ISBN dan KDT

May 18th, 2005 | Uncategorized

ISBN, singkatan dari International Standard Book Number (Nomor Buku Standar Internasional), merupakan nomor identitas judul buku yang diterbitkan oleh setiap penerbit. Salah satu fungsi utama dari ISBN adalah untuk memperlancar arus distribusi buku, sehingga pemesanan buku dapat dilakukan berdasarkan ISBN dari buku yang bersangkutan. Keuntungan dari cara ini adalah dapat mencegah terjadinya kekeliruan dalam pemesanan buku yang dikehendaki. Misalnya dikarenakan oleh nama pengarang yang sama atau judul buku yang hampir sama tetapi isinya berbeda.

Pencantuman ISBN pada buku-buku yang diterbitkan sekaligus merupakan sarana promosi bagi para penerbit, karena informasi tentang ISBN ini dikumpulkan, diterbitkan dan disebarluaskan baik oleh Badan Nasional yang berada di Jakarta maupun Badan Internasional yang berlokasi di Berlin, Jerman.

Badan Nasional ISBN mempunyai tugas menyebarkan informasi ISBN melalui berbagai terbitan, seperti Bibliografi Nasional Indonesia (BNI), direktori, dan majalah Berita ISBN. Sedangkan Badan Internasionalnya mewakili Asosiasi Penerbit Internasional (International Publishers Association) dan Federasi Internasional Asosiasi-asosiasi Perpustakaan (International Federation of Library Association/IFLA).

Nomor Buku Standar Internasional ini terdiri atas 10 digit angka yang mewakili tiga pengenal atau identitas dan satu pemeriksa, yaitu: 3 digit pertama berupa pengenal kelompok (group identity), empat digit kedua berupa pengenal penerbit (publisher identity), dua digit ketiga adalah pengenal judul buku (title identity), dan satu digit terakhir merupakan pemeriksa (check digit).

Dalam penulisannya, singkatan ISBN adalah dengan huruf besar dan terletak di depan angka-angka pengenal dan pemeriksa. Antara setiap bagian pengenal dan pemeriksa dibatasi oleh tanda penghubung, misalnya ISBN 979-8006-70-4. Angka pengenal kelompok ISBN untuk Indonesia adalah 979. Dengan demikian setiap judul buku yang mempunyai angka 979 berarti diterbitkan di Indonesia. Saat ini jumlah penerbit yang telah menjadi anggota ISBN sebanyak 548 penerbit.

ISBN diberikan oleh Badan Internasional yang berada di Berlin, Jerman. Di Indonesia badan ini mendelegasikan wewenangnya kepada Perpustakaan Nasional RI sebagai Badan Nasional yang berhak memberikan ISBN kepada para penerbit yang memerlukannya.

Permintaan untuk mendapatkan ISBN dapat ditujukan kepada Perpustakaan Nasional RI, c.q. Pusat Layanan Informasi (Tim ISBN/KDT). Data-data buku yang perlu dikirimkan antara lain judul buku, nama pengarang/penyusun/penerjemah, cetakan/edisi/revisi, tahun terbit, dan kota terbit. Persyaratan lain adalah melampirkan halaman judul, daftar isi kata pengantar, serta surat permohonan dari kantor/lembaga yang akan menerbitkan buku yang dimintakan ISBN/KDT tersebut. Bagi penerbit yang belum mendaftar perlu mengisi surat pernyataan menjadi anggota ISBN dan KDT (Katalog Dalam Terbitan atau CIP/Cataloging In Publication).

ISBN nantinya dicantumkan pada setiap buku yang diterbitkan, dicetak dengan huruf yang cukup jelas sehingga mudah terbaca. Nomor Buku Standar Internasional ini pencetakannya diletakkan di balik halaman judul (verso) dan pada kulit luar belakang (back cover) di bagian tengah bawah. Apabila bukunya tebal maka ISBN dapat juga dicetak pada bagian punggungnya (spine).

Hasil terbitan yang dapat diberikan ISBN antara lain:

  • Buku tercetak/ terbitan tunggal (monograph)
  • Terbitan dalam bentuk mikro (microform)
  • Terbitan dengan menggunakan huruf braille
  • Pita rekaman teks yang dikategorikan sebagai bacaan
  • Media lain, termasuk film pendidikan dan transparansi

Hasil terbitan tidak diberikan ISBN antara lain:

  • Majalah
  • Buletin
  • Jurnal
  • Laporan berkala

Badan Nasional ISBN
Tim ISBN/KDT
Pusat Layanan Informasi, Lt. IV-D
Jl. Salemba Raya 28A, PO Box 3624, Jakarta 10002
Telp. (021) 3154863-4, 3154870 (ext. 234, 247)
Fax. (021) 3103554
e-mail: info@pnri.go.id, pusnas@rad.net.id
atau Telp./Fax. di (021) 392 79 19

Badan Internasional ISBN (Jerman)
International Standard Book Number Agency
Staatsbibliothek Preussicher Kulturbeitz
D-1000 Berlin 30
Postdamer Strasse 33
Postfach 1407
Telex. 183160
Telp. (030) 2661 ext. 2338, 2498

Possibly Related:

Trackbacks/Pings

    Comments

  1. snydez

    kao KDT itu apa

  2. Nofie Iman

    KDT singkatan dari Katalog Dalam Terbitan.

  3. nadnuts aka wideimagination

    Wah, thanks infonya :D

    Sangat berguna buat aku yang lagi proses menerbitkan buku.

    Cheers!

  4. aji

    terima kasih atas artikelnya. kbetulan saya adalah mahasiswa ilmu perpustakaan UI yang mendapat tugas searching artikel ISBN…

  5. dyan widyastanto

    Ass
    Mau nanya, kalau mau jadi penerbit langkah apa yang harus saya tempuh terlebih dahulu?.Tulisan “surat permohonan dari kantor/ lembaga yang akan menerbitkan buku yang diminta ISBN/KDT” di atas itu maksudnya apa? Apa pengurusan ISBN itu sulit dan mahal? Saya berada di Surabaya. Terima kasih

  6. indra

    Apa mungkin ISBN dan KDT dapat dipalsukan? Apakah ada katalog ISBN yang sudah dikeluarkan Perpusatakaan Nasional ?
    Thanks

Looking forward to hear your thoughts.