Gagal Lagi, Ditolak Lagi
July 17th, 2008 | Personal
Ada buku bagus berjudul “The Drunkard’s Walk: How Randomness Rules Our Lives” karangan Leonard Mlodinow. Penulisnya tak lain merupakan pengarang “Star Trek: The Next Generation” dan buku tersebut merupakan sintesis dari desertasi doktornya di bidang theoretical physics di University of California, Berkeley.
Di bagian pertama ia menulis sejumlah penulis yang pada awalnya ditolak oleh penerbit namun akhirnya menuai sukses yang fenomenal. “Many books destined for great success had to survive not just rejection, but repeated rejection,” tulis Mlodinow. Di balik sebuah novel hebat, terdapat jurang pemisah yang lebar antara unsur randomness dan uncertainty. Itulah yang menentukan apakah sebuah novel akan sukses atau hanya menumpuk di etalase toko buku.
Biarpun buku ini lebih banyak bercerita tentang randomness dan probability, namun ada pesan mulia yang tersirat di buku ini: jangan takut gagal, jangan takut mencoba.
Anda sedang mendekati perempuan yang memikat hati Anda? Kerahkan segenap usaha tanpa perlu ada ketakutan untuk ditolak. Anda sedang mencari lowongan pekerjaan? Cobalah sebaik yang Anda mampu tanpa perlu kuatir tidak diterima. Anda ingin membuka usaha sendiri? Berdoa dan berusahalah semaksimal mungkin tanpa perlu waswas akan merugi.
Lihat saja ilustrasi di atas. Penulis kawakan seperti Dr. Seuss, John Grisham, dan J. K. Rowling harus menghadapi sejumlah penolakan sebelum akhirnya mencetak rekor penjualan. Nampaknya, makin sering ditolak, rekor penjualannya juga akan makin tinggi. Melihat persistensi mereka, sungguh wajar bila hasil akhirnya juga sepadan.
Untuk mendapatkan pekerjaan yang benar-benar Anda inginkan, mungkin Anda harus mendekati banyak perusahaan dan menerima penolakan sebelumnya. Untuk bisa berhasil membangun bisnis sendiri, mungkin Anda harus mengalami puluhan (atau ratusan) kali jatuh bangun. Dan barangkali, untuk mendapatkan hati perempuan seperti Sandra Dewi, mungkin Anda harus menghadapi penolakan dari perempuan-perempuan lainnya terlebih dahulu. :)
Saya jadi ingat, orangtua saya pernah berpesan bahwa Tuhan itu melihat seseorang dari proses yang ia lakukan—-bukan dari hasil yang ia dapat.
Kalau proses yang kita lakukan baik; maka sekalipun gagal, kita akan mendapatkan hikmah dari proses tersebut. Kalau kita hanya berorientasi hasil, maka kita cenderung tergerak untuk melakukan proses yang tidak baik demi mendapatkan hasil yang kita inginkan.
Mungkin Anda baru mendapatkan pekerjaan yang tepat setelah mencoba ke 100 perusahaan berbeda. Apakah pada 99 perusahaan sebelumnya tidak ada gunanya? Tentu saja tidak. Di 99 perusahaan sebelumnya, Anda mungkin telah belajar bagaimana menghadapi interview, mempelajari kultur perusahaan yang berbeda, hingga mendapatkan kenalan baru. Semua itu pada akhirnya akan membuka jalan Anda untuk mendapatkan pekerjaan di perusahaan ke 100.
Seperti yang dikatakan Mlodinow, “Whether we succeed in life is partly out of our hands, but by persisting we offer lightning more chances to strike.” Itulah mengapa saya sering heran dengan orang yang begitu senang mencari jalan pintas dan ogah bersusah payah demi mendapat hasil yang diinginkan.
Nyatanya, anak-anak yang meraih nilai UAN/UM tinggi karena menghafal rumus rahasia-super-cepat, biasanya cenderung kendur sesudahnya. Orang-orang yang gampang terbujuk iming-iming keuntungan besar tanpa kerja keras, malah terjerumus pada penipuan. Politisi yang main uang demi memuluskan karirnya, akhirnya malah terciduk KPK. Artis-artis jebolan kontes popularitas juga dalam jangka panjang masih kalah dengan mereka yang ditempa lewat perjalanan berliku.
Jadi, mengapa harus takut mencoba? Mengapa harus kuatir gagal? Apapun yang sedang Anda kerjakan saat ini, nikmati saja prosesnya. Jangan terlalu memikirkan apakah akan sesuai atau tidak sesuai dengan harapan. Juga jangan tergoda untuk mengambil jalan pintas—-yang seringkali salah—-demi meraih tujuan kita.
Sukses atau tidak sukses, sesungguhnya dalam proses itu banyak pelajaran yang ingin Tuhan berikan kepada kita. Kita saja yang sering tidak peka. :)
July 18th, 2008 at 1:05 pm
September 7th, 2008 at 11:51 pm
Comments
July 18th, 2008 at 1:58 am
Gagal mencapai apa yang benar-benar kita inginkan itu menyakitkan banget. Tapi kalo bisa mengangkat diri sendiri setelah kegagalan tersebut, gagal-gagal berikutnya rasanya gak sesakit yang pertama. Kita tinggal terus menerus berusaha, toh kita biasa gagal. Aku percaya lama-lama keberuntungan akan datang juga kalo kita sudah usaha terus menerus. (kelihatan kan kalo ini omongan orang yang sering gagal hehe..)
July 18th, 2008 at 5:46 am
Setuju dengan Bung Novi, mohon izin untuk menambahkan tulisan menarik & inspiratif yang dimuat di Majalah Percikan Iman beberapa tahun yang lalu:
Lets Be a winner (”,)
Winners vs losers
One day a student asked to his teacher
“Teacher, what should I do so I can become a winner
in this life not a loser?”
And the teacher said,
“You have to learn the distinguish between them.”
If the loser is always a part of the problem
Then the winner is always a part of the answer.
If the loser always has an excuse
Then the winner is always a program..
If the loser says: “That’s not my job!”
Then the winner says: “Let me do it for you!”
If the loser sees a problem in every answer.
Then the winner sees the answer for every problem.
If the loser sees two or three sand traps near every green
Then the winner sees a green near every sand trap.
If the loser says: “It may be possible, but it’s too difficult!”
Then the winner says: “It may be difficult, but it’s possible!”
If you are willing to do all the winner list,
You will be become winner.
July 18th, 2008 at 7:13 am
semangat aja lah booong andalah yang layak dapat bintang
July 18th, 2008 at 9:45 am
sebuah buku tentang pesan moral yang dilengkapi fakta..
July 18th, 2008 at 9:55 am
intinya memang jangan putus asa, pak :D
July 18th, 2008 at 1:03 pm
kalau tanpa ‘perjuangan berat’ tapi sudah mendapatkan keinginan yang diharapkan, bukan berarti menjadi ‘meaningless’.
artinya usaha dan do’a, kalau hasil bukan lagi urusan kita.
IMHO.
July 18th, 2008 at 1:26 pm
Nice read Mas…
jadi teringat quote favorit saya :
“Luck is what happen when preparations meet opportunity”
July 19th, 2008 at 4:33 am
Tambahan yang aku dapat dari blognya teman:
Success is going from failure to failure without loss of enthusiasm - Abraham Lincoln
July 19th, 2008 at 3:12 pm
Hehehe.. Thanks linknya Dino!!
Satu lagi quote yang senada dari film Batman Begins:
“Why do we fall, sir? So that we might learn to pick ourselves up.“ - Alfred Pennyworth. Butler-nya Batman.
July 19th, 2008 at 7:32 pm
kalo gagal atau ditolak ya dukun bertindak :D
July 20th, 2008 at 11:47 am
“never lean back on good fortune, honest and creative to achieve the highest possible dream” .. hehe, pengennya sih bs jalani quote q sendiri, tp masih dtgh2 nih, mesti banyak doa kali yah ..
July 20th, 2008 at 2:54 pm
Inspiratif…….kecuali untuk yang paragraf sandra dewi! ;)
July 20th, 2008 at 3:00 pm
Betul…
Jangan takut gagal, untuk meraihs ebuah keberhasilan…
July 21st, 2008 at 10:14 am
a good one, ayah saya pernah bilang, “kalau kamu gagal atau belum mencapai tujuan kamu, berarti cara yang kamu gunakan belum cukup, jadi teruslah cari cara-cara lain, dan jangan pernah berpikir harus bagaimana lagi?”.. well, in many ways failure can make people being more and more creative…
July 21st, 2008 at 4:33 pm
nice one!
menarik disimak dan cukup inspiratif.
seperti temen gue, setiap kerja keras pasti membuahkan hasil.
July 21st, 2008 at 10:22 pm
Mas nofi itu rupanya “penggemar” Sandra dewi sama Vega”ngatini”..ya kan Mas?hehe
July 22nd, 2008 at 12:34 am
^^ setahu saya, selera beliau itu bukan yang kaya gitu.
sandra dewi & vega kan sedang booming sekarang …
mungkin mereka sengaja ditulis biar lebih menarik perhatian
*nunggu komentar yang punya blog*
July 22nd, 2008 at 1:08 pm
Mantap Mas.
July 23rd, 2008 at 8:23 am
mas iman,
bisa ikutan diskusi di sini?
http://bcnow60.org/news/admin/apa-saja-yang-pemenang-tulis-tentang-knowledge-economy/
ditunggu… thanks
July 23rd, 2008 at 9:57 am
sangat menggugah hati saya
bukunya bisa dibeli dimana om nofie
gagal emang kesuksesan yang tertunda
July 26th, 2008 at 3:18 pm
saya setuju dengan anda. Ini juga prinsip yang sering saya pegang. Untuk menemui sebuah kesuksesan sejati, kita mutlak harus menemui kegagalan-kegagalan dulu. Ya walaupun memang kegagalan itu selalu menyakitkan (hik hik… pengalaman pribadi), tapi menerima kegagalan sebaiknya dibiasakan
July 30th, 2008 at 4:52 pm
Gut…Mantaaabbb…
Jangan takut gagal…Jangan takut dikritik…Jangan takut dihina…Jangan takut tersinggung…Jangan cuma bisa ngemeng doang, coy…
——————————————————————————————————————————
Luluk (http://insebu.multiply.com)
July 10th, 2008 at 9:13 pm
Kontek tempat eksperimen dilakukan jadi pertimbangan juga Mas…kalau eksperimen dilakukan di US atau Belanda, hasilnya sama nggak?
Bisa jadi hasilnya malah berlawanan…hmhmhm…
@Ferdi: Saya agak terganggu ya dengan komentar anda *No offense*. Akan lebih baik kalau Ferdi menulis secara panjang lebar di blog sendiri:-) Biar jelas dan lebih mudah dimengerti …
August 4th, 2008 at 5:49 pm
..halo salam kenal…..
tulisannya nice…..pengalaman hidup apa aja yg sudah Mas Nofie alami sehingga menginspirasi Mas buat nulis postingan ini..?….
August 11th, 2008 at 1:03 pm
yup berorientasi terhadap proses.. lehih menikmati usaha dari pada kberhasilan.. nice bro..
August 25th, 2008 at 6:19 pm
saya suka kalimat terakhir
Sukses atau tidak sukses, sesungguhnya dalam proses itu banyak pelajaran yang ingin Tuhan berikan kepada kita. Kita saja yang sering tidak peka. :)
August 26th, 2008 at 8:22 pm
wow, nice article! very inspiring
Sukses atau tidak sukses, sesungguhnya dalam proses itu banyak pelajaran yang ingin Tuhan berikan kepada kita. –> terutama dalam kegagalan, lebih banyak pelajaran yang kita dapat.
September 7th, 2008 at 10:29 pm
again, i’m impressed with your post. good one.
September 28th, 2008 at 11:58 am
Ass…
Artikelnya menarik sekali mas… makasih
salam kenal
Lilik kurniawan
October 18th, 2008 at 1:59 pm
im just a small town boy which have been worked for 12 yrs in jakarta jungle………ive got my own home….1 w 124 AT and 1 w 123 AT, got beauty wive & daughter…………and never been fail…..i just keep on fighting…..what else?
November 1st, 2008 at 2:58 pm
thank you untuk tulisannya yang inspiratif :p
November 2nd, 2008 at 10:24 pm
Aq kagum sama orang satu ini, tulisannya bermutu dan up-to-date. Jadi ga bosen2 nyambangi nofieiman.com
Btw dah belajar sampe padepokan mana aja tho mas? :) koq ngelmunya itu enak dibaca dan dipahami
Rgds,
Hartono (deep east borneo island)