PT Wahana Bersama Globalindo
March 23rd, 2007 | InvestmentSepulang kantor kemarin, saya kebetulan menyimak pemberitaan penipuan oleh PT Wahana Bersama Globalindo (WBG). Setelah dikroscek, ternyata kasus ini sudah mengemuka sejak akhir tahun lalu. OC Kaligis, Sandy Harun, dan bahkan, Agung Laksono ikut menjadi korbannya. Lucu juga, mengingat tahun 2002 lalu saya termasuk yang diuber-uber marketing WBG. Bahkan kopi email, surat, dan transkrip fax dari mereka masih tersimpan — meski saya tak pernah invest di sana. Waktu itu, WBG mengaku sebagai kepanjangan dari Dressel Investment Ltd yang menawarkan produk Strategic Portfolio Management Scheme (Sportmans) dan Global Markets Portfolio (GMP) dengan yield 24%-28% per tahun dan investasi minimum US$ 5,000 atau kelipatannya. Menggiurkan ya?
Masalah muncul ketika dana US$ 20 juta milik WBG Surabaya habis untuk menalangi penarikan dana besar-besaran. Kisruh merembet ke WBG Jakarta (Gedung BRI II) yang ikut-ikutan dikomplain nasabah hingga akhirnya ditutup. Presiden Direktur Krisno Abiyanto Soekarno dan Direktur Operasi Paimin Landung disebut sebagai yang bertanggung jawab atas uang nasabah sekitar Rp 3,5 triliun dari 10.000 nasabah WBG di seluruh cabang, termasuk Surabaya, Bandung, Solo, Semarang, Yogyakarta, Medan, Makassar dan Denpasar. Konon pencairan dana nasabah dialihkan ke PT Mega Rise Investment (MRI) di Gedung Bapindo, namun dicurigai MRI hanya boneka dari WBG. Kini, tak cuma nasabah, komisi marketing pun belum juga terbayar.
Bicara soal duit, tak ada orang yang benar-benar “baik” — semua mengejar profit. Kalau ada yang menawarkan return tinggi, bersiaplah dengan risiko yang tinggi pula. Kalau mereka bisa membuat return 24-%28%/tahun, mengapa tidak dimakan sendiri? Kenapa nggak pinjam ke bank atau sindikasi kredit? Kalau mereka berargumen bahwa dengan adanya banyak investor maka modal yang terkumpul bisa lebih besar, itu non sense. Di seluruh penjuru dunia, mega proyek jutaan/milyaran dolar dibiayai oleh bank. Itu artinya ada sesuatu yang mereka sembunyikan dari kita.
The Dark Side of Investment
We live in a country where marketing rules. Advertising confronts us almost everywhere we look and in every format imaginable. Industri brokerage termasuk salah satunya. Profesi seorang broker sendiri, menurut saya, agak tidak beda dengan (maaf) salesman. What they’re going to do adalah menjual dan menjual kepada “investor” — no matter what, entah bagaimana caranya.
Instead of selling shoes or tires, they are selling investments, intangibles, and dreams. They were hired, trained, and are paid as a salesperson, not a business owner. They dress up in expensive suits and are given highfalutin, misleading titles. Through brochures and print and television ads, stockbrokers are portrayed as well-trained, educated fountains of knowledge about “the world of investments.”
Karenanya, tak banyak yang tahu bahwa yang menghasilkan jutaan dolar sesungguhnya adalah broker, bukan “investor.” Berdasar survei majalah Registered Representative pada bulan November 2000, rata-rata penghasilan tahunan seorang broker adalah $180,300 dengan kekayaan rata-rata $1,072,000. Padahal, tahun 2000 adalah salah satu tahun dimana banyak investor yang kehilangan dananya.
Di Amerika, dan saya yakin juga terjadi di belahan dunia manapun, industri brokerage adalah industri yang sangat secretive. Cara mereka mendapatkan klien, bagaimana mereka mengelola dananya, apa saja day-to-day operasional mereka, sampai tipu muslihat yang terjadi di dalamnya relatif tidak terjangkau oleh awam.
Industri ini juga mempunyai cara untuk melindungi dirinya dari tututan investor. Di Amerika, mereka menggunakan klausul arbitrase, dimana terdapat provisi yang mengharuskan investor untuk mengajukan klaim melalui arbitrase, bukan pengadilan. Arbitrase umumnya privat, tidak terjamah media dan hampir mustahil menarik public’s interest. Kalau ada tuntutan class action, biasanya bukan diajukan terhadap brokerage firm, melainkan kepada perusahaan penerbit saham. Class action ini terdengar ke publik karena tidak perlu diajukan melalui arbitrase.
Wall Street Journal biasanya memuat berita tentang ini di Section B. Kalau disimak secara cermat, apa yang dilakukan oleh NASD, NYSE, atau SEC untuk mendisiplinkan broker atau brokerage firm yang nakal, biasanya sangat “remeh.” Denda yang diberikan relatif kecil dibanding kerugian yang diderita investor atau keuntungan yang diraup oleh broker atau brokerage firm tersebut.
Bagaimana di Indonesia?
Di Amerika, dimana penegakan hukum sudah cukup bagus dan well-established, investor masih sering kecolongan. Padahal mereka punya ratusan peraturan, hukum, undang-undang, guidelines, dan sebagainya — baik di tingkat federal, state, maupun dalam level spesifik industri. Lantas, bagaimana dengan di Indonesia?
Setahu saya, peraturan soal ini baru dicover oleh Undang-undang dan Peraturan Bappepam-LK. Walau demikian, penipuan dan penyalahgunaan masih sangat mungkin terjadi. Apalagi, kekuatan hukum Bappepam-LK belum sekuat SEC yang benar-benar menjadi watchdog bagi pasar saham di Amerika.
Namun Amerika punya SIPC; lembaga nonprofit yang beranggotakan brokerage firm dan individu yang menjadi member bursa saham nasional. SIPC berdiri tahun 1970 dan sudah berhasil mendisiplinkan ratusan brokerage firm dan melindungi aset investor. Walau begitu, investor di sana tetap dituntut untuk aware mengingat sebagian besar broker-dealer belum menjadi anggota SIPC. Pun, nama SIPC masih sering disalahgunakan oleh oknum yang sebenarnya tidak terafiliasi dengan lembaga tersebut.
Di Indonesia, kasus semacam ini sebenarnya bisa ditindaklanjuti kepolisian. Namun, karena kasus ini adalah delik aduan maka harus ada yang melaporkan terlebih dahulu. Repotnya, ada kemungkinan rekening perusahaan diblokir sehingga dana nasabah tidak bisa ditarik. Nasabah gede tentu akan mencak-mencak. Sementara aktornya masih sangat mungkin untuk melarikan diri.
Pemerintah sendiri bisa saja lepas tangan, mengingat otoritas jasa keuangan tidak merasa pernah memberikan ijin. Polisi sendiri juga belum banyak yang memahami Undang-undang No. 32 tahun 1997, Surat Keputusan Ketua Bappebti, atau Peraturan Bappepam LK. Mereka masih banyak berpegang hanya pada KUHP.
Dan kita juga hidup di Indonesia. Banyak cerita menunjukkan class action, petisi, tuntutan, dan sebagainya tidak pernah manjur.
Kejanggalan WBG dan Dressel
WBG hanya bermodal SIUP, tanpa memiliki ijin sebagai lembaga jasa keuangan. Perlu dicatat bahwa dengan Rp 5 juta sebagai modal disetor, siapa pun bisa mendirikan perseroan terbatas. Biasanya semua diurus oleh notaris dan kita tinggal tahu beres. Namun untuk menghimpun dana masyarakat, perijinan sangat rumit. Konglomerat sebesar Ical (Aburizal Bakrie) pun saat ini tidak bisa membeli/mendirikan bank karena cacat nama di perbankan.
Sewaktu dihubungi marketing WBG, saya sempat meminta laporan cashflow mereka (indikator keuangan yang sulit dimanipulasi), tapi mereka tidak bisa menunjukkan. Belakangan diketahui malah mereka tak punya laporan keuangan sama sekali, kecuali foto-foto proyek/prinsipal (yang mungkin direkayasa). Mereka juga tak memiliki prospektus, selain brosur yang dibuat berkilau kemasan dan isinya.
Kata mereka, kita harus menyetor dana ke rekening WBG di BCA kemudian ditransfer sama-sama ke Regal Bank. Mengapa tidak investor sendiri yang langsung menyetor ke Regal Bank? Ini absurd. Di industri keuangan, agen penjual tidak diperkenankan menerima uang nasabah. Agen reksadana, penjual asuransi, marketing perbankan, semuanya akan meminta agar Anda mengirim dana langsung kepada principal/kustodian. Semua penyedia jasa keuangan juga harus melapor/terdaftar di otoritas.
Dari otoritas keuangan British Virgin Island, ternyata tidak ditemukan Dressel sebagai public fund, private fund, advisor, fund manager atau lain-lain yang sudah terdaftar. Ataukah WBG = Dressel? Kalaupun terdaftar di British Virgin Island (atau tax haven lainnya), berarti mereka menggunakan special purpose entity/special purpose vehicle (SPE/SPV) untuk menghindari hukum/pajak, pembatasan maksimum kepemilikan asing, atau aturan kepemilikan tunggal (single presence entity) di perbankan. Namun, perlu diketahui bahwa SPE/SPV dibuat bukan untuk menarik dana masyarakat, melainkan untuk memasukkan modal.
Iseng-iseng Googling, di Medan terdapat PT Wahana Bersama Globalindo yang diketuai oleh Krisno Abiyanto Soekarno, atau presdir “PT Wahana Bersama Globalindo.”
Ternyata, bulan Maret ini kantor Dressel Tokyo tutup dan pindah di apartemen kumuh. Kantor Mr. Danny Wong di Hongkong juga dijaga polisi. Konon, Dressel Meksiko juga tutup.
Apakah WBG/Dressel = Reksadana?
Jika WBG/Dressel adalah reksadana, maka petugas pemasaran reksadana haruslah memiliki ijin untuk tenaga pemasaran, ijin beroperasi, dan ijin pendaftaran reksadana dari Bapepam. WBG/Dressel tidak memiliki ijin tersebut. Kalau WBG/Dressel adalah reksadana asing, seharusnya minimum initial investment-nya juga besar. HSBC dan Standard Chartered menawarkan reksadana saham asing (legal) dengan minimum setoran $50,000.
Manajer investasi (fund manager) biasanya juga bisa dilihat isi perutnya: bagaimana portofolionya, berapa cash di tangan, jumlah total aset, unit yang terjual, sampai komisi manajer investasi itu sendiri. Semua informasi itu bisa diperoleh dengan mudah. Seringkali, resume manajer investasi bisa dengan mudah diakses publik.
Setiap reksadana juga harus diaudit oleh auditor independen. Terkadang, siapa auditornya bisa lebih menjual daripada siapa manajer investasinya. Saya tidak menemukan laporan WBG/Dressel, apalagi laporan keuangan WBG/Dressel yang telah diaudit.
Selain itu, Krisno Abiyanto Soekarno digosipkan memiliki rumah di Pluit dan di kawasan elit Menteng serta Hang Jebat. Ini aneh, mengingat manajer investasi jempolan negeri ini saja “nggak gitu-gitu amat.” Masih ada yang cuma bermobil Vios, tinggal di kawasan pinggiran Jakarta, dan kemana-mana naik busway.
Sedangkan Mr. Danny Wong, bos Dressel Hongkong, ternyata seorang pemain dan pengajar biola profesional dengan gelar Profesor. Beliau ditangkap polisi setempat 14 Februari lalu atas laporan Mr. Wellby dari Jakarta. Dana triliunan rupiah dikelola oleh seorang profesor pemain biola?
Apakah WBG/Dressel = Hedge Fund?
Investasi di hedge fund bisa berbentuk pure hedge fund atau funds of fund. Masing-masing punya karakter dan strategi tersendiri. Di Amerika, hedge fund memang less-regulated; tapi bukan berarti tidak diatur. Biasanya hedge fund hanya untuk institutional investor yang terakreditasi atau high net-worth individual dengan net asset US$ 1 juta atau lebih. Mereka tidak boleh mencari nasabah ritel. Selain itu, ada perjanjian tidak tertulis bahwa manajer investasi hedge fund harus memasukkan minimal 80% duitnya sendiri ke sana untuk memastikan bahwa mereka bersungguh-sungguh dalam menjalankan bisnisnya.
Performa hedge fund sebenarnya belakangan juga kurang baik — jauh tertinggal dibanding S&P 500 atau reksadana. Apalagi, return reksadana di emerging market seperti Indonesia tak jarang tembus 100% seperti di tahun 2006. Jadi, agak konyol ketika WBG/Dressel justru menawarkan hedge fund di Indonesia.
Salah satu begawan hedge fund, George Soros/Quantum Fund, tidak pernah berani menjanjikan berapa besar return — kendati dalam setahun mereka rata-rata menghasilkan yield 34%. Begitu juga dengan Julian Robertson/Tiger Management. Mereka tidak pernah memegang uang nasabah. Mereka punya lock-up period sampai 3 tahun. Mereka tidak menawarkan return bulanan, tetapi apresiasi NAV. Mereka biasa memutar uang di aset likuid, bukan project financing. Dan semua itu diawasi oleh auditor, administrator, kustodian, appraisal, dan legal counselor.
Dibandingkan Soros, siapa sih WBG/Dressel? Berani-beraninya menjamin fixed return 24%-28%? Kalau memang WBG/Dressel kendaraan investasi yang bagus, mengapa Jamsostek yang bingung menginvestasikan Rp 45 T dana pensiun tidak memasukkan ke WBG/Dressel? Fed rate Amerika hanya 5,25% per tahun atau 0,5% per bulan. Di Jepang malah cuma 0,25% per tahun atau 0,02% per bulan. Kenapa WBG/Dressel justru memilih berhutang ke “investornya” — bukannya ke Amerika atau Jepang?
Investing is Not a Game
Investasi bukan permainan — di dalamnya terdapat unsur risiko yang besar. Tanpa memahami unsur risiko, kita cuma berinvestasi berdasarkan emotion kita, bukan logic kita. Emotion dekat batasnya dengan greedy. Greedy adalah senjata terbaik untuk memusnahkan aset yang kita punya.
Buat Anda yang tertarik untuk berinvestasi, saya sarankan untuk selalu berhati-hati dan berorientasi jangka panjang. Jangan terjebak pada fluktuasi dan pergerakan jangka pendek. Jangan keburu nafsu dengan return tinggi. More emphasis should be placed on realistic estimates of value and less on the word of so-called “insiders” who often do not have any idea of what value really means.
Di Amerika, orang-orang awam pasar modal suka bergabung membentuk investment club kecil-kecilan. Bisa beranggotakan mahasiswa sampai ibu-ibu rumah tangga. Mereka invest barengan (arisan), kadang dibimbing oleh mentor yang pengalaman, juga sharing informasi dan know-how soal investasi. Ide serupa tentu bisa diterapkan juga di sini.
Kalau Anda senang menonton film, Boiler Room, Rogue Trader, dan Wall Street mungkin bisa jadi pembelajaran tentang investasi dan tipu muslihat di dalamnya. Selebihnya, jangan lupa berdoa dan membayar kewajiban kita biar selalu jadi rejeki yang halal dan barokah.
Last but not least, mengutip ucapan Sir Isaac Newton, “I can calculate the motions of the heavenly bodies but not the madness of people.” Memang benar, menjadi investor memang tidak untuk setiap orang.
April 3rd, 2007 at 10:47 pm
May 7th, 2008 at 1:40 pm
May 28th, 2008 at 2:56 am
November 24th, 2008 at 11:42 am
Comments
March 24th, 2007 at 8:11 pm
Another good article!! Saya juga mau mengutip perkataan Alber Einstein ” terdapat dua hal yang tidak terbatas di alam semesta ini yaitu alam semesta itu sendiri dan…kebodohan manusia.” Saya juga heran betapa masih ada dan banyaknya masyarakat yang tertipu model-model “money game” tersebut, dan herannya pemerintah kok tidak berusaha menertibkan usaha-usaha semacam itu?Dulu teman-teman kantor saya banyak yang menjadi korban dari investasi bersama dalam bentuk sapi.Saya termasuk sedikit dari orang di kantor yang tidak menjadi korban, alasan saya sama dengan yang anda utarakan : kalau usaha tersebut bisa memberikan return yang fixed sebesar 5% /bulan, kenapa tidak meminjam dari bank saja. Dari hitungan kasat mata dan bodoh-bodohan saja, saya lebih memilih untuk meminjam dari bank daripada harus membayar kepada investor.Kalau ingin mendapatkan return yang besar yah kita harus berusaha sendiri tapi risiko juga harus ditanggung sendiri (tapi lebih baik rugi karena berusaha daripada ditipu orang kan?)Tapi kalau kita bicara ketamakan manusia yah lain lagi, jadi balik ke kutipan Mr Albert Einstein di atas jadinya.
Mau usul Mas, tulis dong tentang hak privacy individu terutama tentang identitas. Sekarang ini kok gampang sekali pihak perbankan atau institusi bisnis menyebarkan identitas kita ke pihak lain untuk jadi objek marketing. Dan kalau tidak salah istilah yang tepat adalah “Tax Haven” bukan “Tax Heaven” untuk negara-negara seperti BVI, Cayman Island etc.
Thank you…
March 25th, 2007 at 4:03 am
Kalau dilihat tulisan diatas,potensial WBG berjalan dengan PONZI SCHEME seperti rata - rata platform High Yield Investment Program lainnya.
Kalau BVI atau caribbian island etc…Mungkin mereka pakai offshore company disana.
Bayar $ 2500 untuk set-up plus $ 1000 untuk bayar tahunan udah bisa terdaftar disana.Plus dikasih acct bank dan trading account juga.Bersih dan anonymous.
Pernah dengar juga sih tentang triple P ( Private Placement Program ) dimana uang yang besar2 “dimainkan” disitu…tapi Wallahu alam…
Kenyataannya sampai sekarang banyak khan program2 seperti ini yang kita temui.
Di internet dan di Jakarta terutama….
Toh uang itupun tidak hilang khan ? cuma pindah “kantung saja” :-)
March 27th, 2007 at 3:32 pm
saya awam dalam dunia investasi, karena memang background saya engineering. tapi saya sangat tertarik dengan investasi karena memang menyajikan keuntungan lebih dibanding bank.
saya sangat ingin belajar salah satunya lewat media internet, hanya sampai saat ini sangat jarang saya dapatkan tulisan yang bagus membahas keilmuan ini. tulisan bagus menurut saya adalah yang mampu mencerahkan, memiliki antisipasi, strategi, dan recovery.
sebagai contoh kasus wahana bersama globalindo ini. banyak sekali orang menulis bahwa ini penipuan berkedok investasi justru setelah perusahaan ini jatuh, padahal saya lihat perusahaan ini telah berumur 10 tahun dalam kondisi sehat (artinya lancar & tidak ada komplian, very well growth). tentu akan sangat bagus jika tulisan tersebut dapat mencerahkan orang untuk mengantisipasi investasinya karena berdasarkan analisa, misalnya: oleh nofie imam bahwa perusahaan ini bakal bermasalah berdasarkan high knowledge investment backgroundnya. dalam dunia teknik ini disebut endurance limit, dimana suatu structure dapat diketahui umurnya sebelum ia collaps.
sayangnya banyak analisa yang terasa terlambat, artinya dilakukan setelah melihat sebuah kejatuhan. ini menurut saya tidak butuh kepandaian khusus jika analisa tidak memiliki nilai-nilai antisipasi, strategi, dan recovery. hampir semua bisa melakukan analisa semacam ini.
analisa yang datangnya “selalu” telat hanya akan mendatangkan kepanikan, kecelakaan, dan keburukaan lainya. ia hanya sebagai “kabar”. sangat menarik jika ada yang menulis masalah wahana bersama globalindo ini pada saat ia sebagai perusahaan yang tidak bermasalah dan sehat.
jangan-jangan tulisannya sangat berbeda 180 derajat dengan tulisannya sekarang.
is that true…? smart analysis, where are you ?
March 27th, 2007 at 3:36 pm
andri_ph
Anda benar, seharusnya saya tulis “tax haven” tapi entah mengapa justru muncul “tax heaven.” Terima kasih koreksinya.
March 27th, 2007 at 3:50 pm
Agus Trilaksono
Terima kasih atas inputnya.
Menulis tentang cacat suatu perusahaan di media umum semacam ini, bila dilakukan ex-ante, bisa dianggap unethical behavior dan dituduh sebagai pencemaran nama baik — karena tipis batasnya antara pemaparan fakta, tuduhan, dan fitnah.
Akan tetapi, sebelum kejatuhan WBG terjadi, ketika teman-teman saya menanyakan soal investasi ini, selalu saya jawab seperti apa yang sudah saya tulis di atas. Pada kasus-kasus “investment scheme” sebelumnya, saya juga selalu menjawab apa adanya. Dan ternyata terbukti benar adanya.
Last but not least, beforehand evaluation, bagi saya, tetaplah bukan suatu hal yang mudah. Dan kendati tulisan saya ex-post, saya tidak bermaksud untuk menjelekkan, menyalahkan, atau bermaksud menggurui siapa pun. Saya cuma ingin sharing knowledge saja. Semoga di masa yang akan datang, kejadian serupa bisa dihindari.
March 27th, 2007 at 5:24 pm
Pada prinsipnya money game semua sama, dia seperti susunan piramida dimana batu dibawah akan menyangga batu di atasnya. Selama ada batu dibawah yang dapat menyokong batu diatasnya, maka susunan piramid tidak akan runtuh. Oleh karena itu, ada perusahaan money game yang cepat runtuh dan ada pula yang lama runtuhnya, tapi yang jelas suatu saat ketika sudah tidak ada investor baru yang dapat menyokong investor lama, maka alamat bakal tutup. Sebetulnya uang investor barulah yang digunakan untuk menutup return untuk investor lama dan sebagian dialihkan ke kantong pengelola. Sedari awal usaha ini memang bukan diperuntukkan untuk usaha secara nyata. Kalau mau untung yah ikut permainan ini seawal mungkin, dan kalau sudah balik modal dan untung yah cepat-cepat tarik lagi investasi anda. (catatan : kalau tidak keburu dibawa lari oleh pengelola uang milik anda!!)
March 28th, 2007 at 11:25 pm
Kalo saya boleh menanyakan serta mendukung pertanyaan mas Agus Trilaksono mengenai keabsahan data-data yang saudara tulis di web site saudara.
Karena pada saat ini seperti yang saudara sebutkan ada sekitar 10.000 nasabah WBG dengan dana Rp 3,5 triliun dari 10.000 nasabah WBG serta dari otoritas keuangan British Virgin Island, ternyata tidak ditemukan Dressel sebagai public fund, private fund, advisor, fund manager atau lain-lain yang sudah terdaftar, dan saya kira para nasabah tersebut sedang kebingungan bahkan mungkin bisa terjadi seperti kasus PT Ibis yang mengakibatkan korban meninggal dunia dan lain-lain terkait dengan panic massal..
Kira-kira apakah bijaksana hanya menyalin data-data berdasarkan pemberitaan di media saja, yang saudara utarakan kebetulan saja dibaca sepulang kantor dan sudah dicroscek?dicroscek kemana? kemudian diambil kesimpulan seperti yang saudara utarakan di atas.Seperti pepatah dalam penulisan karya ilmiah dan sejenisnya. “APABILA DATA YANG DIOLAH ADALAH DATA SAMPAH, MAKA OUTPUTNYA JUGA SAMPAH”.
Karena judul Web Site ini di atas “If you are a looking for business/financial related information, you’ve come to the right place” saya perkirakan tulisan di atas adalah suatu bentuk penulisan promosi. Dan saudara bisa menyatakan sebelum terjadi kasus tersebut saudara sudah bilang ke orang-orang yang menanyakan. Akan tetapi tanpa bukti bentuk penulisan yang sama, seseorang tidak bisa tiba-tiba mengeluarkan statement “apa saya bilang!”, anak kecil juga bisa!
Anda menyatakan hanya sharing knowledge akan tetapi isinya sudah muncul di media-media, terus apanya lagi yang di-sharing?Karena saya perkirakan ditengah kebingungan massal para nasabahnya sudah pasti ada yang mencoba mengakses internet dan mencari berita yang ada. Dengan psikologi dlm keadaan panic otomatis semua berita yang ada akan ditelan mentah-mentah, padahal apabila seorang manusia menelan ‘makanan sampah mentah’ bisa menjadikan dirinya lebih sakit.
March 28th, 2007 at 11:31 pm
Meskipun Gordon Gecko bilang “Greedy is good“, saya setuju :
Saya juga setuju :
. Tapi mengapa di bagian akhir Mas Nofie tulis :
?
March 29th, 2007 at 9:39 am
Agus
Maksud saya “menjadi investor memang tidak untuk setiap orang” adalah the real investor yang berorientasi pada value dan growth – bukan sekadar “investor” yang hanya mengejar short-term profit dan justru terjebak pada skema investasi fraud seperti tersebut di atas.
March 29th, 2007 at 9:57 am
Sonny H
Saya minta maaf bila tulisan saya menyinggung Anda atau “investor” WBG/Dressel lainnya. Perlu diketahui bahwa saya menulis dengan tujuan memberikan edukasi tentang bagaimana seharusnya berinvestasi yang baik dan benar — bukan sekadar terpaku pada iming-iming yield per tahun yang tinggi. Perlu juga diketahui bahwa saya tidak terafiliasi dengan WBG/Dressel, kompetitor WBG/Dressel, atau lembaga investasi lainnya; dan tidak ada tendensi/kepentingan apapun di balik tulisan ini.
Perlu diketahui pula bahwa tulisan ini sebenarnya adalah “penulisan ulang” dari analisis yang saya lakukan ketika saya diprospek oleh marketing WBG pada medio 2004 lalu. Saya memaparkan hasil analisis saya kepada marketing WBG tersebut, dan dia tidak bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan saya secara baik. Waktu itu akhirnya saya memutuskan untuk tidak ikut berinvestasi di WBG.
Data mengenai jumlah nasabah WBG dan dana kelolaannya saya peroleh dari majalah Tempo Februari lalu dan harian Surabaya Post. Saya melakukan kroscek untuk membandingkan karakter, kinerja, dan performa “investasi” WBG dengan instrumen investasi lainnya. Salah satunya dari harian Bisnis Indonesia dan majalah Investor. Saya juga sempat kroscek ke beberapa rekan saya, termasuk salah seorang sahabat saya yang sudah “invest” sekitar setengah milyar rupiah ke WBG.
Kepada para korban, saya turut prihatin dan simpati atas apa yang terjadi. Saya menduga korban “aktual” jumlahnya mungkin jauh lebih banyak/besar dari yang diberitakan di media. Mudah-mudahan ini menjadi pembelajaran yang bagus buat masyarakat kita supaya di masa depan tidak terjebak lagi pada iming-iming “investasi semacam ini.”
March 29th, 2007 at 10:02 am
Mr. Iman, history shows us that we never learn from history. :D
March 29th, 2007 at 10:52 am
bung nofie…waktu meeting crisis center of wbg….saya coba mengemukakan..penjelasan2 ttg wbg seperti yg anda tuliskan di artikel anda..tentang danny wong yg telah dipenjara dan dressel hongkong yg telah ditutup..krn..kita smua sbg nasabah akan mengusut kasus ini dan akan minta penrtangungjawaban kepada dressel yg di british virgin island atau pun yg di hongkong..tapi saya ga punya bukti utk menjelaskan kepada smuanya..apa bung nofie punya suatu fakta tentang dressel yg di hongkong tsb telah tutup?mohon bantuannya..thx
March 29th, 2007 at 11:48 am
fanny
mengenai crisis center itu bagaimana cara menghubunginya? dressel di Bvi itu emng masih ada atau tidak.
March 30th, 2007 at 8:12 am
mengenai WBG ini, apakah crisis meeting benar2 ada? kemana kita harus menghubungi mereka dan langkah2 apa yang harus dilakukan ? sebagai orang awam di dunia investasi, memang kasus ini menjadi pelajaran, tetapi apakah memang ada langkah2 yang bisa dilakukan untuk meminimumkan kerugian ?
March 30th, 2007 at 10:40 am
Just another great article from Nofie. Saya sangat sedih dengan nasabah WBG. Hanya ada satu saran dari saya: pengalaman adalah guru yang terbaik, dan belajarlah dari pengalaman.
March 30th, 2007 at 2:10 pm
kepada semua nasabah. harap tenang . pertama tama , disitu tercantum nama perusahaan besar di utah, serta tambang emas saaya merahasiakan nama perusahaan tersebut mengigat jika mereka tidak membayar dana saya, akan saya bocorkan disini ,tunggu , serta accouinting dari tanner+co, serta 5 bule direktornya.
saran saya mengapa kita tidak menuntut kedubes amerika ,dengar DEMO KEDUBES AMERIKA, DEMO KEDUBES AMERIKA Ini jalan dari saya yang mengetahui dalamnya dressel, supaya mereka menalanginya. kemudian dressel membayar kepada amerika.
saran saya 10 ribu nasabah harap demo di kedubes amerika
serta menahan semua marketing dari level atas hingga bawah
ingat jika kasus selesai mereka akan dibayar oleh dressel dan wbg
March 30th, 2007 at 2:34 pm
Hrap ditahan abianto sukarno, yolinda desiree sahelangi, novel, semua branc manager , semua assistent division manager, supervisor dan marketing. mereka semua makan uang kita melalui wbg. kita sita aset mereka. harap para nasabah menyita aset para marketingnya masing2. korupsi terbesar wbg sebagai agent marketing dari dressel seharusnya tidak mengelola dana nasabah. haya dressel yang mengelola dana nasabah. apalagi dana nasabah dimakan rame rame oleh wbg dari marketing sampai yang paling bayak makan posisi supervisor, assistent division manager,BM, Hingga manajemen wbg jakarta, terutama presdir The fucking krisno abi
yanto sukarno.
semua direktor dressel dan management teamnya serta direktornya makan uang kita mlalui dressel tapi kebanyakan mereka kelola sungguhan.
Yang paling kurang ajar The Fucking WBG sbgai agent ,yg seharusnya dana dari nasabah disetor langsung ke dressel, WBG tikus tikus rakus, Bunuh semua marketing hingga Presdir the fucking wbg
March 30th, 2007 at 7:26 pm
saya setuju dengan adi, memang direktor dressel warga amerika, sertifikat ditandatangani oleh ken mccabe, selaku chairman serta dibantu oleh 4 direktor lainnya warga amerika, serta danny wong sebagai direktor yg paling kecil pengaruhnya
.serta ada satu luis garcia sebagai BM mexico, dan accountant dressel tanner & CO.
jadi kita memeang harus menuntut ke America secepatnya lewat kedubes
March 30th, 2007 at 8:39 pm
bagaimana pendapat anda mengenai program kemitraan cipaganti travel? saya sendiri pernah melihat laporan keuangan cipaganti yang telah diaudit oleh akuntan public. dan akan diberikan giro mundur sebanyak 12 pcs jk investasi selama 1 tahun. jk 2 tahun berarti mendapat giro sebanyak 24 pcs.
mohon hasil analisanya.
thanks
March 30th, 2007 at 8:46 pm
bagaimana pendapat nofie mengenai program kemitraan cipaganti travel. (bisa di search di google). saya sendiri pernah melihat laporan keuangan cipaganti yg telah diaudit oleh akuntan publik. dan jk kita melakukan investasi disitu misalkan selama satu tahun maka, kita akan mendapat giro mundur sebanyak 12 lembar, jk 2 tahun ya berari 24 lembar. selain itu, ada perjanjian investasi di didepan notaris. tapi giro untuk modal yg kita tanamkan baru diberikan pada akhir masa investasi itu.
mohon analisa anda…
thanks
March 31st, 2007 at 12:18 pm
wbg ada surat ijin dari menkeh koq bisa.
michelle lawrennce salah satu director dari dressel pernah berkunjung ke wbg malang ,dia heran perpustakaan di wbg malang begitu besar,sambil ketawa-ketiwi.
April 1st, 2007 at 12:29 pm
Saudara2 sekalian.. saya tahu kalau banyak dari kami, para nasabah yang tergiur dengan yield yang terbilang cukup besar itulah yang membawa kami para nasabah ke masalah ini sekarang, tetapi perlu diketahui beberapa dari kita bukannya greedy or whatsoever. Beberapa dari kami ada yang menginvestasikan uang pensiunan hasil jerih payah kita bertahun2 hanya karena ingin menyekolahkan anak2 kita sampai berhasil. dan tidak semua memiliki wawasan mengenai ekonomi atau investasi seperti para pakar. Karena beberapa dari marketing yang mengajak kami berinvestasi sebagian juga ada yang berasal dari anggota keluarga para nasabah,jadi otomatis kita juga mempercayai. Kita tau kita berbuat salah sometimes, tapi ya kalau orang sudah jatuh jangn didorong lagi ke jurang. Beberapa nasabah bahkan sampai tidak mencukupi membiayai kebutuhan sehari2.
sekedar informasi Mr Danny Wong itu ditangkap oleh pihak berwajib di Hong Kong bukan karena masalah pelarian dana nasabah wahana bersama globalindo, tetapi cuma ditahan beberapa saat karena memberikan cek kosong tak berdana pada beberapa nasabah wahana bersama globalindo yang mengejar Mr Danny Wong hingga ke Hong Kong.
Jadi ada baiknya untuk para nasabah berkumpul dan bersatu melaporkan pada kepolisian daerah masing2untuk melaporkan kepada jajaran Polri guna mengejar asset Mr Danny Wong di Hong Kong. Karena ada seorang nasabah yang dibantu seorang lawyer di Hong Kong yang mengatakan bahwa Mr Danny Wong itu tadi di Hong Kong memiliki asset yang besar. Dan kepolisian Hong Kong telah dihubungi, tetapi mereka belom bisa bergerak kalau belum ada laporan dari pihak Polri Indonesia.
Jadi, setidaknya para nasabah bisa melakukan suatu tindakan nyata.. suatu langkah .. untuk, paling tidak berusaha memperjuangkan hak kita.
Terlepas dari itu semua.. sudah bisa diyakini bahwa Dressel itu hanya fiktif belaka, dan jelas2 dananya sudah dibawa kabur.. apakah kami masih bisa mempercayai crisis center? well…
terima kasih
ini sekedar informasi dari saya, mohon maaf jika ada yang tak berkenan..
April 1st, 2007 at 1:00 pm
menanggapi mr.kana
dressel investment di meksiko yg dipegang luis garza
dengar dengar dressel kerja sama dengan richmark international
dan richmark itu sendiri orang- orang dressel, yang di situs richmark tidak disebutkan direktornya alias disembunyiin, dan juga krisno abiyanto sukarno ada di richmark international yang berkantor di canada dan BVI ,dengan membawa modal dari indonesia.
dan juga luiz garsa meksiko juga pernah jadi BM WBG surabaya.
bisa dilihat di http://www.globalconsultant.com.mx
emang sih di indonesia nasabah dikorbankan untuk aliran dana ke amerika dengan menghembuskan isu dressel itu fiktif, agar kita tidak menguber asset dressel yang di amrik,
sekian dulu deh dari saya , betapa malangnya indonesia, dibohongi .
dan satu lagi waktu itu dressel-inv.com membuka situs untuk log in, agar sertfikatnya benar benar asli, bila kita login ke dressel-inv.com maka akan ada no sertificate kita dan password, tapi WBG indonesia kebingungan bisa bisa ketauan belangnya sehingga sebelum ketahuan dressel mereka membangkrutkan diri dengan isu rush, agar tidak dimarahi boss besar mereka yaitu DRESSEL.
karena situasi kacau gini akhirnya situs dressel-inv.com ditutup oleh boss besar dressel ,karena disitu tercantum nama nama mereka sebagai direktor dressel agar mereka tidak dikejar-kejar interpol.
salah satu asset dari dressel ada di jkwilton.com
April 1st, 2007 at 1:21 pm
Harap dicopy situs: globalconsultant , jkwilton,ricmark international sebelum situs tersebut menghilang karena diketahui di indonesia.
terimakasih.
April 2nd, 2007 at 5:12 am
WBG… WBG.
Saya merasa skeptis terhadap ajakan sdr. Adi untuk demo ke kedubes AS, karena akan percuma saja. Dressel kalau memang benar2 ada, adalah investment company yang tidak tunduk kepada per-undang2an USA( tapi ikut BVI ), memang dia berkantor di Seattle, ibukota negarabagian Washington , USA, tapi konsekwensinya, dia tidak boleh beroperasi di AS. Polisi amrik hanya bisa menindak warganya yang berbuat crime ( spt sdr. Ely sebutkan bahwa 4 direktur Dressel adalah warga Amerika ). Itupun kalau ada permintaan dari Interpol. Selama ke empat orang itu berkelakuan baik2 saja di Amerika dan tidak ada laporan2 dari Interpol dan kalaupun ada, mereka kuat membayar pengacara2 yang pintar ( pintar berarti juga mahal ongkos sewanya ), mereka akan aman2 saja dan gak mau bayar uang nasabah WBG.
Dan kalau 4 orang itu menyimpan dana orang2 Indonesia (yang kena musibah WBG) di salah satu bank di Amerika dengan jumlah begitu besar, mereka tidak bisa menghindar dari IRS alias dinas pajak setempat, dari mana uang itu mereka peroleh, dari bentuk usaha apa yang mereka lakukan, dsb.dsb.
Jangan dikira kejadian2 spt kasus WBG tidak ada di Amerika. Banyak ! Cuma masalahnya lembaga konsumen disana lebih aktif memberi tahu masyarakat dan sistem hukum disana lebih berfungsi, sehingga orang berpikir 2 kali untuk berbuat hal2 semacam WBG.
Akan saya tunjukkan bagiamana lemahnya penegakan hukum di Indonesia:
Sebagai contoh yang kecil saja: Di Indonesia melaporkan kekayaan ke kantor Pajak untuk menentukan besar pajak yang kita harus bayar, atau lebih dikenal SPT bisa dikarang se-enak2nya, tanpa takut masuk penjara. DI amrik atau negara2 maju lainnya, membohongi petugas pajak atau istilahnya tax- evasion berakibat tidur di hotel prodeo( alias dibalik ruji2 besi ).
Faktor lain yang tidak kalah merisaukan : Negara kita termasuk paling korup. Sudah merasa lega kah anda korban2 WBG, setelah melapor ke polisi ? Taruhlah anda tidak mengharap uang hasil jerih payah anda mengumpulkan ber puluh2 tahun itu bisa kembali, apakah anda yakin orang2 spt direktur2 WBG di Indonesia akan dihukum setimpal ?
Bila anda memperkarakan secara perdata, apakah uang tunai anda akan kembali berbentuk cash, tanpa anda harus keluar uang lagi untuk membayar” beaya perkara” SEBELUMNYA ?
Ilmu management dan economy dan keuangan sdr Nofie Iman adalah sangat tinggi, pengetahuan tentang peraturan2 ber-business beliau juga sangat luas,namun applied-nya tidak akan terlaksana tanpa ditopang oleh sistem penegakan hukum yang reliable dan berwibawa dan yang penting dihormati oleh semua pihak , termasuk orang2 yang membawa lari uang nasabah WBG.
April 3rd, 2007 at 10:47 am
To : Agus Trilaksono
Yang namanya analisa itu berawal dari kejadian yg masa lalu, kebiasaan-bebiasaan market itu sendiri dan kejelian analist untuk melangkah kedepan.
Jadi analisa itu gampang sekali…akan tetapi untuk memprediksi sesuatu kedepan tentang market tidak semua orang bisa…ataupun tidak berani.
Seperti ada pertanyaan …mau kemana sih market kedepan..? orang akan binggung kemana ya…?
Tapi kalo kita memprediksi maka yang akan didapat adalah PELUANG dan RESIKO.
Inilah yg dimaksud dengan perdagangan…selalu ada peluang dan resiko.
Tinggal kita memilih sejauh mana peluangnya dan sejauh mana resikonya.
Kalo resiko ..berapa resikonya…
Jadi semua harus ada di depan mata…BARULAH KITA BERINVESTASI….
April 3rd, 2007 at 6:44 pm
wah.. terima kasih banyak buat saudara Ely atas informasinya…
apakah anda juga salah satu nasabah?
April 4th, 2007 at 6:03 am
hello every body, i feel sorry for what WGB did to you guys, after see and reviewing dressel investment who are BVI registered company but own by US citizen, YOu can SUE them in american court (arbritase court), cause even they registered in BVI the affiliate company resideted in USA ( dresssel in utah ) and the most important thing as a prove initial investment (money) always send to US financial institutions ( ie regal financial in seattle,washington and cyprus credit bank in utah).
I`m personally a criminal lawyer and born in indonesia ,and also know the law firm who specially handle international arbritase court.
Ok i end may letter hope these can help and light up what the best thing to do on this situation
rgds, francois
April 4th, 2007 at 6:07 am
Berita terakhir mengatakan bahwa:Seperti dilaporkan MARTHA reporter Suara Surabaya, Selasa (03/04), perwakilan nasabah yang tergabung dalam tim 9, ditemui Komisi A antara lain SUDIBYO, MUHAMMAD SHIRODJ dan JAFAR SODIQ.
Dalam pertemuan yang dilakukan Selasa (03/04), EDWARD RUDI satu diantara nasabah mengungkapkan hasil temuannya tentang aset PT WBG yang ada di Hongkong.
Dari temuan EDWARD, PT Wahana Bersama Globalindo merupakan anak perusahaan dari Trisol Investment Limited. Perusahaan ini dimiliki warga negara Hongkong, DANY WONG, LUIS GARZA, dan YAP PUI KEE.
Selengkapnya baca :http://www.suarasurabaya.net/v05/kelanakota/?id=03ab394cc54c083eb1b8a2839fa0ccee200739745
Beberapa pertanyaan timbul dalam hati saya akibat keterangan2 dari sumber2 lainnya :
1. Apakah Edward Rudy itu betul2 nasabah, sebab sumber lain mengatakan bahwa dia adalah penyedia jasa untuk menguruskan uang korban WBG.
2. Luis Garza adalah bule warganegara Mexico yang menghilang setelah melakukan pembelian rumah mewah di Sby ( Graha Family ? ) . Dia meninggalkan uang tunai 3 milyar rupiah begitu saja pada sipenjual rumah, tanpa ( sempat )membawa pergi sertifikat rumah yang dibelinya.
3. Danny Wong memang sudah dilaporkan kepolisi Hongkong oleh seorang agent WBG Surabaya, tapi, polisi Hongkong belum menindak Mr. Danny karena kekurangan bukti.
4. Seperti telah saya katakan sebelumnya , bahwa sistem penegakan hukum , bahkan sistem pemerintahan di Indonesia belum berjalan dengan baik, bagaimana bisa anggota DPR menyarankan para nasabah WBG untuk demo ke POLDA ? Baca selengkapnya pada :http://www.surya.co.id/web/index.php?option=com_content&task=view&id=5760&Itemid=34
April 4th, 2007 at 11:32 am
To Kana
I would say sorry if I mention greedy in my opinion. The main problem is our government still haven’t stated a regulation to protect their people from malicious people behind investing company. In US, there’s many stories regarding with investor as a victim of a unmanagable or with no good intentional investing scheme. But, the government always reacting fast,especially with investigation and to punish all individual behind those scandal and then made a new regulation to make distinctive line between a good and bad investing company. I realize there is good intentional people to set and manage an investing company, but there’s a lot of people with no enough knowledge could identify it. And that’s not enough, government should build awareness for society to be aware when they want to involve with investing company. Without all of that, history will be repeating itself. I hope we can learn from this. Sorry and thank you.
April 4th, 2007 at 8:02 pm
Jika kita ke google search wahana bersama globalindo ,di halaman 8 ada wahana, di singapore, harap di sita asetnya.
April 5th, 2007 at 12:00 pm
agen penjual dressel di jepang mengapa belum ada kabarnya atau tecium gelagatnya , http://www.sunnyworld.co.jp, saya masih menyimpan nomernya telpon :+81-3-3538-7611, fax +81-3-3538-7613,
alamat : bill toshizawa 4/f,2-17-7 kyobashi,chuo-ku,tokyo,104-0031, japan
mengigat agen penjual dressel mexsiko dan indonesia sudah terdeteksi , bagaimana dengan yang dijepang? setahu saya sunnyworld menjual 4 produk sama dengan wbg dulu, tapi fokus mereka tetap pada dressel.
3 produk yg lain sebagai pancingan saja.
sekarang situs sunnyworld.co.jp udah mereka tutup, setahu saya diketuai oleh warga negara jepang pasti , namanya agak lupa ,sptnya Hirocimi oba.
wbg mempunyai surat keputusan menteri kehakiman R.I.
no.C2-238.HT.01.01.th 1998
serta SIUP
no.2200/09-01/PB/IX/97
Serta bapepam koq bisa mengijinkan wbg beroperasi di indonesia.
Jadi kita bisa menuntut kepada 3 departemen tersebut karena wbg menyetor uang kepada mereka
sebagai informasi tambahan: Family dari krisno abiyanto sukarno, banyak yang bekerja di wbg jakarta sbg marketing dan BM, kita bisa menahan mereka, sebelum mereka menjalankan skenario yang lain untuk menipu kita lagi.
April 5th, 2007 at 4:47 pm
Pertanyaan kepada mas/mbak dio.
Bagaimana / apa betul WBG menyetor uang ke 3 departemen pemerintah ?
Setau saya perusahaan/badan hukum/ perseorangan hanya menyetor uang ke pemerintah hanya dalam bentuk pajak. Dalam hal ini diwakili oleh Kantor inspeksi pajak dan Pemerintah Daerah dalam bentuk retribusi.
Mohon penjelasan, terima kasih.
April 5th, 2007 at 5:34 pm
mas/mbak dio,
mereka (maling investasi) ini memanfaatkan grey area.
saya koreksi, bapepam TIDAK memberi ijin wahana sebagai pemungut margin apapun.
mereka tidak mendapat ijin dari bapepam karena WBG memang tidak mengajukannya. mereka sudah jauh lebih dulu terdaftar sebagai supplier di medan. manajer investasi? jelas bukan. penasehat investasi? kok nerima duit nasabah? paling banter kalaupun ada ijin, paling cuma sebagai KONSULTAN BISNIS DAN MANAJEMEN. yang ini sudah sangat jamak di indonesia.
bappebti? mungkin si WBG ini mentransaksikan sebagian duitnya di balanced trading (forex/indeks). tapi dia memang nggak niat bikin perusahaan berjangka yang nggak boleh menjanjikan keuntungan fix kok.
depperdag bertanggungjawab? jelas bukan. siapapun bisa membangun perusahaan milik mereka sendiri dengan modal 5 juta saja. kalau mau memungut margin, jelas kita harus mendaftarkan usaha kita untuk mendapat ijin spesifik.
departemen kehakiman (or apapun namanya)? mereka cuma mengesahkan saja dan mencatatkan perusahaan pada lembaran negara. nggak mau tau apakah nantinya mau memungut dana masyarakat atau tidak.
jadi disinilah masalahnya! ada celah yang dimanfaatkan maling-maling ini untuk menyerok dana masyarakat yang nantinya untuk dibawa lari, kalau-kalau model pengelolaan yang mereka lakukan gagal atau nggak mencukupi lagi untuk memberikan ‘keuntungan’ kepada nasabahnya.
jadi apakah mereka berniat jahat? kalau kita bisa mengetahui modus operandi mereka, kita mau BELAJAR menyadari bahwa TIDAK mungkin mendapat keuntungan kalau kita tidak bekerja keras, pasti kita nggak bakalan terjebak janji-janji ponzi kayak gini lagi.
peace ah!
April 7th, 2007 at 10:04 am
saya bingung dengan kinerja pihak yang berwajib dalam menangani masalah WBG, terkesan sangat lamban dan sepertinya tidak begitu ditangani atau bahkan boleh dikatakan tidak ditangani. bagaimana tidak, sudah hampir 6 bln tapi pihak yang bersangkutan tidak juga bisa ditemukan. Apa karena polisinya sendiri dibayar uang tutup mulut sama Pak Abiyanto dkk? Masalahnya sudah hampir seluruh nasabah WBG mengalami stress berat. Karena tidak semua dari nasabah murni menginvestasikan uangnya untuk mencari keuntungan, melainkan untuk penambahan biaya keperluan sehari-hari.
April 7th, 2007 at 11:34 am
DRESSEL INVESTMENT & WBG.
Tadi pagi iseng2 saya lihat alamat Dressel di British Virgin Islands: c/o Ankara Building, 24 De Castro Street, Wickham Cay 1, Road Town, Tortola, BVI.
Lalu saya buka situs Google Map, berhasil ketemua sampai street-nya ketemu semua.
Tiba2 saya nemukan website otoritas finansial comitee BWI : Disitu ditemukan segala tugas2 comite itu dan perusahaan apa saja yang boleh dan sedang beroperasi di/dari BVI, sangat banyak lho dan … ini yang gak enak: Tidak disebutkan nama Dressel Investment samasekali !
Mereka sebutkan bonafiditas dan kompetensi keuangan perusahaan2 yang beroperasi di BVI, juga memberi WARNING, perusahaan apasaja yang ( saat ini ) menjadi tidak bonafide dsb. dsb.
Sekali lagi tidak terdaftar ( no listed ) perusahaan yang namanya Dresel Investment di BVI.
Lebih parah lagi, saya kemudian membuka Google Search, cari websitenya Dressel, hasilnya:— website UNDER CONSTRUCTION !
Buset.
April 7th, 2007 at 8:29 pm
gua juga cari faralon invesment pemilik 50% saham BCA di situs sdr jojon , juga tidak ada
April 7th, 2007 at 9:41 pm
bisa baca-baca tentang Wahana Bersama Globalindo disini (silakan klik)
kelihatan kadal-mengadalnya…
April 8th, 2007 at 10:23 am
The company
Registered :
Akara building,24 de castro street wichams cay 1, road town, tortola, B.V.I ( overseas territory of the united kingdom)
Phone : (284)494-4840/494-4976
Fax : (284)494-4841/494-5884
U.S. Office : 720south river road
suite A-210
St.george, utah 84790,USA
phone : (435)688 7880
fax : (435)688 7881
(435) 688 7889
dressel investment limited, a british virgin island based financial indtitution was incorporated as an international bussines company numbered 132519 under the provisions of international business companies act ( CAP.291) on THE 4th DAY OF NOVEMBER 1994
key figures of management team :
kenneth Mccabe( chairman) ,donald R.sherer(director) , Danny wong(director), michelle lawrence (office manager) , jeffrey sloan(director) , victor lowcock(general manager of finance) ,james bishop( chartered accountant) ,Hiromichi oba ( portfolio manager), Morris rosenberg( legal advisor )
They are all united kingdom citizen, including hongkong in 1994.
in the year of 2003 until now :
key personal of management team GMP of dressel :
Chairman : kenneth Mccabe
Diretor : Don sherer
Legal advisor : Dwight william
Accountant : Tanner & Co
so guys if that office was close, yau can catch them all.
April 9th, 2007 at 6:49 am
Dear ayle,
My problem is: I don’t have enough money anymore. Of course there is still a mean available for affording a secure life and paying my due mortgage and car loan. Beyond that, I am not able to bear the cost of airline tickets and lodging in Hongkong for the purpose of chasing one of them, not to mention going to Utah and BVI..
Yes, for now I’m living paycheck-to-paycheck life about USD$ 15 per day. I am ready for beginning my life from scratch again .Sure, I regret my doing in the past.
But I believe there are still many people out there who has been defrauded by WBG and Dressel, but are still powerful & frenzied enough seeking after those criminals suchlike McCabe, Danny, Kenneth etc.
To those offer supports and services like ‘arbitrary lawyers’ etc, I hereby submit my gratefulness for all of you who are still bother to think of our fate. Still, I open the door to your legal-help, of course under conditions of pro bono publico.
April 10th, 2007 at 3:31 pm
jangan tertipu dengan yang luar negeri, wbg bm dan management ditahan , jangan sampai dilepas, yang kelihatan orangnya jangan sampai dilepas
April 11th, 2007 at 4:33 am
# dedik
April 7th, 2007 at 8:29 pm
gua juga cari faralon invesment pemilik 50% saham BCA di situs sdr jojon , juga tidak ada
Comment: Terang aja nggak ada, Farallon Investment Ltd. yang membeli 51% saham BCA pada tahun 2002 ( jamannya presiden Abdurrachman Wahid ) itu adalah US-based company.
Sedangkan website yg. saya sebut diatas adalah kusus menunjukkan companies yang beroperasi di/dari BVI
April 11th, 2007 at 8:48 am
i was investor too
April 11th, 2007 at 7:14 pm
Mohon diberi input bagaimana menangani masalah WBG. Info terakhir terdengar sudah ada beberapa client di bandung yang sudah dikembalikan lagi uang nya karena mereka meng hire lawyer sendiri untuk menuntut Abi, apa ada yang dengar ini juga? Terdengar juga kalau istri Abi ini seorang kriminal yang pernah di tahan di Jakarta kasus di suatu bank, dan hobby ber judi.
Cari informasi tentang Dressel di google sangat susah, apa yang harus kita lakukan sebagai korban? apa Crisis Ctr yang dibuat WBG really works? are they on the victim side apa cuman boneka aja?
April 11th, 2007 at 9:13 pm
hi adi,
dah baca ttg tulisan anda,andaikan anda tau londo2/bule2 yg curi uang kita,kenapa tdk cepeten beraksi? sptnya saya punya pandangan sama dg anda. bgmn mnrutmu ttg C centre? saya berada di Jateng anda dimana? saya sangat terpaksa harus jadi oo7 yg br kelas SD,yuk join.
April 11th, 2007 at 9:28 pm
Tambah ruwet aja sekarang, tadi saya mencoba telephone Dressel di Utah (nomer telphone yang ditulis oleh ayle), the number has been disconnected or no longer in service!
Harus bagaimana ya sekarang? setahu saya kalau mau “sue” company di luar negri, kan ada batas waktu nya, nah kalau sekarang aja Crisis Ctr nya adem ayem, nanti keburu expire waktu nya. Any ideas?? HELP…
April 13th, 2007 at 1:25 pm
untung ada yang menanggapi coment saya 30 maret, anda pintar juga , skr tanggal 12, berarti udah 12 hari, sekarang saya cuma berpedoman pada kecepatan hari, udah 12 hari terbuang sia sia, dan rumus saya universal artinya tetap berlaku sepanjang abad. RUMUS 30 MARET. Saya ulangi lagi PARA NASABAH HARAP DEMO KEDUBES AS ,10 Ribu nasabah harap demo! !!!!
DAN para manajemen - marketing wbg JANGAN DILEPAS alias TETAP DITAHAN kalau bisa ditonjoki sampai mampus.
mengenai wbg cc , apa kalian kalian ini percaya 100% jangan mau dibodohi, mereka para tikus-tikus busuk ingat uang kalian bertrilyun trilyun , apa mau ditangani tikus tikus busuk . Tikus itu harus dibasmi , jangan dibiarkan berkeliaran.
saya ulangi lagi DEMO DEMO DAN DEMO itu cara tercepat ,biar pemerintah amerika yang menalangi dan dressel membayar ke amerika.
Para nasabah harap membaca comment saya tgl 30 maret, sampai kiamat itu tetap berlaku. dan cepat dilaksanakan.
April 14th, 2007 at 11:29 pm
Semua pada GOBLOK. WBG/Dressel atau Ibist atau Platinum atau apalah… semuanya adalah penjajahan ekonomi. Semua uang lari ke luar negeri. Aktornya para kapitalis dari Barat. Kita di sini di Indonesia cuma pada jadi centeng (menyamar sebagai komisaris dan direktur di WBG dsb-nya). Yang dijajah ya jelas teman sendiri.
Ini karena bangsa kita memang GOBLOK semua. Salahnya Pak Harto, sewaktu jadi presiden rakyat dibodohin semua. Adanya cuma SD Inpres, gak pernah Universitas Inpres.
Bisnis Investasi itu mudah saja. Kalau anda kenal saya akrab, pastilah anda percaya sekali jika saya tawari program penggandaan duit semacam itu. Bukan karena soal bisnisnya, tapi soal anda kenal saya dan percaya. Jadi uang pun berpindah. Setelah ada masalah… barulah anda repot dan mencaci-maki saya. Begitulah budaya kita, orang Indonesia. Sadar sajalah… memang kita semua di sini GOBLOK!
Tidak perlu menulis dengan alasan pendidikan yang cuma ngembat dari koran dan telat lagi menulisnya. Kalau memang punya indikasi (apalagi bukti) suatu kejadian jelek akan terjadi… tulis saja! Tidak perlu takut disebut - menjelekkan nama baik - Kok takut banget?! (Takut apa brengsek ya? Tipis bedanya!).
Bapak/Ibu?saudara sekalian…
Nih… saya beritahu….
Bisnis seperti WBG bakal tambah marak di Indonesia. Semua berawal dari luar negeri. Iming-imingnya keuntungan yang luar biasa. Anda bakal percaya, sebab back-up-nya dari negara-negara maju (kapitalis semua loh). Apalagi anda sebagai orang Indonesia, biasanya ngtrend banget sama yang berbau luar negeri. Dan kurang percaya sama produk dalam negeri.
Ketahuilah… saat dana besar telah terkumpul. SCAM pasti terjadi. Akibatnya, secara tidak langsung… CASH FLOW negara kita jadi minus dan rusak amburadul.
Selanjutnya negara kita bakal terpaksa utang ke luar negeri… ya ke mana lagi kalau nggak ke negara kapitalis itu semuanya. PARAHnya… uang yang kita pinjam adalah uang kita sendiri yang di-SCAM sebelumnya sama mereka.
Mau minta keadilan? Hahaha… PENGADILAN mana yang mau ngurusi? PN Jakarta Selatan atau PN New York? Busyet… GOBLOK kok nggak sembuh-sembuh.
Terus pada pingin tahu…? Kok korbannya juga para penggede ya? Ya, jelas dong. Mereka juga GOBLOK, uangnya hasil korupsi lagi (tinggal ambil tanpa mikir dan susah kerja). Jelas banget, mereka nggak bakal tahu kalau bisnis model WBG ginian bakal SCAM.
Mau nyuruh pemerintah mengatur para penipu? Gimana bisa… wong sebagian besar para pemerintah itu juga menipu rakyat sendiri.
GILA… GILA…! GOBLOK nggak habis-habis… ditambah GILA lagi.
Gila harta, gila kuasa, gila-gilaan lah pokoknya.
Yang pasti ini adalah bentuk penjajahan lewat sarana ekonomi yang halus dengan intrumen paling asyik… UANG..!!
Oya… ada satu hal lagi. Kok para penggede tenang-tenang saja ya ketipu bisnis macam WBG/Dressel ini? Jawab: Soalnya mereka tahu tuh duit gampang carinya. Kan bisa korupsi lagi. Enteng! Kecil..!!
BAPAK/IBU/SAUDARA… semuanya.
JANGAN SULITKAN DIRI ANDA YANG SUDAH KESULITAN.
Kembalilah ke agama anda. Mudah-mudahan hidup anda lebih baik.
Uang nggak dibawa mati kok. Tanpa uang juga nggak bakalan mati kok.
Yang mati pas lagi bawa uang juga banyak loh…!!
INGAT..!!
Kita sedang dijajah. Mari berjuang melawannya. Bunuh kapitalisme!
Terima kasih.
Tiyang Alit
April 16th, 2007 at 10:29 pm
oi.. tiyang alit katanya suruh kembali ke agama.. jangan goblok2in orang lho…
karma tau rasa lu!! ya kita semua kan hanya berusaha kali, me-review what we’ve done..
gak usa lu jelasin perkara negara kita ini, kita semua juga uda tau…
mau berjuang bunuh kapitalisme juga butuh duit mbah! biar gak goblok anak saya juga harus sekolah pake apa coba bayarnya? mau survive aja skrg pake apa coba..
saya bukannya marah2 lho ini.. hanya heran melihat comment anda… lucu amat..
ya memang kita tau mati gak bawa duit, tapi kalo lu mati gak punya duit juga paling2 didaur ulang ntar mayatnya jadi pupuk.. justru saya kira para nasabah disini mengkaji ulang permasalahannya, saya yakin sebagian udah ada yg bisa menerima kenyataan yg terjadi, kalopun masih gembar gembor menyelidiki masalah ini justru karena kita gak mau masalah ini terulang.. gitu loch..(bukannya naive lho)
last but not least : daripada anda mencaci2 gak jelas, cobalah berbuat sesuatu yg kiranya worth it.. bisa dengan membantu para nasabah secara moral maksud saya, jadi jangan di goblok2in kan kasian nanti ada yg bunuh diri gmn?… ataupun silahkan berjuang menggapai mimpi anda melenyapkan kapitalisme..
*biar dari tiyang alit anda bisa jadi tiyang gedhe (amin) dan gak menjadi tiyang bendera kayak saya…-peace man-
April 17th, 2007 at 11:07 am
guys mau info jawaban dressel investment silakan email saya
dokterprita@yahoo.com
April 17th, 2007 at 1:11 pm
Way to go Tiyang Bendera!! gimana sih ada masalah bukan nya dibantu cari solusi atau kasih input2 yang baik, malah di bego2in. Itu juga suatu typical orang Indonesia yang bisa nya menyalahkan dan menunding ini lah itu lah setelah sesuatu terjadi. Mudah2an di forum ini kita bisa dapet informasi dan jalan keluar. Kalau untuk di bego2in nggak usah disini..
Peace!
April 23rd, 2007 at 3:56 pm
Dear sir!
I want to know about: Richmark International Ltd.Address:akara building,24 de castro street,wickhams cay 1,road town,tortola,bvi.
Could you help me?
Could you send for me information this company/(ex: the name’s Director and shareholder,the company’s nation,what’s business active,the capital …)
Thank you so much.
BestRegard.
April 23rd, 2007 at 9:18 pm
Dear anh minh,
I think I know something about richmark International Ltd. open their web at http://www.richmarkint.com. They bussines look likes what Dressel Inv. Ltd doing. Moreover, in http://www.globalconsultant.com.mx both of them are working together as partners. You may learn about them but please keep a close check on.
Good luck.
April 24th, 2007 at 7:23 pm
hi there,
i was actually looking at this website for quite sometime.rasanya baru sekarang pengen ikut komentar. soal dressel ini banyak yg dirugikan pastilah kita semua shock dengan angka yg dilansir oleh Tempo ya…wow ga terima banget bangsa kita di perlakukan seperti itu. dulu saya sempat jadi klien tapi sdh withdraw sejak 2004. lumayan sejak 2000 ikutan di sana, manfaatnya juga saya rasakan saya jadi punya extra money selama kuliah S2. dan saat itu blm bisa kerja bener. hati saya shock waktu dengan dressel colapse…because those years, mereka tdk pernah telat bayar yield dan waktu keluarpun dalam waktu 10 hari principal balik…!
saya pikir must be somethimg wrong with the management atau apalah namanya, apakah karena WBG yg agennya buka cabang dimana-mana, dan akhirnya keinginan juga makin besar untuk menumpuk keuntungan…salah satu teman saya yang jadi salesnya told me mereka diajak jalan2 ke eropa dan bisa erpenghasilan sampai 100juta sebulan hanya gara-gara bisnis ini…jadi prinsipnya ya win win lah.
but, when things go wrong like this, tanggung jwabnya siapa? yang saya tahu dressel wkt itu ada, dan beroperasi dgn baik, hanya saja apakah saata ini juga demikian. dari pemberitaan bahwa itu registered BVI tidak menutup kemungkinan mereka eksis…dan banyak sekali perusahaan investasi yang benar kan juga terdaftar di BVI toh ?
Tidak berarti yang tedaftar disana lalu disamakan dengan Dressel…no lah…too many similar investments and belum tentu ponzi scheme karena main sendiri pun kalo berani n tepat 2% sehari juga dapetlah…
harapan saya semoga dressel bisa lebih gentleman untuk mengakui keberadaannya bukannya membuat panik para klien…!
Crisis Centre WBG JKT juga sudah berupaya hanya saja belum ada sepak terjang yg signifikan yang bisa dishare oleh umum. berita yang saya dengar melalui sobat saya yg masih mengurusi para kliennya dan sekarang pusing 7 keliling…kasihan deh…
semoga republik ini juga mau mengulurkan tangannya pada teman-teman yang dibikin susah oleh WBG IBIST SPI SWISSCASH dan masih banyak lagi….!
we have to learn from this thing…but we can not be ‘kapok’ as well on hearing word investment…justru investment awareness kita perlu ditambah supaya bisa memilih yg resiko minimal but high yield..!hehe
Good Luck semoga perjuangan crisis centre dan juga hire lawyerpun masing bisa berhasil….! Amin…dan semua yang jadi korban diberikan kekuatan dan ketabahan.
April 25th, 2007 at 2:17 am
Trims atas masukannya mas,yang telah membuka wawasan kita dalam transaksi bisnis,invest termasuk sekarang banyak bertebaran di internet yang masih bayak lagi jenis2nya yang menjanjikan keuntungan bahkan jauh melebihi dressel investment. sebagai contoh swisscash yang dewasa ini lagi marak baik di indonesia malaysia dsb yang menjnjikan fix return 300% dalam 15 bulan. sebagai contoh kalau anda invest. US$ 1000 . maka setelah 15 bulan akan menjadi US$3000, dan terus kalau dibiarkan tanpa diambil(reinvest) dalam 30 bulan akan menjadi US$9000. Ruarr biasa bukan?.. nah……. bagaimana tanggapan mas nofie dalam hal ini,apakah swiss cash ini bisa dipercaya? thanks atas inputnya.
April 25th, 2007 at 4:50 pm
hi fajri,
swisscash khan sekarang sudah mandek juga mas…and they always claim, that this is a high risk investment and prepare to loose everything…
so apa gunanya…mending invest yang tdk terlalu fantastis…unless you have so much money to burn, hehehe.
kalo saya sih ngga akan kapok nyebar resiko to gain high yield dgn produk semacam dressel atau apalah…karena 24% /year masih masuk akal lah. yang penting mah lihat agen penjualnya, izin and agency agreementnya gimana, apakah mereka pegang duitnya or TT direct ke principal? WBG dulu kan terima cash/transfer singgahan, mereka yg akan teruskan,(ini rawan banget, from moral side) kemudian ngecek mereka bisa kasi brief details investasinya and of course …perusahaannya bisa di tengok ngga alias bukan jadi2an!
getu…pak nofie thanks juga pencerahannya…ttg investasi…I think everybody have to know how to invest their money if they have enough…not just sitting pretty in the bank lah!…betul ngga pak Nofie? I think kesalahan is guru yang baik…???
as Confucious said, Melakukan kesalahan biasa aja tapi menarik pelajaran dari kesalahan itu baru luar biasa…’ iya khan ???
cheers,
Shenaya
April 26th, 2007 at 9:51 am
ah crisis centre hanya kepanjangan tangan dari dressel, mereka hanya mengulur ulur waktu agar dressel bisa menyembunyikan assetnya dan memanipulasi kekayaan yang telah mereka peroleh , saya disini minta team independent, yang mengawasi kinerja cc, karena jelas jelas cc itu bukannya memperjuangkan hak client/nasabah, tapi mereka itu membantu dressel untuk menumpuk harta yang telah mereka peroleh, saya makin pusing saja, dan pengacara cc hanya akal akalan mereka biar cc kelihatan dimata nasabah memperjuangkan haknya dan tentu minta uang ke kita untuk bayar pengacaranya, misal yang cair 70% dari cc, padahal dressel bisa membayar 100% ,berarti 30% untuk cc + biaya pengacara yang fiktif / tipu-tipunya cc 10%, jadi kita terima 60%. itu kalau asumsi cc memberi kita 70 % , kalau dressel tidak ada team audit independent yang mengawasi audit dressel, misal dressel kekayaannya hanya 40% diumumkan ke public , 60% dressel sembunyikan bagaimana coba. karena sudah beberapa hari ini saya berasumsi dressel dan cc memasukkan barang barang bawaannya untuk dikemas dan disembunyikan.
cepat-cepatlah membentuk team independent yang memang memperjuangkan hak para nasabah karena mereka jauh di amerika mengapa kita tidak melewati jalur diplomatik
April 26th, 2007 at 3:33 pm
della,
bener lho bisa jadi dugaanmu itu bener!
CC JKT ada yang awasin ga? kayanya sih ada orang head officenya deh,
konon kata saudaraku yg ikut di CC Bandung, last week mereka dipaksa oleh presidium untuk TTD surat pernyataan Notariat! Arogan banget katanya orang2nya yg juga klien! malahan sampe mengklaim kalo ga ikut CC uang ga keluar? apa betul?
padahal jauh-jauh dari Jakarta…lah! dan mereka harus nyumbang 100rb biaya notaris dll.
wah bener2 deh pungutan liar banyak juga! kesannya sih remeh 100rb sekali sreet…tapi yang aneh duitnya ditaro dikotak supermie lho kaya sumbangan bencana alama….pantes aja salesnya kaya kesetanan ngejarin saudaraku yang nasabah bandung! dan tidak dibolehkan ikut CC JKT…
wah wah wah!! another crook is born!
April 28th, 2007 at 8:46 pm
Salam kenal P Nofie Iman. Saya salut dengan analisis anda yang meragukan Dressel sebagai reksa dana atau hedge fund. Saya ingin melengkapi analisis anda. Alasan anda sangat kuat bahwa Dressel bukan reksa dana. Tetapi saya punya feeling bhw Dressel Inv itu cenderung hedge fund, yang jelas dibuat untuk mewadahi nasabah super kaya dan memang kurang teregulasi. Di US sendiri, tujuan regulatornya al. adalah buat apa mengurusi segelintir orang super kaya. Andaikan bangkrut atau bermasalah, hanyalah masalah segelintir orang dan tidak merusak pasar. Apalagi Dressel bukan US based company melainkan BVI. Hal lain yang agak menguatkan ada juga nasabah yang merasa diuntungkan dengan Dressel Inv. Dan Dressel bisa bertahan cukup lama.
Kesalahan etika marketing (selalu terjadi di Indonesia :misstatement!) yang memang tidak ada info bhw produk ini untuk high networth dan resiko tinggi.Lebih parahnya dikatakan digaransi. Lalu dijual ke investor menengah secara retailan US$5000.
Saya punya pengalaman pribadi diundang ke WBG Lippo BDG. Saya membaca disclosure consent (DC) dan keterangan marketing. Saya ingin membagikan consent saya shg saya tidak mau ikut:
1. Tidak ada marketing yang tahu apa portfolio yang ditransaksikan. Konon hanya emas titik. Jangankan cash flow, transaksi future atau option juga tidak jelas. Konon portofolio sangat rahasia. Ya ok lah. Memang semua hedge fund secretive. Portofolio Sorros juga tidak ada yang tahu.
2. Legalnya BVI. Tuntutan perdata ya harus di sana. Mana bisa di PN BDG. Saya tidak sanggup bayar pengacara di sana. Tidak tahu ada asosiasi yang bisa bantu di BVI. Tidak spt di US, semua transparan.
3. Di DC, Market Maker-nya Dressel Sendiri! Alias dia berhak menentukan harga portofolio sendiri. Bisa jadi sudah rugi, bilang untung. Dia berhak.
4. Di dalam DC juga, Dressel boleh menggunakan leverage. Hanya saja tidak dapat diterangkan marketing berapa leveragenya Dressel? LCTM bangkrut setelah 4 tahun operasi dan kapitalnya naik 400% dengan menggunakan leverage 1:25. Baca: Modalnya hanya 4% dari posisi bukaan. 1% loss berarti 25% loss capital dan sebaliknya 1% untung bearti 25% untung. Jelas resiko tinggi. Di Indo saja, saya dengar transaksi forex/future di Indo leverage 1:100, banyak yang tak tahan.
5. Saya tanya bagaimana dengan regulasi di Indo, marketingnya bilang ikut BVI. Saya tanya coba lihat kasus LCTM, hedge fund bangkrut. Atau Mengapa ada nama Salomon di Citibank? Jangan lihat Quantumnya Sorros saja yang kebetulan sedang untung. Salesnya cuman bilang kita sudah memberi income 2%/bulan sudah tahunan.
Kesimpulannya: Just another High Risk High Return investment: Bisa untung besar - bisa bangkrut.
6. DC Dressel kelihatannya sudah cukup jelas, investasi ini untuk siapa. Jelasnya profil investor high risk.
Hanya opini pribadi, bila hal di atas benar, kelihatannya menggugat Dressel di BVI, investor di posisi lemah. Karena di DC, sudah jelas ada. Kecuali lain halnya kalau BVI perusahaan fiktif. Mengutip pengacara terkenal Indonesia:
“Buktikan ALIRAN”
Semoga kasus ini jadi pembelajaran kita semua dan ada hasil investigasi jelas: Di mana Dressel kalah posisi dan dgn leverage berapa perusahaan ini habis?
May 1st, 2007 at 11:05 am
Pak Nofie,
Saya senang dengan analisis anda yang cerdas dan kritis mengenai investasi. Saya malah lebih cenderung WBG ini money game. Karena seperti yang anda katakan laporan keuangan perusahaan yang tidak jelas, bahkan dari webnya saja tidak meyakinkan. Biasanya sih kalo perusahaan pengumpul dana masyarakat memiliki laporan keuangan dan RBC (Risk Based Capital) harus mencapai minimal 120% menurut aturan pemerintah.
Saya melihat orang Indonesia kurang memahami mengenai Investasi dan bagaimana caranya berinvestasi yang aman dan benar. Makanya gak heran jika banyak orang-orang khususnya di Indonesia tertipu dengan money game berkedok ‘investasi’. Saya setuju dengan pak Nofie jika rata-rata orang-orang terlalu greedy sehingga ‘gelap mata’, tanpa perhitungan dan pengetahuan yang cukup mengenai investasi langsung ‘terjun’ dan akhirnya menjadi korban penipuan. Belum lagi akhir-akhir ini mau dagang susah dan lapangan pekerjaan juga sulit.
Saya berpendapat sebaiknya di masa mendatang untuk menghindari kejadian-kejadian serupa di masa yang akan datang, masyarakat perlu dididik bagaimana cara berinvestasi yang benar dan memahami resiko-resiko yang ada di investasi.
Salam
Johanes gunawan
http://www.johanes.org
May 3rd, 2007 at 9:02 am
what is the problem if that some one solve their problem my name hacker i just hacker for the dressel he watching us every day , become the hacker you must brave to direct risk, what i say is i got her in the past week ago, they are high teck tecnologi, i was war with him trought the internet, i was lost with him, he delete all my disk, i will enter in their healt research institute, so dressel prepare your self, who is win.
May 4th, 2007 at 3:29 am
Big problem.
May 7th, 2007 at 10:03 pm
Dear Della antro!
Thank for your reply.But i can’t understand the website of richmark international ltd,what are they say ?
Could you say more for me clearly? I want to know the number telephone,fax and the name of director,shareholder,and nation of richmark international ltd.
Before i decide to investment on that.
Thank you somuch.
BestRegard
May 8th, 2007 at 1:16 pm
Dear anminh..
If u want more information about richmark,u can contact me at bluelieur@yahoo.com…i’ve some information from their both of stories (richmark international.)
regards
May 8th, 2007 at 10:28 pm
Hi!
Saya dr WBG Sby yg pergi ke HK bln Jan Feb 2007 untuk berurusan dengan Danny Wong.
Setelah itu saya baru tahu seperti apakah Dressel dan WBG itu sebenarnya. Later I will update it with you guys. Thanks
May 9th, 2007 at 10:58 am
FINALLY,
ABIYANTO KETANGKEP DI BANDARA!
SEMOGA AJA INI BUKAN AKALA-AKALAN LAGI DARI PIHAK ‘MEREKA’
PASANG BADAN OR REAL SURRENDER???
HARUS ADA SAKSI PADA SAAT PEMERIKSAAN
DUIT NASABAH MESTI DITELUSURI
KHUSUSNYA DESEMBER SAMPAI FEBRUARI 15
KARENA INI JELAS ADA ‘MAIN MATA’ ANTARA WBG DRESSEL DONG
UDAH TAU GOYAH KOQ MASIH JUALAN SIH
BRAVO BAPAK CARLO TEWU CS
SEMOGA TETAP BERSIH DARI SEGALA TITIPAN
May 9th, 2007 at 1:44 pm
Saya sangat prihatin sekali kasus WBG ini sehingga banyak sekali dana masyarakat yang tidak dapat dipertanggungjawabkan oleh WBG, sebagai akibat sikap unprudent dari investor, yang dimanfaatkan oleh WBG.
Sejak awal, kesengajaan WBG dalam menyalahgunakan ijin Perseroan Terbatas yang diperolehnya (ijin PT hanya untuk perdagangan, bukan investasi maupun penghimpunan dana masyarakat) sudah mencerminkan niat serta moral hazard yang buruk. Sudah sepantasnya jika Bapepam lebih memperhatikan pendirian dan aktivitas operasional perusahaan yang sejenis agar di kemudian hari, korban investasi bodong tidak bertambah.
Persoalaannya, hal ini sudah terjadi. Meskipun kecil kemungkinannya dana tersebut dapat kembali, namun segala dayaupaya harus dilakukan untuk dapat mengembalikan dana masyarakat yang sudah diselewengkan.
Pihak yang berwajib dapat menelusuri asset yang dikuasai oleh WBG, selain dari pimpinan yang kini sudah ditahan, juga penelusuran asset terhadap seluruh karyawan yang bekerja di sana, karena besar kemungkinan asset bergerak yang dimiliki WBG yang seharusnya dapat disita sebagai dasar pengembalian investasi, sampai kini masih dipergunakan secara bebas oleh karyawan maupun mantan karyawannya.
Penggunaan atas asset bergerak itu bukan menjadi hak karyawan yang bersangkutan, namun wajib disita.
May 9th, 2007 at 7:20 pm
krisno udah tidak berguna bagi dressel, akhirnya dibuang, udah deh bunuh saja tuh krisno abi
May 9th, 2007 at 10:47 pm
Hi Every body !
I’m looking for information of RichMark International Ltd,in akara building BVI.
But i can’t to have any that. Could you help me? please.
Thank you somuch.
BestRegard
May 10th, 2007 at 10:25 am
Please contact me at bluelieur@yahoo.com
Thx.
May 13th, 2007 at 10:56 pm
Dear Noeg.
I’m already send message to you. bluelieur@yahoo.com
But i still not see your reply yet.Could you send for me again?
Thank you so much
BestRegard.
May 13th, 2007 at 11:17 pm
ini akibat nafsu belaka. yang melakukan investasi tentu orang berduit. sudah punya uang ratusan juta or milyaran rupiah masih kurang. masih perlu membesarkan lagi nilai uangnya dgn menempatkan di dunia “Time Value of Money” yg sebenarnya asal usulnya diciptakan mmg untuk menjebak dan menjerumuskan orang dalam dunia hutang-piutang.
gak percaya sama kitab2 Tuhan sih (bukan sok alim loh), namanya dikasih tahu sama yg Maha Tau kok ngelawan. kitab mana ayo yg bolehin ngebunga in uang. injil, quran, taurat, zabur… semuanya say no to riba… dgn dibungkus reksadana kesannya jauh dari riba, pure investasi… sama aja prends…
yang terjebak di kasus wahana ini menunjukan jiwa2 yg greedy dan kikir…
May 15th, 2007 at 3:00 pm
Huhuhu!
Can you help me? please. I’m very need to know information of richmark international ltd.Address :Akara building,24 de castro street,Wickhams cay 1,Road Town,Tortola,BVI.
help me,lease…
Thank you somuch.
BestRegard.
May 20th, 2007 at 4:44 pm
anhminh
who are you ?
why are you in need of Richmark information
please check their website at http://www.richmarkint.com
goodness…are you crying?
from shenaya
viva investment in any kind
but must determine time is the best investment
May 23rd, 2007 at 11:08 pm
Dear Shenaya !
I want to know RichMark international ltd,because i want to investment for that company.
But i don’t know more that.
Could you help me? Please.
Their website not show name’s team manager,telephone,fax,P.o box…
So i can’t decide to investment ….
Thank you somuch.
BestRegard.
May 24th, 2007 at 2:30 pm
lucu juga saya membaca ulasan dressel investment limited di indosat, tgl 15 mei 2007 , akhirnya team cc jakarta memberikan surat kepada kedutaan amerika dan inggris, padahal saya sudah memberikan saran pada tgl 30 maret 2007, jika dihitung hari maka sudah 50 hari terbuang sia-sia, 50 hari buat dressel sudah cukup lama, para pembaca harap membaca rumus adi 30 maret.
cepat segera dilaksanakan!!!!!
atau gini aja biar lebih cepat lagi kita bom nuklir saja si amerika dan sekutunya inggris,
buat team cc kalian jangan ambil keuntungan dari situasi ini.
buat the fucking krisno abiyanto sukarno karena kerakusanmu kamu membuat kacau kamu kira bisa ambil keuntungan dengan bonekamu MRI dulu, bangsat loe fucking krisno abiyanto sukarno.
buat amerika dressel apa kamu gak takut dengan indonesia people yang barbarian karena otaknya hampir sama dengan binatang, mereka lebih suka darah daripada berdamai.
May 24th, 2007 at 2:46 pm
waduh saya lupa lagi , nih ada satu lagi berita untuk anda semua, teknologinya indosat juga uang dari amerika dressel artinya uang dari kita juga , coba anda tanya indosat mereka pakai teknologi, mereka beli teknologi dari perusahaan amerika . tentu tanyanya pada pimpinan tertinggi indosat. oke
adi
May 25th, 2007 at 9:08 am
you can see at
http://www.bisnis.com/umum/hukum/1id5840.html
May 25th, 2007 at 11:37 am
sekarang ada kasus lagi platinum investama yang gagal bayar. seharusnya bappepam selaku regulator lebih jeli dalam melakukan pengawasan perusahaan yang ada dibawah pengawasannya. kalo sudah begini masyarakat yang jadi korban. kasihan mereka
May 30th, 2007 at 1:31 pm
gw mau tau donk soal skema PONZI atau piramida plizz…
send to sigit502@yahoo.co.id
thanx 4 all…..
May 31st, 2007 at 10:55 am
you want all information about dressel please contact
Jamesbond69696@yahoo.com
June 4th, 2007 at 1:10 pm
dear anhminh
you better check and send your email to any richmark address.
why you want to invest?
do you know if they sold an investment fund?
how do u know…
ya udah …please specify your needs!
shenaya
June 4th, 2007 at 4:06 pm
ha ha ha , bang nofie situs anda dimasuki forex mentor ya, ha ha ha sangat menggelikan
tuh rasain jangan menghina dressel
June 5th, 2007 at 12:03 pm
Bermain HYIP emang bisa dapet untung yg gede. Yg penting bisa memprediksi timing-nya. Krn biasanya HYIP yg bonafit baru akan SCAM sekitar 3 tahun ke depan. Jadi kalo kita gabung pd tahun ke-1 kemungkinan masih bisa untung. Tp kalo udah di atas 2 tahun kudu waspada. Apalagi kalo ada perubahan sistem dan pertumbuhan jumlah nasabah yg overdosis. Soalnya HYIP itu kan cuma nunggu booming dana nasabah. Setelah dapet duit buanyaak dari nasabah biasanya HYIP bakal SCAM alias kabur keluar negeri - terus bikin HYIP baru lagi dgn nama dan sistem yg berbeda. Saran saya sebelum ikut HYIP cari dulu berita lengkapnya. Jangan tergiur ama janji return yg gede. Atau kalo mo cari yg aman mending ikut reksadana aja…Returnnya rata-rata 30% / tahun ( lebih gede dari bunga deposito - lebih kecil dari HYIP ) tp resikonya kecil.
June 5th, 2007 at 6:51 pm
Dear Shenaya !
Thank you for your reply.i has a friend he introduced for me about Richmark,
i think this business very good,and i had some money saving,and i want increased profit for that.
But i haven’t any information of this company.
I want to know about clearly that.
Could you help me? please.
Thank you so much.
BestRegard
June 6th, 2007 at 12:07 pm
you can save your money 100% in richmarkint, and you will be i choose became a prsident of marketing agent in indonesia, so be hurry contact us
jamesbond69696@yahoo.com
June 6th, 2007 at 2:44 pm
Dear bond 007.
Thank you for reply,but i want to understand clearly about richmark.
Could you tell me more and more that?
thank you so much.
BestRegard.
June 7th, 2007 at 12:56 pm
dear anminh
you cannot search about richmark in our planet , i must to tell you their operation in developing countries like mexsiko, vietnamese, indonesia, and thirth world countries.
they are like spider
so quickly email me
June 7th, 2007 at 10:49 pm
Dear bond 007 !
Thank you for things you say with me. I was send for your email,but i still not receip your reply.
You cant tell for me more and more richmark?
Ex: the name’s director,phone number,fax, what’s their bussiness???
Thank you so much.
BestRegard.
June 8th, 2007 at 11:36 am
indonesia and malaysia is a target of super power country
June 10th, 2007 at 10:22 pm
Dear bond 007.
How are you? Could you tell me more than about Richmark international ?
I want to know more and more that.
I hope you will tell me .
Thank you so much.
BestRegard.
June 12th, 2007 at 10:13 pm
saya ingin menanyakan tentang kasus WBG, kok belum ada penanganannya. bagaimana dengan hukum di Indonesia, kenapa belum juga ditegakkan. kenapa pemerintah Indonesia selalu lemah dengan koruptor-koruptor yang telah memakan uang rakyat. mana janji-janji palsu bpk preseden selama ini. saya berdoa semoga bpk krisna abiyanto, Mr. lewis dan Mr. dani wong segera menyesali semua perbuatannya dan segera mengembalikan uang saya dan juga para nasabah wbg. kalau mereka tidak mau mengembalikan uang itu, terpaksa saya akan mendoakan mereka agar mereka dan keluarga mereka sengsara seumur hidup sampai tujuh turunan. semoga tulisan saya ini dibaca oleh mereka. ingat!! orang yang sering membohongi/ menyakiti orang lain, dia tidak akan pernah merasakan tenang dalam hidupnya.
June 20th, 2007 at 7:57 pm
Dear bond 007!
I think of Richmark international ltd is not true,because i has questions with many many body,but no body know this company.
you also don’t know about richmark,does you?
I hope so you tell me that.
Thank you somuch.
BestRegard
June 20th, 2007 at 9:25 pm
anhminh
I’m sorry to say, but I can’t help you.
June 23rd, 2007 at 1:12 pm
anhminh,
are you from around here in jakarta or so
your english is not really native…r u indonesian?
pake indo azalah
so if anyone introduce you about richmark international
why not asking him/her?
why us here at this nofie iman?
what are your reason behind…
because we can not tell bad things about other product
unless we are sure and proven…!
i suggest u stop asking people around …
as mr iman also does not know!
hmmm…why is it such big a deal?
Viva Nofie Iman, enjoy all the articles in this blog.
Shenaya
June 25th, 2007 at 12:02 pm
amerika itu masih perang sama teroris , sementara uang anda taruh dulu di bank lokal, setelah amerika urusannya beres dengan para teroris indonesia, baru kalian investasikan semua uang anda
June 27th, 2007 at 9:43 am
ternyata indonesia sudah masuk travel warning sejak tanggal 9 januari 07 bagi amerika serikat , termasuk kegiatan currencys nya
June 30th, 2007 at 9:42 am
buat anminh
direktor richmark sama dengan direktor dressel. apa hubungannya dengan teroris dan segala macam gak ada
July 4th, 2007 at 7:21 pm
Dear Bono.
Thank you for any things you tell with me.But i don’t know Indonesia Language
If you tell me by English i thank you very much.
Good luck to you.
Byebye.
July 5th, 2007 at 9:09 am
Balikin duit dari WBG.Itu uang orang tua yg amat membutuhkan.Kalo nggak dibalikin,para pemimpin WBG akan kena karma seumur hidup.Mereka akan mati sedih .Setan lu…
July 6th, 2007 at 11:31 am
kalau mau nyumpahin dressel silakan anda kunjungi
http://www.aboutdresselinvestment.blogspot.com
kalian connect langsung dengan dressel itu situs yang buat dressel investment
July 6th, 2007 at 11:42 am
jangan lupa dressel lawyer mereka itu cuma bercanda
mereka kira kita ini guyonan apa? anda harus mengatakan persoalan ini serius dan segera mengembalikan uang anda-anda semua
buat mereka uang 4 triliun itu kecil, mereka itu cuma menggertak atau bercanda terbukti dengan second anouncementnya dihilangkan padahal saya punya copynya
jangan lupa untuk dicopy situsnya
July 7th, 2007 at 2:37 pm
kadng2 sulit buka blogger dressel
July 9th, 2007 at 10:37 am
para nasabah gak usah cemas dan panik second announcement dari dressel usa akan segera terlaksana dimana menjelaskan semua akan di BEP, break event point. sementara hukuman seberat beratnya akan dikenakan kepada abiyanto dan bawahannya.
sialakan klik disini
http://www.fletcherkennedy.com
klik bvi,lalu klik international bussines company act, disitu menjelaskan untuk pemindahan asset recovery trust , dan jika perusahaan sudah 10 tahun lamanya beroperasi
dan pimpinan fletcherkennedy adalah mereka , jadi cepat cepat anda copy situsnya
July 9th, 2007 at 4:24 pm
wah makin ngga jelas nih..,
i think nofie iman blog to give accurate info
yg bisa dishare dgn kita semua.
have no idea why masih nyari kambing hitam.
kita sebaiknya bersatu padu
untuk melacak dresselnya.
dan maksain si krisno abiyanto
membeberkan apa yang diketahuinya
tentang dressel selama ini.
setelah tertangkap koq ngga diungkap
apa ada penjelasan ke publik
tentang dressel dan wbg sebagai agennya.
harusnya ada lah statement dari abiyanto itu.
koq malah kesannya tertutup ya??
how how how
we can actually get info
from those people ya!
any ideas???
shenaya
July 10th, 2007 at 1:49 pm
mengenai wbg sebagai agent dressel orang tolol pun tahu wbg agent dressel
agen di jepang sunyworld
di mexsiko global consultant
dressel pun mengawasi wbg sebagai agent dgn ketat dan pengawasan yg ketat pula oleh luiz garza surabaya
jakarta oleh abyyanto
July 12th, 2007 at 11:46 am
bunuh saja si abyanto dan pembantunya nanti khan dressel mencairkan uangnya.
gak percaya? coba anda coba.
July 20th, 2007 at 1:03 pm
Bang Novie, coba tolong kasih input donk mengenai WBG ini, what is the next step. Apa tidak aja lain kecuali pasrah? Let me know what are the possibilities. Waiting for your reply….
KS
July 20th, 2007 at 5:11 pm
Waduh2…masih ribut semua tokh ? Apa ngk cape2 mbicarain wbg,dressel dan sebangsanya….
Pada dasarnya semua tuh buntut2nya tipu2…hehehe..
Jadi Dressel mau nipu, WBG ya mau aja disuruh nipu, dan para nasabahnya mau aja di-tipu-i…
Hayoo nek gt salah siapa ????
Ngga ada lah maling yg bakal bilang “WA ni maling”…impossible bro’…
Adanya kalo mau nipu tuh harus direncanakan dan diatuir secara alus..kayak “Danny Ocean di Ocean 11th,12th,13th….
Lah kok pas2an si Danny Wong en Danny Ocean puodo2 pinternya….mmhhhhh
Ya dah lah..Life must go one….
Relain aja daaaahhhh…..
Yg pasti lebih ada harapan kalo loe2 berjuang sendiri tanpa lwt Crisis Centre…Ngk percaya????
Buktiin aja nti….
Peace yo’…
July 21st, 2007 at 12:06 am
Jadi apa donk kelanjutanya?? katanya pak Abby udah ketangkap??? bener ta??
July 21st, 2007 at 2:26 pm
kan udah jelas di MOU bvi bila 10 tahun beroperasi diadakan voting direktornya apa perlu dilanjutkan atau berpindah tempat dari bvi , dan dressel merasa kecolongan karena mou nya diketahui, jadi mengenai isu rush itu yang menghembuskan isu ya dresel itu sendiri artinya dresel masih mempunyai kekayaan yang amat sangat besar, dan sekarang mereka menghembuskan isu lagi tentang utah bar justisia , apa itu non sense.
sekarang saja danny wong president hyip baru dilaunching productnya november 2006 , setelah kesepakatan mou ditandatangani, e-gold, LCP,Swabb dan sebagainya
sedangkan cg4 sendiri sudah menjadi perusahaan hewlett packard usa melalui program BTO nya bussiness technology optimizen bisa dilihat disini sekitar 30 triliun uang orang indonesia yang ditanam di hewlett packard
http://www.peregrine.com
saya rasa suap sudah bermain disini entah cc nya disuap atau aparat atau apalah
ini khan sekedar wacana saja
July 21st, 2007 at 2:44 pm
bakar semua product hewlett packard di indonesia
July 23rd, 2007 at 12:14 pm
after i look of blogger dressel about cg4 i found this it look like linux, siemens, compaq , windows xp, windows 2007 and much more .dont forget that indonesian money also in http://www.byte.com and also cg4 hiding all about them because cg4 is the cadence group
http://www.cadence.com and http://www.cadence-group.com that much group of cg4 look like cgc cgi cgh and more
July 23rd, 2007 at 12:20 pm
hai it look like byte.com cannot open because dressel hidding about byte.com but i have the copy of byte.com
plese contact leasweet9876@yahoo.com i will give you the copy of byte.com
July 24th, 2007 at 10:49 am
if you want to see more about the defendant of dressel you should see at
http://www.dockets.justia.com
and search party name : garza y galindo
thank for your kind attention
July 26th, 2007 at 1:04 pm
fucking sit you fucking sit dressel ,quickly pay my goddamn it my money ,you fucking sit dressel
fuck you dressel , i hope you guys of dressel quikly to die and burn in hell including all of your family die, die, die.
damn you
August 4th, 2007 at 5:22 pm
sarbanes-okley di http://www.cg4.com ternyata paul sarbanes senat USA, dan william okley anggota kongres USA , nah loe trus gimana coba?
August 5th, 2007 at 9:46 am
see this http://www.dressel-fraud.net
kenneth mccabe also have http://www.talgentra.com
and http://www.snt.com
and much more
August 5th, 2007 at 10:26 am
kenneth mc cabe also have this http://www.orbitz.com http://www.besthotel.com http://www.budgethotels.com http://www.beststay.com http://www.bookingshotel.net http://www.travelocity.com http://www.hotels.com
danny wong and them also have
http://www.egold-starter.com http://www.egold-starter.net http://www.maxi-invest.net
http://www.ultra-hyip.net http://www.wfi-hyip.com
http://www.schwab.com http://www.londoncentralportfolio.com http://www.investordailyedge.com http://www.deverebrokers.com
you can see at integriy office support, seattle http://www.dockets.justia.com search party name : dressel investment
it more detail,and very much more and more and quikcly to copy it before dressel missing it i have the copy all of it.
August 5th, 2007 at 10:38 am
also this http://www.invest-earn-gold.com http://www.expand-forex.com http://www.institutionaltarget.com
August 5th, 2007 at 10:48 am
also homes for sale
http://www.skyhousecondo.com http://www.allrealestate.co.nz http://www.de-alma.com
August 5th, 2007 at 10:58 am
you can email to dressel at integrityofficesupport@ibu.com
August 5th, 2007 at 11:37 am
also danny wong HYIP
http://www.sunnyinvest.org
http://www.moneymodul.net
http://www.mybesthyip.org
http://www.stablefund.us
August 5th, 2007 at 3:23 pm
continue again after in bed here i give you again dressel portfolio in investment
http://www.avafx.com
http://www.wallstreetprep.com
http://www.applicablefund.com
http://www.wfi-profit.com
http://www.forexinvestmentprofit.com
tomorrow i give you dressel portfolio in insurance,internet,land for sale ,etc
have a good day!!!
August 7th, 2007 at 11:35 am
dressel portfolio land for sale
http://www.englishland4sale.com
http://www.loopnet.com/landforsale
http://www.wealthbridgeenterprises.com
http://www.bucknermountainestate.com
http://www.investfloridarealty.com
http://www.dirtcheaplots.net
http://www.rmk.com
http://www.whatmove.com
http://www.southwestgeorgialandlake.com
http://www.amadorlot.com
August 7th, 2007 at 11:51 am
dressel portfolio in health insurance
http://www.healthcareinternational.com
indonesia-expad med ins http://www.globalsurance.com
http://www.pachealthholdings.com
http://www.singaporemedicine.com
http://www.emeroperationsOPC-marketing.com
http://www.thecureoranydisease.com
http://www.medicalinsurancehelp.com
http://www.healthpolitics.org
http://www.centerhealth.biz
August 7th, 2007 at 11:57 am
dressel portfolio in bussines for sale
http://www.bizbuysell.com
http://www.businessforsaleguide.net
http://www.bussinesforsaleexchange.com
http://www.globalBX.com/business-for-sale
http://www.marketmeeting.com
WSI Now Open in indonesia http://www.wsicorporate.com
http://www.plimsoll.co.uk
August 7th, 2007 at 12:07 pm
dressel portfolio in life insurance
http://www.lifeinsurancePolicyinfo.com
i forgot this one , here portfolio dressel above, much more and more dressel portfolio , i give it tomorow again, in Finance,real estate,cars, etc
August 9th, 2007 at 11:44 am
goddamn it dressel closing whatmove.com , here dressel portfolio in land for sale in whatmove.com
but i have the copy all of it ,here what are inside whatmove.com
Quickly copy it before dressel clossing it. hurry!!!!
http://www.fastfacility.com
http://www.cbnwr.com
http://www.realestate.nytimes.com
http://www.cantoballena.com
http://www.ihouseconnect.com
http://www.allrealestate.co.nz
http://www.masterscorp.co.jp
http://www.knooble.com
http://www.rent.com
August 9th, 2007 at 12:48 pm
because dressel always clossing their website if i write in portfolio in investment
here i give you again
http://www.becoolinvestments.com
http://www.high-profit-investment.com
http://www.special-investments.us
http://www.professional-trade.net
http://www.jimmoorewealth.co.uk
http://www.gcitrading.com
http://www.tech-investment.us
http://www.deverebrokers.com
August 9th, 2007 at 1:03 pm
dressel portfolio in Airrare
http://www.mobissimo.com
http://www.ai-ticket.com/english
http://www.besttravelonsale.com
http://www.travel-cheapairfare.com
http://www.airtreks.com
http://www.studentflights.com.au
August 10th, 2007 at 11:33 am
dressel investment BVI dresselinvestment@gmail.com
dressel innvestment USA dresselinvestmentltd@gmail.com
August 12th, 2007 at 11:03 am
dressel portfolio on finance *debt consolidation
http://www.debtmanagementinformation.com
http://www.debtconsolidationcompanies.info
http://www.armadillo-marketing.com
http://www.banklenderloan.com
http://www.personalbankruptcyProtection.info
http://www.theRCG.org/Finances
http://www.loans.cluedUpSearch.com
August 12th, 2007 at 11:11 am
dressel portfolio on incorporate
http://www.thenevadacompany.com
http://www.wyomingcompany.com
http://www.rikvin.com
http://www.theincorporators.com
http://www.fletcherkennedy.com
http://www.dicentconsulting.com
http://www.incorporate-guide-to.com
http://www.SMEEToolKit.org
August 12th, 2007 at 11:14 am
dressel portfolio on Home Loans
http://www.ditech.com
http://www.bankofAmerica.com
http://www.bankrate.com
http://www.homeloans.nothingdownatall.com
August 12th, 2007 at 11:22 am
dressel portfolio on Home Bussiness
http://www.4abetter-u.com
http://www.infocommsingapore.sg/industry
http://www.pluginprofitsite.com
http://www.easy-forex.com
http://www.simplyrichsg.com/okk
http://www.bizz-wizz.com
http://www.ultimatewealthpackage.com
http://www.turnkeybiz4me.com
http://www.lifegreatestquestion.com
http://www.income4dummies.com
August 13th, 2007 at 11:51 am
dressel portfolio Credit card
new personal finance book shows how fight debt and earn free money
http://www.amazon.com
your free independent guide to credit card
http://www.credit-card-guide-to.com
virtual credit card
http://www.card444.com
my beach house dream
http://www.islandofcoupons.com
August 13th, 2007 at 11:58 am
dressel portfolio Student loans
student loan companies
http://www.studentloancompanies.info
your free independent guide to student loans
http://www.scolarship-and-grant-guide-to.com
August 13th, 2007 at 12:01 pm
dressel portfolio Home theater
planar home theatre
http://www.mitsu.com.sg
August 20th, 2007 at 7:40 pm
dressel since1950 is exist untill now
in the early of 1950 their portfolio almost in Baby food
in the late of 1970 their portfolio almost in Property
in the late of 2000 their portfolio almost in Internet
so in the late of 2000 dressel have yahoo,google,microsoft
right now dressel think what next portfolio?
August 23rd, 2007 at 2:50 pm
dressel portfolio buy a cars
http://www.car-auction.com/index.ph
http://www.discount-rentals-online.com
http://www.autos.yahoo.com
http://www.cheapcarsearch.com
http://www.autoexpress.co.uk/vauxhall_cars
http://www.pnd-auto.com
http://www.carbargainsweekly.com
http://www.seizecars.com
August 23rd, 2007 at 2:58 pm
dressel portfolio spam filter
http://www.barracudanetworks.com
http://www.symantec.com/aa
http://www.microsoft.com/infrastructure
http://www.ca.com/iam
http://www.nospamtoday.com
http://www.spambully.com
http://www.gfi.com
http://www.toptenreviews.com
http://www.snertsoft.com/
www-antispamsolutions.com
August 23rd, 2007 at 3:14 pm
dressel portfolio online education
http://www.belforduniversity.org
http://www.singaporeedu.gov.sg
http://www.degree.ecikapecika.com
http://www.australiancollege.edu.au
http://www.aiu.edu/
http://www.uc411.com
http://www.itt-tech.edu
http://www.onlinetrainingservice.com
http://www.trainingcoursesonline.info
http://www.smartdrawhealthcare.com
August 23rd, 2007 at 3:19 pm
dressel portfolio Car rental
http://www.midwaycarrental.com
http://www.officialcarrentals.com/
http://www.carrentals.com
http://www.discount-rentals-online.com
http://www.hertz.com
http://www.travel.yahoo.com
http://www.tigercarrental.com
http://www.bcvr.co.uk
http://www.ukcarhire.com.au
http://www.carhire.airline-network.co.uk
August 23rd, 2007 at 3:24 pm
dressel portfolio music
top hits indonesia
http://www.mobi.dada.net/musicringtones
August 23rd, 2007 at 3:27 pm
dressel portfolio concert tickets
http://www.worldticketshop.com
http://www.ticketsolutions.co.uk
http://www.globalticketservice.com
http://www.braddeals.com
http://www.frontrowtickets.com
August 25th, 2007 at 10:09 am
we dont want your visa flow we want my money back
sorry we give this http://www.profits2ever.com
and we will give much more if you dont back our money you fucking dressel
August 25th, 2007 at 10:51 am
dressel portfolio study abroad
http://www.amerispan.com
http://www.key2careers.net canada
http://www.studyinchile.org
dont get a us green card,unless you want to make money http://www.usagc.org
http://www.hyperstudy.com
August 25th, 2007 at 10:56 am
dressel portfolio parental control
http://www.internet-filter-review.com
http://www.netnanny.com
http://www.spectorsoft.com
http://www.salfeld.com
http://www.parent-tools.com
September 5th, 2007 at 8:15 am
thanks Mr.Byte
we hope, your effort to push dressel
will success
September 6th, 2007 at 10:38 am
integrity office support in Seattle,WA 98104-1581
US office : 801 second avenue, suite 307. seattle, WA 98104-1581
tel : (206)903-0388 Fax:(206)903-0389
Registered office : akara building .24 de castro street.wickhams cay1. road town. tortola. BVI
nah guys jika anda ke http://WWW.integrityofficesupport.ibu.com kita bisa ketemu dengan search anda masukan elite portfolio atau elite dynamics atau dressel portfolio tapi sayangnya dressel sudah mengubah http://www.upspiral.com ini situs harus lewat http://www.ibu.com dahulu search upspiral , tapi kami sudah mempunyai semua data asli upspiral sejak tanggal 1 maret 2007, artinya data dressel portfolio yang saya sebutkan diatas adalah benar benar 100% benar, kami punya copynya.
hal ini kami kemukakan karena dressel selalu mengemail dokterprita@yahoo.com dengan segala upaya untuk menyuap kami asal kami mau menyebutkan jati diri dari dokterprita@yahoo.com , tetapi HERO tidak dapat disuap
BYTE
September 6th, 2007 at 10:57 am
dan kami mempunyai situs asli dari http://www.integrityofficesupport.ibu.com dahulu akhir maret situs tersebut tidak seperti sekarang disebutkan alamat lengkapnya di seattle spt yang saya sebutkan diatas biasalah jika dressel ketahuan pasti diubah situsnya atau dihilangkan dan kami juga mempunyai copy situs asli dari http://www.dressel-inv.com bagi yang ingin tahu wajah asli situs tersebut silakan email leader kami di dokterprita@yahoo.com
continue again , dressel portfolio in vitamins
http://www.wulongforlife.com
http://www.zenadu.com.sg
http://www.medshopexpress.com
http://www.healthpolitics.org
http://www.herbal-nutrition.net/kc
September 6th, 2007 at 11:09 am
kalian lihat tiap kali kami menulis mengenai dressel banner yang ada di bawah selalu berubah ubah mulai dari visa flow , student college dan sekarang say hello to i phone siapa lagi kalau bukan ulahnya cg4 google dressel
dressel portfolio weight loss
http://www.meltmorefat.com
http://www.shrinkyourself.com
http://www.dietpill1.com/newproducts
http://www.amazinghealth.co.uk
http://www.fatvanish.com
http://www.burnthefat.com
http://www.usana.ten987.com
http://www.herbal-nutrition.net/kc
http://www.burnthefat_feedthemuscle.com
September 6th, 2007 at 11:18 am
sekarang banner berubah lagi menjadi forex mentor, to: cg4 or dressel or google can you write to me be gentle , what is the hell going on in here ? after israel investment in NTT indonesia of course after i email you your jewish must be build indonesia for technology, rightnow i want the money of your investor back 100%.
before big problem come to you ,
your symbol always have a happy day but it bad day for your investor
BYTE
September 6th, 2007 at 12:18 pm
dahulu kalau membuka http://www.upspiral.com harus melewati http://www.ibu.com search dressel portfolio atau elite dynamic , sekarang http://www.upspiral.com bisa langsung diakses, padahal saya mempunyai sebelum situs tersebut yang asli dari http://www.upspiral.com tanpa melewati http://www.ibu.com , mengapa dahulu situs upspiral harus melewati http://www.ibu.com jawabannya adalah : biar tidak dapat dilacak melewati google
thank you for mr.abitoro for your attention , dan mohon situs nofieiman ini mengenai wbg disebarkan kepada para nasabah.
dan thank you for mr.nofieiman
September 7th, 2007 at 12:50 pm
BYTE… jadi sebaiknya korban2 WBG tuh ngapain sekarang? any ideas?. Kalau melalui Crisis Center apa worth it? harus hire lawyer, yang entah bayaran nya berapa…, ada juga sekelompok yang meng hire lawyer juga tidak melalu CC, jadi kita sebaiknya gimana ya? since you have so much knowledge of Dressel, let me know. Cheers.
September 10th, 2007 at 2:30 pm
the last email from dresselinvestment@gmail.com tannggal 28 may 2007 yang berbunyi :
Our legal advisor is still waiting for official record from the crisis centre,WBG offices and PT Multijaya as per our announcement in march and april.
sekarang sudah september mengapa harus lama sekali apa kerjaannya CC itu official recordnya koq belum disampaikan , terus yang disampaikan CC ke dressel itu apa? apakah isi laporannya begini : Udah aman boss dressel gak usah dibayar kita bagi - bagi aja uangnya , wah ini jelas jelas menyalahi mandat
.bayangkan 4 bulan terbuang sia-sia sejak email dari dressel ke byte team tgl 28 may 2007.
September 10th, 2007 at 3:05 pm
CG4 SOLUTION INC,( The Cadence group)
cara amador 1001 international boulevard Atlanta , GA 30354
i think its parent company of dressel
September 14th, 2007 at 10:32 am
to all wbg’s investors:
don’t u say, “hey God, i have a big problem”
but say, “hay problem, i have a big God”
September 14th, 2007 at 11:07 am
UNDANGAN RESMI KEPADA SELURUH NASABAH
DRESSEL INVESTMENT LTD/WBG
15 September 2007 , jam 09.00 WIB - selesai
Acara : Presentasi Rajah&Tann / KPMG dari Singapura
Tempat : Tennis Indoor Senayan, Jakarta
Tiket: Rp. 20.000,-/orang, dapat diperoleh di kantor CC pusat,
marketing masing-masing atau langsung pada saat pertemuan
Kepada seluruh pihak yang berkepentingan terutama para nasabah yang telah dirugikan oleh segala tindakan yang berhubungan dengan investasi di Dressel Investment Ltd, melalui agen PT Wahana Bersama Globalindo (atau segala bentuk investasi serupa yang dikelola, dioperasikan dan/atau diawasi oleh perusahaan-perusahaan group Dressel)
Kami, Crisis Center Dressel-WBG yang berlokasi di Perkantoran Permata Senayan D17-18 Jl.Tentara Pelajar Jakarta 12210 dengan ini mengundang Bapak/Ibu menghadiri suatu presentasi resmi dan selanjutnya bergabung bersama kami, Crisis Center Dressel-WBG, dalam usaha-usaha berkesinambungan demi penegakkan keadilan bagi para nasabah yang terkena dampak dari krisis ini, dan untuk mendapatkan kembali uang dan aset-aset yang telah ditempatkan dengan penuh kepercayaan pada PT. Wahana Bersama Globalindo dan/atau perusahaan-perusahaan dari Grup Dressel, dimana uang dan aset-aset tersebut saat ini belum dapat diperoleh kembali meskipun telah dilakukan upaya-upaya terbaik.
Mohon dicatat bahwa undangan untuk bergabung dalam Crisis Center Dressel-WBG ini hanya akan dilakukan satu kali. Kami adalah kelompok resmi investor yang kehilangan uang dengan jumlah sangat besar secara kolektif karena menempatkannya pada PT. Wahana Bersama Globalindo sebagai agen yang ditunjuk oleh Grup Dressel untuk menghimpun dana dari investor Indonesia seperti Bapak/Ibu dan kami.
Kami merasakan kepedihan saudara dan kami berharap dapat berbagi dengan saudara segala bentuk jalan keluar yang bisa dipakai dalam usaha mengembalikan uang kita bersama, yang bisa kita dapatkan dengan menggunakan organisasi-organisasi professional yang memiliki jaringan di seluruh dunia, dan memiliki pengalaman puluhan tahun di dalam menelusuri asset-asset dan uang yang telah dibawa kabur seperti yang kita alami sekarang ini.
Kamipun mengalami penderitaan yang sama seperti yang dirasakan oleh Bapak/Ibu, dan kami berharap dapat berbagi bila kelak mendapatkan kembali uang dan aset-aset melalui kerja sama dengan organisasi-organisasi profesional yang memiliki jaringan global, dengan pengalaman bertahun-tahun dalam pelacakan aset dan pengembalian uang yang secara sengaja/ curang telah diambil dari orang-orang seperti kita.
Mohon perhatiannya bahwa tindakan yang akan dilakukan oleh Crisis Center bukan “CLASS ACTION” sehingga keuntungan atas keberhasilan crisis center di dalam mengembalikan uang nasabah, hanya akan diberikan kepada nasabah yang sudah bergabung dan terdaftar sebagai anggota Crisis Center.
Terima kasih atas perhatian Bapak/Ibu dan semoga Tuhan YME meridhoi dan memberkati kita
Pengurus Crisis Center Dressel - WBG
Moderator mailing CC
Perkumpulan Crisis Center Dressel WBG
Perkantoran Permata Senayan Blok D 17-18
Jl. Tentara Pelajar, Jakarta 12210, phone 5794.1270 fax 5794.1271
Email : admin.cc.dresselwbg.group@gmail.com
September 18th, 2007 at 1:50 pm
to : cc j
what about with second announcement from dressel investment seattle in the date of 3 april 2007 :
can you explain that?
http://www.aboutdresselinvestment.blogspot.com
September 18th, 2007 at 2:13 pm
pak bu, mas, mbak.. kok mba ida sukur susah di bap toh, kaya g tersentuh ama polisi, sudah bayar polisi apa krn dilindungi ama aparat krn dl kliennya adlh RI2.. Prima Capital Indonesia (PKI) rich mark capital 36%/th itu kan dressel2 jg tapi kok msh jualan di bdg ya..trus dirutnya mba ida sukur lg.. sdh nipu pk ijin kantor pengadaan ATK(alat tulis kantor) mlh buka invest. CC bdg bingung ngatasin mba ida ..gmn toh mas polis
September 18th, 2007 at 4:30 pm
Crist..
belajarlah bijak utk menilai tanpa hrs menghakimi lebih dulu, apalagi jk hanya melihat persoalan dari sudut pandang sampean saja..
apa yg anda tulis belum tentu benar, tp knp anda tulis begitu yakin kebenarannya..
apakah anda sdh melihat dari sudut pandang Sdri Ida? Berani benar anda bilang Polisi sdh ‘dibayar’ olh Sdri Ida? apalagi bawa2 RI2 segala, anda punya BUKTINYA??..jk ada bukti knp tdk anda serahkan pd Polisi utk mempermudah proses hukum yg ada?..
drpd ngomong ngelantur yg tdk bs anda pertanggungjawabkan dan malah mencemari pemikiran org yg tdk mengerti duduk persoalannya dgn pemikiran anda utk mendiskreditkan seseorang dan institusi, lebih baik anda mulai belajar melihat dari seberang sudut pandang anda skrg..
yg terpenting utk kita sbg nasabah,spt yg p.Janto&Radjah&Tann bilang di Istora,perdata yg hrs dikejar bukan pidana ece2 yg ga akan balikin duit nasabah.
September 19th, 2007 at 10:11 am
mrs.syuraida syukur email wbgbdg@indosat.net.id
mr.luis garza sebagai director http://www.globalconsultant.com.mx sudah muak memasarkan product dressel termasuk http://www.richmarkint.com
another cork was born!!
September 19th, 2007 at 11:45 am
dressel investment limited
SECOND ANNOUNCEMENT
April 3,2007
Dressel investment.(USA) has conducted a preliminary assessment of its financial status and the availability of assets to pay off demands from investor of dressel Investment Ltd.(BVI)(the”company”) in the wake off unprecedented demand for return of capital. However, an accounting showing amounts received from investor and amounts paid back to them has not been received from the principal brokers of the company to assess the total amount of investor obligation. It has been determined that investors fall in to one of three(3) groups : (1) those investor who have already been repaid the full amount of contractual obligation owed to them; (2) those investor who have been paid some but not all of the amounts contractually owed to them: and(3)those investor who have not been paid any return on their investment. It has been determined that it is unlikely that the company has sufficient asset upon liquidation to fully pay the amounts owed to investor in group(2) and (3). additionally, no further amounts will be paid to investors in group(1).
September 19th, 2007 at 12:01 pm
continue again from above.
until the company receives a complete accounting of amounts that have been paid to investors in groups(2) and (3) it is impossible to determine what amount are owed to which investor. However, it is extremely unlikely that the full amounts owed can be repaid. Further, all assets of the company are in the process of being transferred to a trust for marshaling assets, recovering amounts due and owing and preserving assets to maximize return to investors in group(2) and (3). as soon as we have additional information we will forward it to investor through the brokers they worked with.
Dressel investment limited
tel :(206)903-0388 Fax: (206)903-0389
U.S.Office : 801 Second avenue, suite 307 *seattle, WA 98104-1581
Registered office : Akara Building*24 De Castro Street*Wichams Cay 1* Road Town* Tortola* british virgin island
September 19th, 2007 at 2:34 pm
byte..
Anda punya banyak sekali informasi seputar dressel,tapi apakah itu benar? bisakah itu qt pergunakan utk melacak asset yg disembunyikan dressel? motivasi apa yg mendorong anda mencari tahu dressel? thx
September 19th, 2007 at 3:46 pm
my information is 100% corect
dressel tidak hanya incorporate di BVI melalui international bussines company act cap 291 http://www.fletcherkennedy.com
but also incorporate di rikvin.com etc, like i had been write all above, 100% all corect .
September 19th, 2007 at 4:52 pm
hi everyone…
makin hari makin ngga oke nih nofie iman…
kalo hanya untuk nyerang orang mah jangan disini deh
mending langsung aja ke orangnya
kalo hanya fitnah dan menjelek-jelekkan orang
disini juga bukan tempatnya
blog nofie iman ini hanya untuk orang yg punya info
yg bisa dipertanggungjawabkan
soalnya kalo keberatan sama siapa aja apa aja
please langsung ke sumbernya!
rasanya aneh ngasi info yg jelas2 hanya fitnah, dan rekaan semata
berdasarkan dendam pribadi atau apa aja
MALU DIKIT DONG
BISANYA HANYA NYERANG ORANG TANPA KETAHUAN
YANG BAGUSNYA KALO ANDA , CHRIST…
MENGAKUI NAMA ANDA SIAPA DAN APA HUBUNGANNYA
ANDA MENJELEKKAN ORANG YG GA PENTING KITA KETAHUI
MENDING KAYA BYTE DONG…
BANYAK BANGET INFONYA
BIAR LAWYER NANTI BISA USE UNTUK LACAK DRESSELNYA
BUKAN NYERANG ORANG2 YG GA PENTING DEH!
PLEASE BE GENTLEMAN DEH
BUKAN PENGECUT!!!!
September 22nd, 2007 at 6:09 am
Maaf, saya sedikit nanya
Bagaimana dengan http://www.sunshine-empire.com
Mohon Pencerahannya
Terima kasih
September 26th, 2007 at 10:09 am
Bro..
Sebenarnya perusahaan offshore invesment itu benar2 ada dan layak utk dicoba, spt halnya Meril lynch yg sdh ratusan tahun..tp sayangnya krn ngr qt blm memayungi scr hukum utk offshore invesment spt di USA or Europe, mk banyak perusahaan “invesment jadi2an” yg berdiri dgn niat menipu dan ini merusak citra offshore invesment co. yg sesungguhnya..
celakanya skrg semua org mencap offshore invesment co. semua sama..padahal tdk betul semua sama..
yg rugi sbetulnya masyarakat sendiri jk menghakimi spt itu..
jk qt liat antara SBI & tingkat inflasi yg lbh tinggi angka inflasi, mk uang yg qt simpan di bank otomatis setiap tahun sebetulnya benar2 menyusut..
justru dg hadirnya offshore invesment co. mjd salah satu alternatif bagi qt utk berinvestasi yg menghasilkan return diatas angka inflasi..
utk kasus WBG, bg yg simpan dananya dr awal (th 97 s/d 07), dpt yield 28%/th, mk sdh dpt keuntungan hampir 3x lipat tuchh..Rugi? i don’t think so!
so,pintar2lah anda beternak uang, perhatikan timing masuk, return yg dijanjikan dan instrumen lainnya, niscaya anda tdk akan terjebak, malah uang anda semakin berkembang..
btw utk yg suka berinvestasi spt demikian,utk menutup kerugian anda di tempat lain sebelumnya, sy ada info offshore investment yg br setahun masuk Indonesia dg constant return 12%/th, 18%/th dan 24%/th nett.. for further information just email: gatotkoco_ok@yahoo.com
selamat berinvestasi!
September 30th, 2007 at 11:32 am
here i give you the other addresh of suck dressel one by one
http://www.andysworld.ibu.com
quickly to catch before they run away
Andy”s World
1350 15th street
springfield, OH 45502
937-324-7121
Email :
andysworld@ibu.com
September 30th, 2007 at 11:39 am
Captain cook coffe
Po Box 818
captain cook, HI 96704
808-322-32501
http://www.captaincookcoffee.ibu.com
email:
captaincookcoffee@ibu.com
so dressel , i am waiting to hear from you
September 30th, 2007 at 11:49 am
the suck dressel closing my mail
here i give you again:
captain cook coffee
Po Box 818
Captain Cook, HI 96704
808-322-3501
http://www.captaincookcoffee.ibu.com
email : captaincookcoffee@ibu.com
September 30th, 2007 at 12:06 pm
so dressel my email you are closing now, i know it will be happen to me
before it happen , i had been copied all of your email to me.
did you know dressel delete all about cg4 , page 1 untill page 30 ( google search ) and also googe search : sec.gov cg4
dressel also able to closing your website
my information untill now i continue again next day
October 3rd, 2007 at 8:21 am
PORTFOLIO
The money dressel clients invest is pooled together, creating a substantial amount of working capital.Dressel”s professional investment comitte allocates funds for diversified placement across multiple industries,sectors,companies,asset types and other financial instruments. Emphasis is focused on creating suistainable wealth,growth in equity value, and the realization of superior return for dressel investor.
October 3rd, 2007 at 8:29 am
here are some select highlights from dressel”s current portfolio of investment.
TECHNOLOGY
Cg4 solution
CG4 solution is a utah, USA-based company specializing in data modelling technology, communication integration and display integration capabilities. CG4 has develpoed a flexible middleware platform used to integrate business applications with widely-used palm and pocket PC handheld devices, as well as aset of inventory, asset and service management product for leading business application vendor solution. CG4″s close connections include Peoplesoft, Siemens,Peregrine system,Magic Solutions, Altiris, and other leading companies.
for more information, please visit http://www.cg4.com
October 3rd, 2007 at 8:40 am
GOLD MINING
The Triple D Gold mine is an 11,320-acre placer mine near candle, alaska.
The US federal government, the state of alaska, and the nortwest arctic borough have granted permits for the operation. Triple D”s private 3,800-foot on site runway, allowing large transport planes to deliver equipment,fuel and supplies to the remote location, is a competitive advantage over other operations in the region, which lack large aircraft accessibility. It is estimated that less than 20 percent of the property has been mined off and on sice its discovery in 1900. Triple D began rehabilitating the site”s infrastructure in june 2004 and is curently engaged in testing its “Z-Box” extaction technology. Full scale mining is scheduled to run 24 hours per day during the active mining season, The Z-Box is projected to recover approximately 98 percent of all available gold content from the material processed.
for more information please visit Triple D Mine Gallerys
October 3rd, 2007 at 8:49 am
PROPERTY DEVELOPMENT
Residential real estate- UNITED STATES & CANADA
dressel has seized the opportunity to capitalize on the rapid growth of the residential housing market along the WEST COAST and in the NORTWESTERN REGION of the UNITED STATED. Currently, dressel”s property development project include a LUXURY HIGH-RISE CONDOMINIUM TOWER, a multiple-site, residential sub division of luxury single family homes: and other speculative LAND ACQUISITION AND LAND DEVELOPMENT opportunities in both urban and suburban environs. Dressel”s team has also been very active in CANADIAN REAL ESTATE markets, having invested in MULTIPLE SUCCESSFUL CONDOMINIUM DEVELOPMENT IN VANCOUVER AND OTHER MAJOR CITIES
October 3rd, 2007 at 11:17 am
RARE AND ANTIQUE INVESTMENT GRADE ART PIECES
stradivari violins
Dressel”s portfolio includes several investment-grade stringed instrument, such as Violins created by world famous antonio stradivari and givani baptista guadagni. the instrument are covered by insurance policies that certify their value.
Emerging wealthy classes in asia,rusia, and india are showing an intrest in western classical music and in masterpiece stringed instrumens as status symbol
October 3rd, 2007 at 11:27 am
CHINESE ART AND ARTIFACT
The market for chinese art since 2003 taken agreat leap forward with the active participation of both collector and auction houses in mainland china. interes has never been stronger with record breaking auction sales trending upward and no indication of near term slowing. during the past two years,art auction sales revenue atchristies international PLC and sothebys Holding Inc. has increased 80 %.
in july 2005, a yuan dinasty jar became the highest priced chineese ceramic ever. -the wall St.journal, money & investing p.C1, 22/08/05
.dressel position in this lucrative market benefit our clients by boosting the performance of even the best investment portfolios.
for more information please visit chineese art & artifact gallery
October 3rd, 2007 at 11:38 am
DRESSEL’S WIDELY DIVERSIFIED PORTFOLIO ALSO INCLUDES OTHER INVESTMENT OF THE FOLLOWING TYPES :
-PROPERTY DEVELOPMENT : GUANG DONG AND SHEN ZEN(RRC), Beach front property
-RARE AND ANTIQUE INVESTMENT GRADE ART PIECES ( Precious china from Ming and Han Dynasty)
-Derivative products
-Bridge loan financing
-Project Financing
- HEALTH CARE AND PHARMACEUTICAL PRODUCTS
-MANUFACTURING
-INTELLECTUAL PROPERTY
-FINE JEWERLY
-Aquaculture and fish breeding farms
-MULTI -USE REAL ESTATE DEVELOPMENTS
October 4th, 2007 at 10:01 am
byte…………apakah anda allien hacker?
thx
October 6th, 2007 at 12:55 pm
dwight william site, last statement any problem with law dressel is not alone
http://www.lawyer-jokes-for-all.blogspot.com
October 6th, 2007 at 1:19 pm
dressel delete n change http://www.vice–president.blogspot.com
promote their banner
October 9th, 2007 at 9:18 am
here i give you, one by one, study it well
http://www.dresselsuckdeleteddata.blogspot.com
October 21st, 2007 at 1:19 pm
dressel telah menghapus situs blogspot byte, karena jika kita ke http://www.dockets.justia.com search party name: garza y galindo
lalu search google blogsearch : dressel investment limited ,
maka situs byte ada di hal 1 paling atas
hal ini bagi dressel sangat bahaya karena bisa dibaca justia.com dan seperti biasa dressel menghapusnya.
but byte will fixe it.
October 30th, 2007 at 7:22 pm
BYTE.. it looks like you take all the space on this blog with all the important information regarding Wahana/Dressel. You seems to know every bit of them, why can’t you tell us what needs to be done? thats what we need to know. Cheers
November 5th, 2007 at 3:36 pm
Byte..
do u know who’s alice lum? bgm dgn kelanjutan kasus wahana/WBg/dressel skrg? adakah infomarsi terkini yg bs dibagikan? apalagi abiyanto cs sdh disidangkan..gmn hslnya?
November 22nd, 2007 at 3:02 pm
Dear Byte,
Saya baru buka blog ini dan tertarik untuk bergabung kalau perlu kita sama sama nsb wbg berupaya sue dressel di amrik sana kita cari lawyer yang bonafide APA MASIH ADA HARAPAN ? Amerika kan negara HUKUM bener mohon advice
November 29th, 2007 at 3:02 pm
perkembangan terkini setelah di pegang rajah tann gimana ya??
November 29th, 2007 at 3:08 pm
moga-moga duitku di dressel bs balik… dan kapok dan invest2x an lagi.. mending kemarin buat uang muka beli rumah..
December 21st, 2007 at 11:37 am
kok ndak ada kabar ttg dressel lg ya?
hi, tuan byte… where are you..
jangan-jangan dutimu dah dibalikin dressel ya…
December 23rd, 2007 at 2:02 pm
saya juga heraN , MENGAPA sejak awal saya selalu watching n melihat situasi dressel koq hanya byte yang buka mulut , tolong deh jangan di tutup tutupin apalagi sampai di susah susahin , kalian lihat kan email byte dari dressel dan CC maling moderator, itu kan awal awal april , koq CC maling moderator sepertinya kasus ini di buat susah sama CC maling moderator , pak polisi tolong dong buka semua email pribadi Ingkan RS , Janto , Berlin
tentu ada email email persekongkolan dengan dressel
December 24th, 2007 at 3:49 pm
dimanakah akan kucari uangku lagi??
December 31st, 2007 at 10:40 am
kejadian yang sebenarnya adalah:
dressel investment ltd , setelah 10 tahun , tahun 94 +10 = 2004 , saling berbagi kekayaan antara dressel investment consultant ( utah) dipimpin sherer dan integrity office support (seattle) dipimpin thacker, yang perlu kita cari adalah agreement peralihan dressel dari sherer ke thacker, tentu yang utah dengan nama sendiri bukan dressel, dan yang perlu kalian cari adalah siapa dressel sebenarnya karena di awal tahun 70 an ,dressel adalah bukan dressel namanya dan mereka beroperasi di negara ekonomi maju, dan di awal tahun 90 an , dressel atau namanya apalah, beroperasi di negara berkembang dengan swiss cash , hyip karena menurut mereka negara berkembang tidak mempunyai kemampuan untuk melacak mereka dan tentu saja orang orangnya mudah disuap ,
bisa saja dressel itu quantum fund punya soros , karena nasabah terbesar dressel 90% uang dari indonesia , karena krisis moneter dulu di indonesia khan soros tuch yg bikin karena ingin melengser soeharto
nah sekarang kalian cari siapa nama dressel sebenarnya , karena sebelum tahun 90 an mereka beroperasi di negara maju ,biasanya perusahaan fund di amerika berusia lebih dari 100 tahun, bukankah setelah dressel dan swiss cash mereka melaunching HYIP?
January 13th, 2008 at 4:15 am
Happy and Prosperous New Year to all. I have been following this Blog for some time. Don’t not be deceived in believing that Dressel was a good company that fell apart. It never was legitimate. It never was real. It was a Ponzi Scheme designed to steal from you. The Dressel creators picked Indonesia because they felt that Indonesians were simple and stupid.
I have been fighting against this Mafia of Fraud of called Dressel Investment Limited for some time now, ie. HK residents: Danny M K Wong; Joseph P Yau; Stephen Tse; Frank Ho, John Kitt; Salt Lake City, Utah attorneysDressel Counsel Dwight B. Williams, Blake T. Ostler, and Gifford Price; Dressel directors and Salt Lake City residents: Kelly Carlisle Thacker and David A. Thacker, Brian Childs.
They have defrauded approximately 10,000 Indonesians, thousands of Japanese, Mexican, and Vietnamese investors. They raised almost 600 hundred million dollars, used approximately 280 million to pay the absurd returns they were offering, and they stole the remaining 300+ million dollars. Then comes the issue of Richmark International… Robert Mace, Joseph P. Yau, Andy Yau (Joseph’s brother) who have stolen upwards of 5 to 7 million dollars.
This is not the first time around for either Danny M.K. Wong or Joseph P. Yau - during the 1990’s they ran a Forex/Futures “bucket shop” in HK and Macau. In 1998 they were censured by the HK Commodities Exchange and lost their licenses. Who knows how many millions they stole during that period. Danny M.K. Wong was arrested by the HK police last year and posted 1 million HK dollars bail and is currently wanted by Interpol Indonesia, who issued a ‘Red Line International Arrest Warrant” for him.
Joseph was slightly smarter - he allowed Danny M. K. Wong to be the front man and receive all the attention. Joesph P. Yau signed very few documents and allowed very few pictures to be taken of him, but don’t be fooled by this as he was one of the main architects of ths massive fraud and Ponzi Scheme. Both Danny M.K. Wong and Joseph P. Yau took countless millions in cash from Indonesia.
Their attorneys and partners David A. Thacker and Kelly Carlisle Thacker helped Danny M. K. Wong make Dressel appear legitimate when it was not, this was done in order to protect Danny M. K. Wong and themselves. They lied to investors in Indonesia, Japan, Mexico, etc. by telling them that Dressel was “professionally managed by experienced and qualified directors”, that it was a transparent and secure company, that Dressel had many cashflowing investments in China and around the world, that Danny M. K. Wong had “impeccable business practises”, and that Dressel had many successful investment projects in addition to hard assets worth much more than any debt Dressel may have had.
Dwight B. Williams issued fraudulent endorsements and false financial verifications for Danny M. K. Wong. Dressel’s attorneys Dwight B. Williams, Blake T. Ostler, and Gifford Price failed to advise Dressel’s investors of private lines of credit they helped establish for Danny M.K. Wong based on Dressel funds. These same attorneys as well as Dressel directors Danny M.K. Wong, Brian Childs, David A. Thacker, Kelly Carlisle, etc failed to advise investors of investment project failures, theft of funds, and lawsuits filed against Dressel.
These liars also made fraudulent representations all throughout their websites and brochures. Fraudulent representation of projects, fraudulent representation of assets, fraudulent representation in their biographies, fraudulent academic and professional qualifications, fraudulent representations of transparency, liquidity, resources, and trading.
David A. Thacker and Kelly Carlisle Thacker kept promoting Dressel and pressuring marketing offices to continue to send in money even as Dressel was collapsing. After Dressel collapsed, David A. Thacker and Kelly Carlisle Thacker would not account for the money or send any back to the offices. They closed their Seattle office of Integrity Office Support and claimed that they were “just employees” and that they “did not make any decisions or control any money”. Blake T. Ostler claims to be marshalling assets for the investors, but the truth is he is just trying to protect his law partner Dwight B. Williams and Danny M. K. Wong. He then later claimed that there were no assets in Asia.
David A. Thacker and Kelly Carlisle Thacker along with Danny M. K. Wong and attorneys Dwight B. Williams, Blake T. Ostler and Gifford Price began to accuse marketing offices, brokers, and others for the theft of so many millions of dollars. What they forget is that no certificates were issued without them receiving the money first. But in order to try and look innocent they blame those who raised the money, while it was they themselves who controlled it! They asked the marketing offices for proof of investments and proof of transfers, knowing full well that the marketing offices had been closed and their managers already in jail. This is just a smoke screen created to try and put the blame on innocent people.
Danny M. K. Wong paid millions of dollars to Dwight B. Williams, Blake T. Ostler, and Gifford Price to make false claims that they were trying to protect the investors. The truth is that there no assets. They have used your money to creat this grand illusion of a fantastic investment company, and now they are using your money to hide the money they have stolen, create the illusion of innocense, to protect themselves, and to disappear.
Dressel Investment owners: Danny M. K. Wong, Joseph P. Yau, Frank Ho, Stephen Tse, John Kitt; Dressel Investment attorneys: Dwight B. Williams, Blake T. Ostler, Gifford Price; Dressel Investment directors: David A. Thacker, Kelly Carlisle Thacker, Brian Childs have lied and stolen from you. They have destroyed your savings and future. Do not let them get away with it. They are currently being sued in US Federal Court for: Investment Fraud, Wire Fraud, False Representation, RICO Violations, etc. Danny M.K. Wong has already lost a lawsuit in HK.
January 16th, 2008 at 7:29 pm
there are no ponzi scheme involved , but dressel is real investment, like :
THE DEFENDANT OF DRESSEL ::
- ELITE PORTFOLIO ( CG4 Solution inc )
- ELITE DYNAMICS
- TOP AND TOP
- OPTIONS LIMITED
See again http://www.dockets.justia.com search party name : dressel investment
mr.luis , global consultant services, must help indonesia investor , mr luis and original data from byte , both are perfect to push dressel
January 16th, 2008 at 7:35 pm
there are no ponzi scheme involved, but dressel is real investment, like:
the defendant of dressel :
-ELITE PORTFOLIO ( CG4 Solution Inc )
-ELITE DYNAMICS
-TOP AND TOP
-OPTIONS LIMITED
see at http://www.dockets.justia.com search party name : dressel investment
January 16th, 2008 at 7:41 pm
there are no ponzi scheme involved, but dressel is real investment , like :
the defendant of dressel
- ELITE PORTFOLIO ( CG4 Solution Inc )
- ELITE DYNAMICS
- TOP AND TOP
- OPTIONS LIMITED
See at http://www.dockets.justia.com search party name : dressel investment
January 17th, 2008 at 1:29 pm
Dear Byte:
Happy new year, gimana kabarnya? mudah2 an baik kok lama menghilang.
Bukankah anda MENGETAHUI SEMUA SELUK BELUK DRESSEL !!!
Mari kita sama-2 berupaya dengan nasabah lain yang serius untuk sue Dressel
kelihatannya kita harus jalan sendiri . Buktinya Crissis Center yang katanya mau berupaya lewat KPMG n Raja Tann apa follow upnya.
Tolong Byte muncul lagi Kita berusaha thanks
January 23rd, 2008 at 4:23 am
My Friends and Fellow victims, OF COURSE Dressel Investment Limited was a Ponzi Scheme.
Did you not read what I wrote??
PLEASE PAY ATTENTION.
Dressel NEVER was a legitimate investment company.
Danny M. K. Wong, Joseph P. Yau, Frank Ho, John Kitt, and Stephen Tse were the Masterminds of the fraud.
They chose Indonesia on purpose because they knew that most investors were not sophisticated.
Attorneys Dwight B. Williams, Blake T. Ostler, and Gifford Price assisted them in the design and execution of the Ponzi Scheme.
I have seen at least partial bank accounting - up to 2005 only 30-40 million USD went through US banks. 85-90% of that went straight to Danny M.K.Wong’s offshore accounts in HK and China. Think about it. 40 million USD is less than 10% of the money they raised in Indonesia. Dressel received almost 600 million USD. At least 300 million USD is missing! This money did not go through the US banks! Since 1997 Danny M. K. Wong and Joseph P. Yau have taken CASH from the marketing offices in Indonesia. Where did this money go? Hong Kong. China. Malaysia. etc.
While it is true that some Dressel money went to projects - most of them were just for show. They were underfunded and they FAILED. Danny M. K. Wong and Joseph P. Yau with the help of their lawyers laundered millions of dollars. I know of several properties that they purchased with YOUR and OUR money. But they put these investments in shell companies in order to hide them.
I can show you where they have millions of dollars worth of property listed. That is probably where most of the money went - if you are serious about suing these guys.
Let me know.
Best wishes to you and yours.
January 23rd, 2008 at 12:52 pm
you give us second announcement ,10 april 2007 , becoz i send my copy of certified 27 maret 2007 , to CG4 solutions , and email you 9 april 2007 to webmaster@cg4.com , and show you that you delete all about google search CG4 , and i have the proof becoz i copy it, so tomorow you give us your second announcement
so where is your fucking second announcement be do it you USA fuck, son of the bitch, your mother fucker, damn you!!!
January 24th, 2008 at 9:50 am
tora tora
1) I am NOT a Dressel director or employee. I am not part of any Dressel company. I am someone who tried to do business with Dressel several years ago and I lost $$$$$$$!
2) If I were part of Dressel, why would I tell you all these things about DIL and its owners, directors and lawyers??
3) I am not the person that sent out those announcements. The announcements which are lies - were sent out by Dressel lawyers: Dwight B. Williams, Blake T. Ostler and Gifford Price.
4) Have I defended anything that these bastards of done? NO! I have just given you more information.
5) I do not live in the USA. I live in Brazil and work in Central America.
January 24th, 2008 at 1:58 pm
hai you !!!!
see at http://www.dresselsuckdeleteddata.blogspot.com publication
January 26th, 2008 at 8:13 am
Dear “dressel fraud “. Dear Byte.
Ok I understand abt dressel etc, I’m also as a investor of WBG lost alot of $$$$$
If WE together with Indonesia investors TRYING to SUE , HOW ?? to WHOM ??
WHEN ?? we can discuss and contact each other ??
I live in Surabaya, Indonesia.
Thanks for your attn I’m awaiting your reply
February 6th, 2008 at 3:52 pm
I just don’t see all the information given on this blog is taking us (WBG victims)! What we need is a legal way to get our money back. Is there anything we can do without having to spend anymore money?
Cheers
February 6th, 2008 at 3:53 pm
I just don’t see all the information given on this blog is taking us ANYWHERE (WBG victims)! What we need is a legal way to get our money back. Is there anything we can do without having to spend anymore money?
Cheers
February 16th, 2008 at 10:57 pm
dear byte. i know data upspiral asli dibutuhkan. bisakah byte segera get action . thanks a lots
February 17th, 2008 at 11:55 am
brengsek bgmn tan kpmg kerjae cuma sign kontrak meksiko sudah terbayar
February 19th, 2008 at 8:32 am
syukur kl meksiko dah terbayar, mudah-mudahan, indonesia bentar lagi.. amien 3X…
by th way, Dian, dapet info itu dr mana?
March 4th, 2008 at 12:05 am
Hi Every one.
i’m living Viet Nam.Richmark international ltd still active here,through other company
(Tactics Investment consulting service co.,Ltd)
could you for me know more information about this company?
and how can i get back my money?
thank you so much
March 19th, 2008 at 6:03 am
Britney and Krisanti
As far as suing those who are responsible, ie: Danny M K Wong, Joseph P Yau, Stephen Tse, Frank Ho, John Kitt, Andy Yau, David A. Thacker and Kelly Carlisle Thacker, and attorneys Dwight B. Williams, Blake T. Ostler and Gifford Price - you should use the current Federal Lawsuits against Dressel and its members as a model. Once those cases are finished you can use the information from the cases with no problem as it will already have been proven in court. Thus it will be much cheaper to sue those responible because you can use a case that has already won! The accusations against Dressel, Richmark, etc will already be proven as facts - so you will not have to go through all the same legal procedures. Basically you can have a lawyer file a lawsuit and ask for summary judgment against these individuals based on a Federal court already having ruled that they were a Ponzi Scheme and were involved in Money Laundering, Investment Fraud, WIre Fraud, etc, etc. If I were to sue them again, I would copy the US Federal case against thm and file a lawsuit in China and HK to go after the many properties which Danny M. K. Wong and Joseph P. Yau purchased there with Dressel investor money. There are MANY millions of dollars in properties in PRC and HK which they purchased illegally.
Best wishes - let me know if you would like more information.
March 23rd, 2008 at 2:04 pm
we are not use kpmg any more , because their scandal
we will use price water house coppers
March 24th, 2008 at 6:13 pm
Hi there!
could you for me know about Richmark?
The Richmark’s website was closed.
How can i get back my money?
I’m living in Viet Nam.
Thank you so much
March 25th, 2008 at 11:32 am
attention every one
this big scandal
and we and kpk will catch and enter to the jail KPMG
ini skandal besar
kami dari kepolisian RI akan menangkap dan memenjarakan orang orang KPMG
best regard
polri
April 9th, 2008 at 7:32 pm
Anh Minh,
Here in Indonesia, we still strugle to get our money back.
investors in Vietnam must gather and get organize asap to take action immediately to strugle for getting the money back.
Richmark = Dressel (owned and architeched by same persons)
In Indonesia, there were 2 agent for selling Dressel products (Wahana Bersama Globalindo & Multijaya Perkasa Nusantara).
The more active and public “party” to strugle for this same issue are investors from WBG, as MPN investors take “silent” action (or no action at all???).
WBG investor gathered and organized to become CrisisCenter of Dressel and have yahoogroups in order to spread any news and take legal action to the marketing company owner as well to dressel.
MPN investors have no news at all after their announcement on March 27, 2007, nor have gathered and organized to become one joint forces institution to sue Dressel.
Get organize quickly and have your law & forensic accounting institution ready to battle your money back. We use Rajah Tan & KPMG (singapore law & forensic expert) for this battle.
April 9th, 2008 at 7:49 pm
who is dressel ?
April 9th, 2008 at 7:53 pm
are kpmg a part of dressel bvi? or kpmg is dressel?
April 9th, 2008 at 7:58 pm
are u nut use kpmg? are u know about dressel?
April 9th, 2008 at 8:19 pm
are u sure will win this battle use kpmg
April 9th, 2008 at 8:23 pm
do u know every forex future company indonesia the top is dressel who have it
April 9th, 2008 at 8:27 pm
do you know you sit n visit in front of your eyes that also dressel company?
April 9th, 2008 at 8:32 pm
once again are you nut use kpmg? do you know who is dressel? are the top dressel is australian person. n why they chosen indonesia ??
April 9th, 2008 at 8:38 pm
that smart step from mpn if kpmg is wrong we will faster use another
April 9th, 2008 at 8:44 pm
man we must faster finish that matter n we waiting kpmg come to indonesia …n finish them . be patient waiting that finish judgement day
April 15th, 2008 at 9:34 pm
sahelangi must going to jail. ingkan sahelangI yolinda sahelangi upik sahelangi. they are criminal
April 22nd, 2008 at 11:47 am
Dear “Byte” ,”Dressel fraud”, “Krisanti” and all Wahana victims.
Hi all of you , I just want to know How effective Crisis Center now ?
How kpmg n raja tann doing now ? Are they still working for client ?
I heardthey again ask 0.5% fee to continue invesigate
Pls if we are going to sue DRESSEL , we must contact n make action together with
“HELP” from Byte n Dressel fraud.
I’m awaiting yours response. thanks n GBU
April 25th, 2008 at 1:46 pm
hai meet you
i am from mosckwa
i am interesting
after i browsing
and i found this
http://www.caspianrusia.blogspot.com
April 26th, 2008 at 12:53 pm
KPMG Terlibat Upaya Manipulasi Pajak
JAKARTA - Konsultan bisnis internasional, Klynveld Peat Marwick Goerdeler (KPMG) Consulting Inc., terlibat upaya manipulasi pajak senilai Rp 4,2 miliar di Indonesia. Akibat kasus ini, anak perusahaannya PT Barents Indonesia didenda Rp 2 miliar oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Terungkapnya kasus ini berawal dari gugatan Inghie Kwik kepada Barents Indonesia yang telah mencopotnya sebagai direksi di perusahan konsultan itu. Inghie dipecat karena dirinya ngotot membayarkan tunggakan pajak, yang dianggap bukan kewenangannya.
Gugatan tersebut dilayangkan putra Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Kwik Kian Gie ini pada 31 Januari lalu. Atas gugatan tesebut, majelis hakim pengadilan yang diketuai IDG Putrajadnya pada 8 Agustus lalu telah mengeluarkan keputusan yang memenangkan gugatan Inghie.
Dalam salinan putusan pengadilan disebutkan bahwa Barents beserta komisaris Barents: Darwin Johnson dan Harvey Galper, telah melakukan perbuatan melawan hukum.
Sebagai sanksinya, mereka diminta membayar ganti rugi Rp 2 miliar kepada Inghie. Citibank yang telah memblokir rekening Barents juga dinyatakan bersalah dan diminta membayar Rp 5 ribu. Atas keputusan ini, para tergugat telah menyatakan banding.
Berdasarkan dokumen otentik pengadilan yang diperoleh Koran Tempo, diketahui bahwa gugatan Inghie ke Barents sesungguhnya dilatarbelakangi upaya manipulasi pajak oleh KPMG Consulting Inc. (AS), induk Barents.
Menurut laporan CK Liew, konsultan pajak pada kantor akuntan publik KPMG-Siddharta Siddharta & Harsono, Barents memiliki tunggakan pajak Rp 4,2 miliar untuk tahun buku 1999-2001.
Beban pajak itu berasal dari pendapatan Barents sebagai konsultan dalam proyek Bank Danamon, Bank Mandiri, Lippo, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Chase, dan Asbin selama Agustus 1999 hingga Mei 2001 yang totalnya mencapai US$ 2,06 juta (Rp 18,5 miliar).
Berdasarkan ketentuan perpajakan, Barents Indonesia seharusnya menyetorkan pajak sebesar 20 persen dari fee yang diterimanya. Sebab, pekerjaan itu kenyataannya dilakukan oleh para pekerja asing dari Barents LLC (AS) dan KPMG Consulting yang berbasis di Boston (AS).
Menurut kalkulasi Liew, pajak yang harus dibayarkan Barents mencapai Rp 3,4 miliar. Jika ditambah denda tunggakan Rp 767 juta, totalnya menjadi Rp 4,2 miliar.
CK Liew mengirimkan laporan itu melalui suratnya ke Inghie pada 14 Juni 2001, setelah Inghie diminta kembali aktif di Barents Indonesia. Sebelumnya, Barents sempat tak beroperasi akibat krisis ekonomi pada 1997. Namun, kemudian kembali dioperasikan setelah Barents LLC diakuisisi KPMG pada 1998 lalu.
Menanggapi laporan ini, Inghie dalam surat elektronik yang dikirimkan kepada Direktur Pajak Perusahaan KPMG Consulting James S. Kavanah meminta agar pajak segera dibayarkan. Namun, Kavanah menolak.
Dari Liew dan Presiden Direktur Barents Indonesia Michael Morris, Inghie bahkan mendapat informasi adanya pertimbangan untuk membuat pembukuan baru dan merekayasa biaya konsultan seolah-olah untuk staf lokal. “Memang bisa menurunkan pajak, tapi ini ilegal,” kata Inghie dalam suratnya ke Kavanah.
Sehubungan dengan itu, Inghie tetap membayarkan pajak pada 10 Juli dan 16 Agustus 2001, masing-masing Rp 2,3 miliar dan Rp 1,14 miliar. Akibatnya, Inghie dipecat karena dianggap menyalahi kewenangannya.
Ketika dimintai konfirmasinya, Inghie membenarkan soal gugatannya, meski, “Saya tidak mau berkomentar dulu,” ujarnya. Partner senior kantor akuntan KPMG-Siddharta, Achmadi Hadibroto, juga menolak berkomentar. “Untuk masalah itu, saya no comment,” kata Ketua Ikatan Akuntan Indonesia ini kepada Tempo News Room.
Secara terpisah, Subani dan Mohamadiantoro dari kantor hukum Amir Syamsuddin & Partners, kuasa hukum Barents, menyatakan bahwa kewajiban pajak Barents kini telah dilunasi. “Orang-orang asing itu patuh pada kewajibannya,” katanya.
Namun, keduanya mengaku tidak tahu soal adanya upaya rekayasa pajak dan keterlibatan staf asing. “Oh… kalau itu saya tidak tahu.” Yang jelas, tuturnya, berbagai surat elektronik yang diserahkan Inghie ke pengadilan tidak bisa dijadikan bukti hukum. metta dharmasaputra/yura syahrul-tnr
Batu Sandungan Kedua
September tahun lalu, KPMG-Siddharta Siddharta & Harsono harus menanggung malu. Kantor akuntan publik ternama ini terbukti menyogok aparat pajak di Indonesia sebesar US$ 75 ribu. Sebagai siasat, diterbitkan faktur palsu untuk biaya jasa profesional KPMG yang harus dibayar kliennya PT Easman Christensen, anak perusahaan Baker Hughes Inc. yang tercatat di bursa New York.
Berkat aksi sogok ini, kewajiban pajak Easman memang susut drastis. Dari semula US$ 3,2 juta menjadi hanya US$ 270 ribu. Namun, Penasihat Anti Suap Baker rupanya was-was dengan polah anak perusahaannya. Maka, ketimbang menanggung risiko lebih besar, Baker melaporkan secara suka rela kasus ini dan memecat eksekutifnya.
Badan pengawas pasar modal AS, Securities & Exchange Commission, menjeratnya dengan Foreign Corrupt Practices Act, undang-undang anti korupsi buat perusahaan Amerika di luar negeri. Akibatnya, hampir saja Baker dan KPMG terseret ke pengadilan distrik Texas. Namun, karena Baker mohon ampun, kasus ini akhirnya diselesaikan di luar pengadilan. KPMG pun terselamatan.
April 27th, 2008 at 11:39 am
http://www.caspianrusia.blogspot.com ruar biasa
May 7th, 2008 at 12:39 pm
ini juga punya dressel
klikdisini
o ….. oo …. kamu ketahuan ternyata maling
May 7th, 2008 at 12:41 pm
klikdisini ini punya dressel
o….ooo…..kamu ketahuan ternyata maling
August 25th, 2008 at 3:35 pm
Great info. saya hampir pernah ketipu Rp. 50jt. Untung gak jadi. Hati-hati jika ingin berinvestasi, jgn tertipu hanya krn melihat imbal hasilnya, pikirkan juga pasar yang sedang berjalan, keadaan ekonomi. Uang itu tidak datang tiba2 dari langit.
October 28th, 2008 at 12:13 pm
Hello semuanya…
Ada yang tau gimana caranya buat follow up mengenai urusan ini?
Contact person / alamat / claim process or anything ?
Kebetulan ibu saya, masih tertahan uangnya di PT. WBG cabang bandung ini,
saya baru tau minggu kemarin, cuma mau coba bantuin orang tua saja,
soalnya uang itu perlu banget buat dipakai berobat (fyi nyokap kena tumor).
Mengenai crissis center WBG ini, saya cuma melihat fotokopian mengenai proses” yang sedang dijalankan, ga tau rekayasa / bukan.
Tapi isinya ga jelas, seakan” cuma buat bikin orang tenang aja, dan saya pengen usaha buat mamih, siapa tau bisa melakukan sesuatu.
Trus dikasi juga surat yg di tanda tangan notaris, dan disebutkan nominal investment yang di pegang orang tua saya, beserta nama PT WBG dll, tapi ko ga disebutkan nama penanggung jawabnya di surat itu. Buat saya itu surat keterangan yang tidak lengkap.
Tolong, kalau ada orang yang pernah mengclaim & uangnya bisa kembali ? atau yang lagi sama” berusaha, ditunggu infonya.
Contact : nitrogal@hotmail.com (alice)
October 28th, 2008 at 6:18 pm
Tambahan info :
http://bankrupt.com/TCRAP_Public/071120.mbx
====================================================
DRESSEL INVESTMENT: Court to Hear Wind-Up Petition on Dec. 12
————————————————————-
The High-Court of Hong Kong will hear a petition to have Dressel
Investment Limited’s operation wound up on December 12, 2007, at
9:30 a.m.
The petition was filed by Elly Norindah Poerwanto On October 3,
2007.
=========================================================
Ada yang bisa contact Ibu Elly ini ?
November 11th, 2008 at 5:59 pm
akhirnya rajah & tann dipecat krn anteknya dressel tinggal tunggu waktu yg tepat untuk memecat kpmg dan janto
November 21st, 2008 at 8:46 pm
pelaku janto. ingkan. berlin. yolinda . conspirator waren law firm. rajah tan. mereka mengarahkan ke abiyanto yg lholok. uang dilarikan abiyanto!! konyol
November 21st, 2008 at 8:51 pm
tonjoki mereka diatas bunuh. mereka itu dibayar dressel.
December 16th, 2008 at 6:45 pm
dari mulut singa masuk ke mulut buaya .kenapa ya buaya janto itu gak di bunuh dari awal sampai 2 tahun 3 tahun dst…
January 31st, 2009 at 5:32 pm
Bagaimana dengan pengacara O.C. Kaligis yang merekomendasikan Rajah Tann, seharusnya memberikan penjelasan hasil investigasi, ada atau tidak aset dressel, atau nasabah tertipu lagi dengan kedok investigasi ???
April 7th, 2009 at 9:05 pm
Hi teman teman , mau nanya neh gimana kelanjutan dari permasalahan WBG ?
Apakah sudah ada kabarnya ? kok keliatannya tambah ga ada beritanya ?
Gimana ama yang dah ketangkep ….
Tolong yach …
April 29th, 2009 at 7:16 am
Monday, April 27, 2009 · Last updated 4/26/2009 8:46 p.m. PT
Seattle bank accused in massive Ponzi scheme
By LEVI PULKKINEN
SEATTLEPI.COM STAFF
The CEO and board of a Seattle-based bank have been accused of taking part in a scheme that defrauded thousands of Indonesian investors out of $175 million, according to a civil filing earlier this month in federal court.
Attorneys for the investors say Jesse Tam, president and CEO of Regal Financial Bank, founded the bank in 2001 using, in part, money garnered through the now-defunct firm Dressel Investments Ltd. Dressel remained one of the bank’s biggest customers at least until 2006, the attorneys argue, when the alleged Ponzi scheme began to collapse.
Tam and the bank’s board of directors were named as defendants in a lawsuit filed April 17 in U.S. District Court in Seattle on behalf of the 4,200 Indonesians who lost money after investing in Dressel. The suit is part of an international effort to recover some of the money lost by aspiring Indonesian investors.
Craig Weiner, a New York attorney involved in the effort, said most of the investors involved were middle-class Indonesians unfamiliar with investments. On hearing that Dressel promised high-percentage returns, many invested their life savings in the firm.
“They made investments, and they lost all their money on it,” Weiner said in an interview. “It’s bad enough when Americans get defrauded, but when citizens of a developing nation get defrauded, I’d say it’s even worse.”
Weiner said he is not aware of any criminal charges filed in the United States against those involved with Dressel. A search of state and federal records did not reveal any active cases. Calls to Regal Financial Bank were not returned.
According to the complaint, Danny Wong of North Carolina, Donald Sherer of Utah and others began raising funds for Dressel Investments in 2001. On several trips to Indonesia, directors of the firm told would-be investors their money would be placed in investment funds delivering returns of 24 to 28 percent.
During the six years that followed, nearly all of the at least $300 million taken in by the company was used to repay other investors, attorneys for the Indonesians contend. About $30 million was either diverted to the company’s directors or invested in projects owned by those involved in Dressel.
With the money, Dressel Investments directors purchased helicopters, personal cars and homes, the attorneys assert. Among the company’s investments were an Alaskan gold mine owned by one of Dressel’s directors and a seaweed-processing facility in the Pacific island kingdom of Tonga operated by Wong.
In late 2006, the Indonesian firm managing investments with Dressel found that it could not redeem any of its investments, the attorneys said in court documents. Since then, three employees at the firm have been convicted in Indonesia and sentenced to prison terms ranging from eight to 13 years.
An Interpol arrest warrant has also been issued for Wong, according to the complaint.
Through the suit, attorneys for the investors claim that Regal Financial Bank’s Tam traveled to Indonesia with Wong, who they allege owned nearly $1 million in bank stock. They also allege that some funds Wong had garnered through the scam were used to start the bank, which has offices in Seattle and Kent.
“Danny Wong, the Dresssel entities and affiliates had to have been among the most important customers, if not the most important customers, of Regal Financial Bancorp and Regal Financial Bank,” Seattle attorney Matthew Turetsky said in the complaint. Tam, he added, “had full and complete knowledge that Danny Wong and the Dressel entities were operating the Ponzi scheme.”
None of the 19 individuals or companies named in the complaint has yet filed formal responses with the court. The plaintiffs have requested $175 million in damages, in addition to any interest or attorneys fees to be determined at trial.
©1996-2009 Seattle Post-Intelligencer
June 12th, 2009 at 6:31 pm
Going of what I have read so far it looks like “byte” is a money bot for backlinks for a company called bizzwizz possibly it auto fillls any blog or forum to create backlinks and increase their search engine ranking I’ve heard of something like this having been created, there are exactly at the time of me writing this 546 OBL something backlinks it means. Smart I am a robot here is my link for you to click on and linkback to my masters site so they make lots of money, but seriously do a backlink check on the site and whoever moderates this forum maybe should block byte posts. Forget Dressel anless you can get a class action or use this smart bot Smart bot if you want your money back find out who owns the bot and get a copy and use this to get some money to pay for the legal fees. I’ll chip in US$5 with you all so we can get a copy each and while your waiting check my backlinks. I dare you to reply legibly to my post byte. PMSL
June 12th, 2009 at 7:04 pm
Forgot to add one thing on dressel, you can’t get blood out of a stone unless you can go to a stone that has blood that can be beaten out of it. I suggest we all pool together & try a forex trading bot I’ll chip in $5 for that too, if enough people chip in by a set deadline date we can all benefit, this site owner her maybe able to help as someone honest & reliable to pool it together for all the hurt & injured people here that used dressel An please make sure you use WOT when you surf online. And her is my backlink again, maybe I should setup a blog called here is my backlink again (hmmm I like it what do you all think, I think it would be a riot looking for bots and taking the piss out of people trying to make a quick buck from loading sites like this one with their backlinks). LMAO, (byte the bot seriously (no offence to the people who got hurt from dressel, maybe this can work forex will only safely 20x what you invest). Any suggestions on all the above, and tell me what you think of bot isn’t it cute.