Dagelan Politik (Lagi)
March 18th, 2008 | Politics“AdamAir harus perbaiki manajemennya. Masak begitu saja tidak bisa setelah saya tinggal,” ucap Agung ditemui di Hotel Sahid, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Sabtu (15/3/2008) … Apakah operasional AdamAir harus dihentikan sementara hingga manajemennya stabil? “Kalau memang perlu. Ya, lihat saja nanti,” pungkasnya. [source]
Sewaktu terjadi kasus di Perairan Majene, Agung Laksono berkelit bahwa dirinya hanya “pasang nama” dan digaji Keluarga Suherman. Saat ini beliau justru mengatakan, “Masak begitu saja tidak bisa setelah saya tinggal?” Seorang Ketua DPR begitu mudahnya memutar balik perkataannya sendiri.
Pengacara Artalyta, OC Kaligis, bahkan menawarkan, jika Anda butuh uang, pinjam saja. “Dia sering pinjamkan uang. Kalau mau pinjam uang ke dia boleh,”… “Dia pernah kasih pinjam orang lain US$ 5 juta dalam bentuk cash,” imbuh Kaligis. [source]
Mirip dengan Jaksa Agung MA Rachman yang menerima pemberian dengan dalih arisan, awalnya uang tersebut diklaim untuk berbisnis permata (dengan seorang jaksa?). Anyway, kalau Anda sedang butuh pinjaman lunak, silakan hubungi Artalyta Suryani. Dijamin gampang, cepat, tunai; dan karena sifatnya “lunak”, tak dikembalikan juga (mungkin) tak masalah.
“Di Pemilu 2004 karena ibu-ibu tidak memilih saya, dan cuma ngekor saja apa kata suami, padahal saya calon cantik, jadi saya kalah,” ujar Mega dalam peringatan ulang tahun PDIP ke-35, di lapangan Gasibo, Jalan Pelajar Pejuang 45, Bandung, sabtu (15/3/2008). [source]
Mungkin ada bagusnya bila Megawati menjadi presiden kelak. Paling tidak ada kemungkinan saya bisa membeli murah Pertamina dan PTPN—-yang saya incar sejak dulu—-dengan harga murah. Kalau toh saya bosan, Temasek bersedia menampung di harga berapapun. Oya, menurut Anda, kalau Megawati cantik lantas bagaimana dengan Sandra Dewi? :)
Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri terus menyatakan seorang presiden tak harus sarjana. Alasannya, nabi saja bukan seorang sarjana. “Nabi saja seorang pemimpin, tapi nggak sarjana kok. Pemimpin jangan hanya dari kalangan elit saja. Itu kembali kepada rakyat… Saat ini sedang dipolemikkan jadi presiden harus seorang sarjana. Karena saya bukan seorang sarjana, jadi saya kembalikan pilihan kepada rakyat…” [source]
Lagi-lagi blunder yang tidak perlu dari seorang calon presiden—-apalagi sampai menyandingkan dirinya dengan nabi. Sekadar informasi, Rasulullah wafat tahun 632. Sementara itu, universitas tertua di dunia, Al-Azhar di Kairo, baru berdiri tahun 971. Jangan-jangan bila disyaratkan presiden harus fasih Bahasa Inggris dan komputer maka beliau pun akan menjawab, “Nabi saja tak bisa Bahasa Inggris dan komputer kok.”
“Makanan Lebaran favorit aku itu Mashed Potato and Cheese!… Bahasa Indonesia saya buruk sekali, jadi Cinta will be going to Australia to improve Bahasa Indonesia Cinta.” [source]
Entah mengapa tiba-tiba saya jadi teringat Laura Kehl—-pesinetron muda putri Mr. Michael Kehl, eks GM Grand Hyatt Jakarta dan Bali, yang juga dikenal sebagai Cinta Laura. Nampaknya memang terdapat semacam aturan tak tertulis bahwa untuk menjadi seorang politisi harus “pandai” berbicara dan memelintir logika—-layaknya komentar Laura Kehl yang terkadang menyindir intelektualitas pikiran kita.
Sejak Syahrul menerima informasi bahwa PK KPUD Sulsel dimenangkan MA pada pukul 11.00 Wita, terhitung Syahrul hingga kini telah melakukan sujud syukur 3 kali. “Ini sebagai bentuk syukur saya. Kemenangan ini telah diatur oleh-Nya,” kata dia di sela-sela syukuran di rumahnya… Hingga kini, pesta syukuran masih digelar di rumah Syahrul. Para tim suksesnya juga berdatangan dan tak henti-hentinya saling bersalaman. Mereka sangat yakin tak lama lagi Syahrul Yasin Limpo akan dilantik sebagai gubernur Sulsel. [source]
Sungguh berat nasib rakyat jaman sekarang. Ketika kelaparan, kebanjiran, korban meninggal dimana-mana, pemimpinnya malah heboh merayakan kemenangan. Padahal semua orang juga tahu bahwa jabatan adalah amanah yang mahaberat dan setiap pemimpin pasti akan diminta pertanggungjawabannya—-saat ini atau di kemudian hari.
Melalui Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Sumarsono, Golkar menantang kubu pasangan pasangan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu’mang (Sayang) untuk berbalas PK di Mahkamah Agung hingga 1.000 kali. “Iya dong kita dukung itu. Dia inikan kader kita. Mau PK 1.000 kali, dan kalau itu sesuai ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia ya boleh-boleh saja,” ujar Sumarsono saat dihubungi Persda Network, Kamis (20/3). [source]
Sebobrok-bobroknya Amerika, ketika terjadi pemilihan pimpinan (presiden) baru, semuanya saling bersaing dengan ketat. Namun, ketika pemenangnya sudah ditentukan, kandidat yang kalah dengan legawa mengakui kekalahannya dan 100% mendukung pemimpin yang terpilih—-bukannya balik menantang dan mengajukan banding.
Mantan Presiden Megawati tak henti-henti mencari celah politik untuk menekan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Rabu (19/3) di Jakarta, misalnya, ketua umum DPP PDI Perjuangan itu bersuara keras terkait dengan penolakan DPR atas dua calon gubernur (cagub) BI, Agus Martowardoyo dan Raden Pardede. “Justru aneh kalau DPR tunduk pada kemauan pemerintah,” tegasnya. “Yang penting kredibilitas dan seberapa jauh pengalaman yang dimiliki,” kata istri Taufiq Kiemas tersebut. [source]
Yang menjadi pertanyaan adalah apakah dengan DPR menolak calon yang diajukan pemerintah dan Megawati mengeluarkan statement demikian, apakah mereka sudah melakukan langkah besar yang dapat mengubah nasib bangsa ini secara signifikan. Saya menduga barangkali mereka cuma banyak bicara dan sedikit melakukan tindakan yang benar. Atau jangan-jangan Ibu Megawati mengira Bank Indonesia bisa dijual seperti bank-bank lainnya? :)
Gurauan yang bikin Menkeu dongkol itu adalah saat anggota DPR menyatakan: Di Singapura tidak ada hutan tetapi punya menteri kehutanan, di Indonesia nggak punya duit tetapi punya menteri keuangan. “Suatu saat saya di depan DPR pernah dikasih joke seperti itu dan saya marah. Saya katakan it’s not really funny, it’s not funny at all. Kita kan punya Rp 900 triliun yang kita manage tahun ini, jadi dalam hal ini kepada bapak ibu sekalian jangan jadi manusia yang kecil hati apalagi mau dihina seperti itu,” ujar Sri Mulyani tanpa menyebut nama anggota DPR itu. [source]
Teman saya cuma menanggapi ringan, “DPR kan cuma pintar ngomong sama main ranjang.” Walau sadis dan tak bisa dipukul rata, mungkin ada benarnya juga. Anggota DPR menerima fasilitas dan tunjangan begitu tinggi namun kontribusi bagi rakyat masih minim—-padahal mereka digaji dengan uang rakyat. Saya membayangkan kalau Bu Ani menjawab, “Eh, kita punya duit kok,” pasti langsung dijawab, “Mana? Mana? Kok saya nggak dapet jatah?” :)
Comments
March 18th, 2008 at 12:17 pm
hahaha..
aduh mau ketawa keras keras, bisa ke SP :D
March 18th, 2008 at 12:53 pm
Jadi Cinta Laura lebih baik dunk daripada politisi?
March 18th, 2008 at 1:47 pm
Di suara merdeka Mega bilang “Setiap orang berhak menentukan pilihannya, saya hanya menyarankan berpikir dengan cerdas, pengalaman sudah ada, jadi jangan sampai terjadi untuk kedua kalinya, kalau terjadi juga berarti jadi orang yang bodoh. Kita perlu berpikir yang pintar.”
Pengalaman membuktikan waktu dikomandoi Mega ekonomi carut marut, BUMN dijual seenak wudel, korupsi dan sogokan ada di mana2. Berarti ucapan mega sama artinya dengan “jangan pilih saya lagi.” ???
March 18th, 2008 at 2:00 pm
hihihihi…. lucu nih postingnya :p
March 18th, 2008 at 4:09 pm
yang dimaksud dengan nabi oleh megawati itu pasti baginda nabi milik cah andong itu lo … :D
March 18th, 2008 at 4:22 pm
tante Mega ama om Agung harus baca nih…
March 18th, 2008 at 5:15 pm
Cinta Laura itu politikus ? :D
March 18th, 2008 at 9:26 pm
Ayo mas, bikin kumpulan quote Megawati. kan udah ada tuh versi Cinta Laura… sekarang kita bikin versi Megawati-nya.
http://www.banjarmasinpost.co.id/content/view/21626/180/
http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/03/15/1/91858
http://www.kompas.co.id/read.php?cnt=.xml.2008.03.15.16424652&channel=1&mn=1&idx=1
http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/03/16/1/92051
http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/03/15/1/91922
March 19th, 2008 at 8:59 am
hidup di indonesia kudu pinter sandiwara biar jabatan langgeng en dpt simpati rakyat.
March 19th, 2008 at 9:47 am
haha…
Gak nyangka dr s’org nofieiman.. bs nulis kayak gini,…
gk nyangka.. too many changes :p
March 19th, 2008 at 11:09 am
Dan kita sebagai penonton cukup terhibur koq mas..heheh
March 19th, 2008 at 9:39 pm
berarti pemilu sudah dekat….
*saya ketawa ngakak baca posting ini dan merasa menang*
*hidup golput* :D
March 19th, 2008 at 9:59 pm
hehehe jangan kan politisi.. buntutnya politisi juga mesti pinter berkilat xixixixixi :wink:
March 20th, 2008 at 3:56 pm
ada yg lebih banyol mas:
goddammn stupid! cara ngeles yg sangat kasar. klo jadi presiden aja ga perlu S1, jadi karyawan juga ga perlu S1 donk. Bubarin aja universitas2 yg ada di Indo. Kacau ni negara kalau org kyk gini jadi presiden lagi
Hendry
March 20th, 2008 at 8:14 pm
haha… si adam itu masih baru umur 25an.. (sekarang lo, bukan dulu)… dan anaknya suka clubbing…
pernah satu waktu.. dia ultah.. clubbing private di blowfish…
ada sekitar 100 pramugari wanita berbaju orange yg berbaris 50 kiri – 50 kanan menyambut tamu di depan pintu masuk mantab ga tuh…
makanya penerbangan nya jadi kacau, karena kebanyakan %$#@^#&@#$%@#~!_)@#(*%
pasti tuh bos adam air bencinya setengah mati ama pilot yg membawa pesawat adam air tergelincir di batam. Soalnya gara2 itu adam air terpaksa gulung tikar
walaupun selama ini uda banyak terjadi, tp yg terakhir benar2 mengakhiri masa penerbangan adam air.
March 21st, 2008 at 1:04 pm
wah ….ada yg belain cinca lawlah niiih…. *tepuk tangan*
March 22nd, 2008 at 2:12 am
halah, semua orang di negara ini jadi hobi ndagel, politikus terutama. Tapi ndak papalah, mungkin mereka merasa tidak enak selalu menyengsarakan rakyat, jadi mereka ingin menyenangkan hati kita yang bukan siapa-siapa..
:D
March 22nd, 2008 at 12:48 pm
Politik…termasuk bidang yang saya tak paham dan tak terlalu tertarik….
March 22nd, 2008 at 6:24 pm
salut, anda jeli banget.
salam kena;
nicew 2 meet u
March 22nd, 2008 at 7:42 pm
Waduh… kalau gak jago berkelit.. ya bukan politisi namanya.. :D
Well, kalangan masyrakat umum ya kudu harus lebih pinter menyiasati ngeles-bin-lihai mereka dengan terus menyajikan fakta :) – like this blog entry!
You rock!
March 25th, 2008 at 10:03 am
Sialnya, para dagelans itu bisa mendatangkan duit yang sangat banyak. Whoaaa.. aku menyesal gak kursus dagelan ajah.. ngapain ngabisin duit buat sekolah…akhirnya malah cuma diketawain abis2an ama dagelans… nasib..nasib… ;))
March 25th, 2008 at 3:37 pm
sadly, that’s politics…
March 26th, 2008 at 4:11 pm
wah, belum pada tau ya…..
asyik lo jadi ketua DPR banyak duit dan bisa ikut maen dagelan
Rumus
politiku=duit+duit+duit+duit..iiiiiittttttttttt
xixixixi
March 27th, 2008 at 7:43 am
“anggota DPR” termasuk mbak Mega itu pinter banget mas nofie.
buktinya bisa ngalahin argumen dari para professor…
anggota DPR 1 : “ngomong apa sih tuh professor di sidang ini, gua kagak nyambung!!”
anggota DPR 2 : “iya nih gua juga kagak ngerti, tau gini mending gua nginep di hotel aja sambil di temani artis dangdut yang bahenol itu tuh”
anggota DPR 3 : “udah.. udah gak usah didengerin aja, gak ngerti gua”
anggota DPR 4 : “ntar voting aja lah, biar kelihatan demokratis”
Dan keputusan akhirnya adalah dapat dipastikan
“argumen si professor ini kalah dengan voting sejumlah anggota DPR (yang lulusan SMA)”
“mungkin mirip kalo yang presentasi anak kuliah, terus yang hadir di presentasi anak SD”
March 28th, 2008 at 7:21 am
hahahaha….nice posting bung
March 28th, 2008 at 9:06 pm
Ada pejabat pemerintah di kota depok yang hobbynya sebagai model, lihat saja di sudut-sudut atau ditengah kota Depok terpampang foto2 mereka dengan gaya yg beraneka. Tahukah anda siapa dia?
Pernahkah pejabat itu berfikir masalah jalan yang rusak baik itu jalan arteri ataupun jalan lingkungan yg sudah dialihkan ke Pemda.
March 29th, 2008 at 11:35 pm
mbok ya para pengomentar disini semuanya bersyukur..
kalo ndak ada mereka2 itu, kita ndak bisa terrtawaaaa.
huahahahaaa…
March 31st, 2008 at 12:41 am
barusan baca-baca postingan bung nofie dari atas sampe bawah seklaigus komen2 nya. saya cuma senyum-senyum sendiri dan sedikit geleng2 kepala.
Tapi begitu baca quote-nya tentang Cinta Laura kok saya jadi sebel dan sedikit tersinggung ya? Bukan ma bung Nofie nya, tapi ma Ckhintha Laurgghaa nya…waduh
March 31st, 2008 at 2:09 pm
huakakakakakakaka……..pejabat sekarang jadi bahan dagelan
April 13th, 2008 at 7:41 pm
Bung noname…
Isu Adam Air akan dicabut operasinya ternyata sudah beredar di kalangan terbatas 2 minggu sebelum kejadian di Batam…
Eh… ndilalah ditambah kejadian di Batam makin yakinlah authority penerbangan untuk mencabut izin operasi Adam Air…
Tapi memang Agung Laksono cari aman dari kasus ini…
April 16th, 2008 at 1:57 pm
salute, it’s been long tome no to see you..phew your article sounds great. we knew that our politician like pie in the sky, but we’ve to tolerate it due to our democratic transition. be patient guys. it’s also happened in developing countries. But the point in which we’ve to concerns are our country systems. We’ve 200 million people but we’re still difficult to find 11 football players,etc.shame to us
P.S Indonesian politic = Indonesian Football team and/or League = well-found persecution, violation, and one word black blue all over
April 21st, 2008 at 8:08 am
Saya baca iklan provider telepon selular yang sebenarnya adalah nasehat orang bijak dari zaman dahulu…: “Mulutmu harimaumu”
Sangat tidak bijak dan bisa ketahuan begonya kalo kita berani menyamakan diri dengan nabi….
Menurut saya nabi mendapat pendidikan jauh lebih baik, lebih dari sekadar S1, S2, S3 bahkan S4 kalo ada….
Prof. Maurice… ketika ditanya mengenai nabi Muhammada dan Yesus (nabi Isa), beliau menjawab….. “Mereka dari perguruan yang sama….”, ……
Jadi sebaiknyalah kita berendah diri….. walaupun untuk banyak orang sangat sulit melakukannya….
May 21st, 2008 at 10:04 pm
hehehe…bole juga tuh bikin kumpulan statement mega dan amin rais sekalian, trus jadiin buku n kasih kemereka biar bisa ngaca tuh….
Kalo dah jadi mau dunk…
May 21st, 2008 at 10:09 pm
oh iya ada lagi mas… Bu Mega pernah bilang sekarang ini Indonesia jalan ditempat… nah kalo menurut saya dibawah kepemimpinannya kita malah jalan mundur….
yah gimana mau bodohin rakyat, wong dia aja lebih bodoh….pisss
September 26th, 2008 at 9:49 pm
luar biasa hahaha…
September 30th, 2008 at 9:25 pm
Bu Mega mending diam aja, kali aja kharisma Bung Karno masih bisa memenangkan Ibu.