How to Boost Your Business

PT Wahana Bersama Globalindo

March 23rd, 2007 | Investment

Sepulang kantor kemarin, saya kebetulan menyimak pemberitaan penipuan oleh PT Wahana Bersama Globalindo (WBG). Setelah dikroscek, ternyata kasus ini sudah mengemuka sejak akhir tahun lalu. OC Kaligis, Sandy Harun, dan bahkan, Agung Laksono ikut menjadi korbannya. Lucu juga, mengingat tahun 2002 lalu saya termasuk yang diuber-uber marketing WBG. Bahkan kopi email, surat, dan transkrip fax dari mereka masih tersimpan — meski saya tak pernah invest di sana. Waktu itu, WBG mengaku sebagai kepanjangan dari Dressel Investment Ltd yang menawarkan produk Strategic Portfolio Management Scheme (Sportmans) dan Global Markets Portfolio (GMP) dengan yield 24%-28% per tahun dan investasi minimum US$ 5,000 atau kelipatannya. Menggiurkan ya?

Masalah muncul ketika dana US$ 20 juta milik WBG Surabaya habis untuk menalangi penarikan dana besar-besaran. Kisruh merembet ke WBG Jakarta (Gedung BRI II) yang ikut-ikutan dikomplain nasabah hingga akhirnya ditutup. Presiden Direktur Krisno Abiyanto Soekarno dan Direktur Operasi Paimin Landung disebut sebagai yang bertanggung jawab atas uang nasabah sekitar Rp 3,5 triliun dari 10.000 nasabah WBG di seluruh cabang, termasuk Surabaya, Bandung, Solo, Semarang, Yogyakarta, Medan, Makassar dan Denpasar. Konon pencairan dana nasabah dialihkan ke PT Mega Rise Investment (MRI) di Gedung Bapindo, namun dicurigai MRI hanya boneka dari WBG. Kini, tak cuma nasabah, komisi marketing pun belum juga terbayar.

Bicara soal duit, tak ada orang yang benar-benar “baik” — semua mengejar profit. Kalau ada yang menawarkan return tinggi, bersiaplah dengan risiko yang tinggi pula. Kalau mereka bisa membuat return 24-%28%/tahun, mengapa tidak dimakan sendiri? Kenapa nggak pinjam ke bank atau sindikasi kredit? Kalau mereka berargumen bahwa dengan adanya banyak investor maka modal yang terkumpul bisa lebih besar, itu non sense. Di seluruh penjuru dunia, mega proyek jutaan/milyaran dolar dibiayai oleh bank. Itu artinya ada sesuatu yang mereka sembunyikan dari kita.

The Dark Side of Investment

We live in a country where marketing rules. Advertising confronts us almost everywhere we look and in every format imaginable. Industri brokerage termasuk salah satunya. Profesi seorang broker sendiri, menurut saya, agak tidak beda dengan (maaf) salesman. What they’re going to do adalah menjual dan menjual kepada “investor” — no matter what, entah bagaimana caranya.

Instead of selling shoes or tires, they are selling investments, intangibles, and dreams. They were hired, trained, and are paid as a salesperson, not a business owner. They dress up in expensive suits and are given highfalutin, misleading titles. Through brochures and print and television ads, stockbrokers are portrayed as well-trained, educated fountains of knowledge about “the world of investments.”

Karenanya, tak banyak yang tahu bahwa yang menghasilkan jutaan dolar sesungguhnya adalah broker, bukan “investor.” Berdasar survei majalah Registered Representative pada bulan November 2000, rata-rata penghasilan tahunan seorang broker adalah $180,300 dengan kekayaan rata-rata $1,072,000. Padahal, tahun 2000 adalah salah satu tahun dimana banyak investor yang kehilangan dananya.

Di Amerika, dan saya yakin juga terjadi di belahan dunia manapun, industri brokerage adalah industri yang sangat secretive. Cara mereka mendapatkan klien, bagaimana mereka mengelola dananya, apa saja day-to-day operasional mereka, sampai tipu muslihat yang terjadi di dalamnya relatif tidak terjangkau oleh awam.

Industri ini juga mempunyai cara untuk melindungi dirinya dari tututan investor. Di Amerika, mereka menggunakan klausul arbitrase, dimana terdapat provisi yang mengharuskan investor untuk mengajukan klaim melalui arbitrase, bukan pengadilan. Arbitrase umumnya privat, tidak terjamah media dan hampir mustahil menarik public’s interest. Kalau ada tuntutan class action, biasanya bukan diajukan terhadap brokerage firm, melainkan kepada perusahaan penerbit saham. Class action ini terdengar ke publik karena tidak perlu diajukan melalui arbitrase.

Wall Street Journal biasanya memuat berita tentang ini di Section B. Kalau disimak secara cermat, apa yang dilakukan oleh NASD, NYSE, atau SEC untuk mendisiplinkan broker atau brokerage firm yang nakal, biasanya sangat “remeh.” Denda yang diberikan relatif kecil dibanding kerugian yang diderita investor atau keuntungan yang diraup oleh broker atau brokerage firm tersebut.

Bagaimana di Indonesia?

Di Amerika, dimana penegakan hukum sudah cukup bagus dan well-established, investor masih sering kecolongan. Padahal mereka punya ratusan peraturan, hukum, undang-undang, guidelines, dan sebagainya — baik di tingkat federal, state, maupun dalam level spesifik industri. Lantas, bagaimana dengan di Indonesia?

Setahu saya, peraturan soal ini baru dicover oleh Undang-undang dan Peraturan Bappepam-LK. Walau demikian, penipuan dan penyalahgunaan masih sangat mungkin terjadi. Apalagi, kekuatan hukum Bappepam-LK belum sekuat SEC yang benar-benar menjadi watchdog bagi pasar saham di Amerika.

Namun Amerika punya SIPC; lembaga nonprofit yang beranggotakan brokerage firm dan individu yang menjadi member bursa saham nasional. SIPC berdiri tahun 1970 dan sudah berhasil mendisiplinkan ratusan brokerage firm dan melindungi aset investor. Walau begitu, investor di sana tetap dituntut untuk aware mengingat sebagian besar broker-dealer belum menjadi anggota SIPC. Pun, nama SIPC masih sering disalahgunakan oleh oknum yang sebenarnya tidak terafiliasi dengan lembaga tersebut.

Di Indonesia, kasus semacam ini sebenarnya bisa ditindaklanjuti kepolisian. Namun, karena kasus ini adalah delik aduan maka harus ada yang melaporkan terlebih dahulu. Repotnya, ada kemungkinan rekening perusahaan diblokir sehingga dana nasabah tidak bisa ditarik. Nasabah gede tentu akan mencak-mencak. Sementara aktornya masih sangat mungkin untuk melarikan diri.

Pemerintah sendiri bisa saja lepas tangan, mengingat otoritas jasa keuangan tidak merasa pernah memberikan ijin. Polisi sendiri juga belum banyak yang memahami Undang-undang No. 32 tahun 1997, Surat Keputusan Ketua Bappebti, atau Peraturan Bappepam LK. Mereka masih banyak berpegang hanya pada KUHP.

Dan kita juga hidup di Indonesia. Banyak cerita menunjukkan class action, petisi, tuntutan, dan sebagainya tidak pernah manjur.

Kejanggalan WBG dan Dressel

WBG hanya bermodal SIUP, tanpa memiliki ijin sebagai lembaga jasa keuangan. Perlu dicatat bahwa dengan Rp 5 juta sebagai modal disetor, siapa pun bisa mendirikan perseroan terbatas. Biasanya semua diurus oleh notaris dan kita tinggal tahu beres. Namun untuk menghimpun dana masyarakat, perijinan sangat rumit. Konglomerat sebesar Ical (Aburizal Bakrie) pun saat ini tidak bisa membeli/mendirikan bank karena cacat nama di perbankan.

Sewaktu dihubungi marketing WBG, saya sempat meminta laporan cashflow mereka (indikator keuangan yang sulit dimanipulasi), tapi mereka tidak bisa menunjukkan. Belakangan diketahui malah mereka tak punya laporan keuangan sama sekali, kecuali foto-foto proyek/prinsipal (yang mungkin direkayasa). Mereka juga tak memiliki prospektus, selain brosur yang dibuat berkilau kemasan dan isinya.

Kata mereka, kita harus menyetor dana ke rekening WBG di BCA kemudian ditransfer sama-sama ke Regal Bank. Mengapa tidak investor sendiri yang langsung menyetor ke Regal Bank? Ini absurd. Di industri keuangan, agen penjual tidak diperkenankan menerima uang nasabah. Agen reksadana, penjual asuransi, marketing perbankan, semuanya akan meminta agar Anda mengirim dana langsung kepada principal/kustodian. Semua penyedia jasa keuangan juga harus melapor/terdaftar di otoritas.

Dari otoritas keuangan British Virgin Island, ternyata tidak ditemukan Dressel sebagai public fund, private fund, advisor, fund manager atau lain-lain yang sudah terdaftar. Ataukah WBG = Dressel? Kalaupun terdaftar di British Virgin Island (atau tax haven lainnya), berarti mereka menggunakan special purpose entity/special purpose vehicle (SPE/SPV) untuk menghindari hukum/pajak, pembatasan maksimum kepemilikan asing, atau aturan kepemilikan tunggal (single presence entity) di perbankan. Namun, perlu diketahui bahwa SPE/SPV dibuat bukan untuk menarik dana masyarakat, melainkan untuk memasukkan modal.

Iseng-iseng Googling, di Medan terdapat PT Wahana Bersama Globalindo yang diketuai oleh Krisno Abiyanto Soekarno, atau presdir “PT Wahana Bersama Globalindo.”

Ternyata, bulan Maret ini kantor Dressel Tokyo tutup dan pindah di apartemen kumuh. Kantor Mr. Danny Wong di Hongkong juga dijaga polisi. Konon, Dressel Meksiko juga tutup.

Apakah WBG/Dressel = Reksadana?

Jika WBG/Dressel adalah reksadana, maka petugas pemasaran reksadana haruslah memiliki ijin untuk tenaga pemasaran, ijin beroperasi, dan ijin pendaftaran reksadana dari Bapepam. WBG/Dressel tidak memiliki ijin tersebut. Kalau WBG/Dressel adalah reksadana asing, seharusnya minimum initial investment-nya juga besar. HSBC dan Standard Chartered menawarkan reksadana saham asing (legal) dengan minimum setoran $50,000.

Manajer investasi (fund manager) biasanya juga bisa dilihat isi perutnya: bagaimana portofolionya, berapa cash di tangan, jumlah total aset, unit yang terjual, sampai komisi manajer investasi itu sendiri. Semua informasi itu bisa diperoleh dengan mudah. Seringkali, resume manajer investasi bisa dengan mudah diakses publik.

Setiap reksadana juga harus diaudit oleh auditor independen. Terkadang, siapa auditornya bisa lebih menjual daripada siapa manajer investasinya. Saya tidak menemukan laporan WBG/Dressel, apalagi laporan keuangan WBG/Dressel yang telah diaudit.

Selain itu, Krisno Abiyanto Soekarno digosipkan memiliki rumah di Pluit dan di kawasan elit Menteng serta Hang Jebat. Ini aneh, mengingat manajer investasi jempolan negeri ini saja “nggak gitu-gitu amat.” Masih ada yang cuma bermobil Vios, tinggal di kawasan pinggiran Jakarta, dan kemana-mana naik busway.

Sedangkan Mr. Danny Wong, bos Dressel Hongkong, ternyata seorang pemain dan pengajar biola profesional dengan gelar Profesor. Beliau ditangkap polisi setempat 14 Februari lalu atas laporan Mr. Wellby dari Jakarta. Dana triliunan rupiah dikelola oleh seorang profesor pemain biola?

Apakah WBG/Dressel = Hedge Fund?

Investasi di hedge fund bisa berbentuk pure hedge fund atau funds of fund. Masing-masing punya karakter dan strategi tersendiri. Di Amerika, hedge fund memang less-regulated; tapi bukan berarti tidak diatur. Biasanya hedge fund hanya untuk institutional investor yang terakreditasi atau high net-worth individual dengan net asset US$ 1 juta atau lebih. Mereka tidak boleh mencari nasabah ritel. Selain itu, ada perjanjian tidak tertulis bahwa manajer investasi hedge fund harus memasukkan minimal 80% duitnya sendiri ke sana untuk memastikan bahwa mereka bersungguh-sungguh dalam menjalankan bisnisnya.

Performa hedge fund sebenarnya belakangan juga kurang baik — jauh tertinggal dibanding S&P 500 atau reksadana. Apalagi, return reksadana di emerging market seperti Indonesia tak jarang tembus 100% seperti di tahun 2006. Jadi, agak konyol ketika WBG/Dressel justru menawarkan hedge fund di Indonesia.

Salah satu begawan hedge fund, George Soros/Quantum Fund, tidak pernah berani menjanjikan berapa besar return — kendati dalam setahun mereka rata-rata menghasilkan yield 34%. Begitu juga dengan Julian Robertson/Tiger Management. Mereka tidak pernah memegang uang nasabah. Mereka punya lock-up period sampai 3 tahun. Mereka tidak menawarkan return bulanan, tetapi apresiasi NAV. Mereka biasa memutar uang di aset likuid, bukan project financing. Dan semua itu diawasi oleh auditor, administrator, kustodian, appraisal, dan legal counselor.

Dibandingkan Soros, siapa sih WBG/Dressel? Berani-beraninya menjamin fixed return 24%-28%? Kalau memang WBG/Dressel kendaraan investasi yang bagus, mengapa Jamsostek yang bingung menginvestasikan Rp 45 T dana pensiun tidak memasukkan ke WBG/Dressel? Fed rate Amerika hanya 5,25% per tahun atau 0,5% per bulan. Di Jepang malah cuma 0,25% per tahun atau 0,02% per bulan. Kenapa WBG/Dressel justru memilih berhutang ke “investornya” — bukannya ke Amerika atau Jepang?

Investing is Not a Game

Investasi bukan permainan — di dalamnya terdapat unsur risiko yang besar. Tanpa memahami unsur risiko, kita cuma berinvestasi berdasarkan emotion kita, bukan logic kita. Emotion dekat batasnya dengan greedy. Greedy adalah senjata terbaik untuk memusnahkan aset yang kita punya.

Buat Anda yang tertarik untuk berinvestasi, saya sarankan untuk selalu berhati-hati dan berorientasi jangka panjang. Jangan terjebak pada fluktuasi dan pergerakan jangka pendek. Jangan keburu nafsu dengan return tinggi. More emphasis should be placed on realistic estimates of value and less on the word of so-called “insiders” who often do not have any idea of what value really means.

Di Amerika, orang-orang awam pasar modal suka bergabung membentuk investment club kecil-kecilan. Bisa beranggotakan mahasiswa sampai ibu-ibu rumah tangga. Mereka invest barengan (arisan), kadang dibimbing oleh mentor yang pengalaman, juga sharing informasi dan know-how soal investasi. Ide serupa tentu bisa diterapkan juga di sini.

Kalau Anda senang menonton film, Boiler Room, Rogue Trader, dan Wall Street mungkin bisa jadi pembelajaran tentang investasi dan tipu muslihat di dalamnya. Selebihnya, jangan lupa berdoa dan membayar kewajiban kita biar selalu jadi rejeki yang halal dan barokah.

Last but not least, mengutip ucapan Sir Isaac Newton, “I can calculate the motions of the heavenly bodies but not the madness of people.” Memang benar, menjadi investor memang tidak untuk setiap orang.

Possibly Related:

Trackbacks/Pings

  1. Penipuan Berkedok Investasi » Martin Chandra
  2. Johanes.Net » Blog Archive » PT. Wahana Bersama Globalindo satu lagi money game yang tumbang
  3. Pt Wahana Bersama Globalindo ยป Nofie Iman
  4. Comments

  5. andri_ph

    Another good article!! Saya juga mau mengutip perkataan Alber Einstein ” terdapat dua hal yang tidak terbatas di alam semesta ini yaitu alam semesta itu sendiri dan…kebodohan manusia.” Saya juga heran betapa masih ada dan banyaknya masyarakat yang tertipu model-model “money game” tersebut, dan herannya pemerintah kok tidak berusaha menertibkan usaha-usaha semacam itu?Dulu teman-teman kantor saya banyak yang menjadi korban dari investasi bersama dalam bentuk sapi.Saya termasuk sedikit dari orang di kantor yang tidak menjadi korban, alasan saya sama dengan yang anda utarakan : kalau usaha tersebut bisa memberikan return yang fixed sebesar 5% /bulan, kenapa tidak meminjam dari bank saja. Dari hitungan kasat mata dan bodoh-bodohan saja, saya lebih memilih untuk meminjam dari bank daripada harus membayar kepada investor.Kalau ingin mendapatkan return yang besar yah kita harus berusaha sendiri tapi risiko juga harus ditanggung sendiri (tapi lebih baik rugi karena berusaha daripada ditipu orang kan?)Tapi kalau kita bicara ketamakan manusia yah lain lagi, jadi balik ke kutipan Mr Albert Einstein di atas jadinya.
    Mau usul Mas, tulis dong tentang hak privacy individu terutama tentang identitas. Sekarang ini kok gampang sekali pihak perbankan atau institusi bisnis menyebarkan identitas kita ke pihak lain untuk jadi objek marketing. Dan kalau tidak salah istilah yang tepat adalah “Tax Haven” bukan “Tax Heaven” untuk negara-negara seperti BVI, Cayman Island etc.
    Thank you…

  6. dian

    Kalau dilihat tulisan diatas,potensial WBG berjalan dengan PONZI SCHEME seperti rata - rata platform High Yield Investment Program lainnya.
    Kalau BVI atau caribbian island etc…Mungkin mereka pakai offshore company disana.
    Bayar $ 2500 untuk set-up plus $ 1000 untuk bayar tahunan udah bisa terdaftar disana.Plus dikasih acct bank dan trading account juga.Bersih dan anonymous.

    Pernah dengar juga sih tentang triple P ( Private Placement Program ) dimana uang yang besar2 “dimainkan” disitu…tapi Wallahu alam…

    Kenyataannya sampai sekarang banyak khan program2 seperti ini yang kita temui.
    Di internet dan di Jakarta terutama….

    Toh uang itupun tidak hilang khan ? cuma pindah “kantung saja” :-)

  7. Agus Trilaksono

    saya awam dalam dunia investasi, karena memang background saya engineering. tapi saya sangat tertarik dengan investasi karena memang menyajikan keuntungan lebih dibanding bank.

    saya sangat ingin belajar salah satunya lewat media internet, hanya sampai saat ini sangat jarang saya dapatkan tulisan yang bagus membahas keilmuan ini. tulisan bagus menurut saya adalah yang mampu mencerahkan, memiliki antisipasi, strategi, dan recovery.

    sebagai contoh kasus wahana bersama globalindo ini. banyak sekali orang menulis bahwa ini penipuan berkedok investasi justru setelah perusahaan ini jatuh, padahal saya lihat perusahaan ini telah berumur 10 tahun dalam kondisi sehat (artinya lancar & tidak ada komplian, very well growth). tentu akan sangat bagus jika tulisan tersebut dapat mencerahkan orang untuk mengantisipasi investasinya karena berdasarkan analisa, misalnya: oleh nofie imam bahwa perusahaan ini bakal bermasalah berdasarkan high knowledge investment backgroundnya. dalam dunia teknik ini disebut endurance limit, dimana suatu structure dapat diketahui umurnya sebelum ia collaps.

    sayangnya banyak analisa yang terasa terlambat, artinya dilakukan setelah melihat sebuah kejatuhan. ini menurut saya tidak butuh kepandaian khusus jika analisa tidak memiliki nilai-nilai antisipasi, strategi, dan recovery. hampir semua bisa melakukan analisa semacam ini.

    analisa yang datangnya “selalu” telat hanya akan mendatangkan kepanikan, kecelakaan, dan keburukaan lainya. ia hanya sebagai “kabar”. sangat menarik jika ada yang menulis masalah wahana bersama globalindo ini pada saat ia sebagai perusahaan yang tidak bermasalah dan sehat.
    jangan-jangan tulisannya sangat berbeda 180 derajat dengan tulisannya sekarang.

    is that true…? smart analysis, where are you ?

  8. Nofie Iman

    andri_ph
    Anda benar, seharusnya saya tulis “tax haven” tapi entah mengapa justru muncul “tax heaven.” Terima kasih koreksinya.

  9. Nofie Iman

    Agus Trilaksono

    Terima kasih atas inputnya.

    Menulis tentang cacat suatu perusahaan di media umum semacam ini, bila dilakukan ex-ante, bisa dianggap unethical behavior dan dituduh sebagai pencemaran nama baik — karena tipis batasnya antara pemaparan fakta, tuduhan, dan fitnah.

    Akan tetapi, sebelum kejatuhan WBG terjadi, ketika teman-teman saya menanyakan soal investasi ini, selalu saya jawab seperti apa yang sudah saya tulis di atas. Pada kasus-kasus “investment scheme” sebelumnya, saya juga selalu menjawab apa adanya. Dan ternyata terbukti benar adanya.

    Last but not least, beforehand evaluation, bagi saya, tetaplah bukan suatu hal yang mudah. Dan kendati tulisan saya ex-post, saya tidak bermaksud untuk menjelekkan, menyalahkan, atau bermaksud menggurui siapa pun. Saya cuma ingin sharing knowledge saja. Semoga di masa yang akan datang, kejadian serupa bisa dihindari.

  10. andri PH

    Pada prinsipnya money game semua sama, dia seperti susunan piramida dimana batu dibawah akan menyangga batu di atasnya. Selama ada batu dibawah yang dapat menyokong batu diatasnya, maka susunan piramid tidak akan runtuh. Oleh karena itu, ada perusahaan money game yang cepat runtuh dan ada pula yang lama runtuhnya, tapi yang jelas suatu saat ketika sudah tidak ada investor baru yang dapat menyokong investor lama, maka alamat bakal tutup. Sebetulnya uang investor barulah yang digunakan untuk menutup return untuk investor lama dan sebagian dialihkan ke kantong pengelola. Sedari awal usaha ini memang bukan diperuntukkan untuk usaha secara nyata. Kalau mau untung yah ikut permainan ini seawal mungkin, dan kalau sudah balik modal dan untung yah cepat-cepat tarik lagi investasi anda. (catatan : kalau tidak keburu dibawa lari oleh pengelola uang milik anda!!)

  11. Sonny H

    Kalo saya boleh menanyakan serta mendukung pertanyaan mas Agus Trilaksono mengenai keabsahan data-data yang saudara tulis di web site saudara.
    Karena pada saat ini seperti yang saudara sebutkan ada sekitar 10.000 nasabah WBG dengan dana Rp 3,5 triliun dari 10.000 nasabah WBG serta dari otoritas keuangan British Virgin Island, ternyata tidak ditemukan Dressel sebagai public fund, private fund, advisor, fund manager atau lain-lain yang sudah terdaftar, dan saya kira para nasabah tersebut sedang kebingungan bahkan mungkin bisa terjadi seperti kasus PT Ibis yang mengakibatkan korban meninggal dunia dan lain-lain terkait dengan panic massal..
    Kira-kira apakah bijaksana hanya menyalin data-data berdasarkan pemberitaan di media saja, yang saudara utarakan kebetulan saja dibaca sepulang kantor dan sudah dicroscek?dicroscek kemana? kemudian diambil kesimpulan seperti yang saudara utarakan di atas.Seperti pepatah dalam penulisan karya ilmiah dan sejenisnya. “APABILA DATA YANG DIOLAH ADALAH DATA SAMPAH, MAKA OUTPUTNYA JUGA SAMPAH”.
    Karena judul Web Site ini di atas “If you are a looking for business/financial related information, you’ve come to the right place” saya perkirakan tulisan di atas adalah suatu bentuk penulisan promosi. Dan saudara bisa menyatakan sebelum terjadi kasus tersebut saudara sudah bilang ke orang-orang yang menanyakan. Akan tetapi tanpa bukti bentuk penulisan yang sama, seseorang tidak bisa tiba-tiba mengeluarkan statement “apa saya bilang!”, anak kecil juga bisa!
    Anda menyatakan hanya sharing knowledge akan tetapi isinya sudah muncul di media-media, terus apanya lagi yang di-sharing?Karena saya perkirakan ditengah kebingungan massal para nasabahnya sudah pasti ada yang mencoba mengakses internet dan mencari berita yang ada. Dengan psikologi dlm keadaan panic otomatis semua berita yang ada akan ditelan mentah-mentah, padahal apabila seorang manusia menelan ‘makanan sampah mentah’ bisa menjadikan dirinya lebih sakit.

  12. Agus

    Meskipun Gordon Gecko bilang “Greedy is good“, saya setuju :

    Greedy adalah senjata terbaik untuk memusnahkan aset yang kita punya.

    Saya juga setuju :

    Di Amerika, orang-orang awam pasar modal suka bergabung membentuk investment club kecil-kecilan. ……….. Ide serupa tentu bisa diterapkan juga di sini.

    . Tapi mengapa di bagian akhir Mas Nofie tulis :

    Memang benar, menjadi investor memang tidak untuk setiap orang

    ?

  13. Nofie Iman

    Agus
    Maksud saya “menjadi investor memang tidak untuk setiap orang” adalah the real investor yang berorientasi pada value dan growth – bukan sekadar “investor” yang hanya mengejar short-term profit dan justru terjebak pada skema investasi fraud seperti tersebut di atas.

  14. Nofie Iman

    Sonny H

    Saya minta maaf bila tulisan saya menyinggung Anda atau “investor” WBG/Dressel lainnya. Perlu diketahui bahwa saya menulis dengan tujuan memberikan edukasi tentang bagaimana seharusnya berinvestasi yang baik dan benar — bukan sekadar terpaku pada iming-iming yield per tahun yang tinggi. Perlu juga diketahui bahwa saya tidak terafiliasi dengan WBG/Dressel, kompetitor WBG/Dressel, atau lembaga investasi lainnya; dan tidak ada tendensi/kepentingan apapun di balik tulisan ini.

    Perlu diketahui pula bahwa tulisan ini sebenarnya adalah “penulisan ulang” dari analisis yang saya lakukan ketika saya diprospek oleh marketing WBG pada medio 2004 lalu. Saya memaparkan hasil analisis saya kepada marketing WBG tersebut, dan dia tidak bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan saya secara baik. Waktu itu akhirnya saya memutuskan untuk tidak ikut berinvestasi di WBG.

    Data mengenai jumlah nasabah WBG dan dana kelolaannya saya peroleh dari majalah Tempo Februari lalu dan harian Surabaya Post. Saya melakukan kroscek untuk membandingkan karakter, kinerja, dan performa “investasi” WBG dengan instrumen investasi lainnya. Salah satunya dari harian Bisnis Indonesia dan majalah Investor. Saya juga sempat kroscek ke beberapa rekan saya, termasuk salah seorang sahabat saya yang sudah “invest” sekitar setengah milyar rupiah ke WBG.

    Kepada para korban, saya turut prihatin dan simpati atas apa yang terjadi. Saya menduga korban “aktual” jumlahnya mungkin jauh lebih banyak/besar dari yang diberitakan di media. Mudah-mudahan ini menjadi pembelajaran yang bagus buat masyarakat kita supaya di masa depan tidak terjebak lagi pada iming-iming “investasi semacam ini.”

  15. Martin Chandra

    Mr. Iman, history shows us that we never learn from history. :D

  16. fanny

    bung nofie…waktu meeting crisis center of wbg….saya coba mengemukakan..penjelasan2 ttg wbg seperti yg anda tuliskan di artikel anda..tentang danny wong yg telah dipenjara dan dressel hongkong yg telah ditutup..krn..kita smua sbg nasabah akan mengusut kasus ini dan akan minta penrtangungjawaban kepada dressel yg di british virgin island atau pun yg di hongkong..tapi saya ga punya bukti utk menjelaskan kepada smuanya..apa bung nofie punya suatu fakta tentang dressel yg di hongkong tsb telah tutup?mohon bantuannya..thx

  17. yuda

    fanny

    mengenai crisis center itu bagaimana cara menghubunginya? dressel di Bvi itu emng masih ada atau tidak.

  18. carolina

    mengenai WBG ini, apakah crisis meeting benar2 ada? kemana kita harus menghubungi mereka dan langkah2 apa yang harus dilakukan ? sebagai orang awam di dunia investasi, memang kasus ini menjadi pelajaran, tetapi apakah memang ada langkah2 yang bisa dilakukan untuk meminimumkan kerugian ?

  19. elterna

    Just another great article from Nofie. Saya sangat sedih dengan nasabah WBG. Hanya ada satu saran dari saya: pengalaman adalah guru yang terbaik, dan belajarlah dari pengalaman.

  20. adi

    kepada semua nasabah. harap tenang . pertama tama , disitu tercantum nama perusahaan besar di utah, serta tambang emas saaya merahasiakan nama perusahaan tersebut mengigat jika mereka tidak membayar dana saya, akan saya bocorkan disini ,tunggu , serta accouinting dari tanner+co, serta 5 bule direktornya.
    saran saya mengapa kita tidak menuntut kedubes amerika ,dengar DEMO KEDUBES AMERIKA, DEMO KEDUBES AMERIKA Ini jalan dari saya yang mengetahui dalamnya dressel, supaya mereka menalanginya. kemudian dressel membayar kepada amerika.

    saran saya 10 ribu nasabah harap demo di kedubes amerika
    serta menahan semua marketing dari level atas hingga bawah

    ingat jika kasus selesai mereka akan dibayar oleh dressel dan wbg

  21. adi

    Hrap ditahan abianto sukarno, yolinda desiree sahelangi, novel, semua branc manager , semua assistent division manager, supervisor dan marketing. mereka semua makan uang kita melalui wbg. kita sita aset mereka. harap para nasabah menyita aset para marketingnya masing2. korupsi terbesar wbg sebagai agent marketing dari dressel seharusnya tidak mengelola dana nasabah. haya dressel yang mengelola dana nasabah. apalagi dana nasabah dimakan rame rame oleh wbg dari marketing sampai yang paling bayak makan posisi supervisor, assistent division manager,BM, Hingga manajemen wbg jakarta, terutama presdir The fucking krisno abi
    yanto sukarno.

    semua direktor dressel dan management teamnya serta direktornya makan uang kita mlalui dressel tapi kebanyakan mereka kelola sungguhan.

    Yang paling kurang ajar The Fucking WBG sbgai agent ,yg seharusnya dana dari nasabah disetor langsung ke dressel, WBG tikus tikus rakus, Bunuh semua marketing hingga Presdir the fucking wbg

  22. ely

    saya setuju dengan adi, memang direktor dressel warga amerika, sertifikat ditandatangani oleh ken mccabe, selaku chairman serta dibantu oleh 4 direktor lainnya warga amerika, serta danny wong sebagai direktor yg paling kecil pengaruhnya
    .serta ada satu luis garcia sebagai BM mexico, dan accountant dressel tanner & CO.
    jadi kita memeang harus menuntut ke America secepatnya lewat kedubes

  23. andrew

    bagaimana pendapat anda mengenai program kemitraan cipaganti travel? saya sendiri pernah melihat laporan keuangan cipaganti yang telah diaudit oleh akuntan public. dan akan diberikan giro mundur sebanyak 12 pcs jk investasi selama 1 tahun. jk 2 tahun berarti mendapat giro sebanyak 24 pcs.

    mohon hasil analisanya.

    thanks

  24. andrew

    bagaimana pendapat nofie mengenai program kemitraan cipaganti travel. (bisa di search di google). saya sendiri pernah melihat laporan keuangan cipaganti yg telah diaudit oleh akuntan publik. dan jk kita melakukan investasi disitu misalkan selama satu tahun maka, kita akan mendapat giro mundur sebanyak 12 lembar, jk 2 tahun ya berari 24 lembar. selain itu, ada perjanjian investasi di didepan notaris. tapi giro untuk modal yg kita tanamkan baru diberikan pada akhir masa investasi itu.

    mohon analisa anda…

    thanks

  25. dio

    wbg ada surat ijin dari menkeh koq bisa.
    michelle lawrennce salah satu director dari dressel pernah berkunjung ke wbg malang ,dia heran perpustakaan di wbg malang begitu besar,sambil ketawa-ketiwi.

  26. Kana

    Saudara2 sekalian.. saya tahu kalau banyak dari kami, para nasabah yang tergiur dengan yield yang terbilang cukup besar itulah yang membawa kami para nasabah ke masalah ini sekarang, tetapi perlu diketahui beberapa dari kita bukannya greedy or whatsoever. Beberapa dari kami ada yang menginvestasikan uang pensiunan hasil jerih payah kita bertahun2 hanya karena ingin menyekolahkan anak2 kita sampai berhasil. dan tidak semua memiliki wawasan mengenai ekonomi atau investasi seperti para pakar. Karena beberapa dari marketing yang mengajak kami berinvestasi sebagian juga ada yang berasal dari anggota keluarga para nasabah,jadi otomatis kita juga mempercayai. Kita tau kita berbuat salah sometimes, tapi ya kalau orang sudah jatuh jangn didorong lagi ke jurang. Beberapa nasabah bahkan sampai tidak mencukupi membiayai kebutuhan sehari2.

    sekedar informasi Mr Danny Wong itu ditangkap oleh pihak berwajib di Hong Kong bukan karena masalah pelarian dana nasabah wahana bersama globalindo, tetapi cuma ditahan beberapa saat karena memberikan cek kosong tak berdana pada beberapa nasabah wahana bersama globalindo yang mengejar Mr Danny Wong hingga ke Hong Kong.

    Jadi ada baiknya untuk para nasabah berkumpul dan bersatu melaporkan pada kepolisian daerah masing2untuk melaporkan kepada jajaran Polri guna mengejar asset Mr Danny Wong di Hong Kong. Karena ada seorang nasabah yang dibantu seorang lawyer di Hong Kong yang mengatakan bahwa Mr Danny Wong itu tadi di Hong Kong memiliki asset yang besar. Dan kepolisian Hong Kong telah dihubungi, tetapi mereka belom bisa bergerak kalau belum ada laporan dari pihak Polri Indonesia.

    Jadi, setidaknya para nasabah bisa melakukan suatu tindakan nyata.. suatu langkah .. untuk, paling tidak berusaha memperjuangkan hak kita.

    Terlepas dari itu semua.. sudah bisa diyakini bahwa Dressel itu hanya fiktif belaka, dan jelas2 dananya sudah dibawa kabur.. apakah kami masih bisa mempercayai crisis center? well…

    terima kasih
    ini sekedar informasi dari saya, mohon maaf jika ada yang tak berkenan..

  27. ely

    menanggapi mr.kana

    dressel investment di meksiko yg dipegang luis garza
    dengar dengar dressel kerja sama dengan richmark international
    dan richmark itu sendiri orang- orang dressel, yang di situs richmark tidak disebutkan direktornya alias disembunyiin, dan juga krisno abiyanto sukarno ada di richmark international yang berkantor di canada dan BVI ,dengan membawa modal dari indonesia.

    dan juga luiz garsa meksiko juga pernah jadi BM WBG surabaya.

    bisa dilihat di http://www.globalconsultant.com.mx

    emang sih di indonesia nasabah dikorbankan untuk aliran dana ke amerika dengan menghembuskan isu dressel itu fiktif, agar kita tidak menguber asset dressel yang di amrik,

    sekian dulu deh dari saya , betapa malangnya indonesia, dibohongi .

    dan satu lagi waktu itu dressel-inv.com membuka situs untuk log in, agar sertfikatnya benar benar asli, bila kita login ke dressel-inv.com maka akan ada no sertificate kita dan password, tapi WBG indonesia kebingungan bisa bisa ketauan belangnya sehingga sebelum ketahuan dressel mereka membangkrutkan diri dengan isu rush, agar tidak dimarahi boss besar mereka yaitu DRESSEL.

    karena situasi kacau gini akhirnya situs dressel-inv.com ditutup oleh boss besar dressel ,karena disitu tercantum nama nama mereka sebagai direktor dressel agar mereka tidak dikejar-kejar interpol.

    salah satu asset dari dressel ada di jkwilton.com

  28. ely

    Harap dicopy situs: globalconsultant , jkwilton,ricmark international sebelum situs tersebut menghilang karena diketahui di indonesia.

    terimakasih.

  29. Jojon

    WBG… WBG.

    Saya merasa skeptis terhadap ajakan sdr. Adi untuk demo ke kedubes AS, karena akan percuma saja. Dressel kalau memang benar2 ada, adalah investment company yang tidak tunduk kepada per-undang2an USA( tapi ikut BVI ), memang dia berkantor di Seattle, ibukota negarabagian Washington , USA, tapi konsekwensinya, dia tidak boleh beroperasi di AS. Polisi amrik hanya bisa menindak warganya yang berbuat crime ( spt sdr. Ely sebutkan bahwa 4 direktur Dressel adalah warga Amerika ). Itupun kalau ada permintaan dari Interpol. Selama ke empat orang itu berkelakuan baik2 saja di Amerika dan tidak ada laporan2 dari Interpol dan kalaupun ada, mereka kuat membayar pengacara2 yang pintar ( pintar berarti juga mahal ongkos sewanya ), mereka akan aman2 saja dan gak mau bayar uang nasabah WBG.
    Dan kalau 4 orang itu menyimpan dana orang2 Indonesia (yang kena musibah WBG) di salah satu bank di Amerika dengan jumlah begitu besar, mereka tidak bisa menghindar dari IRS alias dinas pajak setempat, dari mana uang itu mereka peroleh, dari bentuk usaha apa yang mereka lakukan, dsb.dsb.
    Jangan dikira kejadian2 spt kasus WBG tidak ada di Amerika. Banyak ! Cuma masalahnya lembaga konsumen disana lebih aktif memberi tahu masyarakat dan sistem hukum disana lebih berfungsi, sehingga orang berpikir 2 kali untuk berbuat hal2 semacam WBG.
    Akan saya tunjukkan bagiamana lemahnya penegakan hukum di Indonesia:
    Sebagai contoh yang kecil saja: Di Indonesia melaporkan kekayaan ke kantor Pajak untuk menentukan besar pajak yang kita harus bayar, atau lebih dikenal SPT bisa dikarang se-enak2nya, tanpa takut masuk penjara. DI amrik atau negara2 maju lainnya, membohongi petugas pajak atau istilahnya tax- evasion berakibat tidur di hotel prodeo( alias dibalik ruji2 besi ).
    Faktor lain yang tidak kalah merisaukan : Negara kita termasuk paling korup. Sudah merasa lega kah anda korban2 WBG, setelah melapor ke polisi ? Taruhlah anda tidak mengharap uang hasil jerih payah anda mengumpulkan ber puluh2 tahun itu bisa kembali, apakah anda yakin orang2 spt direktur2 WBG di Indonesia akan dihukum setimpal ?
    Bila anda memperkarakan secara perdata, apakah uang tunai anda akan kembali berbentuk cash, tanpa anda harus keluar uang lagi untuk membayar” beaya perkara” SEBELUMNYA ?
    Ilmu management dan economy dan keuangan sdr Nofie Iman adalah sangat tinggi, pengetahuan tentang peraturan2 ber-business beliau juga sangat luas,namun applied-nya tidak akan terlaksana tanpa ditopang oleh sistem penegakan hukum yang reliable dan berwibawa dan yang penting dihormati oleh semua pihak , termasuk orang2 yang membawa lari uang nasabah WBG.

  30. Ovide Decroli

    To : Agus Trilaksono

    Yang namanya analisa itu berawal dari kejadian yg masa lalu, kebiasaan-bebiasaan market itu sendiri dan kejelian analist untuk melangkah kedepan.
    Jadi analisa itu gampang sekali…akan tetapi untuk memprediksi sesuatu kedepan tentang market tidak semua orang bisa…ataupun tidak berani.
    Seperti ada pertanyaan …mau kemana sih market kedepan..? orang akan binggung kemana ya…?
    Tapi kalo kita memprediksi maka yang akan didapat adalah PELUANG dan RESIKO.
    Inilah yg dimaksud dengan perdagangan…selalu ada peluang dan resiko.
    Tinggal kita memilih sejauh mana peluangnya dan sejauh mana resikonya.
    Kalo resiko ..berapa resikonya…
    Jadi semua harus ada di depan mata…BARULAH KITA BERINVESTASI….

  31. Kana

    wah.. terima kasih banyak buat saudara Ely atas informasinya…
    apakah anda juga salah satu nasabah?

  32. francois

    hello every body, i feel sorry for what WGB did to you guys, after see and reviewing dressel investment who are BVI registered company but own by US citizen, YOu can SUE them in american court (arbritase court), cause even they registered in BVI the affiliate company resideted in USA ( dresssel in utah ) and the most important thing as a prove initial investment (money) always send to US financial institutions ( ie regal financial in seattle,washington and cyprus credit bank in utah).
    I`m personally a criminal lawyer and born in indonesia ,and also know the law firm who specially handle international arbritase court.
    Ok i end may letter hope these can help and light up what the best thing to do on this situation
    rgds, francois

  33. Jojon

    Berita terakhir mengatakan bahwa:Seperti dilaporkan MARTHA reporter Suara Surabaya, Selasa (03/04), perwakilan nasabah yang tergabung dalam tim 9, ditemui Komisi A antara lain SUDIBYO, MUHAMMAD SHIRODJ dan JAFAR SODIQ.

    Dalam pertemuan yang dilakukan Selasa (03/04), EDWARD RUDI satu diantara nasabah mengungkapkan hasil temuannya tentang aset PT WBG yang ada di Hongkong.

    Dari temuan EDWARD, PT Wahana Bersama Globalindo merupakan anak perusahaan dari Trisol Investment Limited. Perusahaan ini dimiliki warga negara Hongkong, DANY WONG, LUIS GARZA, dan YAP PUI KEE.

    Selengkapnya baca :http://www.suarasurabaya.net/v05/kelanakota/?id=03ab394cc54c083eb1b8a2839fa0ccee200739745

    Beberapa pertanyaan timbul dalam hati saya akibat keterangan2 dari sumber2 lainnya :
    1. Apakah Edward Rudy itu betul2 nasabah, sebab sumber lain mengatakan bahwa dia adalah penyedia jasa untuk menguruskan uang korban WBG.
    2. Luis Garza adalah bule warganegara Mexico yang menghilang setelah melakukan pembelian rumah mewah di Sby ( Graha Family ? ) . Dia meninggalkan uang tunai 3 milyar rupiah begitu saja pada sipenjual rumah, tanpa ( sempat )membawa pergi sertifikat rumah yang dibelinya.
    3. Danny Wong memang sudah dilaporkan kepolisi Hongkong oleh seorang agent WBG Surabaya, tapi, polisi Hongkong belum menindak Mr. Danny karena kekurangan bukti.
    4. Seperti telah saya katakan sebelumnya , bahwa sistem penegakan hukum , bahkan sistem pemerintahan di Indonesia belum berjalan dengan baik, bagaimana bisa anggota DPR menyarankan para nasabah WBG untuk demo ke POLDA ? Baca selengkapnya pada :http://www.surya.co.id/web/index.php?option=com_content&task=view&id=5760&Itemid=34

  34. andri PH

    To Kana
    I would say sorry if I mention greedy in my opinion. The main problem is our government still haven’t stated a regulation to protect their people from malicious people behind investing company. In US, there’s many stories regarding with investor as a victim of a unmanagable or with no good intentional investing scheme. But, the government always reacting fast,especially with investigation and to punish all individual behind those scandal and then made a new regulation to make distinctive line between a good and bad investing company. I realize there is good intentional people to set and manage an investing company, but there’s a lot of people with no enough knowledge could identify it. And that’s not enough, government should build awareness for society to be aware when they want to involve with investing company. Without all of that, history will be repeating itself. I hope we can learn from this. Sorry and thank you.

  35. dedik

    Jika kita ke google search wahana bersama globalindo ,di halaman 8 ada wahana, di singapore, harap di sita asetnya.

  36. dio

    agen penjual dressel di jepang mengapa belum ada kabarnya atau tecium gelagatnya , http://www.sunnyworld.co.jp, saya masih menyimpan nomernya telpon :+81-3-3538-7611, fax +81-3-3538-7613,
    alamat : bill toshizawa 4/f,2-17-7 kyobashi,chuo-ku,tokyo,104-0031, japan

    mengigat agen penjual dressel mexsiko dan indonesia sudah terdeteksi , bagaimana dengan yang dijepang? setahu saya sunnyworld menjual 4 produk sama dengan wbg dulu, tapi fokus mereka tetap pada dressel.
    3 produk yg lain sebagai pancingan saja.
    sekarang situs sunnyworld.co.jp udah mereka tutup, setahu saya diketuai oleh warga negara jepang pasti , namanya agak lupa ,sptnya Hirocimi oba.

    wbg mempunyai surat keputusan menteri kehakiman R.I.
    no.C2-238.HT.01.01.th 1998

    serta SIUP
    no.2200/09-01/PB/IX/97

    Serta bapepam koq bisa mengijinkan wbg beroperasi di indonesia.

    Jadi kita bisa menuntut kepada 3 departemen tersebut karena wbg menyetor uang kepada mereka

    sebagai informasi tambahan: Family dari krisno abiyanto sukarno, banyak yang bekerja di wbg jakarta sbg marketing dan BM, kita bisa menahan mereka, sebelum mereka menjalankan skenario yang lain untuk menipu kita lagi.

  37. Jojon

    Pertanyaan kepada mas/mbak dio.

    Bagaimana / apa betul WBG menyetor uang ke 3 departemen pemerintah ?

    Setau saya perusahaan/badan hukum/ perseorangan hanya menyetor uang ke pemerintah hanya dalam bentuk pajak. Dalam hal ini diwakili oleh Kantor inspeksi pajak dan Pemerintah Daerah dalam bentuk retribusi.

    Mohon penjelasan, terima kasih.

  38. athlonxp3800

    mas/mbak dio,

    mereka (maling investasi) ini memanfaatkan grey area.
    saya koreksi, bapepam TIDAK memberi ijin wahana sebagai pemungut margin apapun.
    mereka tidak mendapat ijin dari bapepam karena WBG memang tidak mengajukannya. mereka sudah jauh lebih dulu terdaftar sebagai supplier di medan. manajer investasi? jelas bukan. penasehat investasi? kok nerima duit nasabah? paling banter kalaupun ada ijin, paling cuma sebagai KONSULTAN BISNIS DAN MANAJEMEN. yang ini sudah sangat jamak di indonesia.
    bappebti? mungkin si WBG ini mentransaksikan sebagian duitnya di balanced trading (forex/indeks). tapi dia memang nggak niat bikin perusahaan berjangka yang nggak boleh menjanjikan keuntungan fix kok.
    depperdag bertanggungjawab? jelas bukan. siapapun bisa membangun perusahaan milik mereka sendiri dengan modal 5 juta saja. kalau mau memungut margin, jelas kita harus mendaftarkan usaha kita untuk mendapat ijin spesifik.
    departemen kehakiman (or apapun namanya)? mereka cuma mengesahkan saja dan mencatatkan perusahaan pada lembaran negara. nggak mau tau apakah nantinya mau memungut dana masyarakat atau tidak.

    jadi disinilah masalahnya! ada celah yang dimanfaatkan maling-maling ini untuk menyerok dana masyarakat yang nantinya untuk dibawa lari, kalau-kalau model pengelolaan yang mereka lakukan gagal atau nggak mencukupi lagi untuk memberikan ‘keuntungan’ kepada nasabahnya.

    jadi apakah mereka berniat jahat? kalau kita bisa mengetahui modus operandi mereka, kita mau BELAJAR menyadari bahwa TIDAK mungkin mendapat keuntungan kalau kita tidak bekerja keras, pasti kita nggak bakalan terjebak janji-janji ponzi kayak gini lagi.

    peace ah!

  39. Lia

    saya bingung dengan kinerja pihak yang berwajib dalam menangani masalah WBG, terkesan sangat lamban dan sepertinya tidak begitu ditangani atau bahkan boleh dikatakan tidak ditangani. bagaimana tidak, sudah hampir 6 bln tapi pihak yang bersangkutan tidak juga bisa ditemukan. Apa karena polisinya sendiri dibayar uang tutup mulut sama Pak Abiyanto dkk? Masalahnya sudah hampir seluruh nasabah WBG mengalami stress berat. Karena tidak semua dari nasabah murni menginvestasikan uangnya untuk mencari keuntungan, melainkan untuk penambahan biaya keperluan sehari-hari.

  40. Jojon

    DRESSEL INVESTMENT & WBG.

    Tadi pagi iseng2 saya lihat alamat Dressel di British Virgin Islands: c/o Ankara Building, 24 De Castro Street, Wickham Cay 1, Road Town, Tortola, BVI.
    Lalu saya buka situs Google Map, berhasil ketemua sampai street-nya ketemu semua.
    Tiba2 saya nemukan website otoritas finansial comitee BWI : Disitu ditemukan segala tugas2 comite itu dan perusahaan apa saja yang boleh dan sedang beroperasi di/dari BVI, sangat banyak lho dan … ini yang gak enak: Tidak disebutkan nama Dressel Investment samasekali !
    Mereka sebutkan bonafiditas dan kompetensi keuangan perusahaan2 yang beroperasi di BVI, juga memberi WARNING, perusahaan apasaja yang ( saat ini ) menjadi tidak bonafide dsb. dsb.
    Sekali lagi tidak terdaftar ( no listed ) perusahaan yang namanya Dresel Investment di BVI.
    Lebih parah lagi, saya kemudian membuka Google Search, cari websitenya Dressel, hasilnya:— website UNDER CONSTRUCTION !
    Buset.

  41. dedik

    gua juga cari faralon invesment pemilik 50% saham BCA di situs sdr jojon , juga tidak ada

  42. athlonxp3800

    bisa baca-baca tentang Wahana Bersama Globalindo disini (silakan klik)


    kelihatan kadal-mengadalnya…

  43. ayle

    The company

    Registered :
    Akara building,24 de castro street wichams cay 1, road town, tortola, B.V.I ( overseas territory of the united kingdom)
    Phone : (284)494-4840/494-4976
    Fax : (284)494-4841/494-5884

    U.S. Office : 720south river road
    suite A-210
    St.george, utah 84790,USA
    phone : (435)688 7880
    fax : (435)688 7881
    (435) 688 7889

    dressel investment limited, a british virgin island based financial indtitution was incorporated as an international bussines company numbered 132519 under the provisions of international business companies act ( CAP.291) on THE 4th DAY OF NOVEMBER 1994

    key figures of management team :
    kenneth Mccabe( chairman) ,donald R.sherer(director) , Danny wong(director), michelle lawrence (office manager) , jeffrey sloan(director) , victor lowcock(general manager of finance) ,james bishop( chartered accountant) ,Hiromichi oba ( portfolio manager), Morris rosenberg( legal advisor )

    They are all united kingdom citizen, including hongkong in 1994.

    in the year of 2003 until now :

    key personal of management team GMP of dressel :

    Chairman : kenneth Mccabe
    Diretor : Don sherer
    Legal advisor : Dwight william
    Accountant : Tanner & Co

    so guys if that office was close, yau can catch them all.

  44. Jojon

    Dear ayle,

    My problem is: I don’t have enough money anymore. Of course there is still a mean available for affording a secure life and paying my due mortgage and car loan. Beyond that, I am not able to bear the cost of airline tickets and lodging in Hongkong for the purpose of chasing one of them, not to mention going to Utah and BVI..
    Yes, for now I’m living paycheck-to-paycheck life about USD$ 15 per day. I am ready for beginning my life from scratch again .Sure, I regret my doing in the past.
    But I believe there are still many people out there who has been defrauded by WBG and Dressel, but are still powerful & frenzied enough seeking after those criminals suchlike McCabe, Danny, Kenneth etc.
    To those offer supports and services like ‘arbitrary lawyers’ etc, I hereby submit my gratefulness for all of you who are still bother to think of our fate. Still, I open the door to your legal-help, of course under conditions of pro bono publico.

  45. dio

    jangan tertipu dengan yang luar negeri, wbg bm dan management ditahan , jangan sampai dilepas, yang kelihatan orangnya jangan sampai dilepas

  46. Jojon

    # dedik
    April 7th, 2007 at 8:29 pm

    gua juga cari faralon invesment pemilik 50% saham BCA di situs sdr jojon , juga tidak ada

    Comment: Terang aja nggak ada, Farallon Investment Ltd. yang membeli 51% saham BCA pada tahun 2002 ( jamannya presiden Abdurrachman Wahid ) itu adalah US-based company.
    Sedangkan website yg. saya sebut diatas adalah kusus menunjukkan companies yang beroperasi di/dari BVI

  47. ely

    i was investor too

  48. Krisanti

    Mohon diberi input bagaimana menangani masalah WBG. Info terakhir terdengar sudah ada beberapa client di bandung yang sudah dikembalikan lagi uang nya karena mereka meng hire lawyer sendiri untuk menuntut Abi, apa ada yang dengar ini juga? Terdengar juga kalau istri Abi ini seorang kriminal yang pernah di tahan di Jakarta kasus di suatu bank, dan hobby ber judi.

    Cari informasi tentang Dressel di google sangat susah, apa yang harus kita lakukan sebagai korban? apa Crisis Ctr yang dibuat WBG really works? are they on the victim side apa cuman boneka aja?

  49. padmijulia

    hi adi,
    dah baca ttg tulisan anda,andaikan anda tau londo2/bule2 yg curi uang kita,kenapa tdk cepeten beraksi? sptnya saya punya pandangan sama dg anda. bgmn mnrutmu ttg C centre? saya berada di Jateng anda dimana? saya sangat terpaksa harus jadi oo7 yg br kelas SD,yuk join.

  50. Krisanti

    Tambah ruwet aja sekarang, tadi saya mencoba telephone Dressel di Utah (nomer telphone yang ditulis oleh ayle), the number has been disconnected or no longer in service!

    Harus bagaimana ya sekarang? setahu saya kalau mau “sue” company di luar negri, kan ada batas waktu nya, nah kalau sekarang aja Crisis Ctr nya adem ayem, nanti keburu expire waktu nya. Any ideas?? HELP…

  51. adi

    untung ada yang menanggapi coment saya 30 maret, anda pintar juga , skr tanggal 12, berarti udah 12 hari, sekarang saya cuma berpedoman pada kecepatan hari, udah 12 hari terbuang sia sia, dan rumus saya universal artinya tetap berlaku sepanjang abad. RUMUS 30 MARET. Saya ulangi lagi PARA NASABAH HARAP DEMO KEDUBES AS ,10 Ribu nasabah harap demo! !!!!
    DAN para manajemen - marketing wbg JANGAN DILEPAS alias TETAP DITAHAN kalau bisa ditonjoki sampai mampus.

    mengenai wbg cc , apa kalian kalian ini percaya 100% jangan mau dibodohi, mereka para tikus-tikus busuk ingat uang kalian bertrilyun trilyun , apa mau ditangani tikus tikus busuk . Tikus itu harus dibasmi , jangan dibiarkan berkeliaran.

    saya ulangi lagi DEMO DEMO DAN DEMO itu cara tercepat ,biar pemerintah amerika yang menalangi dan dressel membayar ke amerika.

    Para nasabah harap membaca comment saya tgl 30 maret, sampai kiamat itu tetap berlaku. dan cepat dilaksanakan.

  52. Tiyang Alit

    Semua pada GOBLOK. WBG/Dressel atau Ibist atau Platinum atau apalah… semuanya adalah penjajahan ekonomi. Semua uang lari ke luar negeri. Aktornya para kapitalis dari Barat. Kita di sini di Indonesia cuma pada jadi centeng (menyamar sebagai komisaris dan direktur di WBG dsb-nya). Yang dijajah ya jelas teman sendiri.

    Ini karena bangsa kita memang GOBLOK semua. Salahnya Pak Harto, sewaktu jadi presiden rakyat dibodohin semua. Adanya cuma SD Inpres, gak pernah Universitas Inpres.

    Bisnis Investasi itu mudah saja. Kalau anda kenal saya akrab, pastilah anda percaya sekali jika saya tawari program penggandaan duit semacam itu. Bukan karena soal bisnisnya, tapi soal anda kenal saya dan percaya. Jadi uang pun berpindah. Setelah ada masalah… barulah anda repot dan mencaci-maki saya. Begitulah budaya kita, orang Indonesia. Sadar sajalah… memang kita semua di sini GOBLOK!

    Tidak perlu menulis dengan alasan pendidikan yang cuma ngembat dari koran dan telat lagi menulisnya. Kalau memang punya indikasi (apalagi bukti) suatu kejadian jelek akan terjadi… tulis saja! Tidak perlu takut disebut - menjelekkan nama baik - Kok takut banget?! (Takut apa brengsek ya? Tipis bedanya!).

    Bapak/Ibu?saudara sekalian…

    Nih… saya beritahu….

    Bisnis seperti WBG bakal tambah marak di Indonesia. Semua berawal dari luar negeri. Iming-imingnya keuntungan yang luar biasa. Anda bakal percaya, sebab back-up-nya dari negara-negara maju (kapitalis semua loh). Apalagi anda sebagai orang Indonesia, biasanya ngtrend banget sama yang berbau luar negeri. Dan kurang percaya sama produk dalam negeri.

    Ketahuilah… saat dana besar telah terkumpul. SCAM pasti terjadi. Akibatnya, secara tidak langsung… CASH FLOW negara kita jadi minus dan rusak amburadul.

    Selanjutnya negara kita bakal terpaksa utang ke luar negeri… ya ke mana lagi kalau nggak ke negara kapitalis itu semuanya. PARAHnya… uang yang kita pinjam adalah uang kita sendiri yang di-SCAM sebelumnya sama mereka.

    Mau minta keadilan? Hahaha… PENGADILAN mana yang mau ngurusi? PN Jakarta Selatan atau PN New York? Busyet… GOBLOK kok nggak sembuh-sembuh.

    Terus pada pingin tahu…? Kok korbannya juga para penggede ya? Ya, jelas dong. Mereka juga GOBLOK, uangnya hasil korupsi lagi (tinggal ambil tanpa mikir dan susah kerja). Jelas banget, mereka nggak bakal tahu kalau bisnis model WBG ginian bakal SCAM.

    Mau nyuruh pemerintah mengatur para penipu? Gimana bisa… wong sebagian besar para pemerintah itu juga menipu rakyat sendiri.

    GILA… GILA…! GOBLOK nggak habis-habis… ditambah GILA lagi.
    Gila harta, gila kuasa, gila-gilaan lah pokoknya.

    Yang pasti ini adalah bentuk penjajahan lewat sarana ekonomi yang halus dengan intrumen paling asyik… UANG..!!

    Oya… ada satu hal lagi. Kok para penggede tenang-tenang saja ya ketipu bisnis macam WBG/Dressel ini? Jawab: Soalnya mereka tahu tuh duit gampang carinya. Kan bisa korupsi lagi. Enteng! Kecil..!!

    BAPAK/IBU/SAUDARA… semuanya.
    JANGAN SULITKAN DIRI ANDA YANG SUDAH KESULITAN.
    Kembalilah ke agama anda. Mudah-mudahan hidup anda lebih baik.
    Uang nggak dibawa mati kok. Tanpa uang juga nggak bakalan mati kok.
    Yang mati pas lagi bawa uang juga banyak loh…!!

    INGAT..!!
    Kita sedang dijajah. Mari berjuang melawannya. Bunuh kapitalisme!

    Terima kasih.
    Tiyang Alit

  53. Tiyang Bendera

    oi.. tiyang alit katanya suruh kembali ke agama.. jangan goblok2in orang lho…
    karma tau rasa lu!! ya kita semua kan hanya berusaha kali, me-review what we’ve done..
    gak usa lu jelasin perkara negara kita ini, kita semua juga uda tau…
    mau berjuang bunuh kapitalisme juga butuh duit mbah! biar gak goblok anak saya juga harus sekolah pake apa coba bayarnya? mau survive aja skrg pake apa coba..
    saya bukannya marah2 lho ini.. hanya heran melihat comment anda… lucu amat..
    ya memang kita tau mati gak bawa duit, tapi kalo lu mati gak punya duit juga paling2 didaur ulang ntar mayatnya jadi pupuk.. justru saya kira para nasabah disini mengkaji ulang permasalahannya, saya yakin sebagian udah ada yg bisa menerima kenyataan yg terjadi, kalopun masih gembar gembor menyelidiki masalah ini justru karena kita gak mau masalah ini terulang.. gitu loch..(bukannya naive lho)

    last but not least : daripada anda mencaci2 gak jelas, cobalah berbuat sesuatu yg kiranya worth it.. bisa dengan membantu para nasabah secara moral maksud saya, jadi jangan di goblok2in kan kasian nanti ada yg bunuh diri gmn?… ataupun silahkan berjuang menggapai mimpi anda melenyapkan kapitalisme..

    *biar dari tiyang alit anda bisa jadi tiyang gedhe (amin) dan gak menjadi tiyang bendera kayak saya…-peace man-

  54. prita

    guys mau info jawaban dressel investment silakan email saya

    dokterprita@yahoo.com

  55. Krisanti

    Way to go Tiyang Bendera!! gimana sih ada masalah bukan nya dibantu cari solusi atau kasih input2 yang baik, malah di bego2in. Itu juga suatu typical orang Indonesia yang bisa nya menyalahkan dan menunding ini lah itu lah setelah sesuatu terjadi. Mudah2an di forum ini kita bisa dapet informasi dan jalan keluar. Kalau untuk di bego2in nggak usah disini..

    Peace!

  56. anh minh

    Dear sir!
    I want to know about: Richmark International Ltd.Address:akara building,24 de castro street,wickhams cay 1,road town,tortola,bvi.
    Could you help me?
    Could you send for me information this company/(ex: the name’s Director and shareholder,the company’s nation,what’s business active,the capital …)
    Thank you so much.
    BestRegard.

  57. della antro

    Dear anh minh,
    I think I know something about richmark International Ltd. open their web at http://www.richmarkint.com. They bussines look likes what Dressel Inv. Ltd doing. Moreover, in http://www.globalconsultant.com.mx both of them are working together as partners. You may learn about them but please keep a close check on.
    Good luck.

  58. shenaya

    hi there,
    i was actually looking at this website for quite sometime.rasanya baru sekarang pengen ikut komentar. soal dressel ini banyak yg dirugikan pastilah kita semua shock dengan angka yg dilansir oleh Tempo ya…wow ga terima banget bangsa kita di perlakukan seperti itu. dulu saya sempat jadi klien tapi sdh withdraw sejak 2004. lumayan sejak 2000 ikutan di sana, manfaatnya juga saya rasakan saya jadi punya extra money selama kuliah S2. dan saat itu blm bisa kerja bener. hati saya shock waktu dengan dressel colapse…because those years, mereka tdk pernah telat bayar yield dan waktu keluarpun dalam waktu 10 hari principal balik…!

    saya pikir must be somethimg wrong with the management atau apalah namanya, apakah karena WBG yg agennya buka cabang dimana-mana, dan akhirnya keinginan juga makin besar untuk menumpuk keuntungan…salah satu teman saya yang jadi salesnya told me mereka diajak jalan2 ke eropa dan bisa erpenghasilan sampai 100juta sebulan hanya gara-gara bisnis ini…jadi prinsipnya ya win win lah.

    but, when things go wrong like this, tanggung jwabnya siapa? yang saya tahu dressel wkt itu ada, dan beroperasi dgn baik, hanya saja apakah saata ini juga demikian. dari pemberitaan bahwa itu registered BVI tidak menutup kemungkinan mereka eksis…dan banyak sekali perusahaan investasi yang benar kan juga terdaftar di BVI toh ?
    Tidak berarti yang tedaftar disana lalu disamakan dengan Dressel…no lah…too many similar investments and belum tentu ponzi scheme karena main sendiri pun kalo berani n tepat 2% sehari juga dapetlah…

    harapan saya semoga dressel bisa lebih gentleman untuk mengakui keberadaannya bukannya membuat panik para klien…!

    Crisis Centre WBG JKT juga sudah berupaya hanya saja belum ada sepak terjang yg signifikan yang bisa dishare oleh umum. berita yang saya dengar melalui sobat saya yg masih mengurusi para kliennya dan sekarang pusing 7 keliling…kasihan deh…
    semoga republik ini juga mau mengulurkan tangannya pada teman-teman yang dibikin susah oleh WBG IBIST SPI SWISSCASH dan masih banyak lagi….!

    we have to learn from this thing…but we can not be ‘kapok’ as well on hearing word investment…justru investment awareness kita perlu ditambah supaya bisa memilih yg resiko minimal but high yield..!hehe

    Good Luck semoga perjuangan crisis centre dan juga hire lawyerpun masing bisa berhasil….! Amin…dan semua yang jadi korban diberikan kekuatan dan ketabahan.

  59. fajri

    Trims atas masukannya mas,yang telah membuka wawasan kita dalam transaksi bisnis,invest termasuk sekarang banyak bertebaran di internet yang masih bayak lagi jenis2nya yang menjanjikan keuntungan bahkan jauh melebihi dressel investment. sebagai contoh swisscash yang dewasa ini lagi marak baik di indonesia malaysia dsb yang menjnjikan fix return 300% dalam 15 bulan. sebagai contoh kalau anda invest. US$ 1000 . maka setelah 15 bulan akan menjadi US$3000, dan terus kalau dibiarkan tanpa diambil(reinvest) dalam 30 bulan akan menjadi US$9000. Ruarr biasa bukan?.. nah……. bagaimana tanggapan mas nofie dalam hal ini,apakah swiss cash ini bisa dipercaya? thanks atas inputnya.

  60. shenaya

    hi fajri,

    swisscash khan sekarang sudah mandek juga mas…and they always claim, that this is a high risk investment and prepare to loose everything…

    so apa gunanya…mending invest yang tdk terlalu fantastis…unless you have so much money to burn, hehehe.

    kalo saya sih ngga akan kapok nyebar resiko to gain high yield dgn produk semacam dressel atau apalah…karena 24% /year masih masuk akal lah. yang penting mah lihat agen penjualnya, izin and agency agreementnya gimana, apakah mereka pegang duitnya or TT direct ke principal? WBG dulu kan terima cash/transfer singgahan, mereka yg akan teruskan,(ini rawan banget, from moral side) kemudian ngecek mereka bisa kasi brief details investasinya and of course …perusahaannya bisa di tengok ngga alias bukan jadi2an!

    getu…pak nofie thanks juga pencerahannya…ttg investasi…I think everybody have to know how to invest their money if they have enough…not just sitting pretty in the bank lah!…betul ngga pak Nofie? I think kesalahan is guru yang baik…???
    as Confucious said, Melakukan kesalahan biasa aja tapi menarik pelajaran dari kesalahan itu baru luar biasa…’ iya khan ???

    cheers,
    Shenaya

  61. della

    ah crisis centre hanya kepanjangan tangan dari dressel, mereka hanya mengulur ulur waktu agar dressel bisa menyembunyikan assetnya dan memanipulasi kekayaan yang telah mereka peroleh , saya disini minta team independent, yang mengawasi kinerja cc, karena jelas jelas cc itu bukannya memperjuangkan hak client/nasabah, tapi mereka itu membantu dressel untuk menumpuk harta yang telah mereka peroleh, saya makin pusing saja, dan pengacara cc hanya akal akalan mereka biar cc kelihatan dimata nasabah memperjuangkan haknya dan tentu minta uang ke kita untuk bayar pengacaranya, misal yang cair 70% dari cc, padahal dressel bisa membayar 100% ,berarti 30% untuk cc + biaya pengacara yang fiktif / tipu-tipunya cc 10%, jadi kita terima 60%. itu kalau asumsi cc memberi kita 70 % , kalau dressel tidak ada team audit independent yang mengawasi audit dressel, misal dressel kekayaannya hanya 40% diumumkan ke public , 60% dressel sembunyikan bagaimana coba. karena sudah beberapa hari ini saya berasumsi dressel dan cc memasukkan barang barang bawaannya untuk dikemas dan disembunyikan.

    cepat-cepatlah membentuk team independent yang memang memperjuangkan hak para nasabah karena mereka jauh di amerika mengapa kita tidak melewati jalur diplomatik

  62. shenaya

    della,

    bener lho bisa jadi dugaanmu itu bener!
    CC JKT ada yang awasin ga? kayanya sih ada orang head officenya deh,

    konon kata saudaraku yg ikut di CC Bandung, last week mereka dipaksa oleh presidium untuk TTD surat pernyataan Notariat! Arogan banget katanya orang2nya yg juga klien! malahan sampe mengklaim kalo ga ikut CC uang ga keluar? apa betul?
    padahal jauh-jauh dari Jakarta…lah! dan mereka harus nyumbang 100rb biaya notaris dll.

    wah bener2 deh pungutan liar banyak juga! kesannya sih remeh 100rb sekali sreet…tapi yang aneh duitnya ditaro dikotak supermie lho kaya sumbangan bencana alama….pantes aja salesnya kaya kesetanan ngejarin saudaraku yang nasabah bandung! dan tidak dibolehkan ikut CC JKT…

    wah wah wah!! another crook is born!

  63. Agustinus

    Salam kenal P Nofie Iman. Saya salut dengan analisis anda yang meragukan Dressel sebagai reksa dana atau hedge fund. Saya ingin melengkapi analisis anda. Alasan anda sangat kuat bahwa Dressel bukan reksa dana. Tetapi saya punya feeling bhw Dressel Inv itu cenderung hedge fund, yang jelas dibuat untuk mewadahi nasabah super kaya dan memang kurang teregulasi. Di US sendiri, tujuan regulatornya al. adalah buat apa mengurusi segelintir orang super kaya. Andaikan bangkrut atau bermasalah, hanyalah masalah segelintir orang dan tidak merusak pasar. Apalagi Dressel bukan US based company melainkan BVI. Hal lain yang agak menguatkan ada juga nasabah yang merasa diuntungkan dengan Dressel Inv. Dan Dressel bisa bertahan cukup lama.
    Kesalahan etika marketing (selalu terjadi di Indonesia :misstatement!) yang memang tidak ada info bhw produk ini untuk high networth dan resiko tinggi.Lebih parahnya dikatakan digaransi. Lalu dijual ke investor menengah secara retailan US$5000.
    Saya punya pengalaman pribadi diundang ke WBG Lippo BDG. Saya membaca disclosure consent (DC) dan keterangan marketing. Saya ingin membagikan consent saya shg saya tidak mau ikut:
    1. Tidak ada marketing yang tahu apa portfolio yang ditransaksikan. Konon hanya emas titik. Jangankan cash flow, transaksi future atau option juga tidak jelas. Konon portofolio sangat rahasia. Ya ok lah. Memang semua hedge fund secretive. Portofolio Sorros juga tidak ada yang tahu.
    2. Legalnya BVI. Tuntutan perdata ya harus di sana. Mana bisa di PN BDG. Saya tidak sanggup bayar pengacara di sana. Tidak tahu ada asosiasi yang bisa bantu di BVI. Tidak spt di US, semua transparan.
    3. Di DC, Market Maker-nya Dressel Sendiri! Alias dia berhak menentukan harga portofolio sendiri. Bisa jadi sudah rugi, bilang untung. Dia berhak.
    4. Di dalam DC juga, Dressel boleh menggunakan leverage. Hanya saja tidak dapat diterangkan marketing berapa leveragenya Dressel? LCTM bangkrut setelah 4 tahun operasi dan kapitalnya naik 400% dengan menggunakan leverage 1:25. Baca: Modalnya hanya 4% dari posisi bukaan. 1% loss berarti 25% loss capital dan sebaliknya 1% untung bearti 25% untung. Jelas resiko tinggi. Di Indo saja, saya dengar transaksi forex/future di Indo leverage 1:100, banyak yang tak tahan.
    5. Saya tanya bagaimana dengan regulasi di Indo, marketingnya bilang ikut BVI. Saya tanya coba lihat kasus LCTM, hedge fund bangkrut. Atau Mengapa ada nama Salomon di Citibank? Jangan lihat Quantumnya Sorros saja yang kebetulan sedang untung. Salesnya cuman bilang kita sudah memberi income 2%/bulan sudah tahunan.
    Kesimpulannya: Just another High Risk High Return investment: Bisa untung besar - bisa bangkrut.
    6. DC Dressel kelihatannya sudah cukup jelas, investasi ini untuk siapa. Jelasnya profil investor high risk.
    Hanya opini pribadi, bila hal di atas benar, kelihatannya menggugat Dressel di BVI, investor di posisi lemah. Karena di DC, sudah jelas ada. Kecuali lain halnya kalau BVI perusahaan fiktif. Mengutip pengacara terkenal Indonesia:
    “Buktikan ALIRAN”
    Semoga kasus ini jadi pembelajaran kita semua dan ada hasil investigasi jelas: Di mana Dressel kalah posisi dan dgn leverage berapa perusahaan ini habis?

  64. Johanes Gunawan

    Pak Nofie,

    Saya senang dengan analisis anda yang cerdas dan kritis mengenai investasi. Saya malah lebih cenderung WBG ini money game. Karena seperti yang anda katakan laporan keuangan perusahaan yang tidak jelas, bahkan dari webnya saja tidak meyakinkan. Biasanya sih kalo perusahaan pengumpul dana masyarakat memiliki laporan keuangan dan RBC (Risk Based Capital) harus mencapai minimal 120% menurut aturan pemerintah.

    Saya melihat orang Indonesia kurang memahami mengenai Investasi dan bagaimana caranya berinvestasi yang aman dan benar. Makanya gak heran jika banyak orang-orang khususnya di Indonesia tertipu dengan money game berkedok ‘investasi’. Saya setuju dengan pak Nofie jika rata-rata orang-orang terlalu greedy sehingga ‘gelap mata’, tanpa perhitungan dan pengetahuan yang cukup mengenai investasi langsung ‘terjun’ dan akhirnya menjadi korban penipuan. Belum lagi akhir-akhir ini mau dagang susah dan lapangan pekerjaan juga sulit.

    Saya berpendapat sebaiknya di masa mendatang untuk menghindari kejadian-kejadian serupa di masa yang akan datang, masyarakat perlu dididik bagaimana cara berinvestasi yang benar dan memahami resiko-resiko yang ada di investasi.

    Salam

    Johanes gunawan
    http://www.johanes.org

  65. alien hacker

    what is the problem if that some one solve their problem my name hacker i just hacker for the dressel he watching us every day , become the hacker you must brave to direct risk, what i say is i got her in the past week ago, they are high teck tecnologi, i was war with him trought the internet, i was lost with him, he delete all my disk, i will enter in their healt research institute, so dressel prepare your self, who is win.

  66. Antyki

    Big problem.

  67. anhminh

    Dear Della antro!
    Thank for your reply.But i can’t understand the website of richmark international ltd,what are they say ?
    Could you say more for me clearly? I want to know the number telephone,fax and the name of director,shareholder,and nation of richmark international ltd.
    Before i decide to investment on that.
    Thank you somuch.
    BestRegard

  68. noeg

    Dear anminh..
    If u want more information about richmark,u can contact me at bluelieur@yahoo.com…i’ve some information from their both of stories (richmark international.)
    regards

  69. Welldy

    Hi!
    Saya dr WBG Sby yg pergi ke HK bln Jan Feb 2007 untuk berurusan dengan Danny Wong.
    Setelah itu saya baru tahu seperti apakah Dressel dan WBG itu sebenarnya. Later I will update it with you guys. Thanks

  70. shenaya

    FINALLY,

    ABIYANTO KETANGKEP DI BANDARA!
    SEMOGA AJA INI BUKAN AKALA-AKALAN LAGI DARI PIHAK ‘MEREKA’
    PASANG BADAN OR REAL SURRENDER???

    HARUS ADA SAKSI PADA SAAT PEMERIKSAAN
    DUIT NASABAH MESTI DITELUSURI
    KHUSUSNYA DESEMBER SAMPAI FEBRUARI 15
    KARENA INI JELAS ADA ‘MAIN MATA’ ANTARA WBG DRESSEL DONG
    UDAH TAU GOYAH KOQ MASIH JUALAN SIH

    BRAVO BAPAK CARLO TEWU CS
    SEMOGA TETAP BERSIH DARI SEGALA TITIPAN

  71. prihatin

    Saya sangat prihatin sekali kasus WBG ini sehingga banyak sekali dana masyarakat yang tidak dapat dipertanggungjawabkan oleh WBG, sebagai akibat sikap unprudent dari investor, yang dimanfaatkan oleh WBG.
    Sejak awal, kesengajaan WBG dalam menyalahgunakan ijin Perseroan Terbatas yang diperolehnya (ijin PT hanya untuk perdagangan, bukan investasi maupun penghimpunan dana masyarakat) sudah mencerminkan niat serta moral hazard yang buruk. Sudah sepantasnya jika Bapepam lebih memperhatikan pendirian dan aktivitas operasional perusahaan yang sejenis agar di kemudian hari, korban investasi bodong tidak bertambah.

    Persoalaannya, hal ini sudah terjadi. Meskipun kecil kemungkinannya dana tersebut dapat kembali, namun segala dayaupaya harus dilakukan untuk dapat mengembalikan dana masyarakat yang sudah diselewengkan.

    Pihak yang berwajib dapat menelusuri asset yang dikuasai oleh WBG, selain dari pimpinan yang kini sudah ditahan, juga penelusuran asset terhadap seluruh karyawan yang bekerja di sana, karena besar kemungkinan asset bergerak yang dimiliki WBG yang seharusnya dapat disita sebagai dasar pengembalian investasi, sampai kini masih dipergunakan secara bebas oleh karyawan maupun mantan karyawannya.

    Penggunaan atas asset bergerak itu bukan menjadi hak karyawan yang bersangkutan, namun wajib disita.

  72. goga

    krisno udah tidak berguna bagi dressel, akhirnya dibuang, udah deh bunuh saja tuh krisno abi

  73. anhminh

    Hi Every body !
    I’m looking for information of RichMark International Ltd,in akara building BVI.
    But i can’t to have any that. Could you help me? please.
    Thank you somuch.
    BestRegard

  74. noeg

    FOR : Anminh

    Please contact me at bluelieur@yahoo.com

    Thx.

  75. anhminh

    Dear Noeg.
    I’m already send message to you. bluelieur@yahoo.com
    But i still not see your reply yet.Could you send for me again?
    Thank you so much
    BestRegard.

  76. Irvany Ikhsan

    ini akibat nafsu belaka. yang melakukan investasi tentu orang berduit. sudah punya uang ratusan juta or milyaran rupiah masih kurang. masih perlu membesarkan lagi nilai uangnya dgn menempatkan di dunia “Time Value of Money” yg sebenarnya asal usulnya diciptakan mmg untuk menjebak dan menjerumuskan orang dalam dunia hutang-piutang.

    gak percaya sama kitab2 Tuhan sih (bukan sok alim loh), namanya dikasih tahu sama yg Maha Tau kok ngelawan. kitab mana ayo yg bolehin ngebunga in uang. injil, quran, taurat, zabur… semuanya say no to riba… dgn dibungkus reksadana kesannya jauh dari riba, pure investasi… sama aja prends…

    yang terjebak di kasus wahana ini menunjukan jiwa2 yg greedy dan kikir…

  77. anhminh

    Huhuhu!
    Can you help me? please. I’m very need to know information of richmark international ltd.Address :Akara building,24 de castro street,Wickhams cay 1,Road Town,Tortola,BVI.
    help me,lease…
    Thank you somuch.
    BestRegard.

  78. shenaya

    anhminh

    who are you ?
    why are you in need of Richmark information
    please check their website at http://www.richmarkint.com

    goodness…are you crying?

    from shenaya
    viva investment in any kind
    but must determine time is the best investment

  79. anhminh

    Dear Shenaya !
    I want to know RichMark international ltd,because i want to investment for that company.
    But i don’t know more that.
    Could you help me? Please.
    Their website not show name’s team manager,telephone,fax,P.o box…
    So i can’t decide to investment ….
    Thank you somuch.
    BestRegard.

  80. adi

    lucu juga saya membaca ulasan dressel investment limited di indosat, tgl 15 mei 2007 , akhirnya team cc jakarta memberikan surat kepada kedutaan amerika dan inggris, padahal saya sudah memberikan saran pada tgl 30 maret 2007, jika dihitung hari maka sudah 50 hari terbuang sia-sia, 50 hari buat dressel sudah cukup lama, para pembaca harap membaca rumus adi 30 maret.
    cepat segera dilaksanakan!!!!!

    atau gini aja biar lebih cepat lagi kita bom nuklir saja si amerika dan sekutunya inggris,
    buat team cc kalian jangan ambil keuntungan dari situasi ini.
    buat the fucking krisno abiyanto sukarno karena kerakusanmu kamu membuat kacau kamu kira bisa ambil keuntungan dengan bonekamu MRI dulu, bangsat loe fucking krisno abiyanto sukarno.

    buat amerika dressel apa kamu gak takut dengan indonesia people yang barbarian karena otaknya hampir sama dengan binatang, mereka lebih suka darah daripada berdamai.

  81. adi

    waduh saya lupa lagi , nih ada satu lagi berita untuk anda semua, teknologinya indosat juga uang dari amerika dressel artinya uang dari kita juga , coba anda tanya indosat mereka pakai teknologi, mereka beli teknologi dari perusahaan amerika . tentu tanyanya pada pimpinan tertinggi indosat. oke

    adi

  82. jon

    you can see at
    http://www.bisnis.com/umum/hukum/1id5840.html

  83. hasyim

    sekarang ada kasus lagi platinum investama yang gagal bayar. seharusnya bappepam selaku regulator lebih jeli dalam melakukan pengawasan perusahaan yang ada dibawah pengawasannya. kalo sudah begini masyarakat yang jadi korban. kasihan mereka

  84. 666

    gw mau tau donk soal skema PONZI atau piramida plizz…
    send to sigit502@yahoo.co.id
    thanx 4 all…..

  85. james

    you want all information about dressel please contact
    Jamesbond69696@yahoo.com

  86. shenaya

    dear anhminh

    you better check and send your email to any richmark address.
    why you want to invest?
    do you know if they sold an investment fund?
    how do u know…

    ya udah …please specify your needs!

    shenaya

  87. bond 007

    ha ha ha , bang nofie situs anda dimasuki forex mentor ya, ha ha ha sangat menggelikan
    tuh rasain jangan menghina dressel

  88. CCJ

    Bermain HYIP emang bisa dapet untung yg gede. Yg penting bisa memprediksi timing-nya. Krn biasanya HYIP yg bonafit baru akan SCAM sekitar 3 tahun ke depan. Jadi kalo kita gabung pd tahun ke-1 kemungkinan masih bisa untung. Tp kalo udah di atas 2 tahun kudu waspada. Apalagi kalo ada perubahan sistem dan pertumbuhan jumlah nasabah yg overdosis. Soalnya HYIP itu kan cuma nunggu booming dana nasabah. Setelah dapet duit buanyaak dari nasabah biasanya HYIP bakal SCAM alias kabur keluar negeri - terus bikin HYIP baru lagi dgn nama dan sistem yg berbeda. Saran saya sebelum ikut HYIP cari dulu berita lengkapnya. Jangan tergiur ama janji return yg gede. Atau kalo mo cari yg aman mending ikut reksadana aja…Returnnya rata-rata 30% / tahun ( lebih gede dari bunga deposito - lebih kecil dari HYIP ) tp resikonya kecil.

  89. anhminh

    Dear Shenaya !
    Thank you for your reply.i has a friend he introduced for me about Richmark,
    i think this business very good,and i had some money saving,and i want increased profit for that.
    But i haven’t any information of this company.
    I want to know about clearly that.
    Could you help me? please.
    Thank you so much.
    BestRegard

  90. bond 007

    you can save your money 100% in richmarkint, and you will be i choose became a prsident of marketing agent in indonesia, so be hurry contact us
    jamesbond69696@yahoo.com

  91. anhminh

    Dear bond 007.
    Thank you for reply,but i want to understand clearly about richmark.
    Could you tell me more and more that?
    thank you so much.
    BestRegard.

  92. bond 007

    dear anminh

    you cannot search about richmark in our planet , i must to tell you their operation in developing countries like mexsiko, vietnamese, indonesia, and thirth world countries.
    they are like spider
    so quickly email me

  93. anhminh

    Dear bond 007 !
    Thank you for things you say with me. I was send for your email,but i still not receip your reply.
    You cant tell for me more and more richmark?
    Ex: the name’s director,phone number,fax, what’s their bussiness???
    Thank you so much.
    BestRegard.

  94. bond 007

    indonesia and malaysia is a target of super power country

  95. anhminh

    Dear bond 007.
    How are you? Could you tell me more than about Richmark international ?
    I want to know more and more that.
    I hope you will tell me .
    Thank you so much.
    BestRegard.

  96. silvi

    saya ingin menanyakan tentang kasus WBG, kok belum ada penanganannya. bagaimana dengan hukum di Indonesia, kenapa belum juga ditegakkan. kenapa pemerintah Indonesia selalu lemah dengan koruptor-koruptor yang telah memakan uang rakyat. mana janji-janji palsu bpk preseden selama ini. saya berdoa semoga bpk krisna abiyanto, Mr. lewis dan Mr. dani wong segera menyesali semua perbuatannya dan segera mengembalikan uang saya dan juga para nasabah wbg. kalau mereka tidak mau mengembalikan uang itu, terpaksa saya akan mendoakan mereka agar mereka dan keluarga mereka sengsara seumur hidup sampai tujuh turunan. semoga tulisan saya ini dibaca oleh mereka. ingat!! orang yang sering membohongi/ menyakiti orang lain, dia tidak akan pernah merasakan tenang dalam hidupnya.

  97. anhminh

    Dear bond 007!
    I think of Richmark international ltd is not true,because i has questions with many many body,but no body know this company.
    you also don’t know about richmark,does you?
    I hope so you tell me that.
    Thank you somuch.
    BestRegard

  98. Nofie Iman

    anhminh

    I’m sorry to say, but I can’t help you.

  99. shenaya

    anhminh,

    are you from around here in jakarta or so
    your english is not really native…r u indonesian?
    pake indo azalah
    so if anyone introduce you about richmark international
    why not asking him/her?
    why us here at this nofie iman?
    what are your reason behind…
    because we can not tell bad things about other product
    unless we are sure and proven…!
    i suggest u stop asking people around …
    as mr iman also does not know!

    hmmm…why is it such big a deal?

    Viva Nofie Iman, enjoy all the articles in this blog.

    Shenaya

  100. dian

    amerika itu masih perang sama teroris , sementara uang anda taruh dulu di bank lokal, setelah amerika urusannya beres dengan para teroris indonesia, baru kalian investasikan semua uang anda

  101. deswina

    ternyata indonesia sudah masuk travel warning sejak tanggal 9 januari 07 bagi amerika serikat , termasuk kegiatan currencys nya

  102. bono

    buat anminh

    direktor richmark sama dengan direktor dressel. apa hubungannya dengan teroris dan segala macam gak ada

  103. anhminh

    Dear Bono.
    Thank you for any things you tell with me.But i don’t know Indonesia Language
    If you tell me by English i thank you very much.
    Good luck to you.
    Byebye.

  104. krikri

    Balikin duit dari WBG.Itu uang orang tua yg amat membutuhkan.Kalo nggak dibalikin,para pemimpin WBG akan kena karma seumur hidup.Mereka akan mati sedih .Setan lu…

  105. dbye

    kalau mau nyumpahin dressel silakan anda kunjungi
    http://www.aboutdresselinvestment.blogspot.com

    kalian connect langsung dengan dressel itu situs yang buat dressel investment

  106. dbye

    jangan lupa dressel lawyer mereka itu cuma bercanda
    mereka kira kita ini guyonan apa? anda harus mengatakan persoalan ini serius dan segera mengembalikan uang anda-anda semua
    buat mereka uang 4 triliun itu kecil, mereka itu cuma menggertak atau bercanda terbukti dengan second anouncementnya dihilangkan padahal saya punya copynya

    jangan lupa untuk dicopy situsnya

  107. vfg

    kadng2 sulit buka blogger dressel

  108. borobudur

    para nasabah gak usah cemas dan panik second announcement dari dressel usa akan segera terlaksana dimana menjelaskan semua akan di BEP, break event point. sementara hukuman seberat beratnya akan dikenakan kepada abiyanto dan bawahannya.

    sialakan klik disini

    http://www.fletcherkennedy.com

    klik bvi,lalu klik international bussines company act, disitu menjelaskan untuk pemindahan asset recovery trust , dan jika perusahaan sudah 10 tahun lamanya beroperasi

    dan pimpinan fletcherkennedy adalah mereka , jadi cepat cepat anda copy situsnya

  109. shenaya

    wah makin ngga jelas nih..,
    i think nofie iman blog to give accurate info
    yg bisa dishare dgn kita semua.

    have no idea why masih nyari kambing hitam.
    kita sebaiknya bersatu padu
    untuk melacak dresselnya.
    dan maksain si krisno abiyanto
    membeberkan apa yang diketahuinya
    tentang dressel selama ini.

    setelah tertangkap koq ngga diungkap
    apa ada penjelasan ke publik
    tentang dressel dan wbg sebagai agennya.
    harusnya ada lah statement dari abiyanto itu.
    koq malah kesannya tertutup ya??

    how how how
    we can actually get info
    from those people ya!

    any ideas???

    shenaya

  110. justin

    mengenai wbg sebagai agent dressel orang tolol pun tahu wbg agent dressel
    agen di jepang sunyworld
    di mexsiko global consultant

    dressel pun mengawasi wbg sebagai agent dgn ketat dan pengawasan yg ketat pula oleh luiz garza surabaya

    jakarta oleh abyyanto

  111. goga

    bunuh saja si abyanto dan pembantunya nanti khan dressel mencairkan uangnya.

    gak percaya? coba anda coba.

  112. krisanti

    Bang Novie, coba tolong kasih input donk mengenai WBG ini, what is the next step. Apa tidak aja lain kecuali pasrah? Let me know what are the possibilities. Waiting for your reply….
    KS

  113. GambiT

    Waduh2…masih ribut semua tokh ? Apa ngk cape2 mbicarain wbg,dressel dan sebangsanya….
    Pada dasarnya semua tuh buntut2nya tipu2…hehehe..
    Jadi Dressel mau nipu, WBG ya mau aja disuruh nipu, dan para nasabahnya mau aja di-tipu-i…

    Hayoo nek gt salah siapa ????

    Ngga ada lah maling yg bakal bilang “WA ni maling”…impossible bro’…
    Adanya kalo mau nipu tuh harus direncanakan dan diatuir secara alus..kayak “Danny Ocean di Ocean 11th,12th,13th….

    Lah kok pas2an si Danny Wong en Danny Ocean puodo2 pinternya….mmhhhhh
    Ya dah lah..Life must go one….

    Relain aja daaaahhhh…..

    Yg pasti lebih ada harapan kalo loe2 berjuang sendiri tanpa lwt Crisis Centre…Ngk percaya????
    Buktiin aja nti….

    Peace yo’…

  114. handy

    Jadi apa donk kelanjutanya?? katanya pak Abby udah ketangkap??? bener ta??

  115. kris

    kan udah jelas di MOU bvi bila 10 tahun beroperasi diadakan voting direktornya apa perlu dilanjutkan atau berpindah tempat dari bvi , dan dressel merasa kecolongan karena mou nya diketahui, jadi mengenai isu rush itu yang menghembuskan isu ya dresel itu sendiri artinya dresel masih mempunyai kekayaan yang amat sangat besar, dan sekarang mereka menghembuskan isu lagi tentang utah bar justisia , apa itu non sense.

    sekarang saja danny wong president hyip baru dilaunching productnya november 2006 , setelah kesepakatan mou ditandatangani, e-gold, LCP,Swabb dan sebagainya
    sedangkan cg4 sendiri sudah menjadi perusahaan hewlett packard usa melalui program BTO nya bussiness technology optimizen bisa dilihat disini sekitar 30 triliun uang orang indonesia yang ditanam di hewlett packard
    http://www.peregrine.com

    saya rasa suap sudah bermain disini entah cc nya disuap atau aparat atau apalah
    ini khan sekedar wacana saja

  116. goga

    bakar semua product hewlett packard di indonesia

  117. byte

    after i look of blogger dressel about cg4 i found this it look like linux, siemens, compaq , windows xp, windows 2007 and much more .dont forget that indonesian money also in http://www.byte.com and also cg4 hiding all about them because cg4 is the cadence group
    http://www.cadence.com and http://www.cadence-group.com that much group of cg4 look like cgc cgi cgh and more

  118. byte

    hai it look like byte.com cannot open because dressel hidding about byte.com but i have the copy of byte.com

    plese contact leasweet9876@yahoo.com i will give you the copy of byte.com

  119. byte

    if you want to see more about the defendant of dressel you should see at
    http://www.dockets.justia.com
    and search party name : garza y galindo

    thank for your kind attention

  120. black berry

    fucking sit you fucking sit dressel ,quickly pay my goddamn it my money ,you fucking sit dressel

    fuck you dressel , i hope you guys of dresse