Berapa Sih Harga Satu Menit?

July 28th, 2007 | Personal

Belanda barangkali satu-satunya negara yang menghalalkan pelacuran; sampai-sampai penyandang cacat berhak mendapat tunjangan dari negara untuk memanggil atau pergi ke pelacuran. Pekerja seks komersial (PSK) dianggap sebagai “pengusaha” yang harus mengikuti pendidikan resmi untuk menjadi pelacur. Mereka juga wajib memiliki nomor wajib pajak. Santo Agustinus menilai bahwa pelacuran adalah kebutuhan umum kaum pria dan ditaksir 16% pria pernah menggunakan jasa PSK.

Tarif PSK di Belanda sekitar €50 per 30 menit. Tarif mereka bisa berlipat tiga bila pelanggan tidak ingin menggunakan kondom. Angka pengali tersebut dianggap mewakili persentase kemungkinan terjangkit HIV. Pendek kata, harga satu menit versi PSK adalah Rp 15 ribu, atau Rp 45 ribu bila memasukkan unsur risiko terkena AIDS.

Mari kita bandingkan dengan profesi lain.

Gaji Tukul Arwana per episode (60 menit) sebesar Rp 3 juta atau setara Rp 50 ribu per menit. Seorang lawyer di Washington rata-rata memasang tarif $590 per jam atau sekitar Rp 89 ribu per menit. Konsultan McKinsey biasanya dibayar di atas $10,000 per hari (5 jam) per tim (3 orang). Jumlah ini setara dengan Rp 100 ribu per menit per orang — bisa lebih bila memasukkan bonus, benefit, dan lainnya.

Gaji David Beckham di LA Galaxy sekitar Rp 9 milyar per minggu atau Rp 880 ribu per menit. Gaji tersebut di luar endorsement dan merchandise fees yang jumlahnya berlipat gaji pokoknya. Sedangkan Paris Hilton memasang tarif $200 ribu untuk tampil di sebuah party selama 20 menit; atau setara dengan Rp 90 juta per menit.

Sementara Bill Gates, manusia terkaya di dunia, konon menghasilkan $250 tiap detiknya; atau setara Rp 135 juta per menit. Konon, kekayaannya belum akan habis kendati ia membelanjakan kurang dari $6,78 juta saban harinya.

Tapi, tetap saja tak ada yang mampu mengalahkan orang Jepang dalam hal efisiensi waktu.

Shinkansen N700 baru saja diperkenalkan di Jepang. Kereta mulut bebek ini bisa menembus 300 km/jam pada trek lurus dan 270 km/jam pada rel menikung radius 2500 meter. Kereta baru ini lebih cepat 20 km/jam dari generasi pendahulunya.

Dengan kereta ini, waktu tempuh dari Tokyo ke Osaka hanya memakan waktu 2 jam lebih 25 menit; atau 5 menit lebih cepat dari kereta terdahulu. Orang Jepang rela mengorbankan $2,1 milyar “hanya” untuk menghemat waktu 5 menit. Itu artinya, harga satu menit menurut orang Jepang setara dengan Rp 3,78 trilyun — hampir 30 ribu kali harga yang dibayar Bill Gates.

Riset saya menunjukkan butuh waktu setidaknya 9 jam untuk melahap 759 halaman buku Harry Potter — dengan asumsi mengabaikan aktivitas harian, menonton televisi, mengabaikan telepon, dan lainnya kecuali untuk urusan perut dan toilet. Dengan kemampuan manusia “normal” mungkin butuh waktu 24-48 jam untuk bisa khatam.

Dalam dunia ekonomi, uang bisa dijadikan tolak ukur tentang nilai waktu. Karena sifatnya yang teramat terbatas (hanya sepanjang usia manusia), waktu menjadi salah satu “komoditi” termahal yang tak tergantikan.

Andai saya seorang pelacur, maka membaca Harry Potter membuat saya kehilangan opportunity cost setidaknya sebesar Rp 8,1 juta. Andai saya seorang konsultan keuangan, Harry Potter bikin saya terancam kehilangan Rp 54 juta. Dan andai saya seorang Bill Gates, maka saya harus menangisi “lost” sebesar Rp 72,9 milyar. Angka yang tak bisa dibilang sedikit.

Memang benar, hitung-hitungan di atas bisa jadi meleset karena: (1) terdapat beberapa versi gaji dari subyek tersebut di atas, dan (2) saya menghitung secara mencongak.

Namun, kalkulasi sederhana ini barangkali bisa sedikit membantu kita buat menghargai sesungguhnya nilai waktu dan belajar menyusun prioritas.

Ngomong-ngomong, berapa harga satu menit Anda?

Possibly Related:

Trackbacks/Pings

  1. Baca Buku Harry Potter, Bill Gate Rugi Rp 72,9 milyar | Inspirasi Bisnis
  2. Comments

  3. lorensius

    ya.. memang jika kita hitung-hitungan waktu jatuhnya seperti itu. Dan Jepang memang orang yang sangat menghargai waktu. Bisa-bisa saja kita buat perhitungan yang sedetik itu dan itu memang benar jika kita bekerja dengan dihargai oleh waktu. Lha.. Indonesia itu belum terbiasa bekerja dengan hitungan waktu je… hitungannya masih bulan. Makanya sempat teman saya protes: enak tenan pak guru itu, libur-libur tetap dapat gaji.

    Tapi, ngomong-ngomong, yang di Belanda itu enggak pernah istirahat pa untuk mengejar €50 per 30 menit itu? Wah.. yo remuk…

  4. zain

    Kalo saya pelacur maka saya hentikan dulu membaca harry potter kalo sedang menunggu “pelanggan”. Kalo saya pelacur apa saya tetap mau baca harry potter yah?

  5. Amir Karimuddin

    Jadi berapa kebutuhanku per menit ya…

  6. bra

    ih jgn bawa2 gw, sesama pecun ga boleh ngina

  7. anto

    nice article :D

  8. firman firdaus

    kalau saya pelacur, saya ndak akan menunggu bill gates. homok juga boleh pilih-pilih, dong? hehehe…nice article eniwei.

  9. arul

    analisis yang menarik…
    tapi tidak semua hal dapat dipadupadankan, pelacur *mungkin saja sebagai kerja*, bill gates bekerja, david beckham bekerja juga.
    sedang membaca harry potter sebagai suatu di luar kerja, sebagai refresing…

    ketika semua fikiran hanya tertuju kerja nanti kita akan terlena, dan membuat stress diri kita sendiri.
    memang perlu suatu kegiatan di luar kegiatan yang menghasilkan uang dalam satu menit itu.

    bisa saja satu menit itu kita berhenti sejenak untuk mendapatkan ide dan menemukan keajaiban.

    tidak mustahal di novel harry potter kita mendapatkan ide brilian itu.
    tenang saja… semua hal di dunia ini bisa memberikan inspirasi tergantung manusianya lagi.

  10. andrias ekoyuono

    analisisnya menarik juga, tapi harga permenit itu sudah dihitung jam istirahat gak ? Jika sang pelacur membaca Harry Potter pas jam istirahat berarti tidak ada opportunity lost dong ? hehehehe
    nice article boss…..

  11. sagung

    Bisa nggak, bekerja sambil baca Hari Poter ?? Nggak bisa ya?

  12. Paman Tyo

    Harga semenit saya tergantung tempat dan waktu. Saat ini, ketika nulis komen, ya biaya pulsa. :)

  13. agus

    Karena yg diriset adalah Harry Potter, saya jadi ingat JK Rowling. Kayaknya harga satu menit JK Rowling juga termasuk “muuahhaal”.

  14. windede

    kalau diriset betul-betul, menit per menit, para pekerja kantoran mungkin banyak yang dibayar tiap menitnya hanya untuk menganggur — atau malah dibayar untuk keisengannya sendiri; chatting, blogging, blogwalking hehehe..

  15. leequisach

    berapa harga mas erwin satu menit?

  16. gerry

    Harga saya 10 juta/ tahun…malas baginyam banyak koma-nya. Tadinya saya pernah bikin konsep begini dan takut salah konsep, akhirnya ada mas nofie yg klarifikasi dengan opportunity cost juga hehe sedikit tenang. Wong waktu itu cuma nulis2 doank.

    http://lazymode.com/?p=192

  17. aditya pratama

    Dari milis tetangga… sedih gw bacanya…bgini ceritanya:
    Seperti biasa Rudi, Kepala Cabang di sebuah perusahaan swasta terkemuka
    di Jakarta, tiba di rumahnya pada pukul 9 malam. Tidak seperti biasanya,Imron, putra pertamanya yang baru duduk di kelas tiga SD yang membukakan pintu. Ia nampaknya sudah menunggu cukup lama. “Kok, belum tidur?” sapa Rudi sambil mencium anaknya. Biasanya Imron memang sudah lelap ketika ia pulang dan baru terjaga ketika ia akan berangkat ke kantor pagi hari. Sambil membuntuti sang Papa menuju ruang keluarga, Imron menjawab, “Aku nunggu Papa pulang. Sebab aku mau tanya berapa sih gaji papa?” “Lho, tumben, kok nanya gaji Papa? Mau minta uang lagi, ya?”, “Ah, enggak. Pengen tahu aja.”.”Oke. Kamu boleh hitung sendiri. Setiap hari Papa bekerja sekitar 10 jam dan dibayar Rp 400.000,-. Dan setiap bulan rata-rata dihitung 22 hari kerja. Sabtu dan minggu libur, kadang sabtu Papa masih lembur. Jadi, gaji Papa dalam satu bulan berapa, hayo?”Imron berlari mengambil kertas dan pensilnya dari meja belajar, sementara Papanya melepas sepatu dan menyalakan televisi. Ketika Rudi beranjak menuju kamar untuk berganti pakaian, Imron berlari mengikutinya.
    “Kalau satu hari Papa dibayar Rp 400.000,- untuk 10 jam, berarti
    satu jam Papa digaji Rp 40.000,- dong,” katanya.
    “Wah, pinter kamu. Sudah, sekarang cuci kaki, bobok,”perintah Rudi.
    Tetapi Imron tak beranjak. Sambil menyaksikan Papanya berganti
    pakaian, Imron kembali bertanya, “Papa, aku boleh pinjam uang Rp.5.000,-
    nggak?” “Sudah, nggak usah macam-macam lagi. Buat apa minta uang malam-malam begini? Papa capek. Dan mau mandi dulu. Tidurlah. “Tapi Papa…”Kesabaran Rudi habis.
    “Papa bilang tidur!” hardiknya mengejutkan Imron. Anak kecil itu pun
    berbalik menuju, kamarnya. Usai mandi, Rudi nampak menyesali hardikannya. Ia pun menengok Imron di kamar tidurnya. Anak kesayangannya itu belum tidur. Imron didapatinya sedang terisak-isak pelan sambil memegang uang Rp. 15.000,- di tangannya. Sambil berbaring dan mengelus kepala bocah kecil itu, Rudi berkata, “Maafkan Papa, Nak, Papa sayang sama Imron”.
    Buat apa sih minta uang malam-malam begini?
    Kalau mau beli mainan, besok’kan bisa.
    Jangankan Rp 5.000,- lebih dari itu pun Papa kasih.”
    “Papa, aku nggak minta uang. Aku pinjam. Nanti aku kembalikan
    kalau sudah menabung lagi dari uang jajan selama minggu ini.
    “Iya, iya, tapi buat apa?” tanya Rudi lembut.
    “Aku menunggu Papa dari jam 8. Aku mau ajak Papa main ular tangga.
    Tiga puluh menit saja, mama sering bilang kalau waktu Papa itu sangat
    berharga.Jadi, aku mau ganti waktu Papa. Aku buka tabunganku, ada Rp
    15.000,-.Tapi karena Papa bilang satu jam Papa dibayar Rp 40.000,-,
    maka setengah jam aku harus ganti Rp 20.000,-. Duit tabunganku
    kurang Rp 5.000,- . Makanya aku mau pinjam dari Papa,” kata Imron polos.
    Rudi terdiam. Ia kehilangan kata-kata. Dipeluknya bocah kecil itu erat-erat
    dengan perasaan haru. Dia baru menyadari, ternyata limpahan harta yang dia
    berikan selama ini, tidak cukup untuk “membeli” kebahagiaan anaknya.

  18. fanatiCanz

    wah… penghasilan sya aja dalam satu bulan ga jelas sama sekali. Pengangguran aboslut gitu lo…. (bangga banget yak ^_^’). Tapi sedikti mah ada… kalo ditotalin semua dari yang udah saya lakuin (nyablon, service komputer dll), dalam sebulan rata-rata bisa dapet 100-300 ribu. Itu pun jam kerjanya ga terikat, saya bebas kerja kapan aja, dan kalo penyakit malas saya lagi kambuh bisa aja saya batalin itu kerjaan dengan alasan ga bisa atau ga kuat karna banyak kerjaan (tapi itu cuma lasan doang lo…). Itunglah jam kerja saya dalam sebulan dengan penghasilan pas-pasan cuma 48 jam. Itu berarti 48 x 60menit = 2880 menit / 300ribu = 0.0096 !!! wow.. kecil bnaget penghasilan gua dalam satu menit, cuma 0.0096. Kurang dari satu sen!!! tapi………. bodo ah … kata stephen kan “Yang penting aku ga nipu, ga bikin susah kalian. Yang penting ga terlibat tiga tujuh lapan… Kujalani apa adanya, aku bahagia. Bebas lepas tanpa bebas, aku merdeka!!”
    Dan untuk mas Aditya Pratama, cerita bagus banget lo mas… saya sampe terharu…. Hiks!!!

    Untungnya, biaya hidp saya hampir sepenuhnya dimasih ditanggung orangtua,. Jadi ya.. tuh penghasilan cuma buat nongkrong dan mabok doang ko…..

  19. Jauhari

    Masalahnya saya ndak pernah menghitungnya mas…. :(

    Itulah kenapa sering kita dengar
    DEMI WAKTU…..
    Sesungguhnya Manusia dalam kerugian…
    ……

  20. rd Limosin

    weee… mahalnya

  21. Dino

    Dunia kok semakin gila ya..

  22. john

    mas..

    kok sepertinya ada ulasan yang mirip2 dengan blog orang lain ya..
    terutama di bagian kereta mulut bebek itu.

    dulu waktu ulasan tentang beras jg begitu..
    saya temui ulasan yang hampir sama substansinya di milis.

    siapa hayo yang nyuplik2?? hehehe…

  23. john

    mas..

    kok sepertinya ada ulasan yang mirip2 dengan blog orang lain ya..
    terutama di bagian kereta mulut bebek itu.
    judulnya “harga waktu dan harga nyawa” penulisnya cukup kondang.

    dulu waktu ulasan tentang beras jg begitu..
    saya temui ulasan yang hampir sama substansinya di milis.

    siapa hayo yang nyuplik2?? hehehe…

  24. Fauzi Baadilah

    Time Management dan Prioritasisasi hehehehe…
    Makasih mas. Nice article :)

  25. mazarif

    Setuju bgt ama time management deh, tapi satu menit saya gak pernah dihitung dengan uang kok…

  26. anhminh

    Hi every body!
    I want to know about:Richmark international Ltd.Address:Akara building,24 de castro street,Wickhams cay 1,Road Town,Tortola,British Virgin islands.
    Could you help me?
    Could you tell me that?
    Thank you so much.
    BestRegard.

  27. gardino

    God makes such a wonderfull and complex universe like this one we live in is not just for the coward who count the valuable of time only by money.

  28. deni

    kalo satu menit mah nanggung

  29. endonesia aseli


    quote:
    Tapi, tetap saja tak ada yang mampu mengalahkan orang Jepang dalam hal efisiensi waktu.

    Dengan kereta ini, waktu tempuh dari Tokyo ke Osaka hanya memakan waktu 2 jam lebih 25 menit; atau 5 menit lebih cepat dari kereta terdahulu. Orang Jepang rela mengorbankan $2,1 milyar “hanya” untuk menghemat waktu 5 menit. Itu artinya, harga satu menit menurut orang Jepang setara dengan Rp 3,78 trilyun — hampir 30 ribu kali harga yang dibayar Bill Gates.

    mas Nofie hitung juga dong 5 menit x berapa jumlah penumpang? satu hari Tokyo - Osaka bisa berapa trip? keretanya bisa dipakai berapa tahun? misalnya satu loko rata-rata narik 500 penumpang, satu hari 6 trip PP (hitung kira-kira 15 jam beroperasi) dan 365 hari x 15 tahun = 5,475, nah untuk Tokyo Osaka aja biaya pengurangan menitnya jadi cuma Rp 115 rb, itu belum berapa jalur yang dilayani…

    nah kalau (kalau ya) ada 10 jalur aja, berarti lebih efisien PSK londo tuh

  30. Dini

    nice site, nice article, love to read them..
    if i want the entire world ‘right now’ in my hand, i just ask to God,
    i’ll have them in God’s will
    but if i want one second of my past to comeback,
    i certainly wont have it..
    i live for this moment..

  31. satria

    saya jarang ngitung ngitung waktu menit permenit,karna saya dibayar bulanan.paling paling kalau lagi ngantri di toilet umum saya baru tau kalau waktu sangat berharga, tapi artikel ini bagus juga loh mas,

  32. fuji

    yah, stlah baca artikel di atas, saya jadi mikir : bangsa indonesia sudah buang2 duit berapa ya?? soalnya suka telat sih..
    hehe..

  33. wahyu

    klo pelacur bisa ngalukui dua hal sekaligus “ngelayani tamu sambil baca buku harry poter, pasti tidak akan kehilangan banyak uang, dan dua duanya bisa didapatkan, uang iya cerita bagus juga iya, tapi mungikin gak ya … atau mungkin pelacur “kerja ” sambil baca buku sekaligus nyeritain harry potter buat pelanggannya kan bisa tuh sekalian buat nambahin penghasilan,hehe hehe ……………………. nah klo bill gates meski waktunya tiap hari cuma digunakan untuk baca buku harry potter, aku pikir dia tetap akan dapat uang terus, abis perusahaanya udah tersistem dengan baik sih …. tapi apa iya iya bill gates suka ma harry potter hehe…….

  34. raizen

    menitku tak bisa dihargai dengan uang berapapun, karena setiap tarikan nafas ini tak kan tergantikan

  35. ac

    berapa yah?
    kayanya masih kurang dari Rp.1.000. deh. hehehe.

  36. dedi kennedy

    Einstein mengatakan waktu itu relatif . contohnya kaya gini jika anda menilai waktu dengan uang ,berharga mana waktu 1 hari bekerja /8 jam dengan waktu 1jam bersama orang yang anda cintai/kekasih anda menikmati matahari terbenam di tepi pantai .
    Uang adalah ciptaan terhebat manusia , segala ciptaan Tuhan yang ada di dunia bisa dibeli dengan uang kecuali waktu dan cinta.
    Jadi nikmatilah hidup , bekerja tapi luangkanlah masa untuk menikmati ciptaan Tuhan yang terhebat :cinta ,untuk mencintai dan dicintai.
    kalau anda belum punya kekasih carilah dia , walaupun sukar untuk menemuinya,tapi jika anda sudah menemuinya maka anda akan tahu betapa berharganya cinta, tidak bisa dinilai dengan uang sebanyak apapun, dan anda akan memahami maksud perkataan Einstein tadi.

Looking forward to hear your thoughts.