Beberapa Kesalahan Blogger Pemula

September 28th, 2005 | Technology

Saya memang bukan seorang blogger yang baik dan berpengalaman. Tapi saya ingin sedikit share tips dan trik untuk menghindari beberapa kesalahan yang lazim dilakukan para blogger pemula seperti apa yang pernah saya alami dulu. Biasanya, kesalahan-kesalahan yang terjadi di awal-awal masa blogging ini akan berujung pada hiatus, atau lebih parah lagi, menutup blog yang bersangkutan.

Kesalahan 1: Launching sebelum ada theme yang jelas.

Sudah cukup lama saya menulis blog, mungkin sekitar 5 tahun yang lalu (seingat saya msn/celetukers masih hidup waktu itu). Saya juga telah banyak mencoba beberapa blogging tools mulai dari Diaryland, Pitas, Blogger, Greymatter, b2 (yang kemudian berkembang menjadi b2evolution dan Wordpress), Nucleus, Movable Type, Drupal, Mambo, script modifikasi sendiri, dan masih banyak lagi. Kebanyakan dari blogging tools tersebut menawarkan theme default. Lazimnya seorang pemula, mereka biasanya tetap bertahan pada theme tersebut selama beberapa waktu.

Jika Anda benar-benar serius ingin menjadi blog dengan pembaca yang loyal, maka sudah sepantasnya Anda membuat theme tersendiri. Memang benar, urusan theme sangat teknis sekali. Tapi setidaknya, cobalah cari theme yang unik. Lakukan modifikasi, walaupun hanya ala kadarnya. Yang penting, modifikasi tersebut sudah cukup membedakan blog Anda dari blog-blog lain yang ada di internet. Kalau ada kesulitan, tanyalah baik-baik dengan para blogger senior, berkunjunglah di berbagai forum, cobalah aktif di mailing list terkait. Rata-rata, mereka dengan senang hati akan membantu Anda.

Kesalahan 2: Unregularly posting.

Ketika Anda memutuskan membuat sebuah blog, berarti Anda berkomitmen untuk mengisinya secara periodik. Memang benar bahwa disiplin adalah sikap yang agak sulit dipertahankan. Saya sendiri, jujur saja, juga sering tidak mengisi blog secara periodik. Entah karena keterbatasan waktu, kelupaan, atau alasan lain yang bisa saja muncul. Padahal, 500 kata atau 2-3 link yang menarik saja sudah cukup dituangkan dalam sebuah posting.

Memelihara blog sama halnya dengan memelihara hewan atau tumbuhan peliharaan. Anda harus memberinya makan atau menyiraminya secara periodik. It’s okay, ketika Anda sekali waktu lupa memberinya makan. Tetapi, jika hal itu terus-terusan Anda lakukan, tahu sendiri kan akibatnya?

Kesalahan 3: Obsesi berlebihan pada komentar, trackback, dan statistik.

Pertama kali saya menulis blog, saya selalu beranggapan bahwa sebuah posting belum ada artinya kalau belum diberi komentar atau ditrackback dari blog/website lain. Pada awal-awal masa blogging, saya selalu mengecek komentar (via RSS) setiap satu-dua jam sekali. Pada awal-awal masa blogging, saya juga selalu rajin membuka statistik (favorit saya Awstats dan Webalizer), hanya untuk melihat trafik, keyword yang mengacu pada blog saya, sampai segmentasi pengunjung blog saya.

Tapi kemudian saya sadar bahwa hal itu terkadang justru sia-sia. Yang terpenting bukanlah komentar, trackback, atau statistik. Sepanjang Anda mempunyai tulisan yang baik, format yang enak dibaca, dan visi atau sasaran yang jelas, pengunjung akan datang dengan sendirinya. Percayalah, obsesi berlebihan pada komentar, trackback, atau statistik, hanya akan membuahkan depresi pada diri Anda.

Kesalahan 4: Obsesi berlebihan pada fitur.

Pertama kali saya mempunyai blog, saya cenderung obsesif pada fitur-fitur yang sebetulnya belum terlalu diperlukan. Lihat saja, saat ini begitu banyak fitur aksesori yang ditawarkan bagi para blogger. Sebut saja blogshares, blogsnob, Amazon wishlist, flickr, del.icio.us, podcasting, Google Adsense, dan masih banyak lagi.

Saya pribadi, secara subyektif, lebih mengutamakan fitur yang standar. Sindikasi Atom/RSS/RDF mungkin sudah menjadi kebutuhan primer saat ini. Tapi lebih dari itu, saya beranggapan bahwa pengunjung mencari informasi yang unik dan orisinil. Sah-sah saja Anda menambahkan fitur ini-itu di dalam blog Anda. Tapi sebelumnya, pastikan bahwa mereka memang membutuhkannya, atau setidaknya, mereka tidak merasa terganggu dengan itu.

Kesalahan 5: Mana yang penting dan mana yang tidak penting.

Banyak blogger pemula, terutama remaja, yang memposting hal-hal remeh seperti berapa kali mereka bersin dalam satu hari, seberapa banyak gebetan mereka menelpon atau kirim sms setiap harinya, bagaimana guru mereka begitu menyebalkan hari itu, dan hal-hal yang sama sekali tidak esesnsial lainnya.

Jangan salah sangka. Saya dulu juga sering melakukan hal serupa. Bagaimana kencan pertama saya, beberapa cewek yang layak dijadikan kecengan dan siapa saja mereka, atau gosip-gosip picisan yang beredar di kampus, dan hal-hal sepele yang kurang berarti. Memang benar bahwa blog serupa dengan online diary. Tapi mohon bedakan antara hal-hal yang harus ditulis di dalam blog dan hal-hal yang cukup ditulis dalam diary pribadi saja.

Kesalahan 6: Copy-paste yang pasrah.

Blankspot tidak hanya terjadi dalam hal telekomunikasi saja. Saya sendiri juga sering mengalami hal serupa. Kadang kepala terasa begitu kosong sehingga sama sekali tidak ada inspirasi untuk menulis. Terkadang malah kepala ini seolah begitu banyak mengingat memori sehingga justru kebingungan dalam memilih mana hal yang bisa ditulis dan dituangkan dalam blog.

Karena kebingungan itu, tak jarang saya kemudian sembarang melakukan copy-paste secara pasrah untuk diposting begitu saja dalam blog saya. Isinya pun beragam, mulai dari puisi gombal, lirik lagu, humor dan lelucon, berita, atau artikel, dan masih banyak lagi. Padahal, seperti sudah ditulis sebelumnya, pengunjung sesungguhnya mencari informasi yang unik dan orisinil. Jadi, kalau pun terpaksa melakukan copy-paste, ingatlah selalu untuk mencantumkan sumber aslinya, jangan dijiplak mentah-mentah begitu saja, dan lebih bagus lagi jika setidaknya ada satu-dua kalimat yang berisi komentar atau tanggapan unik dari Anda.

Kesalahan 7: Ambisi yang berlebihan.

Beberapa blogger pemula, seperti juga saya, terkadang berharap agar bisa segera mencapai ketenaran di dunia blogging dalam sekejap. Jelas saja hal itu adalah sesuatu yang mustahil. Bahkan penulis buku/novel best-seller saja hanya menulis satu-dua paragraf per hari, kemudian meninggalkannya untuk melakukan aktivitas lain, dan menyelesaikannya secara bertahap di lain waktu.

Dalam dunia blogging, ketenaran tidak diperoleh dalam satu hari. Kalau Anda menginginkan ketenaran itu, lakukan saja dengan sabar. Tentukan target yang realistis dan masuk akal. Jangan egois. Lakukan blogwalking dan tinggalkan komentar yang cukup bermutu di blog lain. Balas dengan baik email atau komentar yang masuk ke blog Anda. Toh, Roma juga tidak dibangun dalam sehari semalam, bukan?

Kesalahan 8: Alamat URL yang tak pernah berhenti berlari.

Mungkin ini sudah kurang relevan saat ini. Tapi jaman dulu, sangatlah sulit (dan mahal) untuk mendapatkan domain dan hosting yang cukup reliable. Solusinya, fasilitas hosting gratisan menjadi jawaban. Saya dulu juga menggunakan begitu banyak layanan gratisan, mulai dari Geocities, Tripod, F2S, Portland.co.uk, Host.sk, Singcat, dan bahkan numpang di hosting milik teman.

Sepintas, dari sisi biaya memang merupakan solusi praktis yang hemat biaya. Tetapi, sadarlah bahwa there’s no free lunch. Satu demi satu fasilitas gratisan itu mulai berguguran. Mereka mulai membatasi bandwidth, fasilitas, menghapus akses FTP dan CGI, dan sebagian yang lain mulai memberlakukan biaya yang justru lebih tinggi. Akibatnya, saya harus sering-sering gonta-ganti alamat URL. Anda tentu juga sering merasa jengkel bukan ketika teman Anda sering berganti nomor sehingga ketika Anda membutuhkannya, sangat sulit bagi Anda untuk menghubunginya?

Oke. Nampaknya itu saja dari saya. Saya juga bukan contoh seorang blogger yang baik. Tapi tidak ada salahnya untuk sama-sama belajar dari kesalahan-kesalahan itu. Mari.

Possibly Related:

Trackbacks/Pings

  1. Beberapa Kesalahan Blogger Pemula!!! « ilham saenong
  2. me, you and my wordpress blog(s) « [roffi’s blog]
  3. Jurnalisme Orang Biasa » Nofie Iman
  4. 8 Kesalahan Blogger Pemula « Saksi Bisu
  5. Zidanie: Reborn! « zidanieâ„¢
  6. ptc program, paid review, tips dan trick, pengalaman bisnis online » kita bukan hidup dijaman batu
  7. Comments

  8. snydez

    hehe… gue salah semuaaaaa :D
    > 1: Launching sebelum ada theme yang jelas.
    dari awal gue punya blog, bentuknya yah sama kaya’ yang sekarang ini.. paling beda di warna (itu juga gak banyak, hitem dan abu abu atau biru, font kadang2 ganti)
    > 2: Unregularly posting.
    me too
    > 3: Obsesi berlebihan pada komentar, trackback, dan statistik
    jangan tanya, gue selalu penasaran dari mana aja sih orang dateng ke blog gue
    > 5: Mana yang penting dan mana yang tidak penting.
    campur campur, antara jurnal, thought, ide
    > 8: Alamat URL yang tak pernah berhenti berlari.
    fiuu.. untung cuma 2 kali ganti domain :)

  9. Lhukie

    Ikutan komen ah… tadi dikasitau Sonny :D

    1. I did. Biar kliatan beda dari yang lain.
    N kebiasaan ngutak-ngatik theme nyatanya bikin kita tambah ngerti n pinter tentang hal yang teknis.
    Asal gak keseringan aja gonta-gantinya… malah mbingungin.

    2. Hehehe, unregularly posting itu spertinya udah jamak yah… Daripada sbentar-sbentar hiatus? Udah say good bye sgala macem trus galama balik lagi… buka-tutup juga bisa bikin ilfeel.

    3. Dulu sih iya. Tapi makin kesini gue hampir gapernah lagi ngecek statistik. Gada waktu :D

    4. Untung… gue gapernah berlebihan dalam hal aksesori.
    Gue rada terganggu ma blog yang pasang lagu, jam dll. Seolah-olah di PC gue gada jam ama MP3 nya ajah :P

    5. Uhm… Itu gunanya pengkategorian posting kan?

    Lagipula hal-hal yang remeh atau bersifat pribadi itu lebih mudah untuk dituliskan. Dalam arti gagitu perlu banget untuk ngeriset atau nyari URL/source penunjang.
    Dan tulisan-tulisan remeh ini bisa menolong blog untuk lebih ter-update regularly.

    6. Agree.

    7. Semoga komentar gue ini cukup bermutu.
    Tapi gue gak pengen tenar kok… thats why gue gak ninggalin URL >.

  10. Lhukie

    Ih kepotong :O Nyambung lagi deh… tanggung :D

    8. Gue dulu di Tripod sbelum akhirnya beli domain sendiri.
    Iya, pindah-pindah itu mbingungin… buat gue yang suka nyimpen URL-URL di bookmarks/favorites.
    Kalo pas di klik eh malah gatampil… biasanya URL-nya emang langsung gue delete :D

  11. Majolelo

    Ikutan komen juga deh ya. Gw udah belajar dari kesalahan2 seperti tersebut di atas. Maka dari itu, ikutan iklan di sini ya ;)

    Weblog gw cukup sederhana koq, gak bombastis. Cukup kunjungi
    http://www.majolelo.com

    Hehehe.. cu ya ;)

  12. Ozzie

    Komen ah komen :)

    1. Dulu situs ku yang ada di permagnus itu launching pake theme default kubrick loh, tapi cukup banyak yang ngunjungin (alhamdulillah :D). Sekarang emang udah ganti tapi ya ga unik - unik banget. Coba deh diliat, menurut lo gimana?

    2. Kalo yang ini… sekarang malah keseringan posting!

    3. Wah dulu pas pertama kali blogging lewat blogger ya engga ada fasilitas kayak gini nih. Tapi sekarang masih rajin kok cek statistik di awstat plus delineate :)

    4. Fitur… hum… blog gw mendukung AJAX! Huehehehehe

    5. Kayaknya buat hal yang ini sih tergantung orangnya juga walaupun kalau saya menemukan blog yang isinya kayak gini pasti langsung berhenti di baca. PS: saya dulu juga kayak gini, sekarang juga masih :D

    6. Ooops, not anymore ;)

    7. Hum… jadi yang terkenal? Ah ga juga… biasa aja. Lagipula, blog itu semacam ruang tamu buat orang - orang yang pengen mengenal gw lebih jauh, apa adanya.

    8. Yay! Sekarang udah settled ;)

  13. achmadi

    - humm.. udah ganti blog sebanyak 4 kali.

    - gak keitung ganti theme

    - semoga ini bisa settle (tapi kayaknya theme terakhir masih gratisan :P , musti ganti lagi nih)

  14. achmadi

    buat lhukie :

    tinggalin URL dong at least e-mail deh
    tenang aja.. aku udah jinak kok, en udah suntik anti rabies

    *wink wink*

  15. Herman Saksono

    Blog sedikit berbeda dengan membuat majalah atau buku, dimana segala sesuatunya harus diplanning secara teliti dan cermat karena majalah dan buku melibatkan modal yang banyak dan pemodal yang tidak sabaran. Dalam pandangan saya, tidak perlu mati-matian untuk nge-blog. Blog seharusnya menjadi sesuatu yang menyenangkan, berkembang secara alamiah dan sedikit liar, dan inilah yang kadang membuat blog menjadi sangat menarik.

  16. boku_baka

    Halo wah pas banget ya tulisannya buat para tukang nge-blog itu. Ok sip juga yah tips-tipsnya tapi menurutku blog itu harus bikin seneng kita. entah mau nulis apa juga. supaya besok kalau udah tua bisa ketawa-ketawa membaca tulisan dan pemikiran kita saat ini.

  17. dodY

    yg penting mah.. nge-blog.. enjoy aja :-)

  18. alex

    Saran2 yang konstruktif. Walau sebenarnya kurang peduli sih sama theme. Lagipula, bukannya tujuan utama blog itu memberi informasi (mungkin sedikit bergeser dari awalnya yang cuma “weblog” saja).

    Tapi hal-hal penulisan pribadi yang “nyaris” seperti diary itu juga kan yang membuat blog sebenarnya menjadi berbeda dengan media lainnya? Walau pun… yahhh… memang agak mesti bersikap konservatif lah untuk tidak terlalu menampilkan diri sendiri sepenuhnya… personally :)

  19. Ozzie

    Perasaan dulu udah pernah ngasih komen deh di sini… kok ngilang yak?

  20. Nofie

    Harusnya begitu diklik “Display: All Comments” langsung muncul semua list comments yang ada. Tapi entah mengapa belum bekerja. I’m working on it.

  21. rudi

    gimana caranya bikin theme? biasanya kan kita cuma bisa pake template yang sudah ada, apa bisa bikin sendiri? terus bagiamaana bikin blog link ke teman2? please reply via email. thanks.

  22. Nofie

    Maaf, kalau blogger saya kurang tahu.

    Kalau untuk engine lain berbasis PHP/MySQL, saya biasa gunakan XAMPP.

  23. Tata

    Setuju. Kecuali soal gratisan…:lol: Aku pake gratisan sih..Tapi lumayan bisa diandalkan…

  24. Young Yung

    Tulisannya jadi referensi yang oke banget buat saya. Thanks.

  25. Grahat

    :mrgreen:

    1.Kenapa ganti theme mulu ya?…
    Oh iya.. soalna g tenyata mood2 an.. sometimes i prefer darkside of me to take control.. hoka no jikan shiawase no hito hou ga ii desu!! tapi.. akhirnya g banyak ganti2 theme en isi…

    2.Unregular posting??
    Heuu… tau gak ini ada rumusnya…

    unregular posting = unregular time + unregular idea + unregular money

    3. Obsesi…
    Jadi inget iklan obsesi selebritis.. yang maksa walopun ngos2an.. kalo kata guru smu g sih.. untuk rumus in the name of lifestyle ada dua rumus.. “mau f ato w, yang penting GAYA!!!

    Sisanya g gak ngikutin, adsense gak ngerti settingna.. url? pake blogspot juga udah lumayan.. cuman kelemahannya gak ada posting categori aje.. jadi agak repot.

    Soal gratisan sih, kita kan penganut…

    Rumus Ekonomi
    hasil yang maksimal dari biaya yang paling kecil, and kalo ada yang gratisan kenapa harus yang bayar…

    Hehehehe

    Salam!

  26. -tikabanget-

    wakakakakk..

    *jadi inget diri sendiri..*

  27. smartzul

    Satu ulasan yang berguna untuk newbie..

  28. egold2cu

    Ehm
    betul..
    Kadang kalau kita bikin blog agak gampang2 susah:lol:
    Nih liat blog aku => egold2cu.visit.ws

  29. tegar

    Hmm…Gak setuju ama yg nomer 5. Walaupun bukan remaja (udh 20 tahun),saya masih mikir klo postingan pribadi, oke2 aja. Contohnya blognya alm. Bunda Inong. Isinya kan seputar kehidupan dia sebagai ibu rumah tangga, beserta kelucuan anak2nya. Walaupun gtu, tetep asyik dibaca kok

  30. Saftari

    Wah.. kalo blog punya ku bermasalah ga ya…
    coba dong mampir atau tengok2 di http://www.saft7.com, kebetulan udah dibikin buku juga… nambah2 blogger yang jadi buku di Indonesia.

  31. sakura

    hahaha, saya juga melakukan salah yang sama dan mungkin jg masih melakukan salah yang sama pula hehehe. Terus terang saya awal-awal seh malah ngikut template blogger blas. Abis biyen iku ra ngerti blas piye ngubah html di template-e (maap njawane kumat). Baru kemudian coba-coba mengubah kode-kode (kesalahan tambahan pertama = ndak back-up template aslinya) duh >.

  32. Maximos

    Sorry :(

  33. tutorial blog

    karena pengetahuan tentang blog masih seujung kuku, alhasil tulisan yang tercipta masih terasa gersang, satu lagi belum bisa membuat postingan yang akan jadi pilar blog kita

Looking forward to hear your thoughts.