Budaya Timur ala Smallville

July 9th, 2007 | Entertainment

Smallville

Dibandingkan serial lain seperti Buffy the Vampire Slayer, Dawson’s Creek, Felicity, Gilmore Girls, One Tree Hill, Roswell, Tru Calling, atau lainnya; saya cenderung menyarankan Smallville sebagai serial tontonan remaja yang cukup bagus. Smallville sudah memasuki season keenam dan mungkin akan beredar di Indonesia tahun depan.

Smallville tak beda dengan Superman “kecil” yang dimodernkan ke masa kini; lengkap dengan ayah, ibu, Lana, Lex, dan tokoh lainnya. Smallville menceritakan kehidupan masa muda Clark Kent ketika beranjak dewasa. Smallville memang bukan Superman, juga bukan Superboy. Sebaliknya, Clark justru sering dibenturkan dengan persoalan aktual yang lebih realistis, seperti pertemanan, cinta remaja, keluarga, konflik, dan hal-hal humanis lainnya.

Ide Superman muda memang bukan hal baru. Kalau Anda ingat, di komik-komik perdananya pernah diperkenalkan “The Adventures of Superman When He Was a Boy!” Namun tidak benar-benar mirip dengan Smallville. Clark yang sekarang tak lagi culun dan berkacamata tebal. Ia sudah mengenal komputer dan internet, menggemari Nirvana, dan update dengan perkembangan jaman.

Ada beberapa hal yang menarik di sini. Misalnya, di Smallville kita bisa belajar soal peran orangtua dalam mengarahkan anaknya. Great parents who taught right from wrong. Clark sadar di usia yang masih labil dirinya punya kekuatan hebat dan menghadapi kebingungan untuk memilih antara being good or evil. Tanpa Jonathan dan Martha yang mengajarkan nilai-nilai kebaikan dan kebenaran, Clark bisa jadi sama bejatnya dengan Lex dan menggunakan kekuatannya untuk hal yang negatif.

Yang juga menarik untuk disimak, siapa sangka kalau di masa mudanya ternyata Clark dan Lex adalah teman dekat. Saya jadi teringat bersabda Rasulullah agar kita seyogyanya jangan terlalu suka atau terlalu benci terhadap orang lain secara kebablasan. Bisa jadi orang yang kita benci suatu saat jadi teman kita, atau sebaliknya orang yang kita sukai justru berubah jadi musuh kita.

Dan yang juga tak bisa kita abaikan adalah kerendahan hati Clark yang tulus. Ketika beraksi melawan bad guy, sedapat mungkin ia berusaha agar tak terlihat orang lain. Clark bahkan menanggalkan kostum merah-biru yang khas itu. Ia bisa menyembunyikan kekuatan besarnya dengan penampilan dan sikap yang biasa-biasa saja. Clark bahkan menolak membeberkan soal kekuatannya ke Lana—-yang musti dibayar dengan hubungan mereka yang kemudian merenggang.

Harus diakui bahwa tiap orang punya kelebihan yang unik dan spesifik; yang cenderung mendorong mereka untuk merasa sombong dan pamer kepada orang lain. Manajer cenderung menekan dan tak mau tahu pada bawahannya. Dosen by it’s nature selalu merasa lebih pandai dari mahasiswanya. Pejabat cenderung merasa berkuasa terhadap rakyat yang dipimpinnya. Dan bahkan kita sendiri tak sadar sering merasa tinggi hati ke orang di sekitar kita yang pencapaiannya belum sebaik kita.

Memang tak ada yang salah dengan menjadi orang yang cerdas, memegang kekuasaan, dan punya segudang kelebihan. Tak ada yang salah dengan menjadi hebat. Tak ada yang salah dengan menjadi Superman. Clark sebenarnya bisa menunjukkan kekuatannya ke setiap orang, namun tak dilakukannya. Ia bisa saja membual tentang kebolehannya ke siapa pun, tapi ia memilih tutup mulut.

Harusnya kita bisa belajar dari sosok imajiner Clark Kent. Kita bisa marah, tapi lebih memilih untuk cooling down. Kita bisa menginjak bawahan kita, tapi memilih jalan persuasif yang lebih manusiawi. Kita juga bisa saja sombong dan pamer, tapi lebih suka menjadi sederhana dan apa adanya. Itulah kerendahan hati.

Jujur saja, penulis cerita ini mungkin bukan orang timur atau seorang muslim, tapi sungguh, nilai-nilai dalam serial ini kental dengan adab ketimuran dan nilai islami yang unggul. Sayangnya, yang di sini malah membuat cerita yang tak sesuai dengan budaya dan agamanya sendiri.

Possibly Related:

Trackbacks/Pings

  1. Seni Mendengarkan dan Didengarkan » Nofie Iman
  2. :: Seni mendengarkan dan didengarkan :: September :: 2008
  3. Comments

  4. snydez

    Sayangnya, yang di sini malah membuat cerita yang tak sesuai dengan budaya dan agamanya sendiri

    semoga kalimat ini ga dijadiin excuse ketika nanti ada smallville versi indonesia (yang mencontek cerita nya bahkan scenenya) ;)

    koreksi dikit

    Clark bahkan menanggalkan kostum merah-biru yang khas itu

    bukan menanggalkan, tapi memang tidak memakai,
    trivia: Clark nyaris selalu menggunakan color-tone merah-biru untuk kaos/kemeja nya.

  5. Nofie Iman

    Ya, semoga saja jangan sampai ada deh versi indonesianya. Susah dibayangkan seperti apa nantinya. :) Yup, memang Clark selalu pakai baju yang tone-nya merah-biru.

  6. Hedi

    Itulah ironinya. Banyak orang kita bilang orang barat ga bermoral tapi justru produk mereka punya sisipan pesan positif yang tinggi. Dibilang barat ga bermoral tapi kok korupsinya ga membudaya seperti di kita.

    Btw, saya baru ngeh setelah baca posting sampeyan bahwa Smallville bagus. *Ketok kepala udang ini*

  7. rd Limosin

    sama sukanya… palagi sama Lana Lang-nya duh cakep bgt

  8. e8ayz

    semoga saja pembuat film ato sinetron di indonesia menyisipkan banyak hal positif di semua film maupun sinetron yang pada saat ini tidak memberikan hal yang baik untuk di tonton.

  9. Kuy

    nice post as always :D Smallville sudah selesai season 6 dan memang lagi tegang-tegangnya. Kalau menurut kabar angin si, katanya nanti di season 7 akan diarahkan lebih ke Justice League lalu nantinya akan dikeluarkan Spin Off Justice League!

    Semoga saja masih tetap bisa menawarkan acara yang segar

  10. lenje

    ehm, btw, udah tau kan kalo pemeran lana, kristin kreuk, mewarisi profil asia dari neneknya yang orang… indonesia!

  11. andidaenk

    film ini memang sangat bagus buat di tonton…banyak nilai2 positif yang dapat di petik dari flm ini…gak kayak flm or sinetron indonesia..hiks menjijikkan..gak ada nilai2 positif yang bisa dipetik…paling2 nanti kalo ada versi indonesianya temanya gak jauh2 deh…pasti berbau mistiss…cuihhhh jijik banget gw….

  12. didi

    lho? kurang bagus bagaimana sinetron indonesia itu. pesannya kan jelas dan tidak menggurui. kalo suka pelit, mati dirubung semut. tega sama istri kesamber petir. serakah, kuburan nggak muat. bingung nggak punya teman? ngobrol dong sama kaos kaki.

  13. nindityo

    @didi : dulu pernah ada temen yang bilang persis seperti kalimat mas Didi.. trus temen di sebelahnya bilang gini “..itu yang bikin skenarionya aku..” :)
    pembelaan dia adalah : emang sinetron seperti inilah yang sedang digemari.

    mo bilang kalo si bolang bagus, keluarga cemara bagus, anak 1000 pulau bagus, jejak petualang bagus, bla..bla..bla.. tapi realitasnya ya seperti itu.
    Lucu ya.. kadang kita terlalu yakin dengan pikiran kita dan bilang bahwa news dot com bagus, tapi coba ke kampung.. sapa sih yang mo nonton. mereka lebih nunggu malem minggu nonton film mesum di Lativi. ya.. emang gitu deh realitanya. :)

    btw, kemana sih orang-orang yang dulu demo poster film panas kok sekarang adem-adem aja. dulu kalo liat film panas musti bayar sekarang dihidangkan tepat diruang keluarga dan ruang anak tanpa pengawasan.

    eh.. aku belum nonton yang season 6 nih.. cari ach.
    suwun.

  14. Endi

    smallville emang bagus… setuju banget ma tulisannya…
    ada yang tau dimana bisa dapetin smallville season 5 dan 6 ???
    Kalo misalnya kita punya kekuatan seperti clark kent ??? kira2 gimana ya.. ?? Jadi jahat or baik????

  15. alter_ego

    Yang membuat clark berbeda daripada superhero lain adalah fakta bahwa clark kent sendiri adalah “alter ego” nya. Kalau di cerita superhero lain, alter egonya bruce wayne adalah batman dan alter egonya peter parker adalah spiderman.
    Satu hal yang kulihat dari semua superhero (terutama superheronya amrik sono), mereka memiliki “dark past” atau luka di diri mereka yang ga dengan mudah disembuhkan. Dan itu membuat mereka merasa “berbeda” dan cenderung memiliki sifat yg introvert – mungkin itu sebabnya mereka ga merasa sombong, karena mereka bukannya merasa “lebih”, tapi malah merasa “rendah diri”- Dan sepertinya itu menggambarkan perasaan penulisnya mungkin ya?atau menggambarkan perasaan kita smua? bahwa deep down inside kita, kita pengen menjadi “superhero”, at least untuk diri kita sendiri.
    mungkin satu modal yg perlu kita punya adalah “yg perlu kita waspadai adalah rasa takut itu sendiri, bukan pada apapun”. Mari mulai dengan diri sendiri…
    hehe…

  16. evden eve nakliyat

    very cool.tahnk you very much…

  17. farhan

    Nice comments

  18. ndutyke

    OOT dikit ya: gemes deh ama Clark Kent…. kenapa sih ga bisa mempertahankan Lana Lang? Apa emang daya tarik sebuah serial tu disitu ya? ketika ada konflik… kalo Clark Kent berhasil mendapatkan semua kebahagiaan dalam hidup (baca: great parents and s super power) yah ga bakalan seru donk tu serial…

    lagian. Clark Kent kan emang jodohnya ama Lois Lane bukan sih?

    anyway, setelah membaca postingan ini, saya baru sadar kalo emang banyak nilai kebaikan dalam serial ini.

  19. Jauhari

    Saya mentok sampai SESI 3 tok :(

  20. Dino

    semua budaya ada baik buruknya sih menurutku..

  21. salim

    menjadi bijak dengan membaca blog bang nofie, sambil menunggu berbuka puasa :)

  22. fuji

    nice post, mas.. seharusnya anggota dewan yth kita itu membaca tulisan ini..
    biar tau diri dikit..
    hehe..

  23. Dinda

    ha3x..aq ntn ini jg krn pengen ngeliat segi drama dan ceritanya bkn krn aksi hero-nya *plus romansa anak mudanya* =D
    Satu lg yg aq suka desperate housewifes. Memang ckp dewasa *krn ceritanya ttg wanita dgn 4 tipe keluarga dlm rumah yg dibentuknya* Meski ada sdkt bagian2 yg dibuat konyol dan hyper utk mnimbulkan kelucuan tp ckp menggambarkan real life. *Palagi bg wanita* Mgkn tontonan bgs bg pria utk mengerti wanita =)
    Slh satu yg aq suka *krn dkt dgn khidupan qt* small lie can be very dangerous ;)

  24. Wiwin

    setuju bangetttt. serial ini dikemas tidak mengeskpos sisi remaja yang gaul and brutal. remaja yang mgk bisa di jumpai di Indonesia.

  25. Dora

    Cerita yang bagus, film yang keren, pemain yang super bagus. Tempatnya juga mendukung. Smallville adalah salah satu film yang cukup bagus untuk ditonton. Khususnya dimana sekarang banyak film yang lebih mengedepankan cerita cinta atau hantu.

  26. Ursa

    Menurut saya, Smallville adalah film yang bagus.Walau awalnya saya nonton cuma karena ingin mengenang Hero favorit masa kecil saya,seiring dengan episode yang terus saya tonton,saya sadar bahwa banyak yang bisa kita ambil ilmunya dari sini.Bahwa pengorbanan dan memilih adalah sesuatu yang harus kita lakukan,baik sukarela atau terpaksa dan konsekuensi yang menyertainya.

  27. nakliyat

    very godd thanks..

  28. Adam

    Ide cerita Smallville memang cukup kreatif. Dalam setiap serialnya, para sutradara tidak saja menyuguhkan adegan-adegan kekerasan, tapi mereka juga berusaha membuat cerita yang bersifat kebersamaan, kekeluargaan layaknya pada kehidupan sehari-hari. ditambah lagi dengan kisah cinta yang seru. Plot ceritanya bagus, unik dan tidak basi. Banyak sekali pelajaran yang bisa kita ambil dari serial ini. Pokoknya Smallville Top n kerenzzz… abiss…

  29. kikynong

    i love this show

    kata sepu2ku telat, ni serial udah lama, tapi gue nontonnya baru setelah diputar di trans7.

    dari dulu emang serial amrik genre remaja oke punya!

    and dari semua serial pahlawan kayak heroes, smallville lebih oke. secara, critanya ga mlulu membasmi kejahatan, tapi disisipi kisah cinta dan persahabatan. paling suka ma persahabatannya clark and chloe. chloe’s the real best friend.

  30. funny cartoon pictures

    this is nice tv episode. i love it.

  31. football pics

    smallville emang bagus… setuju banget ma tulisannya…
    ada yang tau dimana bisa dapetin smallville season 5 dan 6 ??

  32. football photos

    i love this episode. Crazy smallville forever ;)

Looking forward to hear your thoughts.