Selebritis Berotak Udang
June 24th, 2007 | EntertainmentMungkin sudah rahasia umum kalau selebirits punya stereotip (maaf) bodoh. Tapi di antara sekian selebritis, ada yang memang cemerlang. Mereka juga menghargai ilmu pengetahuan dan tak silau dengan gemerlap dunia hiburan. Banyak dari mereka mengenyam pendidikan di sekolah dan program studi prestisius.
Contoh paling gampang mungkin Queen. Brian May sempat ambil PhD bidang Physics and Mathematics di Imperial College London dan menulis paper tentang interstellar dust in solar system. Sementara John Deacon mendapat First Class Honours Degree in electronics dari Chelsea College. Di awal terbentuknya Queen, audisi dilakukan di ruang dosen Imperial College.
Greg Graffin, vokalis dan gitaris Bad Religion, meraih double major di UCLA bidang antropologi dan geologi lalu melanjutkan master di UCLA dan PhD di Cornell. Disertasinya cukup gahar, “Evolution, Monism, Atheism and the Naturalist World-View: Perspectives from Evolutionary Biology,” dan setahu saya, saat ini ia juga “nyambi” mengajar life sciences di UCLA.
Rage Against The Machine, band rap metal dengan lirik politis-bombastis, digawangi gitaris Tom Morello dan drummer Brad Wilk. Keduanya dari Harvard. Rivers Cuomo, pentolan band Weezer, juga lulusan Harvard dengan predikat Phi Beta Kappa. Sedangkan Alicia Keys lulus sebagai valedictorian (straight A/GPA 4.0) di usia 16 tahun dan mendapat beasiswa di Columbia. Vanessa Carlton dan Anna Paquin (The Piano, X-Men) juga studi di universitas yang sama.
Dan selain tersebut di atas, banyak juga musisi kenamaan lain jebolan sekolah prestisius Berklee College of Music di Massachusetts, seperti Meredith Brooks, John Petrucci, Steve Vai, Diana Krall, John Mayer, dan masih banyak lagi.
Siapa lagi?
Di dunia layar lebar, aktris favorit saya, Jennifer Connelly, sempat masuk ke Yale selama 2 tahun sebelum transfer ke Stanford. Bidang studinya? Quantum physics and philosophy. Di Stanford ia juga melatih kegiatan teater klasik. Selain pintar, Jennifer juga fasih berbahasa perancis, italia, dan sedikit bahasa jepang.
Meryl Streep dulunya dikenal sebagai murid cerdas dan berbakat. Ia diterima di Vassar college (sekolah prestisius khusus perempuan) dan mendapat kesempatan Honours Exchange Program di Dartford College. Ia kemudian melanjutkan studi di Yale dan berteman dengan Sigourney Weaver. Sebelum masuk Yale, Weaver sendiri adalah lulusan Stanford. Claire Danes, lawan main DiCaprio di Romeo & Juliet, juga sempat kuliah di Yale selama 2 tahun, namun tak diselesaikan.
Tahu Jodie Foster? Ia sudah fasih membaca di usia 3 tahun dan di usia 14 tahun sudah lancar berbahasa perancis. Ia lulus dari high school sebagai valedictorian dan lulus magna cum laude dari Yale. Foster juga mendapat honorary degree dari Smith College serta honorary doctorate dari Yale dan University of Pennsylvania. Walau tak pernah mengambil kelas/kuliah akting, Foster meraih dua Oscar sebelum usia 30 tahun.
Matt Damon, sohib Ben Affleck, lulus straight-A hingga memenangkan beasiswa ke Harvard. Damon keluar walau hanya kurang 12 SKS untuk lulus dari Harvard. Damon dikenal sebagai aktor yang cerdas dan selalu punya “plan B.” Jonathan Taylor Thomas, aktor sitkom yang mungkin kurang terkenal di sini, juga lulusan Harvard. Ia juga sempat menghabiskan waktu setahun di St. Andrews University, tempat Pangeran William kuliah.
Mira Sorvino juga lulusan Harvard dengan predikat magna cum laude. Tesisnya memenangkan penghargaan Harvard Hoopes. Ia juga fasih berbahasa mandarin dan perancis. Natalie Portman lulusan Harvard juga. Ia pernah jadi dosen tamu di Columbia serta bisa berbahasa perancis, jepang, jerman, dan arab.
Masih dari Boston, Will Smith dulu pernah mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan studi di MIT karena skor SAT-nya sangat tinggi. Sayang tawaran itu ditolak. Sementara lawan mainnya di Men in Black, Tommy Lee Jones, adalah lulusan cum laude dari Harvard. Selama di Harvard, Tommy sekamar dengan Al Gore dan masih bersahabat karib hingga saat ini.
Tak banyak yang tahu kalau Kevin Costner lulusan California State University at Fullerton bidang bisnis. Setelah lulus, Costner sempat jadi marketing di Orange County. Adam Sandler, yang tampangnya “kurang meyakinkan,” sebenarnya lulusan NYU. Dan yang lebih terlihat culun, pemeran Russ dalam serial Friends, David Schwimmer, sebenarnya adalah lulusan Northwestern.
Superman (Christopher Reeve) juga pernah belajar di Cornell. Di tahun terakhir, Reeve diterima di sekolah prestisius Julliard School of Performing Arts. Hanya dua orang yang diterima waktu itu: Reeve dan Robin Williams — yang kemudian menjadi sahabat karibnya.
Fox Mulder (X-Files) alias David Duchovny juga tak kalah outstanding. Duchovny memenangkan beasiswa di Collegiate School, sekolah elit di Manhattan. Duchovny melanjutkan studinya di Princeton. Karena prestasinya, ia mendapat beasiswa master dan PhD di Yale. PhD-nya tak diselesaikan karena menurutnya lebih menguntungkan jadi “agen FBI” daripada professor.
Suka nonton Alias? Tahukah Anda kalau Jennifer Garner adalah lulusan Denison University bidang chemistry dengan penghargaan Pi Beta Phi? Ia sempat punya keinginan untuk melanjutkan studi di Yale, namun kemudian memilih untuk menjadi artis.
Di dunia modeling, Brooke Shields, mantan istri Andre Agassi, adalah lulusan Princeton bidang french literature and italian. Brooke Burke, MC kontes Rock Star dan model Playboy 2001 dan 2004, juga pernah belajar di UCLA untuk bidang broadcast journalism.
Cindy Crawford juga lulus valedictorian dan dapat beasiswa chemical engineering di Northwestern. Konon karena sibuk pemotretan, Cindy sempat bolos ujian kalkulus dan datang ke ruang dosen untuk mengambil susulan. Walau di assignment sebelumnya selalu dapat nilai tinggi, dosen tak percaya itu kerja Cindy. Ujian susulan diadakan langsung di situ dan diselesaikan dengan baik. Masih belum puas, dosen mengganti soal dan Cindy kembali menyelesaikannya dengan sempurna. Tersinggung perlakuan dosen dan jadwal modeling yang kian padat, Cindy memilih keluar.
Orang mungkin lebih kenal Asia Carrera sebagai pemain lebih dari 250 film porno. Tapi tak banyak yang tahu ia bisa memainkan komposisi Bach dengan piano di usia 13 tahun. Dia mengambil studi ekonomi dan bahasa jepang di Rutgers. IQ-nya 156 dan merupakan 2 persen orang terjenius di dunia. Sekarang ia me-maintain situs pribadinya sendiri dan menghabiskan waktu luangnya bermain Unreal Tournament atau main saham (day trading).
Dan bahkan Marilyn Monroe, yang lebih dikenal sebagai icon seks sepanjang masa, mengoleksi lebih dari 200 buku, hobi mendengarkan Beethoven, dan sempat mengambil literature courses di UCLA. Kabarnya ia juga pernah mengambil kelas theater arts di NYU. Bukti bahwa seleb tak cuma modal tampang (dan badan) — tapi juga otak yang cemerlang.
Bagaimana di Indonesia? Ada yang bisa mengkonfirmasi/menambahkan?



March 18th, 2008 at 12:07 am
Comments
June 25th, 2007 at 7:19 am
dian sastro? UI bukan?
June 25th, 2007 at 9:16 am
Dian Sastro, Sastra UI. Sedang ‘pasangannya’, Nicholas Saputra, baru saja lulus Arsitektur UI-nya. Aming, walaupun tampang ‘kurang menyakinkan’ akhirnya lulus Seni Rupa ITB.
tapi secara umum, bintang2 muda (baca: sinetron) indonesia tak terlalu mempedulikan sekolah mereka. lihat saja banyak sekali yang home schooling, untuk lebih leluasa mengatur jadwal. terlepas metode itu mampu memberikan nilai-nilai positif.
June 25th, 2007 at 9:23 am
Artika Sari Devi:UGM?
Trus penyanyi Baim udah nyelesein study s2. Katanya barengan dengan pembuatan album baru.
June 25th, 2007 at 10:49 am
Ya, Dian Sastro, Nicolas Saputra, Zaskia Adya Mecca, dsb sampai Peggy Melati Sukma memang dari UI. Kalau tak salah, Rieke Dyah Pitaloka dan Angel Ibrahim malah sudah S2. CMIIW.
June 25th, 2007 at 11:38 am
Lho apa Asia Carrera masih Hidup Mas?
Kok daftar di INDONESIAnya ndak ada??? :D
June 25th, 2007 at 11:51 am
saya pengagum Bad Religion dan sekaligus vokalisnya Greg Graffin. kecerdasan graffin terlihat dari lirik2 BR yang “dalem” dan “berat”.
June 25th, 2007 at 12:28 pm
Kalau Moeryati Soedibyo dianggap selebritis maka ia layak jadi bintang.
June 25th, 2007 at 12:35 pm
Saya sedikit lupa nama artis ini…dia adalah lulusan FE UGM, dia ini pernah membintangi salah satu klip Franky Sahilatua (judulnya saya lupa, tapi dia berakting di anjungan sebuah kapal pinisi kalau tidak salah). Seingat saya nama depannya adalah Kiki…kiki siapa yang jelasbukan kiki amalia, atau kiki fatmala.
Beliau ini adalah lulusan LN (AUS) setau saya.
O iya…putri Indonesia Favorit saya sepanjang masa: Shanty Manuhutu (menguasai 8 bahasa)
Terakhir mungkin Tompi…dokter bedah muda yang gape bermusik Jazz
June 25th, 2007 at 12:50 pm
Advent Susilojati
Kiki Widyasari? Dulu satu SMA sama saya, beda angkatan. Sekarang ambil MBA di Calstate Uni, Fresno.
June 25th, 2007 at 12:52 pm
Soal musisi yang pinter ga heran. Aktris/aktor agak mengagetkan, asia carrera lebih heboh lagi hehehe
June 25th, 2007 at 2:06 pm
Gitaris/Vokalisnya Pas band, katanya dosen di Unpad?
*lupa
June 25th, 2007 at 2:13 pm
Anjar Priandoyo
Maksudnya Yukie? Vokalis PAS band? Dulu dosen sastra jepang di Unpad. Kabarnya sekarang sudah cabut.
June 25th, 2007 at 4:33 pm
yup….aq seh ga heran klo aktor/aktris mang berotak encer…but bntang esek2 yg ber iq dengan high level…hard to believe it.rigth?
June 25th, 2007 at 5:44 pm
Lengkap banget, nih, Mas nofie.
Saya mau bagi jadi 4 kuadran :
Kuadran I : Smart Celebrities
Kuadran II : Smart but not Celebrities
Kuadran III : Dumb & not Celebrities
Kuadran IV : Dumb Celebrities
… saya jadi minder dan nggak berani ngaku masuk kuadran yg mana….
June 25th, 2007 at 7:28 pm
Tapi kepintaran bukan ditentukan dari sekolah. Malah menurutku sebaliknya, sistem sekolah-lah yang membodohkan orang. Sekolah bukan tempat untuk pembuktian pintar atau enggak suatu orang, sekolah hanyalah satu sistem diantara banyak sistem untuk belajar. Lebih ironis lagi, kadang ada anak pintar, karena tidak cocok dengan sistem sekolah, dianggap bodoh sama sekolah karena nilainya jelek dan akhirnya meruntuhkan kepercayaan dirinya sehingga akan percaya bahwa dia adalah bodoh. Sekolah dan anggapan dari orang yang loyally blind terhadap sekolah bisa jadi racun bagi orang pintar tapi tidak cocok dengan sekolah.
June 26th, 2007 at 8:20 am
IMO: UI, ITB, UGM dengan sistem BHMN nya, gak bisa ngejamin yang sekolah di sono itu ‘cemerlang’ otaknya
June 26th, 2007 at 9:26 am
Kiki W kan udah pulang dan kerja di BEJ.
Ya, setuju dg Lily: Asia Carera’s case is weird. A freak genius?
Kalo soal bisa kuliah di PTN ternama ada 2 kemungkinan: above average or just average. Tapi kalo ditambah dg pencapaian2 semacem valedictorian, itu bukti mereka pinter sekali secara akademis.
June 27th, 2007 at 12:58 am
@ Agus :
Langsung..!! Sayah masuk ke kuadran IV..!!
*pede ndak pokus..*
June 27th, 2007 at 1:51 pm
ross mas, bukan russ.
June 28th, 2007 at 3:10 am
mungkin jika memandang seseorang dalam hal ini seleb kita perlu melihat dari banyak sisi. ya spt diatas, ada juga seleb yang namatin jenjang kuliah.
June 28th, 2007 at 11:05 am
Ukuran cerdas tentu tak cuma diukur dari jejak akademis tapi juga lainnya, misalnya karya, pemikiran, sumbangsih… :)
BTW, Iwan Tirta itu, kalau tak salah, adalah master hukum dari Yale lho.
June 28th, 2007 at 11:07 am
Eh nambah, bukan nyepam. Lula Kamal & Sonia Wibisono itu dokter. Boyke juga. Trus Nova Riyanti juga. :D
June 28th, 2007 at 11:42 am
asia carrera??
mosok seh mas ?
wow….
June 28th, 2007 at 3:10 pm
Jonathan Taylor Thomas itu yang ngisi suaranya Simba di Lion King. Siapa yang tidak kenal Lion King?
June 28th, 2007 at 8:04 pm
Rowan Atkinson (Mr. Bean), Raden Panji Poernomo Tedjokusumo (Mang Udel).
June 28th, 2007 at 8:15 pm
kalo Agnes Monica ?
Beasiswa SMP dan SMA dari pelita harapan, juara umum di SD Tarakanita, udah sibuk dari kecil pula… sayang sekarang cuti ngga nerusin kuliah, katanya sih biar fokus sama karirnya dan bisa GO international… :D
June 28th, 2007 at 9:27 pm
andai saja para udang baca posting ini, mereka pasti bakal tersinggung hihihi…
June 29th, 2007 at 12:40 am
Mbilung
Yup. Kabarnya Rowan Atkinson adalah teman dekat Tony Blair.
June 29th, 2007 at 10:33 am
queen : bismillah we will not let you go!
kalau artis indonesia mah,, mending mengorbankan sekolah dibandingkan karir :)
ya kan.
June 29th, 2007 at 2:25 pm
lah simpel aja, kadang2 orang kita gak menghargai pendidikan, tapi menghargai duitnya, makanya banyak artis yang rela melepas kuliahnya. Sebaliknya, dulu pemerintah gembar-gembor mewajibkan sekolah, akhirnya semua orang (termasuk orang miskin) sadar pentingnya sekolah, sekarang malah sekolah dimana-mana mahal, jadi sedih kalo baca berita2 bagaimana orang berjuang supaya anaknya bisa sekolah.
nambahin dikit
mariana renata (pacarnya nicholas saputra) saat ini ngambil s2 di aussie setelah menyelesaikan s1 di prancis. kalo mreka jadi pasangan, bisa jadi contoh pasangan selebritis pinter tuh
June 29th, 2007 at 9:35 pm
Apakah kepintaran harus diukur dari sekolah? :D
June 29th, 2007 at 11:03 pm
bos… saya kira itu bukan sebuah alasan yang tepat buat membuat sebuah justifikasi…
Well… secara umum saya setuju & mengerti pemikiran anda… It’s absolutely right, kebanyakan (tapi nggak seluruhnya) artis Indonesia cuma jual tampang doank.
Itu disebabkan karena minimnya lapangan kerja bagi orang-orang yang minim kualitas (may be), sementara orang tuh butuh duit. Jadi ya, saya kira persinetronan Indonesia pantas-pantas aja jadi tempat sampah
Hehehe…
June 29th, 2007 at 11:08 pm
Emangnya Zaskia dari UI-ya ???? perasaan nggak deh ??? tapi nggak tau juga sih ???
July 1st, 2007 at 11:50 pm
Bos emgan jadi artis itu syaratnya pinter akademik?
Ga toh. Yang penting akting/suara/ permainannya bagus, nda ada hubungannya sama akedemik, akedemik itu hanya nilai plus saja.
Linking Park klo nda salah itu dari stanford.
Arian Vokalis ex-puppen cum laude dari itb.
Rekti voc the sigit S1 oseano ITB sekrang S2 TL ITB.
Drummernya Harapan Jaya S1 TL ITB.
July 5th, 2007 at 10:48 am
semua artis pandai… karena bisa eksis pada suatu bidang..
lha saya, pandai apa ya?
Tapi untuk artis yang paling pandai saya pikir “rendra” dan “emha”
July 5th, 2007 at 11:02 am
saya tidak pernah keberatan dengan selebritis berotak udang (saya juga disebut sebagai blogger berotak udang :D)
yang saya keberatan adalah udang berotak seleb.
mosok mo dimaem malah ngasih tandatangan.. hopotumon! :D
July 5th, 2007 at 1:24 pm
Dexter Holland, vokalis band punk The Offspring, tidak menyelesaikan Ph.d di bidang Molecular Biology di Universitas South Carolina demi alasan fokus di bandnya
July 5th, 2007 at 4:20 pm
selain nama diatas dan bisa di confirm;
- Mahasiswa
Maudi Kusnaedi - (FIB-UI)
Widi (AB3) - (FIB-UI)
Lusy (AB3) - (FIB-UI)
Maia Ahmad (Ratu) - (FISIP-UI)
Tompi - (S2 FK-UI)
Dhea Ananda - (FIB-UI, DO?)
Rosa (FISIP-UI)
Agnes Monica (UPH, dan sempat menolak beasiswa creative designer, dengan alasan “saya sering bolos, berikan saja pada yang rajin”)
- Dosen
Koko ‘Serieus’ - (FSR-UNJ)
Didi Petet - (FF-IKJ)
Paquita Wijaya - (FF-IKJ)
Okky Asokawati - (Fpsi- Univ.Pancasila)
Helmi Yahya - (STAN?)
(*halah, saya jadi ikut-ikutan ngomongin seleb begini!, huehehee*)
July 6th, 2007 at 10:32 pm
Untuk David Schwimmer, yang benar Ross. Aktor yang sama juga memerankan karakter Russ tapi hanya muncur di beberapa episode Friends.
July 6th, 2007 at 11:02 pm
BTW, ga include Dolph Lundgren? He took chemical engineering dan menerima Fullbright Scholarship untuk belajar di MIT (tapi brenti buat akting)
July 9th, 2007 at 8:08 pm
Mr bean katanya walaupun otak udang di filmnya, tapi denger2 dia profesor di Oxford. Hebat..
July 11th, 2007 at 9:44 pm
Hai…aLL
Saya ingin menambahkan salah satu artis kita yg kuliah di luar negeri yaitu Ferry Salim. Ferry kuliah di Institute of Seattle jurusan Fashion Marketing arts (hebat kan )???
Menurut saya artis yg berotak udang juga ada benarnya, tapi klo udang yang berotak artis…..?????Woww…..bisa jadi nambah nich keajaiban dunia hahaha…ha
July 12th, 2007 at 7:29 pm
Definisi selebritis, hanya penyanyi dan pemain sinetron/bintang film ya?
Marisa Haque?
Ikang Fauzi?
Hmm siapa lagi ya, udah disebut semua di atas
July 13th, 2007 at 1:44 pm
Jadi selebriti berotak udangnya yang mana, Om?
July 15th, 2007 at 11:19 pm
The Times melaporkan, gitaris Queen, Brian May, Kamis (12/7),
menyelesaikan tesis PhD yang dia mulai pada dasawarsa 70-an, setelah 30
tahun menjadi anggota salah satu band tersukses itu.
May, 59 tahun, adalah sarjana fisika lulusan Imperial College London, dan
setelah selama bertahun-tahun mempelajari debu antar-planet. Ia mengabaikan
tesis doktornya ketika Queen mulai melambung.
Minatnya muncul kembali ketika dia menjadi salah satu penulis buku *Bang!
The Complete History of the Universe*, yang diterbitkan tahun lalu.
Buku itu membahas jagat raya, mulai dari *big bang* (ledakan besar) dan
evolusi setelahnya.
“Selama sembilan bulan terakhir, saya tidak melakukan hal lain kecuali
bekerja keras menyelesaikan PhD, yang syukurnya, sekarang sudah selesai,”
kata May kepada para mahasiswa pada upacara penyerahan gelar doktor
kehormatan di Exeter University.
“Memang ada masa ketika anda benar-benar ingin menyerah. Ada saat anda mulai
berpikir `buat apa saya melakukan ini?`.”
May, yang mengerjakan tesis PhD-nya antara 1971 dan 1974, belum lama ini
menemukan tesis itu di loteng rumahnya. Semua catatan itu ditulis tangan.
“Orang tahu dia di sini dan lumayan hebat bahwa dia kembali untuk
menyelesaikan PhD-nya, meski dia jarang kelihatan,” kata Abigail Smith, juru
bicara Imperial College, sebagaimana dikutip *The* *Times*.
Gitaris grup legendaris itu akan menerima gelar PhD-nya, Mei 2008, jika dia
lulus ujian tingkat doktor.
Info via http://www.gatra.com/artikel.php?id=106046
July 23rd, 2007 at 2:22 am
Yeni Rahman, yg ketua umum PARFI kalo gak salah lulusan SMP dan sukses jadi pengusaha, artis, desainer busana. Inul daratista lulusan SMP dan sukses jd artis dangdut, masuk majalah TIME, dan jadi pengusaha karaoke. Trus, siapa lagi ya?
July 23rd, 2007 at 12:58 pm
Aktris kebanyakan arrogant…….
July 24th, 2007 at 4:25 pm
agnes monica dr tampangnya aja dah keliatan cerdas, cuma sombongnya aja yg ga nguatin..hehe
dian sastro bukannya pindah ya?dr HI ke sastra? (pindah apa dipindahin ya?)
drummernya wayang? ITB bukan?
kalo menurutku, selebritis indonesia yg kuliah di luar negri belum tentu pintar, soale, kalo kuliah di luar negri tp universitasnya ecek2, apa ga sama aja?fenomenanya kaya org indonesia biasa deh…kuliah di amrik dibilang keren dst…pdhl cuma karena dia punya duit aja..
hwehe…jd menyimpang…
July 25th, 2007 at 12:59 pm
pokoknya artis memang identik dengan otak udang,
walopun sebenarnya nggak semuanya berotak udang
tapi gimanapun tetap otak udang
makan tuh otak udang
modal tampang
akting kacrut
July 27th, 2007 at 8:51 pm
wew. iya nih, gw salut sama asia carrera. anggota MENSA bo!!! cuma emang rada ajaib. hehe. ga biasanya artis macem gt ada yg jenius.
August 6th, 2007 at 8:51 pm
mungkin pikirnya selebritis yang ga berminat nerusin sekolah sampe tingkat sarjana, adalah begini,
“Gw ga kuliah aja, bisa menghasilkan belasan juta (or mungkin udah nembus puluhan?) dari satu episod sinetron. Tinggal ngapalin naskah (walo ‘menghapal’ jg bukan kerjaan gampang), akting dikit,…udah deh, ngetop plus kaya raya. Ngapain mesti kuliah? Kuliah susah payah, nyari kerja belom tentu dapet. Apalagi mimpi jadi jutawan…”
August 7th, 2007 at 9:10 am
sharon stone IQnya 157…..
August 20th, 2007 at 6:28 pm
kalo berotak udang diitung dari kemampuan akademis sih, ya …mungkin emang agak kurang adil…
tapi yang aku beneran nggak simpatik,artis sinetron kita itu lho…yang masih muda2 itu… yang udah ngomong ember banget soal pengen kuliah di PTN apa lah..dan udah pede banget…ternyata SPMB kemarin malah ga keterima…
kalo ga keterima dan ngaku kalo emang kurang belajar ya… oke..salut..jujur berarti, tapi kalo udah ga diterima, ngomong alasannya macem2 banget lah. itu yang bikin ill feel.
seperti marshanda,trus,siapa itu?asmirandah ya?lupa… giliran kemarin, ga sengaja liat ada bintang sinetron - lupa namanya - yang ngebet banget dan yakin bisa masuk oxford atau harvard, yah, liat aaja nanti gimana…mudah2an ga asal omdo.
August 24th, 2007 at 11:21 am
angelina sondakh?
mungkin bedanya kalo yang disini “Jangan sampai Kuliah/belajar mengganggu main”.
August 27th, 2007 at 9:27 am
Rian Wahyudi
bukan artis tapi juga otaknya tidak cemerlang !
August 30th, 2007 at 1:02 am
Masak UI, ITB, dan UGM mau dibandingin sama Harvard, Yale atau Stanford, kayaknya kejauhan la yauuw, masuk 500 besar dunia aja insya Allah kapan tau :)
kalau Singapore University, Univ. Malaya (Malaysia) Chulalongkorn (Thailand), De La salle (Phillippine) mungkin masih ngejar deh karena mereka ada di 300 besar.
Rowan Atkinson alias “Mr Bean” itu juga PhD lulusan Oxford, nah kalau Oxford baru dech bisa dibandingin : Apple to Apple, Duren to Duren……
September 3rd, 2007 at 3:31 am
cerdas itu bisa dibilang 70% karena bakat… jika memang dalam dirinya ada bakat cerdas, dia akan cerdas dan lebih cerdas lagi kalau diasah….
selebriti itu banyak juga yang pintar dan bisa lulus menjadi sarjana dari Universitas paling top …. yah contohnya Dian Sastro, Ira Wibowo, Devi Permatasari, Nicholas Saputra, Sita “Base Jam”, dan Shelomita.. mereka semua membuktikan bahwa mereka itu cerdas dengan lulus Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri dan masuk PTN paling bergengsi… Universitas Indonesia…. wuihhh…
September 3rd, 2007 at 3:34 am
sekedar Tambahan… Universitas Indonesia masuk dalam daftar 250 besar Universitas terbaik dan terhebat sejagat!!!… versi THIES 2006 kalo nggak salah..
he he he… jadi promo UI nih… maklum, gue salah satu alumninya…
September 4th, 2007 at 12:50 pm
- aku kok pernah denger nia ramadhani itu sebelum jadi artis sekolahnya akselerasi saking pinternya, tapi sekarang home schooling sih…
- rosa itu masuk UI dengan PBUD artinya akademik waktu smu memang dasyat
- andien penyanyi jazz itu lulus dari komunikasi ui dengan waktu cepat
- gita gutawa mewakili sekolahnya di olimpiade biologi dan masuk beberapa besar se jakarta
- alya rohali udah lulus s2 komunikasi ui
- btw jurusan-jurusan ilmu sosialnya ugm masuk 100 besar dunia, kampus indonesia juga keren kok!
- tere menyelesaikan kuliah komunikasi ui dengan predikat cum laude dengan IPK nyaris 4!
- rieke dyah pitaloka juga dikenal cerdas dan aktif sewaktu kuliah di FIB UI
- semua presenter berita astro tv lulusan cum laude dari ui, itb, ugm
- udah ah, hehe….
September 5th, 2007 at 1:20 pm
peringkat 250
dengan human 250 juta ck ck ck
indeks yang hebat
September 8th, 2007 at 2:42 am
garin nugroho…..
dosen s3 di FISIP UI
hehe cek aja di milis resminya pascasarjana UI
nah kalau efendi gazali yang sering nongkrong di metro itu orang pinter yang jadi seleb. juga ngajar bareng garin di FISIP UI.
September 25th, 2007 at 2:40 pm
gw ngakak baca komennya windede, nih..
apa kata udang kalo baca artikel di atas, ya??
nice post mas nofie.. semoga ada seleb yang baca dan mengintrospeksi diri..
btw kalo sutradara2 kita gmn?? kalo jenius2 kan perfilman indonesia gak jadi seperti ini??
hehe..
October 1st, 2007 at 10:21 pm
Kalo seleb ber otak udang dia ga seleb dong,..
Justruu karena dia berotak encer, biasa melihat peluang, talenta, serta skill yang baik dia jadi seleb,…
Tapi kalo berotak utang jadi seleb itu mah juga banyak bung,..
sekarang mau jadi seleb lebih mudah dengan banyaknya media,..
Pakai HP (yang ada kameranya tentunya) saja Anda bisa menjadi seleb koq,…
Caranya,..pikir sendiri,..hahahaah
Just a joke man,…!
October 10th, 2007 at 10:32 am
ehmmm….kalu gw pikir sech,,,artis Indonesia itu kebanyakan yang bego secara IQ,,,masalah melihat kesempatan,nyadar talenta sech y …semua orang juga bisa bahkan anak SMP sekalipun bisa nyadar kalau dia bisa jadi artis….trus perkataan orang cerdas punya 70% bakat cerdas makanya dia bisa cerdas itu juga cuma omong kosong belaka,,karena EINSTEIN aja ngakuin 99% usaha 1% bakat adalah kunci orang cerdas bisa jadi sukses,,,heheheh balik lagi y ke masalah artis kita yang hebat tapi bodoh,, kalo mereka kebanyakan punya kepribadian Dian Sastro or Nico mereka pasti selektif memilih peran dalam beracting,,g sibuk heboh main drama perceraian di infotainment,,,dasar artis karbitan,,hahhahaha….gw lum pernah lihat artis besar dengan pengalaman pendidikan yang luar biasa seperti Merryl Streep…pinter dalam akademik n hebat dalam beracting,,terbukti dia adalah salah satu artis besar dalam perfilman dunia,,,n terbukti juga sekolah adalah ladang yang bisa membuat loe jadi orang sukses cos di skull kita bisa ngeliat kepribadian banyak orang,,mencoba menjdi yng terbaik diantara mereka,,,giotu dech….:)
December 1st, 2007 at 2:55 pm
dulu pakOgah itu…seorang jenius…lulusan S3 UGM bidang telematika dosennya rosy suryo….sapa yang gak kenal…semejak jadi avatar makin terkenal saja dia…:-)
December 13th, 2007 at 4:20 pm
Menti wrote “..trus perkataan orang cerdas punya 70% bakat cerdas makanya dia bisa cerdas itu juga cuma omong kosong belaka,,karena EINSTEIN aja ngakuin 99% usaha 1% bakat adalah kunci orang cerdas bisa jadi sukses,,,”
cerdas = 70% bakat
sukses = 99% + 1% cerdas
Gak nyambung kaliii…. :)
Mungkin yg benar adalah:
cerdas=90% bakat + 10% usaha;
sukses= 1% cerdas + 9% usaha + 90% keberuntungan
Just kidding :)
December 14th, 2007 at 4:59 pm
kalo saya lihat comment bbrp rekan, ada kecenderungan mengasosiasikan “pintar” dengan titel/sekolah dimana. menurut saya sendiri kata pintar itu tidak sesederhana itu diasosiasikan. perlu pencapaian yg bisa menunjukkan kalo orang itu memang pintar/cerdas/jenius… terserah apa de. yaaa…. org pintar, kuliah UI/UGM/ITB atopun harvard sekalian kalo tidak menghasilkan apa2 buat orang banyak (dengan memanfaatkan kepintaranny), apakah bisa disebut pintar? mungkin bung noffie bisa memberikan “kuliah” sedikit apa arti pintar. maklum otak saya tidak lebih istimewa dr otak2 rekan sekalian. salam
January 14th, 2008 at 10:07 am
Iyalah. Kan ada yg namanya school-smart, ada yg namanya street-smart, ada juga yg nggak smart-smart amat :)) . Why can’t we all just get along. Yg school smart jangan mencibir yg street-smart Yg street-smart jangan menghujat yang school-smart. Yg smart jangan menginjak-injak yang nggak smart.Setiap manusia kan diciptakan dengan kelebihan n kekurangan sendiri2. Yg menciptakan manusia aja nggak sombong, kok malah ciptaannya yg pada iyik.
btw, pak nofie lulusan 3B juga toh. Salut blognya, smart banget, in any way. Apa sih rahasianya bikin postingan yg smart? Bisa nggak blogging 5 jam sehari bikin orang jadi smart? .. Satu lagi bukti klo sekolah tidak slalu menghasilkan lulusan dengan kualitas yg sama.:D
January 17th, 2008 at 11:17 am
ya terserah mo gimana aje.yang penting setiap ilmunya itu di amalkan dengan benar.kalo pun ilmunya banyak tapi ga di pake untuk kebeneran kan sayang juga…klo artis-artis itu udah terbukti pada pinter,kenapa perfilm an di Indonesia ini masih kayak gini????(banyak film yang tidak mendidik)
February 2nd, 2008 at 9:42 am
Dari dulu ITB, UGM, UI dan sebagainya disebut sebagai tempat mencetak orang-2 cerdas, jenius, dan apapun sebutannya. Tapi hasil kongkritnya gw dan juga pasti kebanyakan orang belum merasakan sepenuhnya. Contohnya gini, di PT-2 tadi yang gw sebutin pasti ada yang namanya Teknik Elektro, dan Mesin, yang katanya untuk belajarnya aja kudu jago Fisika, Matematika, atau Kimia. Tapi Sampai detik ini kalo gw perhatikan di rumah gw semua peralatan elektronik kebanyakan buatan dan make merk luar, juga kalo gw liat di jalan-2 semua kendaraan bermotor kebanayakan pake merk luar.
Tapi gw masih beruntung masih bisa nikmati karya-2 musik, lagu-2, yang dibuat oleh para seleb-2 kita yang mungkin diantaranya banyak dicap bego oleh masyrakat kita karena mungkin diantaranya ada yang nggak ikutan kuliah di PT, bahkan mungkin nggak lulus SMA.
Emank banyak juga sih seleb-2 kita yang lulus PT, tapi gw tidak sepenuhnya menikmati tuh gelar akademik yang mereka punya. Tapi hasil kerja dari profesi mereka coy!!!
GW cuma manusia yang bisa menikmati hidup dari hasil yang orang lakukan buat kita, bukan dari bagaimana orang melakukan suatu proses kehidupan, yang salah satunya proses belajar.
Jangan menjual proses deh, jual aja hasil…
February 26th, 2008 at 12:47 am
Seimbangkan karya dengan kerja nyata.
Proses dan hasil, dua fenomena yang cantik dilirik
March 7th, 2008 at 7:26 pm
Eh Ada lho IPB = Institute Perbankan Baranangsiang,
ITB, kontribusinya apa? mobil impor dari luar, listrik mati terus, katenye di PLN banyak orang ITB yee…
UI hahhhh: Universitas Insya Allah JADI MENTERI….. omong muluuuuu
UGM wahh apa lagi: isinya cuma kerajaan Yogyaaaa doangg,
March 15th, 2008 at 2:29 pm
masalhnya orang2 pinter di Indonesia pada cabut keluar negeri. Mungkin mereka ngerasa pemerintah gak ngehargain intelektualitas mereka. Mungkin sekarang, yg bisa kul di univ negeri TOP gak selalu pinter. Tapi liat aja, apa dia bisa survive kul disana. Orang yg pinter pasti menghargai pendidikan kok. Kita kan lebih salut sama udah selebritis, pinter, lulusan univ terkemuka dengan prestasi hebat ya gak?
Salam.
March 26th, 2008 at 3:07 pm
Dian sastro dari UI
Maudi dari UI
Nofie Iman dari UGM
April 23rd, 2008 at 8:37 pm
Tompi dongg FK-UI keren2…
May 6th, 2008 at 11:46 am
para koruptor (Akbar Tanjung, Mulyana Kusumah, Nazarudin Syamsuddin, Widjanarko Puspoyo dan para Menteri antek ORBA) semua adalah alumni UI… Ruaaarrr binasssaaaa…!!!