknya umat Muslim. Selama kita masing2 saling berpositif thinking, rasanya semua sudah menjalankan fungsi dan tugasnya masing2.

    Wallahu’alam. :)

  44. moslem_bro

    Hai bro…

    Tulisan Anda sangat bagus, dalam artian gaya penulisan yg enak dibaca, argumentasi2 logis yg masuk akal, serta didukung data2 yg valid, sehingga wajar jika banyak pembaca terpukau, “terhanyut”, dan setuju pada gagasan2 Anda, krn gagasan2 Anda jadi tampak ilmiah, benar, dan cerdas. Saya jadi ingat aktivis2 JIL yg sangat mahir berargumentasi dan membuat tulisan sehingga mereka terkesan benar, cerdas, dan ilmiah. Mudah2-an Anda tidak menjadi bagian dari JIL. Amin…

    Namun sayang seribu sayang, sebagaimana kesalahan yg sering dilakukan oleh penulis2 JIL, your article still don’t cover both sides objectively. :) Sudut pandang Anda masih terbatas pada satu sisi. Anda belum membahas alasan mengapa bisa muncul aksi2 penolakan. Apa latar belakang munculnya aksi2 tsb? Apa tujuan mereka melakukan itu semua? Silakan Anda gali dan kaji kembali informasi dari sisi pelaku aksi penolakan, rasanya buat seorang blogger, tidak sulit mencari informasi itu. Dengan informasi dari 2 sisi atau lebih, secara berimbang, obyektif, tidak berpihak, berasal dari sumber yg benar… Anda akan lebih mudah melihat kebenaran. Insya Allah, Anda tidak akan lagi menuduh picik pada pihak2 tertentu. Semoga. :)

    Walaupun demikian, saya menyukai dan menghormati artikel ini dan Anda selaku penulisnya. Artikel ini juga bisa menjadi penyeimbang bagi sisi yg lain. Mudah2-an bisa membawa manfaat. Saya tunggu artikel2 Anda yg lain.

    Salam.

  45. moslem_bro

    ‘Selamat Datang’ Bush!
    (Menyikapi Kedatangan Bush Tanggal 20 November 2006)
    oleh Ragil Ahmad*

    Malam sudah menghantarkan penghuni bumi ke alam mimpinya. Suara jangkrik dan lolongan anjing, membuat suasana semakin menyeramkan. Sebuah rumah yang dihuni oleh seorang ibu dan enam anaknya, seluruh lampunya telah dimatikan. Saat itu, jam weker di kamar menunjukkan pukul 02.25.

    Tiba-tiba, terdengar suara pintu diketuk beberapa kali. Ibu pun membukakan pintu untuk mereka. namun malang, ternyata yang datang adalah sekawanan perampok bersenjata, yang terkenal dengan sebutan Taguh Club. Semua penghuni rumah itupun keluar dari kamarnya masing-masing, kemudian berkumpul di ruang tempat terjadinya perampokan.

    “Serahkan semua harta kalian, kalau tidak, wanita keparat ini aku bunuh!” ancam komandan perampok itu sambil meletakkan moncong pistolnya di pelipis sang Ibu. Anak-anak itupun menyerahkan semua harta yang ada di rumah itu. Setelah semua harta terkumpul, dan si perampok juga sudah mulai siap-siap pergi, dia ingin meninggalkan sebuah kenangan yang lebih pahit lagi bagi anak-anak itu, ditembakkannya pistolnya ke pelipis wanita itu, yang tak lain adalah ibu dari anak-anak malang itu. Wanita itupun bersimbah darah, lunglai, tergeletak, dan… mati. Kemudian, peluru melesat ke dada seorang anak lagi, dan iapun bersimbah darah, lunglai, tergeletak dan mati.

    Semuanya menangis, namun di sela-sela tangisan itu, komandan perampok datang mendekati mereka “Sudahlah…jangan kalian tangisi, ibu kalian memang sudah taqdirnya mati, sabar ya…. lagipula, selama ini kan ibu kalian nggak becus ngurusin kalian? Ikut om aja yuk!”.

    Ke esokan harinya, komandan perampok menelpon anak-anak itu.
    “Hai anak-anak, ini om yang kemarin membunuh ibu kalian, om mau datang nih, ada yang mau om bicarain, boleh kan?”
    kelima bersaudara yang ditinggal ibu dan seorang saudaranya itupun menyambut dengan hati gembira. Mereka mengganti karpet-karpet yang kusam, lampu-lampu yang redup, atap yang bocor, semuanya mereka ganti. Hampir satu milyar mereka kelurakan untuk meyambut perampok itu, padahal, mereka sebenarnya tidak punya uang, hutang saja masih banyak. Lagipula, perampok itu juga cuma 10 jam di rumah mereka.

    Sungguh aneh. Mereka menyambut pembunuh ibu dan saudara mereka, menyambut dengan gegap gempita orang yang telah menguras kekayaan mereka,. Benar-benar aneh.

    Mungkin kita menganggap cerita itu mustahil. Memang mustahil, tapi, kalau kita lihat dalam skala negara, hal ini tidaklah mustahil, bahkan sedang terjadi di negeri yang katanya berdaulat ini, negeri Indonesia.

    Dulu, Inggris (yang merupakan sekutu Amerika), menghancurkan pemersatu kita ummat Islam, Daulah Khilafah Islamiyyah pada tanggal 3 maret 1924. Kemudian mereka datang kepada kaum Muslimin, dan menjelaskan bahwa Negara Khilafah Islam sudah layak diruntuhkan, Negara Khilafah sudah tidak bisa lagi mengurus rakyatnya, mending kalian mengikuti demokrasi, demokrasi akan memberikan kesejahteraan bagi kalian.

    Selain telah membunuh ‘ibu’ kaum Muslimin, yaitu Negara Khilafah, mereka juga tak lupa untuk membunuh saudara-saudara kita. Pembantaian yang mereka lakukan di Iraq, sudah berapa ribu nyawa ummat Islam melayang? Ratusan? Lebih… kehormatan wanita Muslimah, sudah berapa lembar keperawanan yang mereka renggut? Bahkan, al-Qur’an yang mulia mereka masukkan ke dalam toilet, bukankah ini sungguh kelewatan?

    Kini, mereka menawarkan demokrasi sebagai pengganti khilafah Islam, kaum Muslimin menerimanya dengan lapang dada, dan melupakan ‘ibu’ mereka yang telah dibunuh oleh pengusung demokrasi tersebut.

    Tanggal 20 November 2006 nanti, George W. Bush, salah seorang pemimpin dari Negara yang juga aktif membunuh dan merampok harta kita, mengabari pemimpin kita, bahwa ia akan datang berkunjung ke negeri kita, Indonesia. Dan ternyata, pemimpin kita menyambutnya dengan senang hati. Istana Negara dicat ulang agar terlihat segar, beberapa sekolah akan diliburkan, pengamanan diperketat, tak kurang dari enam milyar dihamburkan untuk itu semua, padahal hutang saja masih banyak. Lucu sekali.

    Dengan tangan terbuka, para pemimpin negeri kita menyambut kedatangan Bush, yang tangannya masih berlumuran darah saudara-saudara kita sesama Muslim. Dan dengan bangga mengucapkan, Selamat Datang Bush.

    Ya, selamat datang Bush.
    Selamat datang di negeri yang penguasanya adalah sahabatmu, sementara rakyatnya adalah musuh besarmu. Dan tunggulah, sampai Allah menghinakanmu dan memuliakan kami. Tunggulah, sampai kaum Muslimin bersatu dalam satu Negara Superpower dunia, Daulah Islam. Maka ketika waktu itu tiba, kalian tak punya pilihan lain, selain masuk Islam, atau kalian tidak akan selamat. Allahuakbar.

    Banjarmasin, 14 November 2006, Beberapa saat setelah shalat shubuh.

  46. oon

    wwuuuaaahh :shock: …pada ikutan posting ya…komen sama posting sama panjang :mrgreen:
    *mantab*

  47. BUSHet

    bodo amat lah…

  48. Matius

    Halo teman teman rekan rekan se-Indonesia,

    Wah seru juga pembahasan ttg si bush satu ini yah.

    Saya seorang Kristen tetapi saya menghormati masukan dari teman teman yg beragama Islam, karena memang kekesalan kalian terhadap bush memang sangat wajar kok terutama dengan kekejian bush membunuh saudara saudara di Irak dan Afganisthan. Saya sendiri sebagai umat Kristen sangat kesal dengan perbuatan Bush terlepas dari Bush yg berasal dari negara US yg mayoritasnya umat Kristen, tetapi saya berani mengatakan bahwa banyak orang orang Amerika apalagi yg seperi Bush atau yg ber-”pergaulan/sex bebas” sama sekali tidak mencerminkan agama Kristen yg mengutamakan kasih dan memafkan, sebegitu juga yang saya tahu dengan agama Islam yg juga mengajarkan kasih seperti saya pelajari dan cuplik beberapa ayat dari quran & alkitab:

    Quran:
    And let not hatred of a people, having prevented you [O you who believe!] from visiting the al-Haram [1] mosque, cause you to commit transgression. And help one another in [practicing] righteousness and dutifulness, and do not help one another in [committing] sin and transgression. And act dutifully toward Allah. Surely, Allah is severe in punishment (from 5.2).

    O you who believe! Stand firm for Allah, [as] witnesses with justice. And let not hatred of a people cause you not to act equitably; act equitably; that is nearer to dutifulness. And act dutifully toward Allah. Surely, Allah is aware of what you do (5.8).

    Alkitab:
    “For if you forgive men when they sin against you, your heavenly Father will also forgive you. But if you do not forgive men their sins, your Father will not forgive your sins.” (Matthew 6:14,15)

    * “Father” di dalam Alkitab sama dengan Allah di dalam Quran *

    Ini juga info yg saya cuplik yg saya sungguh yakin antara umat muslim maupun Kristiani dapat saling menghormati karena intinya kita sama sama berbuat di dunia ini untuk memuliakan Allah.

    Quran Chapter 5: AL-MAEDA
    Surely those who believe and those who are jews and the sabians and the christians whoever believes in allah and the last day and does good– they shall have no fear nor shall they grieve (69)

    http://dar-us-salam.com/store/main.mvc?Screen=PROD&Product_Code=151&Category_Code=Eng_Dawah&Affiliate=sultan

    Saya sendiri mengutuki perbuatan Bush yg sangat keji ini, itu karenanya banyak umat Kristen yg sejati di Amerika bahkan seluruh dunia mengutuki perbuatan Bush ini karena samasekali tidak mencerminkan seorang Kristen yang sebenarnya.

    Marilah kita saling bersatu dan membangun bangsa Indonesia, dan melakukan apa yg baik yg bekenan bagi Allah supaya negara ini bisa saling bersatu dan makin kuat. Saya yakin dengan perbuatan bangsa Indonesia yg benar benar bertujuan memuliakan Allah, inilah yg menjadi kunci bagi bangsa ini lebih maju dan Sukses.

    Salam Hangat
    Matius

  49. tomi

    Ah ini kan tulisan pengagum Bush yang suka perang. Boong banget loe. Berapa sih di bayar ama Amerika. Garing loe.

    Soal investasi. Ke mana sih amerika berinvestasi di sini? Mayoritas ke sektor pertambangan yang padat modal tapi minim tenaga kerja, berapa kita dapat dari tambang emas dan tembaga freepor? Cuma 13% BO!!! berapa pula dari Newmont? sama aja. Kekayaan alam kita dikeruk dan duitnya lari-lari juga ke Amerika.

    Berbicara nilai perdagangan, ekspor kita lebih gede dibanding impor, ya jelas wong yang salah satunya ya produk pertambangan tadi. Data tak bisa diartikan seharafiah itu Bung!

  50. Hunchback of Tanjung Puteri aka Bajak Laut Malaysia

    kalo Dr. Azzahari masih hidup! pasti Istana Bogor udah kenak BOM! sayangg bangsa besar itu beraninya cuman demontrasi mulu!!….

  51. budi

    Bung tomi,
    ngomongnya kok sok pintar tapi gak ternyata gak gitu pintar nih.
    ekspor kalau banyak tapi yg kelola orang asing yah gak gitu benefits untuk kita atuh, nah yg bagus itu export besar2an tapi dikuasai oleh bangsa Indonesia sendiri bukan dimiliki oleh bangsa lain.
    Tapi kenapa yg sekarang bnyk dimiliki bangsa lain? yah ini dia pendidikan yg tdk merata dan tdk cukup utk mengetahui bagaimana membentuk bisnis yg baik dan bagaimana pemerintah dapat mendukung pengusaha untuk lancarnya berusaha.
    Wong teman saya buapake tajir punya usaha tambang yg mulai melejit ehh jadi tertatih tatih abis pemerintah pingin ikutan dapet hasil tapi bukan dari jalan yg halal.
    Jalan halal secara bisnis adalah pemotongan pajak dari keuntungan perusahaan, tapi yg tidak halal di luar tax ini beberapa orang di pemerintah yg tak bertanggung jawab ingin kebanjiran untung dg cara pengemis (minta minta tanpa mau bekerja keras).. nah ini yg buat pengusaha indonesia pusing sendiri.
    Ayo coba dipikirkan apa yg bisa membuat pengusaha2 indonesia sekelas pengusaha asing sehingga hampir seluruh usaha yg di indo di export oleh orang asli indo..

    maturnuwun…
    budi

  52. Andi

    Klo diliat dari Artikelnya kok seperti ketergantungan begitu ya sama yng namanya Amerika. Emang Indonesia gak bisa hidup tanpa Amerika kah ? Emang Eksport hanya bisa ke Amerika saja kah ? Eksport apa aja yng ke Amerika ? Siapa yang mengeksport ?
    Dan masih banyak lagi pertanyaan 2x yang saya pikir Pemerintah Indonesia yang emang dah gak beres. Esensi dari mendemo BUSH itu apa ? apa hanya melulu pemborosan dana ? Ah nggak juga. Banyak yang mendemo BUSH karena kedzaliman dia. Banyak yang mengecam BUSH. Jadi tidak semua yang mendemo adalah Salah
    Komentar yang manggut2x saja mungkin hanya melihat sisi pandang dari artikel saja tapi kurang bebas berpikir. Terlalu terkungkung dan terarahkan oleh artikel yang ditulis :D :shock:

  53. Joko

    Bahwa kemudian anggaran itu terkesan boros dan tak berguna, saya percaya bahwa semua sudah ada dalam hitung-hitungan panitia penyambutan. Pada akhirnya, semuanya juga akan bisa bermanfaat bagi kita. Misalnya helipad yang dibangun bisa digunakan untuk keperluan presiden atau menyambut tamu negara lainnya. Juga soal kesiapan intelijen, aparat keamanan, dukungan teknis dan sebagainya.

    Oalah, aku jadi nangis mas ternyata itu hanya buang uang, nyatanya tidak jadi dipakai dan akhirnya di bongkar, berapa Milyar telah melayang. Padahal kami yang di Jogja masih banyak yang belum tersentuh bantuan.

    Berkaca dari sejarah, Rasulullah sendiri selama hidupnya sangat dibantu oleh paman beliau, Abu Thalib, yang notabene bukan seorang muslim. Walau demikian, Rasulullah menerima bantuannya dengan tangan terbuka dan bersikap sangat santun terhadap beliau. Berkaca dari kisah tersebut, seharusnya kita juga bisa bersikap baik kepada siapapun, kendati berseberangan dengan kita.

    Apa bush melindungi Muslim dari musuh-musuhnya, nyatanya dia yang musuh itu.

    Boleh saja kita menolak kedatangan Presiden Bush di Indonesia. Akan tetapi, kalau beliau ganti “membalas” dengan menolak kedatangan pelajar-pelajar Indonesia di Amerika, apa yang akan kita lakukan?

    Apa negara hanya amerika saja? Anda pasti tahu juga kan kalo ilmu yang dimiliki barat saat ini sebenarnya milik muslim yang di plagiat bahkan namanya pun di baratkan contohnya Ibnu rusdi menjadi averus, ibnu sina menjadi avicena. mereka telah menyalin dan membakar yang asli

    @ comment #11
    Tul banget…
    kita sebagai bangsa Indonesia yang mayoritas islam
    musti nyebarin aura positif!!!
    Jangan hanya kebawa emosi n bFikir pendek,,,
    klo kita menolak n asal demo,,
    bisa-bisa bush semakin yakin klo umat islam to teroris
    n ga cinta damai…

    kita ambil contoh:
    ada 3 orang yang bernama A, B dan C. Si A begitu benci dengan C makanya dia ingin memfitnah Si C, Si A bilang sama B
    A: eh tak bilangin si C itu jahat lho suka mukulin siapa saja
    B: Ah masak sih gan percaya ah
    A: Suuuuerr bener!!!!
    karena sering dikomporin, si B pun mulai berpikir “wah jangan² si C jahat ya seperti kata A.
    karena sering digosipin si C pun dengar dan otomatis si C pun sangat marah kepada A dan bertekat akan menegur A
    C: eh kamu kok suka fitnah aku sih?
    A: Siapa yang fitnah, wong kamu bener² jahat
    akhirnya C emosi dan memukul A. Dengan luka bekas pukulan ia mendatangi B
    A: eh, liat nih aku dipukulin sama si C kan!
    B: Wah bener tuh si C emang jahat, tenang aja ntar tak pukul ganti dia
    si B pun mendatangi C dan memukulinya sehingga terjadi perkelahian antara B dan C yang sebenarnya tidak ada masalah. Sedang Si A tersenyum-senyum menyaksikannya sambil sesekali mengompori B sambil ikut memukuli C.

    sooo, mau kita demo, mau kita matung tetep aja BUSH ngecap kita terorris wong diotaknya ada “muslim is enemy”

  54. shin_chae_gyung_oon

    saya juga nggak suka ama bush tuh! soalnya saya pikir dia tuh munafik banget! ya nggak sih! nyebelin. di satu sisi dia mengelu-elukan perdamaian, di sisi lain dia mengegung agungkan peperangan. trus, PBB yang selama ini jadi badan perdamaian internasional gunanya buat apa dong? kayaknya cuman buat formalitas n nutupin kekejiannya bush deh!
    tapi kalo suruh musuhan ama amerika kita emang nggak bisa, perbandingan qt baik ditilik dari segi politik, konomi, dll aja udah seper berapanya dari amerika. ya gimana ya??? dunia emang kejem!!!
    buat yang kontra dengan bush….jangan sampai keterlaluan kalo mo nggembor”in kata kontra! dengan demo aja menurutku udah cujup. nggak usah pake santet santetan segala, kayaknya malah qt jadi keliatan bego alias nggak normal…chayo, berjuang!

  55. Yustin Perdana

    Sebagai mahasiswa yg sedang belajar di US melihat kalau negara kita itu
    keterbelakang sekali karena dari segi ekonomi saja kita uda jauh dr mana2 dan kalau kita lihat dari segi keamanan saja kita punya banyak orang2 extrem yg mau melakukan tindakan jihad. saya belajar dr guru saya yg mantan di bidang intelligence USA bahwa kita uda punya masalah “terrorism” dr tahun 70 an. Apa lagi orang2 yang sangat penting melakukan bidang terrorism dari negara arab kabur ke negara kita. bukan saya membela US tp kita hidup di negara kita saja belum aman. Dan saya pelajari bahwa US mencoba untuk perang iraq karena banyak faktor. Salah satu faktor adalah minyak, tp selain itu kita belum pernah tau betapa parahnya apa yg terjadi di negara2 arab. kita lihat kalau iraq negara islam dan sebagai sodara negara kita. tp apa yg terjadi adalah Iraq punya nuklir dan ingin menyerang US. yang saya paling kaget bahwa kita engga pernah tau kalau pangeran2 di negara Arab itu membantu terrorist kaya Osama Bin Laden dan taliban. seperti negara Iran, mereka siap untuk perang dengan senjata nuklir. Kita engga pernah tau apa yg terjadi dengan perang nuklir di bumi ini. saya malah malu melihat kalau agama islam itu adalah agama yang cinta damai tp tindak tidak kemanusian paling banyak terjadi di negara arab atau orang islam yg melakukan. saya ambil conton Taliban. Taliban adalah sebuah organisasi yang menjunjung tinggi ama al Quran. tp mereka jual beli narkoba seperti opium dan mereka mengambil sikap fisik terhadap perempuan2 yang hanya jalan di jalan raya. Coba kita bayangkan kalau kita punya grup yang seperti itu. apa yanag akan terjadi di negara kita? seperti yang ada di ayat Al Furqaan 63 kita harus rendah hati.

  56. adhiguna

    Buset banyak banget fundamentalis Islam anjing disini!! Get lost you neo DI/TII!! elo-elo itu yang akan menghancurkan bangsa Indonesia.

  57. Remo Harsono

    Bush dan (bangsa/negara) Amerika jelas dua hal yang berbeda. Semenjak kematian John F. Kennedy, Amerika jatuh ke tangan Israel. Lobi-lobi Israel di Senat sangat kuat.

    Media-media mainstream yang notabene dikuasai Yahudi Zionist (untuk membedakan dengan bangsa Yahudi - karena tidak semua bangsa Yahudi setuju dengan zionisme) seperti CNN dan Fox News sangat kuat dalam mengarahkan opini publik (Noam Chomsky).

    Sekarang, bila anda ingin jadi presiden…anda harus dekat dengan Yahudi Zionist (AIPAC dll) dan harus berpihak kepada Yahudi Zionist. Bush tidak berbeda dengan para pendahulunya, mewakili kepentingan Israel.

    Bush (dan para pendahulunya) yang notabene boneka Israel memanfaatkan NEGARA untuk menjalankan terorisme negara. Korban-korban yang paling dikenal adalah Irak dan Palestina (yang kebetulan letaknya di jazirah Arab).

    Selama penjajahan Amerika (+beberapa negara barat, termasuk “tetangga” kita Australia) telah lebih dari 650 RIBU orang MATI ditangan mereka. Bush (+Yahudi Zionist) adalah makhluk yang paling bertanggung jawab atas kematian 650 RIBU orang tersebut.

    Kalau di Indonesia membunuh 2 orang secara sengaja saja sudah cukup untuk menimpakan hukuman mati, entah kalau membunuh 650 RIBU ORANG (bayangkan yang 10 orang saja adalah anggota keluarga anda).

    Bisnis adalah hal lain yang terpisah sama sekali dengan tindakan MEMBUNUH MANUSIA.

    Kurang lebihnya sama dengan anda berbisnis dengan pembunuh AYAH-IBU anda…anda menyambutnya dengan senyum, tidak mengapa AYAH-IBU anda TERBUNUH…yang penting anda tidak jadi PENGANGGURAN.

    Is that you?

  58. Taufiq M

    hmm kalau saya pikir lebih baik kita bersatu dan saling membahu daripada saling bantah membantah karena ini juga akibat kekalahan Indonesia karena jatuh kedalam politik adu domba.

    mengenai cerita A,B,C ataupun cerita bunuh membunuh secara logis juga hati nurani ini tidak akan ada habisnya, karena siapapun yang membunuh terlepas dari motif apa saja tetap bersalah dan tidak menjadi lebih baik dengan ikut2an jadi pembunuh.
    Yah selama kita melakukan hal yang baik dan benar dimata Allah, pada akhirnya Allah yang menilai perbuatan kita terlepas dari teman teman atau orang orang lain yg mengompori kita.

    Contoh,
    A punya orang tua B&C, kemudian D membunuh B&C.

    -Apakah A lebih berkenan di hadapan Allah ketika membunuh D karena D membunuh orangtua A?
    -Apakah A lebih berkenan di hadapan Allah ketika dia mengampuni D?

    “The reward of the evil is the evil thereof, but whosoever forgives and makes amends, his reward is upon Allah.”Qur’an ( 42:40)

    http://www.islamonline.com/cgi-bin/news_service/spot_full_story.asp?service_id=696

    Saya personally lebih percaya untuk mengikuti kitab suci dari agama masing masing (Al-Quran / Alkitab / kitab suci agama lainnya), sehingga pengetahuan dan pengertian akan kebenaran benar benar dapat di mengerti secara benar daripada hanya mendengar info sana sini yang kadang dipolitisi kebenarannya sehingga mengatasnamakan agama untuk kesalahan segelintir orang.

    Saya tidak setuju karena segelintir orang Islam melakukan terorisme kemudian mengatasnamakan seluruh Islam sebagai suatu terorism, saja tidak setuju karena perbuatan Bush yg keji kemudian mengatasnamakan Amerika sebagai negara yang keji, saya tidak setuju karena satu Osama bin Laden kemudian mengatasnamakan seluruh Islam untuk perbuatan keji, saya tidak setuju segelintir orang di pemerintah Indonesia melakukan kesalahan dan seluruh pemerintah Indonesia dicap bobrok.

    Tapi memang tidak ada habisnya sih pembahasan seperti ini, jadi adalah lebih baik jika kita mulai dari diri kita sendiri untuk bisa bertoleransi antara sesama terutama bangsa sendiri dengan tetap mengikuti ajaran agama yg dari sumbernya (Al-Quran / Alkitab / kitab suci agama lain) yg sudah terbukti keberadaannya bertahun tahun daripada terpengaruh dengan pemimpin pemimpin politik yg sering menyalahgunakan kekuasaan mereka untuk mempengaruhi orang orang yg di bawah yang banyak kali hanya ikut2an tanpa benar benar mengerti akan kebenaran yg sesungguhnya karena seringkali kebenaran yg sesungguhnya diputar balikkan oleh pemimpin2 politik ini.

    Pada akhirnya semua yang kita lakukan di bumi ini Allah yg dapat melihat kebaikan hati kita, apalagi pemimpin2 agama yg menyalahgunakan kekuasan untuk kepentingan mereka sendiri.. , yah Allah yg akan menindaklanjuti perbuatan mereka Mereka bisa saja terlihat baik di mata manusia, tapi Allah yang tahu isi hati mereka.

  59. maxim

    satu hal yang jelas.

    semua kekeruhan ini membuktikan kedatangan bush emang penuh polemik.

    yah, yang namanya kedatangan bush juga engga mungkin semua orang menerima. sama kaya kalau presiden china mau datang ke taiwan apa sebaliknya.. itu malah lebih ekstrem.. ga akan terjadi tuh.

    phew, lebih enak mah jangan idup di indo.. negara ini penuh orang rasis yang mengerikan.. (gw juga rasis sih ama org rasis.. hauhauhua). mana ga ada hukum yang ngelindungin pula kalau golongan minoritas ditekan..

    yg paling enak mah kalau bikin bisnis di indo.. kuras duitnya.. and idup di luar negeri.. mumpung hukumnya indo bisa dipelintir juga..

    keknya kalau tinggal di negeri netral urusannya ga mungkin pusing2 gini.. kapan ye bisa ninggalin negeri tercinta ini.

  60. yadi

    BM: Sejak kapan saudara beragama Kristen?

    AW: Sejak saya dilahirkan.

    BM: Apakah saudara benar-benar mempelajari bahwa agama Kristen itu suatu agama yang paling benar?

    AW: Ya, memang saya menyadari.

    BM: Apakah saudara berkeyakinan bahwa Kitab Injil itu suci?

    AW: Ya, saya yakin sekali.

    BM: Dari siapakah pengertian saudara bahwa Bibel itu dari Tuhan Yang Maha Suci?

    AW: Guru saya menerangkan bahwa Bibel adalah Kitab Suci berisi pengajaran Tuhan Yesus, yang dicatat oleh Rasul-Rasul Matius, Lukas, Yohanes dan Rasul Markus.

    BM: Apakah yang dimaksud suci pada Bibel itu mempunyai arti bahwa Bibel Bersih dari pada kesalahan-kesalahan.

    AW: Betul demikian. Tetapi kesalahan yang bagaimana yang bapak maksudkan.

    BM: Misalnya: Pada suatu saat ada orang mengabarkan pada saudara si A sakit, sedangkan orang lain memberitahukan bahwa pada saat itu si A tidak sakit. Kedua berita itu apakah benar semuanya atau salah semuanya, atau salah satunya yang benar?

    AW: Di antara keduanya itu tentu salah satu yang benar atau keduanya salah dan mustahil kedua-duanya benar.

    BM: Satu misal lain, si A mempunyai 3 orang anak dan orang lain mengatakan si A mempunyai 10 anak. Apakah dua perkataan itu benar semuanya atau salah semuanya atau salah satu yang benar?

    AW: Tidak mungkin benar semuanya, melainkan salah satunya yang benar atau salah semuanya.

    BM: Kalau saya mengatakan benar semuanya, bagaimana pendapat saudara?

    AW: Itu adalah mustahil, karena ternyata ada perselisihan diantara keduanya.

    BM: Andaikata ada suatu kitab suci, akan tetapi ayat-ayat didalamnya diantara yang satu dengan yang lain terdapat perselisihan, apakah kitab itu akan dinamakan Kitab suci?

    AW: Tentu bukan kitab suci, karena yang dinamakan kitab suci itu adalah ilham (wahyu) dari Tuhan, yang mustahil terdapat kesalahan atau perselisihan.

    BM: Jadi kalau begitu bukan Kitab suci lagi?

    AW: Betul, kesuciannya telah batal.

    BM: Kalau demikian, tentu isinya tidak dapat dipercaya, kesuciannya atau kebenarannya, karena diantara ayat-ayatnya terdapat perselisihan.

    AW: Yang jelas diantara ayat-ayatnya pasti bukan dari Tuhan, atu sudah dicampur adukkan dengan karangan manusia, sehingga kesuciannya ternoda. Ringkasnya sudah tidak suci lagi.

    BM: Kalau misalnya Bibel terdapat selisih antara satu ayat dengan ayat lain apakah saudara masih berkeyakinan Bibel itu kitab suci?

    AW: Saya tidak yakin kalau Kitab Bibel tidak suci. Terkecuali kalau ada bukti-bukti nyata yang menunjukkan ayat-ayatnya berselisih antara yang satu dengan yang lain, yang dapat menimbulkan keraguan saya tentang kesuciannya. Menurut penelitian bapak, apakah ayat-ayat Bibel ada yang berselisih?

    BM: Ya, banyak yang berselisih.

    AW: Di Perjanjian Lama atau Perjanjian Baru.

    BM: Dua-duanya terdapat beberapa perselisihan antara satu ayat dengan ayat yang lain.

    AW: Di bab apa dan pasal serta ayat berapa?

    BM: Supaya berurutan saya atur dalam beberapa pasal: Pertama soal Ketuhanan Yesus, karena soal ketuhanan adalah termasuk kepercayaan pokok pada tiap-tiap agama. Jadi soal ini perlu sekali didahulukan. Sesudah itu kita berpindah kepada soal yang lain yang berhubungan dengan soal agama Kristen yang termaktub dalam kitab Bibel. Bagaimana pendapat saudara?

    AW: Baik, saya menyetujui pendapat bapak.

    BM: Sekarang saya ingin bertanya, apakah alasan saudara bahwa Yesus menjadi anak Tuhan?

    AW: Dalam “Matius,” pasal 3 ayat 17 menyebutkan demikian: “Maka suatu suara dari langit mengatakan: “Inilah anakku yang kukasihi. Kepadanya aku berkenan.” Juga di Lukas pasal 4 ayat 41, bahwa “Yesus itu anak Allah.”

    BM: Kalau begitu silahkan buka “Matius” pasal 5 ayat 9.

    AW: Baik. Dalam pasal dan ayat itu menyebutkan: “Berbahagialah segala orang yang mendamaikan orang, karena mereka itu akan disebut anak-anak Allah.”

    BM: Berdasarkan ayat tersebut yang dimaksudkan ” Anak Allah” itu ialah orang yang dihormati seperti Nabi. Kalau Yesus dianggap anak Allah, maka semua orang yang mendamaikan manusia pun menjadi anak-anak Allah juga. Jadi bukan Yesus saja Anak allah tetapi ada terlalu banyak.

    AW: Dalam “Yohanes” pasal 14 ayat 9 disebutkan “Siapa yang sudah tampak Aku, ia sudah tampak Bapa,” dan di ayat 10 disebutkan: “tiadakah engkau percaya bahwa aku ini didalam Bapa, dan Bapapun didalam Aku? Segala perkataan yang aku ini katakan kepadamu, bukanlah Aku katakan dengan kehendak sendiri, melainkan Bapa itu yang tinggal didalam Aku. Ia mengadakan segala perbuatan itu.”

    BM: Baiklah. Silahkan saudara periksa “Yohanes” pasal 17 ayat 23.

    AW: Baik. Di pasal ini disebutkan bahwa: “Aku di dalam mereka itu, dan Engkau didalam Aku; supaya mereka itu sempurna di dalam persekutuan.”

    BM: Perhatikan di ayat ini ada tersusun kata “Aku di dalam mereka.” Kata “mereka” di ayat ini ialah sahabat Yesus. Sedang yang dimaksudkan “dengan aku” ialah Yesus. Jadi kata “AKU” beserta mereka artinya Yesus beserta sahabat-sahabatnya. Jadi Tuhan itu beserta Yesus dan para sahabatnya. Kalau saudara percaya hal kesatuan Yesus dengan Bapa maka saudara pun harus percaya tentang kesatuan Bapa itu dengan semua sahabat Yesus yang berjumlah 12 orang itu. Jadi bukan Yesus dan Roh suci saja yang menjadi satu dengan Tuhan,melainkan harus ditambah 12 orang lagi. Ini namanya persatuan Tuhan atau Tuhan persatuan bukan hanya Tritunggal tetapi 15-tunggal. Jadi berdasarkan perselisihan ayat-ayat tsb, yang manakah yang benar. Tiga menjadi Tunggal atau 15 menjadi Tunggal. Ayat manakah yang akan saudara yakini, yang tiga menjadi tunggal ataukah yang 15 itu?

    AW: Tunggu dulu Pak, ini agak membingungkan saya.

    BM: Tentu akan lebih membingungkan saudara kalau saya tunjukkan ayat yang lain. silahkan periksa “Yohanes” pasal 17 ayat 3.

    AW: Baik! Disini menyebutkan: “Inilah hidup yang kekal, yaitu supaya mereka mengenal Engkau, Allah yang Esa dan Yesus Kristus yang telah Engkau suruhkan itu.”

    BM: Di ayat ini menyebutkan Tuhan adalah Esa. Dalam Kamus bahasa Indonesia oleh E. St. Harahap, cetakan ke II disebutkan bahwa Esa itu berarti satu, pertama (tunggal) dan di ayat itu juga disebutkan bahwa Yesus Kristus adalah Pesuruh Allah (Utusan/Rasul). Kalau demikian, manakah yang benar. Di satu ayat menyebutkan Tuhan dengan Yesus menjadi satu di lain ayat 15 menjadi satu dan yang lain lagi Tuhan itu Tunggal, sedangkan di ayat itu pula menyebutkan bahwa Yesus itu pesuruh Allah bukan Tuhan. Menurut pengakuan saudara suatu Kitab suci yang kandungan ayat-ayatnya bertentangan antara yang satu dengan yang lain tentu sulit sekali dipercaya kesuciannya, karena yang disebut suci itu bersih dari kekeliruan dan perselisihan.

    AW: Masih adakah ayat yang menyebutkan demikian?

    BM: Ayat yang bagaimana yang saudara maksudkan?

    AW: Ayat yang menyebutkan bahwa Tuhan itu Esa (Tunggal), bukan tiga menjadi satu.

    BM: Silahkan buka di “Ulangan” pasal 4 ayat 35.

    AW: Baik. Di pasal dan ayat ini menyebutkan: “Maka kepadamulah ia itu ditunjuk, supaya diketahui olehmu bahwa Tuhan itulah Allah, dan kecuali Tuhan yang Esa tiadalah yang lain lagi.”

    BM: Jelas di dalam Bibel sendiri menerangkan bahwa Tuhan itu Esa, Tunggal.

    AW: Tetapi itu di dalam Kitab Perjanjian Lama. Apakah terdapat juga di Perjanjian Baru?

    BM: Saudara minta di Perjanjian Baru, baiklah. Silahkan saudara buka Markus pasal 12 ayat 29.

    AW: Baik. Di pasal dan ayat tersebut menyebutkan: “Maka jawab Yesus kepadanya. hukum yang terutama ialah: Dengarlah olehmu hai Israel, adapun Allah Tuhan kita ialah Tuhan yang Esa.”

    BM: Periksa lagi di Perjanjian Lama di “Ulangan” pasal 6 ayat 4.

    AW: Baik, di sini disebutkan: “Dengarlah olehmu hai Israel, sesungguhnya Hua Allah kita, Hua itu Esa adanya.”

    BM: Apakah belum jelas bahwa Bibel sendiri yang menjadi Kitab Sucinya Orang Kristen menyebutkan seterang-terangnya bahwa Tuhan itu tunggal, bukan tiga menjadi satu atau satu menjadi tiga. Taruh kata di Bibel ada ayat yang menyebutkan Tuhan itu tiga menjadi satu, saya ingin bertanya yang manakah di antara kedua ayat itu yang benar, yang Tunggalkah atau yang tiga menjadi Tunggal. Jadi salah satu dari dua ayat tersebut pasti ada yang benar, karena sudah jelas dua ayat itu tidak sama. Kalau salah satu atau dua-duanya salah, maka kandungan Kitab suci itu ada yang salah; jadi bukan Kitab suci namanya.

    AW: Betul, salah satu pasti salah atau kedua-duanya salah.

    BM: Kalau demikian apakah dapat diyakini kebenarannya sebagai kitab suci, kalau kitab suci itu mengandung kesalahan atau tidak benar isinya.

    AW: Ya, yang disebut kitab suci itu harus bersih dari kesalahan-kesalahan kalau tidak demikian maka batallah kesucian kitab suci itu.

    BM: Menurut kepercayaan saudara, apakah Yesus bersatu dengan Allah?

    AW: Ya demikian.

    BM: Kalau demikian tentu Yesus adalah selalu bersama Allah dan Allah selalu bersama Yesus?

    AW: Betul demikian sebagaimana tersebut dalam “Yohanes” 10, 30 yang bunyinya sebagai berikut: “Aku dan Bapa itu satu adanya.” Demikian juga Roh suci sebab Roh suci itu menjadi satu dengan Yesus, sebagaimana tersebut dalam injil, ialah setelah Yesus berumur 30 tahun turun roh suci kepadanya dan dibaptiskan oleh pembaptis yaitu Yohanes. Jadi jelas bahwa Yesus, Roh suci, Tuhan adalah Tunggal.

    BM: Kalau begitu silahkan buka “Matius” pasal 27 ayat 46.

    AW: Baik, dipasal dan ayat tersebut menyebutkan: “Maka sekira-kira pukul tiga itu berserulah Yesus dengan suara yang nyaring katanya: “Eli, Eli lama sabaktani,” artinya “Ya Tuhan, apakah sebabnya Engkau meninggalkan Aku.”

    BM: Berdasarkan seruan Yesus di ayat itu, jelas bahwa Yesus tidak bersatu dengan Tuhan, yakni Tuhan meninggalkan Yesus, waktu akan disalibkan. Mestinya kalau Tuhan menjadi satu dengan Yesus, disaat itulah saat tepat untuk menolong Yesus, tetapi kenyataannya Tuhan tidak bersatu dengan Yesus sehingga Yesus sendiri minta tolong.

    AW: Tetapi Yesus itu hidupnya memang untuk disalib guna menebus dosa manusia.

    BM: Kalau hidupnya Yesus memang untuk disalib, mengapa Yesus tidak bersedia dan menolak untuk disalib. Buktinya ia berseru dengan suara nyaring minta tolong pada Tuhan agar ia terlepas dari disalibkan. Dengan kata lain Yesus tidak bersedia selaku penebus dosa.

    AW: Betul, saya lantas tidak mengerti mengapa ayat-ayat Bibel itu ada simpang siur.

    BM: Dari sebab itulah mengapa saudara menyembah Yesus selaku Tuhan yang tidak berkuasa menyelamatkan dirinya sendiri, malah minta tolong. Pantaskah ada Tuhan demikian. Dan saya lanjutkan pertanyaan, apakah manusia-manusia yang menyalibkan Yesus itu dilaknat?

    AW: Pasti dilaknat.

    BM: Mestinya tidak dilaknat, malah Yesus harus berterima kasih kepada mereka yang menyalibkan dia, bahkan mereka itu seharusnya mendapatkan ganjaran, karena menurut keterangan saudara, kehidupan Yesus itu harus disalib untuk menebus dosa-dosa. Jika tidak ada manusia yang bersedia menyalibkan Yesus, maka dosa-dosa manusia tentu tidak ada yang menebusnya. Jadi manusia-manusia yang telah menyalib Yesus itu berjasa kepada Yesus dan penganut-penganut kristen. Akan tetapi mereka yang sudah terbukti berjasa itu malah dilaknat. Mestinya mereka itu masuk surga dan dipuji-puji atas jasanya.

    AW: Ini memang tidak masuk akal atau sekurang-kurangnya memang sulit dimengerti; akan tetapi Roh Tuhan bersatu dengan Yesus itu tidak mustahil. Sebagaimana banyak manusia yang kesurupan hantu, jin malaikat atau makhluk-makhluk halus lainnya, sehingga tindakan tindakan dan perbuatannya menurut kehendak makhluk halus tersebut. Demikian juga ada yang kemasukan Roh suci seperti roh malaikat sehingga tindakan-tindakan dan perbuatannya adalah suci.

    BM: Kalau demikian baiklah saya bikin pertanyaan; Manusia yang bersatu (kesurupan) jin itu apakah dia disebut jin.

    AW: Tidak!

    BM: Yesus yang bersatu (menerima) Roh Tuhan itu apakah ia disebut Tuhan?

    AW: Mestinya tidak juga.

    BM: Seharusnya begitu. Jadi jelas bahwa Yesus yang menerima Roh ketuhanan tentunya bukan Tuhan. Manusia yang menerima wahyu Tuhan itu bukan Tuhan melainkan adalah utusan (pesuruh) Tuhan. Sessuai dengan pengakuan Yesus sendiri sebagaimana tersebut dalam “Yohanes’ pasal 17 ayat 3 yang berbunyi: “Supaya mereka itu mengenal Engkau. Allah Yang Maha Esa dan Benar, dan Yesus Kristus yang telah Engkau suruhkan itu.”

    AW: Saya lantas tambah tidak mengerti tentang Ketuhanan Yesus itu.

    BM: Menurut keterangan saudara tadi, bahwa manusia yang bersatu dengan (kesurupan) makhluk halus seperti roh-roh, jin dan malaikat, maka tindakan dan perbuatannya pasti menurut kehendak atau menyerupai perbuatan makhluk-makhluk halus itu?

    AW: Benar begitu.

    BM: Kalau demikian maka Yesus yang saudara akui bersatu dengan Tuhan mestinya tindakan-tindakan dan perbuatannya menyerupai perbuatan Tuhan.

    AW: Mestinya begitu.

    BM: Akan tetapi kenyataannya tidak demikian. Tuhan tidak tidur tetapi Yesus tidur, Tuhan tidak makan tetapi Yesus makan, Tuhan tidak sakit tetapi Yesus sakit, Tuhan tidak menyembah kepada siapapun tetapi Yesus menyembah Tuhan. Tuhan tidak mati tetapi Yesus mati, walaupun menurut Doktrin Kristen hidup kembali tetapi ia mati.

    AW: Menurut anggapan orang Kristen salah satu yang mneyebabkan Yesus bersatu dengan Tuhan, karena ia mengetahui yang gaib.

    BM: Kalau begitu silahkan buka “Markus” pasal 13 ayat 31, 32.

    AW: Baik, ayat itu menyebutkan: “Sesungguhnya langit dan bumi akan lenyap tetapi perkataanku kekal. Tetapi akan harinya atau ketikanya itu tidak diketahui oleh seorang juapun, baik segala malaikat yang di sorgapun tidak, anak itu pun tidak, hanyalah Bapa saja.”

    BM: Jelas di Bibel sendiri tertulis, Yesus sendiri mengaku tidak ada yang tahu kapan hari kiamat, melainkan hanya Tuhan sendiri. Jadi tegas Yesus sendiri tidak mengetahui waktunya hari kiamat, yang termasuk suatu yang gaib. Yang tidak tahu itu pasti bukan Tuhan.

    AW: Tetapi Yesus menyebutkan dirinya di ayat ini dengan kata: “Anak,” yang berarti ia anak Tuhan.

    BM: Silahkan buka “Matius” pasal 1 ayat 16.

    AW: Baik. Disitu disebutkan: “dan Yakub memperanakkan Yusuf, yaitu suami Maria; ialah yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus.”

    BM: Jelas bahwa yang diperanakkan itu pasti bukan Tuhan sebagaimana tersebut dalam ayat tersebut Silahkan periksa lagi “Keluaran” pasal 4 ayat 22.

    AW: Baik. Di situ disebutkan: “Maka pada masa itu hendaklah katamu kepada Fir’aun demikian: ‘Inilah firman Tuhan: Bahwa Israil itulah anakku laki-laki,yaitu anakku yang sulung’.”

    BM: Di ayat ini disebutkan bahwa Israil adalah anak tuhan yang sulung, sedangkan Yesus tidak disebutkan anak yang keberapa. silahkan buka lagi “Yeremia” pasal 31 ayat 9.

    AW: Ayat ini menyebutkan, “Akulah bapak bagi Israil; dan Afraim itulah anak yang sulung.”

    BM: Jelas sekali bahwa berdasarkan Bibel sendiri Anak Tuhan itu banyak,bukan Yesus saja, padahal sebenarnya yang dimaksudkan dengan “Anak” dalam ayat itu ialah mereka yang dikasihi oleh Tuhan, termasuk Yesus jadi bukan anak yang sebenarnya.

    AW: Tetapi dalam “Matius,” pasal 1 ayat 18, menyebutkan sebagai berikut: “Adapun kelahiran Yesus Kristus demikian adanya: Tatkala Maria, yaitu ibunya, bertunangan dengan Yusuf, sebelum keduanya bersetubuh, maka nyatalah Maria itu hamil dari pada roh kudus.” Roh kudus artinya Roh Tuhan.

    Oleh karenanya maka Yesus itu adalah anak Tuhan, sebagaimana juga di “Matius” pasal 1 ayat 20 menyebutkan: “Yusuf bermimpi seorang Malaikat, Tuhan berkata: “Hai Yusuf, anak Daud janganlah engkau kuatir menerima Maria itu menjadi istrimu karena kandungan itu terbitnya dari pada Roh kudus.”

    BM: Kalau begitu silahkan buka: “Kisah Rasul,” pasal 6 ayat 5.

    AW: Baik, ayat itu menyebutkan: “Maka perkataan ini diperkenankan oleh sekalian orang banyak itu, lalu memilih Stephanus, yaitu seorang yang penuh dengan iman, dan Roh kudus, dan lagi Philippus, dan Prokhorus dan Nikanor dan Simion dan Parmenas dan Nikolaus yaitu mualaf asalnya dari negeri Antiochia.”

    BM: Jadi berdasarkan ayat Bibel sendiri menunjukkan bahwa Roh Kudus itu bukan pada Yesus saja. Ini menunjukkan bahwa Roh Kudus itu Roh Suci, atau Roh Kesucian yang maksudnya roh yang bersih dari roh-roh kotor, bukan seperti roh setan atau hantu. Sebagaimana halnya para Nabi lainnya dengan roh sucinya. Menurut Al-Qur’an, Roh Kudus (roh suci) itu berarti “Jibril.” Di Bibel sendiri menyebutkan bahwa para nabi yang terdahulu adalah Kudus.

    AW: Di Bibel pasal berapa menyebutkan demikian?

    BM: Silahlan periksa surat petrus yang kedua pasal 3 ayat 2.

    AW: Baik. pasal dan ayat ini menyebutkan: “Supaya kamu ingat perkataan yang sudah disabdakan, dahulu oleh nabi yang kudus dan akan hukum Tuhan lagi juru Selamat, dengan jalan rasul-rasul yang disuruhkan kepadamu.”

    BM: Jelas di Bibel sendiri menyebutkan bahwa Roh Kudus itu bukan Tuhan dengan kata lain bahwa Yesus dalam kandungan Maria itu bukan Tuhan atau Roh Tuhan, melainkan adalah roh bersih, suci, dengan izin atau perintah Allah yang dikaruniakan kepada hamba yang dikehendakinya. Lebih jelas harap saudara periksa dalam “Kisah Rasul,” pasal 5 ayat 32.

    AW: Ayat tsb menyebutkan: “Dan kami inilah saksi atas segala perkara itu,” demikian juga Roh Kudus yang dikaruniakan Allah kepada sekalian orang yang menurut Dia.”

    BM: Silahkan periksa lagi dalam ‘Lukas’, pasal 1 ayat 41.

    AW: Pasal ini menyebutkan bahwa: “Maka berlakulah tatkala Elisabet mendengar salam Maria itu, meloncatlah kanak-kanak yang didalam rahimnya itu dan Elisabet penuh roh kudus.”

    BM: Sudah jelas sekali bahwa arti Roh kudus adalah Roh Suci yang dikaruniakan oleh Allah kepada siapapun yang dikehendakinya. Kalau sekiranya Roh Kudus itu diartikan dengan Allah atau Roh Allah maka bukan Yesus saja menjadi Tuhan atau anak Tuhan, melainkan segala orang yang taat kepada Tuhan, para Nabi dan Elisabet (istri Zakaria) pun mestinya Tuhan juga.

    AW: Yesus dianggap Tuhan oleh karena ia mempunyai ro Ketuhanan, terbukti dengan pangkat Ketuhannnya sehingga ia dapat menghidupkan orang mati. Inilah kesamaan Allah dengan Yesus.

    BM: Kalau begitu, silahkan periksa di “Kitab Raja-raja yang kedua” pasal 13 ayat 21.

    AW: Baik, disini ada menyebutkan: “Maka sekali peristiwa apabila dikuburkannya seorang Anu, tiba-tiba terlihat mereka itu suatu pasukan lalu dicampakkannya orang mati itu kedalam kubur Elisa, maka baru orang mati itu dimasukkan ke dalamnya dan kena mayat Elisa itu, maka hiduplah orang itu pula, lalu bangun berdiri.”

    BM: Disini menyebutkan malah tulang-tulang Elisa dapat menghidupkan orang mati. Jadi bukan Yesus saja dapat menghidupkan orang mati bahkan tulang-tulang Elisa dapat menghidupkan orang mati. Yang berarti tulang-tulang Elisa adalah tulang-tulang ketuhanan. Kalau Yesus di waktu hidupnya dapat menghidupkan orang mati, akan tetapi Elisa di waktu tak bernyawa, malah hanya dengan tulang-tulangnya, yang di dalam kubur dapat menghidupkan orang mati. Kalau perbuatan Yesus dikatakan ajaib maka Elisa lebih ajaib dari pada Yesus. Jadi seharusnya Ilyaspun dianggap Tuhan juga. Periksa lagi di “Kitab Raja-Raja yang pertama,” pasal 17 ayat 22.

    AW: Ya, disini menyebutkan:

    “Maka didengar akan Do’a Elisa itu, lalu kembalilah nyata kanak-kanak itu kedalamnya sehingga hiduplah ia pula.”

    BM: Kalau secara adil, seharusnya Elisa dianggap Tuhan juga.

    AW: Tetapi Yesus dapat menyembuhkan orang buta sehingga melihat.

    BM: Kalau begitu periksa “Kitab Raja-Raja yang kedua,” pasal 6 ayat 17 dan 30.

    AW: Ya di pasal itu menyebutkan yang maksudnya bahwa Elisa dapat menyembuhkan orang buta, sehingga dapat melihat.

    BM: Kalau begitu, Elisa pun harus diangap tuhan juga, karena menyamai Yesus dan menyamai sifat Tuhan.

    AW: Sekali lagi Yesus dapat menyembuhkan penyakit lepra (penyakit kusta).

    BM: Silahkan periksa kitab Raja-Raja yang kedua pasal 5 ayat 10 dan 11.

    AW: Baik. Di pasal dan ayat itu menyebutkan yang maksudnya bahwa Elisa dapat menyembuhkan orang sakit kusta bernama Naaman.

    BM: Jadi Elisa pun dapat menyembuhkan orang buta dan penyakit kusta malah dapat menghidupkan orang mati. Mengapa tidak diangkat juga menjadi Tuhan?

    AW: Akan tetapi pasal kejadian Yesus tanpa pencampuran laki-laki dengan istrinya. Inilah kelebihan rohnya Yesus daripada rohnya Elisa.

    BM: Asal kejadian Nabi Adam tanpa bapak dan ibu. Mengapa Adam tidak dianggap Tuhan. Juga Hawa asal kejadiannya tanpa ibu, iapun bisa dianggap juga Tuhan Wanita.

    AW: Tetapi Adam dan Hawa kedua-duanya berdosa.

    BM: Kalau begitu Yesuspun berdosa, karena Yesus keturunan Maria, sedang Maria keturunan Adam dan Hawa. Yesus sendiri pernah dibawa oleh Iblis ke puncak gunung. Pantaskah Tuhan dibawa oleh Iblis.

    AW: Dimana cerita itu disebutkan?

    BM: Di Bibel. Silahkan saudara periksa”Lukas” pasal 4 ayat 5.

    AW: Baik. Disitu menyebutkan: “Maka Iblis pun membawa dia ke puncak gunung.”

    BM: Nah, suatu kejadian aneh, Tuhan dibawa iblis yang berarti ia tunduk kepada kemauan iblis.

    AW: Walaupun demikian Yesus tetap suci daripada dosa.

    BM: Para Nabi lainnya pun suci dari pada dosa. Akan tetapi mereka tidak menganggap dirinya selaku Tuhan, malah Yesus sendiripun tidak juga mengaku Tuhan, sedangkan pengikut-pengikutnya mempertuhankan dia.

    AW: Tidak demikian, Nabi-nabi berbuat dosa tetapi Yesus tidak.

    BM: Nabi-nabi yang berbuat dosa atau kesalahan itu telah bertobat, lalu diberi ampun oleh Tuhan, sebagaimana juga Yesus pernah minta ampun dan diberi ampun oleh Tuhan. Mereka para Nabi diberi ampun, artinya dosanya telah habis karenanya, lalu mereka disebut bersih dari dosa dan kesalahan-kesalahan.

    AW: Dimanakah menyebutkan bahwa Yesus merasa ia minta ampun kepada Tuhan?

    BM: Silahkan saudara periksa sendiri di “Matius” pasal 6 ayat 12.

    AW: Baik, di pasal dan ayat tersebut menyebutkan: “Dan ampunilah kiranya kami segala kesalahan kami, seperti kami ini sudah mengampuni orang yang berkesalahan kepada kami.”

    BM: Jelas Yesus sendiri meminta ampun akan kesalahannya. Jadi dia pernah berbuat kesalahan.

    AW: Tetapi di ayat ini juga ada menyebutkan bahwa Yesus suka memberikan ampun semua kesalahan orang kepadanya.

    BM: Kalau hanya begitu, kitapun bisa. Kitapun bersedia memberikan ampun kepada orang-orang yang berbuat kesalahan kepada kita.

    AW: Tetapi tidak ada manusia selain Adam yang dilahirkan kedunia ini tanpa Bapak, melainkan Yesus saja. Jadi masih dapat dibenarkan kalau Yesus disebut “Putera Tuhan” atau “Tuhan Anak.”

    BM: Kalau misalnya ada seorang manusia yang dilahirkan tanpa Bapak dan Ibu, maka orang itu pasti akan diakui oleh saudara bahwa ia lebih berhak menduduki jabatan Tuhan daripada Yesus dilahirkan tanpa Bapak saja.

    AW: Tetapi dalam sejarah manusia belum pernah ada, dan mustahil adanya.

    BM: Kalau kiranya ada, maka yang manakah diantara keduanya yang lebih tinggi derajat Ketuhanannya antara Yesus yang dilahirkan hanya tanpa bapak saja dengan manusia yang dilahirkan tanpa Bapak dan Ibu.

    AW: Menurut akal tentunya manusia yang dilahirkan tanpa Bapak dan Ibu itu lebih tinggi derajat ketuhanannya. Oleh karena ia dilahirkan lebih ajaib keadaannya dari pada kelahiran Yesus.

    BM: Benarkah demikian pendapat Saudara?

    AW: Ya, saya akui, manusia yang demikian lebih ajaib dari pada Yesus; akan tetapi saya minta supaya Bapak tunjukkan di Kitab; dan Bapak harus mengambil dari Kitab yang terkenal, bukan dari buku-buku dongengan atau ceritera-ceritera khayalan saja.

    BM: Supaya lekas beres urusan ini, silahkan saudara periksa di Kitab Bibel atau Injil, Kitab Suci saudara sendiri.

    AW: Di Bab dan pasal berapakah ada menyebutkan?

    BM: Silahkan saudara periksa di “Ibrani” pasal 7 ayat 1, 2 dan 3.

    AW: Baik, di pasal dan ayat ini menyebutkan seperti berikut: “Adapun Melkisedek itu, yaitu raja di Salem dan Imam Allah taala, yang sudah berjumpa dengan Ibrahim tatkala Ibrahim kembali daripada menewaskan raja-raja, lalu diberkatinya Ibrahim.”

    “Kepadanya juga Ibrahim sudah memberi bahagian sepuluh Esa. Makna Melkisedek itu kalau diterjemahkan, pertama-tama artinya raja keadilan, kemudian pula raja di Salem, yaitu raja damai.” Yang tiada berbapak dan tiada beribu dan tiada bersilsilah, dan tiada berawal.”

    BM: Cukup, saudara telah membaca di kitab suci saudara sendiri, bahwa Melkisedek seorang raja di Salem tanpa Bapak dan Ibu, malah tiada silsilahnya. Sesuai dengan pendapat saudara, apakah cerita yang disebutkan dalam kitab suci saudara ini berupa dongengan atau cerita-cerita khayalan. Kalau dikatakan dongeng atau cerita khayalan, maka apakah saudara akan terima kalau ada yang mengatakan bahwa kitab suci saudara ada mengandung cerita-cerita khayalan atau dongengan yang dibuat-buat. Dan kalau saudara masih mempertahankan kesucian kitab saudara itu mengapakah saudara tidak mengangkat Melkisedek menjabat Tuhan juga, malah jabatan ketuhanannya tentunya lebih tinggi daripada Yesus. Dan berpegang dengan pendirian saudara sendiri bahwa kelahiran Melkisedek itu lebih ajaib dari Yesus, oleh karena Yesus dilahirkan tanpa Bapak sedangkan Melkisedek dilahirkan tanpa Bapak dan Ibu. Selain itu Melkisedek masih mempunyai kelebihan lagi daripada Yesus, oleh karena Yesus dilahirkan dengan bersilsilah, yaitu dari Maria, sedangkan menurut Bibel sendiri Melkisedek dilahirkan tanpa silsilah sama sekali. Apakah saudara masih akan mempertahankan ketuhanan Yesus?

    AW: Saya lantas tidak mengerti dan menjadi bingung!!

    BM: Tidak mengerti itu tidak apa-apa, dan bingung sebenarnya tidak apa-apa, karena kalau sudah mengerti rasa bingung akan lenyap dengan sendirinya.

    AW: Ya, saya membenarkan keterangan Bapak. Tetapi dalam kitab Injil Johanes pasal 1 ayat 1 dan 2 menyebutkan: “Maka pada mulanya ada itu Kalam maka Kalam itu, serta dengan Allah, dan Kalam itu Allah, dan kalau itu Allah. Ia itu pada mulanya serta dengan Allah.” Kata “Ia” di ayat ini maksudnya ialah “Yesus.” Jadi Yesus beserta dengan Allah.

    BM: Dalam susunan ayat tersebut di atas ada kata penghubung ialah: “Serta” atau beserta. Kalau ada orang berkata “Si Salim dengan si Amin” maka susunan kalimat ini semua orang dapat mengerti bahwa si Salim tetap si Salim bukan si Amin jadi berdasarkan ayat Bibel yang Saudara baca dengan susunan “Ia” (Yesus) beserta Allah, langsung dapat dimengerti bahwa Yesus bukan Allah, dan Allah bukan Yesus. Jelaslah bahwa Yesus tidak sama dengan Allah: dengan kata lain kata Yesus bukan Tuhan. Dan di ayat itu juga disebutkan bahwa Kalam itu Allah. Padahal Kalam itu bukan Allah dan Allah bukan Kalam. Jadi Allah dan Kalam-pun lain.

    AW: Bagaimana kalau Yesus disebut saja Anak Tuhan.

    BM: Saya sudah jelaskan tentang itu pada saudara dalam pembicaraan kita yang lalu. Dan saudara telah mengakui kebenaran keterangan saya. Sekarang saya tambah, Kalau Tuhan itu beranak, baik anaknya berupa manusia seperti Yesus atau lainnya, maka ke Esa-an Tuhan sudah ternoda karenanya. Sedang kita-pun tidak mungkin menodai ke Esa-an Tuhan.

    AW: Tetapi dalam kitab: “Wahyu,” pasal 22 ayat 13 menyebutkan: “Maka Aku inilah Alif dan Ya, yang terdahulu dan yang kemudian. Yang Awal dan Yang Akhir.”

    BM: Rangkaian perkataan itu bukan perkataan Yesus sendiri, melainkan firman Allah kepada Yesus. Bukti kebenaran perkataan saya ini silahkan saudara periksa di Kitab “Wahyu” tersebut pasal 21 ayat 6.

    AW: Baik, pasal dan ayat ini menyebutkan: “Maka firmannya kepadaku: “Sudahlah genap; Aku inilah Alif dan Ya, yaitu yang awal dan yang Akhir.”

    BM: Jelas di ayat itu menyebutkan: “Maka firmannya kepadaku,” Siapakah yang berfirman kepadaku (kepada Yesus) di ayat ini?

    AW: Tentu Allah yang berfirman.

    BM: Jadi yang berfirman Aku inilah Alif dan Ya, yang Awal dan Yang Akhir, bukan perkataan Yesus sendiri, tetapi firman Allah kepada Yesus.

    AW: Di Johanes pasal 8 ayat 58 Yesus berkata: “Sebelumnya Ibrahim aku sudah ada.” Jadi bisa dianggap Yesus itu permulaan.

    BM: Kalau Yesus dikatakan “Permulaan.” maka diapun tidak benar. Karena pada mulanya Yesus itu tidak ada, lalu diperanakkan oleh Maria dan sesudah itu Yesus mati. Walaupun ia dikatakan hidup lagi. Dan orang sudah mati itu tidak bisa dikatakan: “seorang yang terkemudian,” dan kalau Yesus itu hidup lagi, tidak bisa dikatakan: “Permulaan,” bukan pula “yang terkemudian,” bukan yang “awal,” maupun: “yang akhir.”

    AW: Saya lantas makin tidak mengerti, malah tambah membingungkan saya karena pada mulanya Yesus itu tidak ada, lalu diperanakkan oleh Maria dan sesudah itu Yesus mati. Yang pada mulanya tidak ada, tidak bisa disebut: “permulaan.” Kalau Yesus diperanakkan, mustahil bisa disebut “permulaan” dan kalau Yesus pernah mati, mustahil bisa disebut “yang terkemudian.”

    BM: Supaya lebih jelas kepada saudara maka saya hadapkan pertanyaan: Andaikata Yesus itu disebut “permulaan,” maka apa dengan dasar inikah saudara mengakui Yesus itu Tuhan.

    AW: Ya, betul begitu.

    BM: Kalau demikian, bagaimanakah anggapan saudara, kalau sekiranya dalam kitab suci saudara ada menyebutkan bahwa ada seseorang manusia Yesus, yang tidak ada permulaannya dan tidak ada kesudahannya. Apakah manusia itu akan diakui Tuhan juga oleh saudara.

    AW: Di pasal manakah menyebutkan demikian?

    BM: Sebelum saya tunjukkan, apakah saudara masih tetap berpendirian akan mengakui Tuhan kepada seorang yang tidak ada permulaan dan kesudahannya, sebagaimana saudara bertuhan kepada Yesus.

    AW: Kalau betul ada, tentu saya bimbang atau sekurang-kurangnya meragukan saya atas kebenaran Yesus selaku Tuhan.

    BM: Mestinya saudara mengakui Tuhan dua-duanya, dengan lain kata disamping Yesus ada lagi Tuhan Tambahan.

    AW: Ya, bisa juga begitu. Akan tetapi tentu saja keyakinan saya lantas tambah tidak karuan. Di pasal manakah ada menyebutkan ada seorang manusia yang tidak ada permulaan dan kesudahannya.

    BM: Saya telah katakan dikitab suci saudara sendiri. Silahkan buka Ibrani pasal 7 ayat 2 dan 3.

    AW: Baik, seperti tadi sudah saya bacakan sampai baris pertama ayat ketiga dari pasal tersebut sebagai berikut: “Melkisedek yang tiada berbapa dan tiada beribu dan tiada bersilsilah dan tiada berawal dan berkesudahan hidupnya, melainkan ia diserupakan Anak Allah. maka kekallah ia selama-salamanya.”

    BM: Bagaimana perasaan saudara dengan susunan ayat ini. Berdasarkan ayat ini bukan Yesus saja yang menjadi permulaan tetapi juga Melkisedek.

    AW: Keyakinan saya memang jadi bimbang terhadap Ketuhanan Yesus.

    BM: Bimbang atau tidaknya terserah saudara, yang jelas tidak ada niat sama-sekali untuk mengajak saudara meninggalkan Agama Kristen. Yang penting adalah diskusi dan penelitian semata-mata. Meneliti dan menganalisa terhadap sesuatu adalah hak semua orang, asalkan penelitian itu benar-benar tidak mengganggu ketentraman umum.

    AW: Terimakasih, dan saya masih akan bertanya lagi pada Bapak; maklumlah saya ini sedang mencari kepuasan yang dapat menimbulkan keyakinan saya dalam memeluk agama.

    BM: Silahkan saudara bertanya, keyakinan itu timbul setelah menyelidiki dan meneliti dengan kepuasan. Di dalam Agama Islam tidak ada paksaan. Yang penting menyampaikan (da’wah), tidak lebih dari itu. Teruskanlah pertanyaan saudara.

    AW: Setelah kita bersoal jawab tentang Ketuhanan Yesus timbullah keraguan dalam hati saya, namun apakah bapak masih bersedia menunjukkan ayat-ayat Bibel yang menyatakan bahwa Yesus itu bukan Anak Tuhan.

    BM: Walau telah saya tunjukkan ayat-ayat Bibel sendiri, tentang pengakuan Yesus sendiri bahwa Tuhan itu Tunggal, namun demi pengharapan saudara akan saya penuhi juga. Akan tetapi apakah tidak sebaiknya kita lanjutkan besok malam saja oleh karena waktu sudah malam (Jam 12.25).

    AW: Ya, terima kasih, besok malam saja kita lanjutkan.
    BM: Sebagaimana kita telah rembuk kemarin malam, apakah akan dilanjutkan juga musyawarah kita ini?

    AW: Memang demikian, karena kedatangan kami kemari khususnya untuk melanjutkan pertemuan kita kemarin malam.

    BM: Kalau tidak khilaf, pembicaraan kita masih berkisar dalam soal ketuhanan Yesus dalam Bibel.

    AW: Betul begitu. Kemarin malam saya mengharapkan agar bapak menunjukkan ayat-ayat dalam Kitab Injil; apakah Yesus itu Tuhan atau bukan.

    BM: Kemarin malam, telah saya tunjukkan. Agar berurutan sebaiknya kita ulangi lagi ayat-ayat Injil tersebut, lalu akan saya tunjukkan lagi ayat-ayatnya yang lain; setujukah saudara pendapat saya ini.

    AW: Memang sebaiknya begitu, agar berurutan dan bertambah jelas baiklah diulangi lagi.

    BM: Silahkan Buka Matius pasal 1 ayat 16.

    AW: Baik, dalam pasal dan ayat tersebut menyebutkan: “Dan Yakub memperanakkan Yusuf, yaitu suami Maria ialah yang melahirkan Yesus, yang disebut Kristus.”

    BM: Di sini jelas, ayat ini menyebutkan sendiri, bahwa Yesus diperanakkan oleh Maria. Jadi Yesus adalah anak manusia, bukan anak Tuhan, sebagaimana telah saya terangkan dalam pertemuan pertama.

    AW: Ya, pada pertemuan pertama bapak telah terangkan dan saya telah mengerti. Menurut pendapat bapak, apakah sebenarnya yang dimaksudkan dengan kata: “Yesus dan Kristus.”

    BM: Apakah saudara belum mengetahui arti daripada dua buah kata tersebut?

    AW: Saya mengerti. Tetapi hanya untuk mencocokkan saja dengan penafsiran bapak.

    BM: Baik, Yesus adalah bahasa Yunani, yang berarti: “Melepaskan,” melepaskan manusia daripada dosa.

    AW: Darimanakah adanya keterangan bahwa Yesus itu berarti melepaskan dosa.

    BM: Sebetulnya susunan pertanyaan itu timbul dari saya. Tetapi saya mengerti mungkin saudara akan menguji saya tentang Injil, walaupun begitu saya penuhi juga pengharapan saudara. silahkan periksa di Matius pasal 1 ayat 21.

    AW: Di pasal dan ayat ini menyebutkan: “Maka ia akan beranakkan seorang anak laki-laki, dan he